cover
Contact Name
Hadi Rianto
Contact Email
hdrianto@yahoo.com
Phone
+6281256972279
Journal Mail Official
hdrianto@yahoo.com
Editorial Address
IKIP PGRI Pontianak, Lantai Dasar Gedung B Jl Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 23378891     EISSN : 25989510     DOI : http://dx.doi.org/10.31571/pkn.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan berisikan tentang hasil penelitian pada bidang ke-PKN-an meliputi kajian tentang pendidikan, politik, HAM, startegi dan metode pembelajaran PKn
Articles 425 Documents
NILAI KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRADISI TEPUNG TAWAR PADA ETNIS MELAYU SAMBAS Hemafitria, Hemafitria
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 3, No 2 (2019): Volume 3 Nomor 2 Edisi Desember 2019
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.16 KB) | DOI: 10.31571/pkn.v3i2.1435

Abstract

Salah satu nilai yang dapat dijadikan landasan pengembangan karakter anak adalah nilai-nilai kebaikan suatu daerah yang mengakar kuat sebagai sistem budaya, yang kemudian disebut sebagai kearifan lokal. Kearifan lokal tepung tawar merupakan tawaran yang menarik untuk pengembangan pendidikan karakter, karena pada dasarnya pengembangan karakter harus diikuti dengan integrasi identitas nasional pada anak, identitas nasional atau nasionalisme pasti akan terkait erat dengan jaringan budaya nasional. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan temuan bahwa Tradisi Tepung Segar memiliki Nilai Karakter Berdasarkan Kearifan Lokal Komunitas Melayu Sambas. Tradisi kelahiran tepung tawar : 1) nilai-nilai agama, syukur dapat dikontekstualisasikan menjadi karakter agama, 2) nilai kesatuan dengan alam dapat dikontekstualisasikan menjadi karakter tanggung jawab dan disiplin, dan 3) nilai-nilai sosial, cinta dan kasih sayang, juga karena keselamatan dan kehidupan yang baik dapat dikontekstualisasikan menjadi karakter kasih sayang, perhatian, dan kerja sama. Kearifan lokal menjadi tawaran yang menarik bagi pengembangan pendidikan karakter, karena pada dasarnya pengembangan karakter harus diikuti dengan integrasi identitas nasional dalam warganegara.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MAHASISWA MELALUI PENERAPAN MODEL COURSE REVIEW HORAY PADA MATA KULIAH PENGANTAR PENDIDIKAN JAYADI, ROHANI
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 1, No 1 (2017): EDISI 1
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.05 KB) | DOI: 10.31571/pkn.v1i1.513

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kogntitif mahasiswa dengan menerapkan model course review horay. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan sedangkan bentuk penelitiannya Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester I (satu) program studi PPKn yang memiliki kemampuan kogntif relatif rendah. Kemampuan kogntif mahasiswa melalui course review horay dalam mata kuliah pengantar pendidikan menunjukkan adanya peningkatan tiap siklusnya yaitu pra siklus yang berjumlah 33 orang memperoleh nilai tuntas sebanyak 11 orang mahasiswa yaitu 33% dengan persentase ketuntasan secara klasikal yaitu 25,82%. Setelah dilakukan siklus I mahasiswa yang memperoleh nilai tuntas sebanyak 16 orang mahasiswa yaitu 48% dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40,91% dari 33 orang mahasiswa yang mengikuti tes. Selanjutnya setelah dilakukan siklus II mahasiswa yang memperoleh nilai tuntas sebanyak 29 orang mahasiswa yaitu 88% dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 70,85% dari 33 orang mahasiswa yang mengikuti tes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS IX C SMP NEGERI 1 KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS Novianty, Fety; Ardila, Sheila
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 1, No 2 (2017): Edisi 2
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.287 KB) | DOI: 10.31571/pkn.v1i2.613

Abstract

Masalah umum dalam penelitian ini adalah ? Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran word square pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas??. Sedangkan sub-sub masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah perencanaan model pembelajaran word square untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas ? 2)Bagaimanakah pelaksanaan model pembelajaran word square untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas? 3) Bagaimana peningkatan hasil belajar dengan diterapkan model pembelajaran word squarepada pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan bentuk penelitian nya adalah penelitian tindakan kelas. Adapun teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung, teknik pengukuran, dan teknik studi documenter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Model Pembelajaran Word Square dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas. 
PERAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SEKOLAH Octavia, Erna; Sumanto, Ines
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 2, No 2 (2018):
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.51 KB) | DOI: 10.31571/pkn.v2i2.955

Abstract

Bagi guru bidang studi pendidikan kewarganegaraan membentuk karakter disiplin siswa merupakan tugas utama di sekolah. Hal ini dikarenakan guru pendidikan kewarganegaraan atau disebut sebagai role model bagi diri siswa dalam berdisiplin waktu, displin berpakaian dan berperilaku disiplin lainnya. Pengetahuan Kewarganegaraan (Civic Knowledge) menyangkut kemampuan akademik keilmuan yang dikembangkan menjadi tiga aspek yaitu : politik, hukum, dan moral. Dari ketiga aspek tersebut diharapkan dapat membentuk pengetahuan siswa yang memiliki karakter disiplin di sekolah, seperti aspek hukum sebagai implementasi dari peraturan atau tata tertib sekolah. Keterampilan kewarganegaraan (Civic Skills)  merupakan kompetensi yang dikembangkan dari pengetahuan kewarganegaraan (Civic Knowledge), yang dimaksudkan agar pengetahuan yang diperoleh menjadi sesuatu yang bermakna dalam menghadapi kendala-kendala sebagai siswa yang memiliki karakter disiplin di sekolah. Karakter kewarganegaraan (Civic Dispositions) kompetensi ini adalah bagian yang paling substantif dan esensial dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan dipandang sebagai ?muara ?dari pengembangan kedua kompetensi sebelumnya
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE (TTW) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Ventura, Ewaldus Odo; Rohani, Rohani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 3 Nomor 1 Edisi Juni 2019
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.136 KB) | DOI: 10.31571/pkn.v3i1.1099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan dan bentuk penelitiannya penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Terdapat peningkatan hasil belajar setiap siklusnya melalui penerapan metode pembelajaran Think-Talk-Write (TTW). Hasil belajar siklus I terdapat 18 orang siswa yang tuntas dan yang belum tuntas 11 orang siswa, nilai tertinggi 85 dan nilai terendah 55 dengan nilai rata-rata mencapai 71,93 dan ketuntasan klasikal mencapai 62%. Selanjutnya evaluasi hasil belajar siklus II terdapat 25 orang siswa yang tuntas dan yang belum tuntas 4 orang siswa , nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 65, dengan nilai rata-rata 77,10 dan ketuntasan klasikal mencapai 86% dengan kategori tinggi.
COVER DLL Tim, Editorial
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 3, No 2 (2019): Volume 3 Nomor 2 Edisi Desember 2019
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.92 KB) | DOI: 10.31571/pkn.v3i2.1783

Abstract

Halaman Cover dan Editorial Board
PERAN ORGANISASI MAHASISWA EKSTRA UNIVERSITER DALAM MEMBINA KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA NOVIANTY, FETY
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 1, No 1 (2017): EDISI 1
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.159 KB) | DOI: 10.31571/pkn.v1i1.508

Abstract

Pada dasarnya, ini adalah studi penelitian tentang peran yang dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Asosiasi Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dalam upaya untuk membina kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka, bidang studi dokumentasi dan catatan. Subjek penelitian ini adalah Ketua dan anggota organisasi HMI dan PMKRI, Camat Sungai Ambawang, Tokoh Agama, Masyarakat Adat, dan anggota masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh organisasi HMI dan PMKRI dapat memberikan motivasi bagi masyarakat dalam membina sikap dan kepedulian bagi kemanusiaan; melestarikan budaya leluhur seperti sikap saling membantu, kerjasama, toleransi dan saling menghormati serta sikap kebersamaan yang dapat dijadikan sebagai perekat hubungan sosial dalam masyarakat.
PELESTARIAN NILAI-NILAI BUDAYA PADA MASYARAKAT DAYAK DESA SENEBAN KECAMATAN SEJIRAM KABUPATEN KAPUAS HULU Sulha, Sulha
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 1 Edisi Juni 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i1.1719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelestarian nilai-nilai budaya pada masyarakat dayak desa Seneban kecamatan Sejiram kabupaten Kapuas Hulu.. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan metode kualitatif,  sedangkan bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Seneban, Masyarakat Seneban, Ketua Adat Seneban. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi langsung, teknik komunikasi langsung, teknik dan teknik studi dokumenter. Alat pengumpul data yang digunakan adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan studi dokumentasi, Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh keterangan yang terperinci. Adapun yang menjadi kesimpulan dalam penelitiaan ini adalah bahwa nilai-nilai budaya merupakan nilai-nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat, lingkungan organisasi, lingkungan masyarakat, yang mengukur pada suatu kebiasaan, kepercayaan (believe), simbol-simbol, dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan satu dengan yang lainnya sebagai acuan prilaku dan tanggapan atas apa yang akan terjadi atau sedang terjadi.
PERANAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAA DALAM PEMBINAAN BUDI PEKERTI SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK Sukrisno, Sukrisno; Rianto, Hadi; Oktavia, Erna
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 1 Edisi Juni 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i1.1747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi secara objektif mengenai pembinaan budi pekerti siswa SMP Negeri 1 Sengah Temila Kabupaten Landak melalui mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif. Subjek penelitian siswa ini adalah kelas VIIA, VIIC dan VIIE, kelas VIIIB, VIIIC dan VIIID, kelas IXA, XIC dan IXF SMP Negeri 1 Sengah Temila Kabupaten Landak tahun pelajaran 2018/ 2019 yang berjumlah 9 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik pengukuran. Adapun alat pengumpul data pada penelitian ini melalui wawancara. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Guru Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan sudah berperan aktif dalam pembinaan budi pekerti siswa di SMP Negeri 1 Sengah Temila Kabupaten Landak baik yang dilakukan melalui proses pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menanamkan nilai-nilai moral yang berhubungan dengan budi pekerti siswa, seperti kejujuran, kesopanan serta kedisiplinan maupun melalui pendekatan-pendekatan yang dilakukan dengan cara mencontohkan cara berbicara yang sopan dan cara berpakaian yang rapi; (2) Hasil pembinaan budi pekerti siswa SMP Negeri 1 Sengah Temila Kabupaten landak belum terimplementasi secara maksimal. Masih ada siswa yang yang kurang memahami pentingnya memiliki budi pekerti yang baik.
PEMBINAAN KESADARAN MORAL OLEH GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI SMA KECAMATAN DELTA PAWAN KABUPATEN KETAPANG Hasanah, Sitti Uswatun
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 1 Edisi Juni 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i1.1717

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembinaan kesadaran moral siswa. Penelitian dilaksanakan pada 7 (tujuh) lokasi SMA di kecamatan Delta Pawan kabupaten Ketapang. dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, komunikasi langsung dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil peneliitian yaitu Pelaksanaan guru PKn dalam membina kesadaran moral untuk mengatasi kenakalan remaja pada siswa sudah terlaksana dengan baik Peran guru PKn dalam membina kesadaran moral untuk mengatasi kenakalan remaja pada siswa pada saat proses pelajaran yaitu dengan menggunakan media tata tertib sekolah dengan memberikan motivasi dan dorongan kepada siswa supaya kesadaran melekat dalam diri siswa, dan memberikan contoh teladan yang baik, serta memberikan teguran jika melanggar tata tertib tersebut. Faktor-Faktor  yang mempengaruhi guru PKn dalam membina kesadaran moral untuk mengatasi kenakalan remaja pada siswa adalah faktor internal, dari siswa itu sendiri seperti cacat keturunan yang bersipat biologis-psikis, pembawaan yang negatif yang mengarah ke perbuatan nakal, ketidak seimbangan pemenuhan kebutuhan pokok dengan keinginan, dan lemahnya kontrol diri serta persepsi sosial. Faktor Eksternal seperti masalah yang datang dari lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan masalah yang datang dari lembaga pendidikan formal secara umum.

Page 7 of 43 | Total Record : 425