Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 3 (2020)"
:
15 Documents
clear
Pengadaan Fasilitas, Pengolahan Dan Pemanfaatan Sampah Guna Menuju Desa Sejahtera Mandiri
Marlina, Ena;
Ma'as Hamzah, As'at Nursalim;
Hidayatullah, Agung Rahmat;
Mastur, Fahmi Husaini;
Setia Effendi, Fikki Bisma;
Rochman, Annas Nuur Fadhillahtur;
Tanaya, Galang Jalu;
Nurlaila, Siti;
Zulfa, Naily;
Amaria R., Ellen;
Febriana Sari, Wiwik Dyah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6469
Aktivitas keseharian manusia akan menghasilkan sampah, begitu juga dengan yang terjadi di Desa Wonoagung Kecamatan Tirtoyudo, Malang. Permasalahan dalam penelitian ini membahas mengenai bagaimana proses pengelolaan sampah yang belum terstruktur dengan baik, dikarenakan proses dalam pengelolaan sampah belum memadai serta fasilitas dan kesadaran masyarakat desa Wonoagung masih perlu di tingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di Desa Wonoagung Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Metode yang digunakandalam program ini adalah menggunakan cara survei lokasi dengan melibatkan pertisipan. Partisipan yang digunakan adalah perwakilan dari tokoh masyarakat yang mengetahui langsung permasalahan yang ada, ketua RT RW, kepala desa serta perangkat desa. Dari hasil menyatakan bahwa pengelolaan dampah di Desa Wonoagung masih kurang baik, dikarenakan belum adanya faslilitas untuk membuang sampah serta tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih. aran yang bisa diberikan adalah mengadakan failitas untuk warga dalam membuang sampah (tempat sampah), melakukan kerja sama dengan bank sampah dalam pengelolaan sampahnya dengan melakukan sosialisasi tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar, serta membuat jadwal rutin kerja bakti dalam membuat lingkungan bersih.
Revitalisasi Dan Pelestarian Sumberdaya Air Pada Masyarakat Desa
Fuady, Anies;
Amirulloh, Andy;
Yuspriyono, Yuspriyono;
Aryanto, Andri;
Basyiruddin, Moh.;
Abidin, Zainul;
Meidiansyah, Muhamad Yuma;
Maliya, Isvaro Amna;
Maisyaroh, Iud;
La Dana, Nurlaila;
Khoirini, Nurul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6482
Kearifan lokal sedang menghadapi tantangan yang mengancam eksistensi dikarenakan perkembangan teknologi yang semakin berkembang. Memahami kearifan secara menyeluruh akan menumbuhkan kesadaran bahwa kearifan lokal sangat penting dalam mengelola SDA dan melestarikan lingkungan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk merevitalisasi dan melestarikan kearifan lokal masyarakat adat di Desa Tlogosari Kec.Tirtoyudo Jawa Timur. Manfaat pengabdian ini akan digunakan untuk revitalisasi pelestarian kearifan lokal, merevitalisasi nilai-nilai dan norma-norma budaya agar dapat menata kehidupan masyarakat. Model revitalisasi dan pelestarian kearifan lokal dalam mengelola sumberdaya air pada masyarakat yang dilakukan melalui pencarian mata air dan pendukung kearifan local sebagai bagian dari warisan budaya. Revitalisasi dan pelestarian kearifan lokal dalam mengelola sumberdaya air pada masyarakat yang menghasilkan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya air sebagai urat nadi yang dapat menjamin keberlangsungan kehidupan masyarakatnya.
Pemanfaatan Sampah Organik Untuk Pengolahan Kompos
Sekarsari, Retno Wulan;
Halifah, Nurifatul;
Rahman, Trisnawati Hasdiah;
Farida, Anis Jauharotul;
Asmara Kandi, Makdum Ibrahim;
Nurfadilla, Estining Apsari;
Anwar, Mohammad Miftahul;
Almu, Fakhri Fansuri;
Arroji, Surya Ariansyah;
Arifaldi, Dana Fauzana;
Fuadah, Zuhriatul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6510
Meningkatnya jumlah penduduk dan kegiatan manusia dalam suatu daerah maka semakin tinggi jumlah sampah yang dihasilkan. Dibutuhkan cara pengelolaan yang lebih baik agar sampah tidak menjadi masalah bagi lingkungan. Pola pengelolaan sampah dengan cara pengumpulan, pengangkutan serta pembuangan di tempat akhir sampah tidak dapat menyelesaikan persoalan ini. Disamping berbiaya tinggi pola ini juga menghasilkan volume sampah yang dibuang tidak terkurangi, diketahui bahwa TPA memiliki daya tampung dan usia pemakaian maksimal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan komposisi sampah di salah satu sumber penghasil sampah yaitu rumah penduduk Desa Wonoayu Kecamatan Wajak, serta memberikan solusi lebih ekonomis dan efisien dalam penanganan sampah yang dihasilkan khususnya sampah organik. Metode yang dilaksanakan menggunakan eksperimen dengan subjek sampah organik yang dihasilkan dari rumah penduduk. Bahan kompos yang terbaik untuk dilakukan proses pengomposan adalah sampah sayur plus kotoran ternak dengan penambahan 10 ml EM-4 (kompos variasi A). Dukungan warga masyarakat terutama Wanita Tani Desa dan Ibu-Ibu PKK serta remaja sangat diharapkan untuk melaksanakan dan melanjutkan program ini.
Penerapan Hasil Sosialisasi Untuk Mengatasi Kenakalan Remaja Dalam Kehidupan Bermasyarakat
Raharjo, Artono;
Indrawan, Indrawan;
Rabbani, Fadhlan Pandu;
Amanah, Siti Nur;
Pangestu, Donny;
Irkhami, Adib Lazward;
Sumsa, Kurnia Purnama;
Islam, Pandu Dzaky;
Razak, Rafli;
Islam, Vika Mu'izul;
Sholihah, Laila Mar'atus;
Wahyuni, Tantri;
Nuraini, Alifia;
Febriyanto, Rakhmad Tisno
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6527
Narkoba, Sex Education, dan Bullying saat ini sedang tidak asing lagi dikalangan remaja millenial. Masalah pergaulan bebas yang semakin marak dikalangan remaja membuat semakin menipisnya generasi penerus bangsa saat ini. Penyalah gunaan narkoba saat ini pengedaran tidak hanya dilakukan orang dewasa akan tetapi dalam hal ini sudah merajalela dikalangan siswa/i bahkan anak sekolah dasar. Sex education sudah merajalela dengan adanya teknologi yang semakin berkembang sehingga dapat dengan mudah mengakses apa yang diinginkan, dampaknya yaitu semakin banyak pernikahan dini. dan bullying disekolah yang semakin marak membuat mental para remaja menurun. Melalui lembaga pengabdian ini untuk membantu para remaja khususnya siswa/i untuk menambah pengetahuan ilmu melalui pengadaan sosialisasi mengenail bahaya Narkoba, Sex Bebas, dan Bullying. Kegiatan ini dilakukan di Aula SMKN 1 Ampelgading. Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi siswa/i untuk menambah wawasan tentang bahaya pergaulan bebas. Dan faktor yang berperan penting adalah Teknologi Informasi.
Digitalisasi Desa Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Dan Informasi
Mardiyani, Siti Asmaniyah;
Sari, Desy Nofita;
Koti, Suhartini;
Cahyati, Ririn;
Safitri, Hardianti;
Aziz, Mahmud Abdul;
Muslim, Buchori;
Afriadi, Andre;
Frandika, Diki Heru;
Hendrawan, Didit;
Sukmana, Panji Eka
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6533
Desa adalah sumber data paling akurat untuk pencarian data kependudukan. Untuk itu, cara pengumpulan data penduduk, pengisian data dalam format, pengolahan data hingga penyajian informasi data kependudukan kepada masyarakat harus dilakukan secara efektif dan efisien agar informasi yang tersampaikan dapat dengan cepat dan akurat. Kegiatan ini dilakukan dalam 3 tahapan yakni survey; implementasi kegiatan; dan evaluasi kegiatan. Survey di lakukan di Balai Desa Putat Lor, Kecamatan Gondang Legi, Kabupaten Malang. Tim melakukan pendampingan pengurusan kembali username dan password website Desa Putat Lor. Dan hingga kegiatan KKN selesai dilakukan proses pengurusan masih berjalan. Dalam kegiatan ini juga dilakukan kegiatan memperbaharui software-software utama untuk layanan administrasi; desa seperti Microsoft Office, Microsoft Power Point, Microsoft Excel. Dengan tema Digitalisasi Desa untuk Meningkatkan Kualitas Layanan dan Informasi Desa Putat Lor sebagai program kerja dari tim KKN kelompok 74 tahun 2020 yang memiliki tujuan mengubah proses pengurusan dan layanan administrasi di Desa Putat Lor menjadi lebih baik kualitasnya dan informasi tentang Desa Putat Lor lebih mudah dicari oleh masyarakat luas dengan memperbaharui perangkat lunak/sotfwar;e dan mengakseskan situs website khusus untuk memaparkan Desa Putat Lor dan potensi-potensinya.
Branding “Keripik Singkong†Untuk Mewujudkan Desa Sejahtera Mandiri Berbasis Ekonomi Kreatif
Anggraheni, Ika;
Yuniar, Ela;
Tuanany, Mohamad Saleh;
Yusuf Ahsani, Muhammad;
Rachmawati, Karina Safitri;
Ibnul Qayyim, Muhammad;
Pradana, Antoni Bagus;
Dwi Narwani, Anggi Ayu;
Firdauzie, Achmad Rafly;
Hidayati, Rizma Noer;
Pratiwi, Riska Dwi;
Yusuf, Laela Octaviana
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6540
Banyaknya potensi yang dimiliki oleh Desa Dadapan menjadikan semakin meningkat peluang perekonomian yang dimilikinya dan menjadikan deesa mandiri sejahtera berbasis ekonomi kreatif. Salah satunya dengan membuat industri kecil dalam rumah tangga untuk mengolah hasil pertanian yang dimilikinya dan memberikan kemasan yang menarik sehingga menarik perhatian konsumen dan berhasil memasarkan produk dengan lebih baik. Dengan jumlah penghasilan yang lebih baik setiap waktunya, menjadikan kami mahasiswa dari Kelompok 2 KKN-PPM Tematik Desa Dadapan ingin mengembangkan produk olahan tersebut menjadi produk yang digemari oleh seluruh penjuru dan tidak hanya di wilayah Desa Dadapan saja. Dengan memberikan dorongan kepada pemilik usaha untuk mengembangkan brand dan kemasan sehingga menjadi lebih menarik perhatian konsumen. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, penulis menggunakan metode penggalian informasi dan metode analisis data deskriptif dengan observasi dan wawancara. Dengan menggunakan brand dan kemasan baru menghasilkan produk keripik singkong Bu Rinda semakin banyak dikenal dan lebih memiliki banyak konsumen. Sehingga dapat meningkatkan penghasilan ekonomi Bu Rinda dan semakin banyak tenaga usaha yang dibutuhkan karena semakin banyaknya produk yang diproduksi. Harapannya branding dapat dijalankan secara berkelanjutan. Sehingga Desa Dadapan dapat menjadi Desa Sejahtera dan mandiri Berbasis Ekonomi Kreatif Melalui Pemanfaatan Ubi Singkong.
Pengaplikasian Pupuk Kompos Dan Pestisida Nabati Untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman Pertanian Masyarakat
Latuconsina, Husain;
Zulaikha, Siti;
Sahbudin, Asmiyati;
Nurlailah, Dzikriatu;
Bahrudin, Nadriani;
Iman Rohmada, M. Sahubaqul;
Ikhsan, Miftakhul;
Handika, Firli;
Robbani, Firman;
Dhiyaurroham, Muh
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6550
Desa Mulyoasri Kecamatan Ampelegading, Kabupaten Malang berlokasi dibawah kaki gunung semeru, mayoritas masyarakat Desa berprofesi sebagai petani dan peternak. Persoalan yang dihadapi masyarakat adalah masih pengaplikasian kotoran kambing secara langsung tanpa diolah terlebih dahulu menjadi sebuah pupuk kompos dan masih menggunakan pestisida sintetis untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka. Untuk mengatasinya, maka mahasiswa KKN-PPM Tematik berbasis Desa yang tergabung dalam kelompok 22 Universitas Islam Malang merancang dan mengimplementasikan program kerja yang didasarkan pada hasil survei dengan metode purposive sampling. Tema progam unggulan adalah “Pengapikasian Pupuk Kompos dan Pestisida Nabati untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman Pertanian Masyarakatâ€. Tujuan kegiatan pemerdayaan ini adalah untuk melatih masyarakat dalam mengintegrasikan kegiatan pertanian dan peternakan. Metode pemberdayaan yang dilaksanakn meliputi 1) penyuluhan, 2) pelatihan dan 3) pengaplikasi produk pupuk kompos kotoran kambing dan pestisida nabati dari ekstrak daun pepaya kepada masyarakat petani. Hasilnya masyarakat sangat antusias dengan kegiatan pemberdayaan ini dan merasakan manfaatnya serta mampu membuatknya secara mandiri. Pengaplikasian pupuk kompos dan pestisida nabati memperlihatkan hasil yang positif, di mana pertumbuhan tanaman sangat baik dan terhindar dari serangan hama. Outcome yang diharapkan dari kegiatan pemberdayaan ini adalah masyarakat petani lebih mandiri dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan mereka melalui inovasi penggunaan pupuk kompos dan pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan.
Pemanfaatan Lahan Desa Sebagai Tempat Penanaman Bunga Untuk Memperindah Desa
Hasan, Nur;
Alphinia, Arum;
Megawati, Megawati;
Rahmatun, Rizki;
Alchamda, Ibnatusyuchriya;
Zaki, Abdun;
Surya, Andi Dwi;
Ajatkan, Ajatkan;
Syahril Gunawan, Slamet Achmad;
Hadi, Rijalul Faqih;
Sujana, Wiji Santika
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6580
Dalam setiap lingkungan desa dapat dipastikan terdapat lahan kosong yang sering diabaikan oleh masyarakat dengan dibiarkan tanpa adanya tanaman , dalam pelaksanna kegiatan KKN Tematik yang dilaksanakan Universitas Islam Malang, di desa Majangtengah kecamatan Dampit, pengabdi atau dosen pembimbing masayarakat bersama mahasiswa perserta KKN kelompok 65 membuat program kerja penunjang “ Penanaman bunga lahan kosong di pinggir jalan raya†untuk memperindah desa Majangtengah, pemanfaatan lahan kosong ini bertujuan untuk memperindah desa juga untuk menguatkan struktur tanah yang banyak memiliki kemiringan dan kalau dibiarkan dikawatirkan akan terjadi longsor, Dari berbagai survei yang dilakukan pengabdi terdapat sangat minimnya tanaman bunga yang memperindah tampilan jalan-jalan desa. Selain untuk memperindah, tanaman bunga juga bermanfaat untuk mecegah longsor atau pengikisan tanah ketika musim hujan. Metode yang digunakan adalah PartiÂcipatory Action Metode ini merupakan salah satu metode pemberdayaan sasaran, dengan metode ini, maka masyarakat sasaran diperlakukan sebagai subjek sekaligus objek dalam kegiatan Pengabdian kepada masyarakat, hasilnya adalah penanaman bunga bersama masyarakat di sudut-sudut yang memiliki lahan kosong yang sangat strategis untuk di tanami bunga untuk mempercantik penampilan desa dan menguatkan struktur tanah yang miring. Dan ke depan diharapkan juga dengan penanaman bunga ini akan menjadi modal masyarakat desa Majangtengah untuk membuat tempat yang khusus untuk mengembangkan bibit bunga untuk diperjual belikan.
Pembelajaran Kontekstual Dalam Mewujudkan Merdeka Belajar
Suhartoyo, Eko;
Wailissa, Sitti Ainun;
Jalarwati, Saika;
Samsia, Samsia;
Wati, Surya;
Qomariah, Nur;
Dayanti, Elly;
Maulani, Imas;
Mukhlish, Imam;
Rizki Azhari, Muhammad Holqi;
Muhammad Isa, Hidayatulloh;
Maulana Amin, Ilham
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6588
Gagasan merdeka belajar yang disampaikan oleh Mendikbud bahwa salah satunya adalah pembelajaran itu harus menyenangkan, tidak membuat peserta didik merasa tertekan, peserta didik bebas memilih arah kreatifitas mereka sendiri. Adapun peran seorang guru tidak lagi menjadi satu satunya sumber belajar, sebaliknya seorang guru yang dapat membantu peserta didik menemukan bakat mereka sendiri. Desa Sukorejo masih banyak memiliki lingkungan yang pure belum banyak diubah oleh teknologi, kemerdekaan belajar dapat diwujudkan melalui pembeljaran kontekstual learning dengan cara guru menggunakan pendekatan humanis. Peserta didik di berikan materi yang hubungannya dekat dengan lingkungan mereka. Kemerdekaan belajar memang seharusnya diterapka dilingkungan belajar peserta didik, karena hal ini sangat menentukan output sekolah, terlebih jika peserta didik dipandang sebagai insan kamil, bukan sebauh robot yang harus memenuhi perintah tuannya sama persis 100%.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Bidang Industri, Pendidikan Dan Kesehatan Guna Mendukung Program Desa Sejahtera Mandiri
Damayanti, Dini Sri;
Mayasari, Eka Dewi;
Prasetya Putri, Rucitra Sectio;
Hutama, Adji Surya;
Sulviadi, Dana Sefrina;
Ramadhan, Ilham;
Utama, Bagas Sedyarsa;
Nuril Laily, Elviani;
Hartaji, Ivan;
Zuhro, Ayudya Nurhaliza
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6596
Desa Sukodono Kecamatan Dampit Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah tujuan KKN Universitas Islam pada periode Pebruari 2020. Tujuan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) dalam rangka kegiatan KKN yang dilakukan oleh kelompok 63 adalah (1) Meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Sukodono dengan cara pembuatan produk olahan selai kopi, (2) Meningkatkan movitasi belajar siswa di SDN 1 Sukodono, dan (3) Meningkatkan tindakan preventif dan promotif stunting di Desa Sukodono. Kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan dan pelatihan, diskusi dan tanya jawab, serta demonstrasi secara langsung. Hasil akhir dari kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) mampu memberikan motivasi dan perubahan pola fikir kepada masyarakat di Desa Sukodono terutama tentang bagaimana cara membuat produk olahan dari serbuk kopi, meningkatkan motivasi belajar siswa dan meningkatkan tindakan preventif dan promotif stunting. Kendala-kendala yang muncul dapat diatasi dengan metode pelatihan secara bertahap. Adanya MOU kerjasama dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa perlu dilakukan untuk keberlajutan program secara kontinue dan dievaluasi keberhasilannya dalam meningkatkan ekonomi, kesejahteraan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Malang.