cover
Contact Name
Dr. Richard A.M. Napitupulu, ST. MT
Contact Email
journalmechanical@uhn.ac.id
Phone
+6281226670831
Journal Mail Official
parulian.nommensen@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommmensen Jalan Sutomo No. 4a, Medan 20234 Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Sprocket : Journal of Mechanical Engineering
ISSN : -     EISSN : 26858916     DOI : https://doi.org/10.36655/sproket.v1i1
SPROCKET Journal of Mechanical Engineering (SJoME) adalah jurnal ilmiah yang berisi tentang publikasi hasil karya penelitian, perancangan dan kajian teori di bidang ilmu teknik mesin dan permesinan, meliputi konversi energi, manufakturing, material dan perancangan desain produk. SJoME diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas HKBP Nommensen, Medan Indonesia. SJoME terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 92 Documents
Analisa Penerapan Program Keselamatan Kerja Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Dengan Pendekatan Fault Tree Analysis Di PT Hasil Sembako Cipta Lucky Andayansyah; Masdania Zurairah; Rahmad Rezeki
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.345 KB) | DOI: 10.36655/sprocket.v4i1.758

Abstract

Hasil Sembako Cipta dalam pengoperasiannya tidak luput dari masalah- masalah yang dihadapi seperti adanya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan dampak negatif industri terhadap lingkungan sekitarnya, maka Pencapaian produktivitas yang optimal memerlukan tingkat keselamatan manusia sebagai faktor produksi. Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan proyek pendukung yang sangat penting dalam kegiatan produksi. Program keselamatan kerja terdiri dari beberapa unsur program dan pendukungnya. Dalam hal ini penulis berangkat dari menurut International Labour Organization (ILO). Dalam studi ini, kami mengukur T-score untuk kesehatan dan keselamatan kerja. Ini adalah pengukuran frekuensi yang menunjukkan jumlah kecelakaan yang terjadi per 1 juta jam kerja selama periode berjalan.. Tingkat keparahan menunjukkan jumlah hari hilang terkait kecelakaan per 1.000.000 jam kerja dari "jam kerja" karyawan. Nilai T selamat merupakan indeks yang bertujuan untuk membandingkan hasil tingkat pengurangan kecelakaan yang dicapai dalam pekerjaan. Dari pelaksanaan program kesehatan kerja pada PT. HSC bisa dikatakan telah terlaksana cukup baik. Kecelakaan yang terjadi pada tahun 2019-2021 adalah 10, 7, 3 kali kecelakaan. Dengan tingkat frekuensi dari tahun 2019-2021 adalah 44,3; 39,9; 13,5. tingkat keparahan yang terjadi pada tahun 2019-2021 adalah 1.552,4; 395,2; 94,6. Nilai T Selamat tahun 2020 diketahui –304,75 dan pada tahun 2021 sebesar –1.968. Semakin menurunnya tingkat kecelakaan dan tingkat keparahan kecelakaan dari tahun ketahunnya maka akan meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
Identifikasi Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Dengan Metode Fuzzy Servqual dan Kano di Bengkel Honda Rahmat Motor Tiara Tri Haryanto; Nabila Yudisha; Indra Gunawan
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.541 KB) | DOI: 10.36655/sprocket.v4i1.760

Abstract

Bengkel Honda Rahmat Motor merupakan bengkel yang menyediakan service dan penggantian spare part khusus sepeda motor merk honda. Di jl. Sei Bangkatan terdapat tiga bengkel AHASS sehingga menimbulkan persaingan sesama bengkel AHASS dan dengan bengkel umum yang ada disekitarnya. Oleh karena itu untuk dapat bersaing, Bengkel Honda Rahmat Motor harus mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumennya. Fuzzy servqual adalah suatu metode yang digunakan untuk mengetahui kesenjangan antara persepsi dan harapan konsumen. Sedangkan metode Kano bertujuan untuk mengkategorikan atribut dari produk ataupun jasa berdasarkan seberapa baik produk atau jasa tersebut mampu memuaskan kebutuhan konsumen. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode fuzzy servqual dan Kano diketahui bahwa terdapat 12 atribut layanan yang perlu ditingkatkan yaitu: Bengkel memiliki toilet yang bersih dan ruang tunggu yang nyaman, Karyawan berpakaian seragam, rapi dan sopan, Bengkel menyediakan jasa sesuai dengan yang dijanjikan, Bengkel dapat dipercaya dan diandalkan dalam menangani masalah sepeda motor konsumen, Pencatatan transaksi yang akurat, Bengkel memberikan pelayanan dengan cepat, Karyawan menginformasikan kerusakan pada kendaraan konsumen, Kemudahan konsumen untuk memperoleh informasi mengenai suku cadang asli Honda, Bengkel menepati janji sesuai waktu yang diberikan, Karyawan selalu bersikap sopan dan ramah kepada konsumen, Karyawan memahami kebutuhan konsumen, dan Mekanik bersedia mengunjungi konsumen
Analisis Pengukuran Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Human Resources Scorecard (HRSC) Dan Analytical Hirarchy Precess (AHP) Iqbal Noer Siddik; Margie Subahagia Ningsih; Refiza -
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.175 KB) | DOI: 10.36655/sprocket.v4i1.761

Abstract

Program pengukuran kincrja yang dilakukan pcrusahaan hanya bersifat objektif dengan indikator penilaian melihat dari hasil karya, sikap kerja dan cara sesuai dengan jabatannya masing-masing untuk keperluan peningkatan golongan. Karaktristik dari pengukuran seperti ini adalah pengukuran yang tidak terintekgrasi dengan sistem penilaian atau pengukuran kinerja aspek lainnya dalam perusahaan. Strategi usaha yang telah dimiliki oleh perusahaan merupakan pedoman yang digunakan untuk mewujudkan visi dan misi organisasi Dan dari visi, misi perusahaan ini harus dijalankan dengan baik.. Pengolahan data dilakukan dengan Pembobotan dengan Analitical Hirarchy Process pembobotan ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepentingan antar 4 (empat) perspektif yaitu financial, karyawan (customer), proses b isnis internal dan, pembelajaran dan pertumbuhan dan antar KPI masing-masing perspektif diolah menggunakan Analitical Hirarchy Process. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu Tingkat Bobot perspektif Finanasial (keuangan) sebesar 0.206, perspektif kepuasan karyawan 0.279, Perspektif Proses Bisnis Internal 0.144 dan bobot perspektif pertumbuhan dan pembelajaran 0.371. Pencapaian hasil pengukuran Perspektif Finansial untuk KPI Biaya training target 30% teracapai 63.4% maka target tercapai, KPI EPC target 20% tercapai 70% maka target tercapai. Perspektif Kepuasan karyawan KPI tingkat kepuasan kinerja karyawan target 1300 jam, tercapai 1452 jam target tercapai, KPI ETO target 3% tercapai 10% maka target tecapai, KPI Absensi target I% tercapai 1.5% maka target tercapai Perspektif Internal Bisnsi KPI koordinasi atasan staff dengan staff target 65 jarn/tahun tercapai 112 jam maka target tercapai KPI TUNJ target 3 hari tercapai 7 hari maka target tercapai perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran KPI skill/keahlian karyawan target 50% tercapai 24% maka target tidak tercapai, KPI Employee training target 3 x tercapai 2 x maka target tidak tercapai
Pengaruh Suhu Kondensasi Pada Produksi Asap Cair Dari Biomassa Tempurung Kelapa Dengan Proses Pirolisis Janter Simanjuntak; Hanapi Hasan; Binsar M.T Pakpahan; Agus N Putra
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.207 KB) | DOI: 10.36655/sprocket.v4i1.774

Abstract

Tujuan penelitian ini menguji secara eksperimen alat kondensasi asap hasil pirolisa dari biomassa tempurung kelapa. Proses pirolisia sejatinya adalah proses pembakaran tidak langsung atau proses pemanasan pada suhu tinggi (200 – 450 oC) yang menghasilkan uap panas atau sering disebut dengan uap pirolisis ataupun volatiles. Dengan melalukan pendinginan maka sebagaian uap panas akan berubah menjadi cairan atau sering disebut dengan asap cair, dan yang tidak dapat mencair atau disebut dengan gases yang sifatnya dapat terbakar. Panas untuk proses pirolisa yang digunakan adalah LPG menggunakan burner. Biomassa berupa potongan-potongan tempurung kelapa dengan ukuran rata-rata 5 cm x 5 cm digunakan sebagai bahan baku, dengan terlebih dahulu dikeringkan menggunakan panas matahari hingga mencapai kekeringan standar agar menghasilkan volatiles yang cukup banyak. Volatiles yang berada pada suhu tinggi dengan segera harus mengalami proses pendinginan agar berubah wujud menjadi kondensat pirolisis atau asap cair. Sistem pendinginan yang digunakan berbentuk koil/spiral dari pipa kuningan dengan diameter 10 mm, 5 gulungan (loop) dan diletakkan vertikal didalam tabung pendingin. Begitu uap panas pirolisa masuk kedalam sistem pendingin, panas laten yang dimiliki uap pirolisis dengan segera diserap oleh air pendingin dan suhunya menurun hingga mendekati suhu saturasinya sehingga proses kondensasi dapat berlangsung. Kondensor tabung-koil spiral vertikal dapat menjadi solusi untuk masalah pendinginan uap panas pirolisis bila direncanakan dengan tepat. Kondensor jenis ini sangat sederhana dan mudah dalam hal perawatan dan perbaikan. Suhu cairan pendingin dengan mudah dapat di control dan dipertahankan dengan menggunakan es-batu. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pengaruh suhu terhadap proses kondensasi sangat penting. Suhu pendinginan yang rendah dibandingkan dengan suhu pendinginan konvensional menghasilkan cairan pirolisis yang lebih baik terbukti dari warna cairan yang diperoleh berwarna kekunin-kuningan.
Pengeringan Kopi Arabica Sistim Terintegrasi Penyimpanan Termal Dengan dan Tanpa Desikkan Parulian Siagian; Richard A M Napitupulu; Siwan P Peranginangin
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1288.344 KB) | DOI: 10.36655/sprocket.v4i1.778

Abstract

Penelitian ini mengkaji dan meniliai keefektifan pengering surya yg kontiniu dan terintegrasi dengan pengeringan penyimpanan panas dikombinasikan dengan molekuler13 (Na86 [(AlO2)86 (SiO2)106] 264H2O) sebagai penahan kelembapan. Hasil menunjukkan pada kondisi terik matahari, temperature didalam ruang pengering cenderung berbeda antara 42.100C-46.600C dan rata rata 6.700C -11.180C diatas tempratur ambient, rata rata kelembapan 68.94% dengan rata rata kecepatan udara 1.16m/s. Pengeringan konvensional membutuhkan waktu selama 5 hari dengan temperatur maksimum 35.420C pada rata rata kecepatan angin 0.7m/s. Waktu pengeringan dengan menggunakan desikkan dan tanpa menggunakan desikkan adalah 35 jam dimana bobot 8.207.kg pakai desikkan dan bobot 8.370.kg tanpa desikkan dengan kadar air 13%, sementara pengeringan konvensional membutuhkan waktu 120 jam atau 5 hari dengan suhu maksimum 35.420C dan suhu rata rata 29.700C. Mutu aroma kopi oleh tim teaster bahwa yang memakai desikkan cenderung aroma aromatic better dan coklat, caramel serta rasa pahit yang kuat, sementara tanpa desikkan ada rasa pahit agak lemah dan rasa defect
Analisa Pengaruh Putaran Pada Mesin Pencacah Rumput Gajah Pakan Ternak Manurung, Marito Yanti; Sianturi, Tambos; Naibaho, Winfrontstein
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 2 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v4i2.859

Abstract

(Elephant grass is the most common food ingredient consumed by livestock, such as goats or lemurs. In this final project, we will analyze variations in the rotation of the elephant grass chopper by calculating the machine elements. The steps taken for this purpose are: observing the existing enumerator, assembling the tool and then testing the tool. So you can find out the capacity of the machine. The results of calculations and discussions concluded that F0 determines how much torque and power. The belt selected is a v-belt type A, pulley diameter I (70 mm), II (97 mm). With the results of chopping that can be obtained the standard for animal feed is 5.8 cm. then the capacity obtained from the elephant grass chopper is 21 kg/hour. Keywords: Belt, diameter, grass, torque
Analisa Karakteristik Getaran Pada Mesin Stone Crusher Berdasarkan Kapasitas Pemecah Batu Koral 50 Ton/Jam Pada Daerah Horizontal, Vertikal dan Longitudinal Berdasarkan Time Domain Sihombing, Suriady; Naibaho, Waldemar; Nababan, Wilson; Sinaga, Amran
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 2 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v4i2.895

Abstract

Stone Crusher Machine is one type of machine that is very popularly used among road construction in Indonesia, whether it is used for road or building transportation purposes where it is necessary to know how to analyze the vibration characteristics of the Stone Crusher machine based on the capacity of breaking coral in horizontal, vertical and longitudinal areas. based on the time domain. The research method is carried out by collecting data on the magnitude of the deviation, speed and acceleration that arise due to the process of breaking coral so that it produces several dimensions of the size of crushed stone. This study conducted tests at three points, namely the primary crusher, secondary crusher and tertiary crusher with a capacity of 50 tons/hour. Based on the measurement results, it is found that the highest vibration occurs in the horizontal direction of the secondary crusher machine seat where the displacement is 125.3 µm in the horizontal direction at 15 seconds, the largest velocity (Velocity) is 4.79 mm/s in the primary crusher. horizontal direction at the 45th second. and the magnitude of Acceleration (Acceleration) 1236 mm/s2 is found in the tertiary crusher vertical direction at the 45th second. According to the ISO 10816-3 standard, the vibration response results at the highest speed are 4.79 mm /s, categorized in zone B is light green, the vibration of the machine is good and can be operated without restrictions.
Alasan Penggunaan Material Bekas Pada Bangunan lumbangaol, partahi; Sidabutar, Ros Anita; Simanjuntak, Salomo; Sinaga, Andre Damara
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 2 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v4i2.896

Abstract

This study aims to find out the reasons that encourage the reuse of used materials in buildings. The data collection method was carried out by means of a questionnaire survey and interviews with respondents involved in the use of used materials, especially used wood. Respondents consist of used material traders, used material users, building contractors, foremen and building construction contractors who are used material producers. The research was carried out at used building material sales centers in Medan City, which are usually located on Jalan Pahlawan, Medan Perjuangan District, Jalan BrigJen Katamso, Jalan Gagak Hitam, and Jalan Helvetia Raya. Overall there were 10 respondents who participated. This study concludes that the main reason for using used wood materials is related to the price difference between used materials and new materials. Even though the use of used goods has a positive impact on efforts to preserve the environment, environmental conservation considerations have not become an important consideration in the use of used materials in the city of Medan.
Kajian Gugatan Kerugian Energi Listrik Akibat Sistem APP Tidak Berfungsi Sesuai Standar Pada Pelanggan Khusus di PT. PLN (Persero) sihombing, fiktor
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 2 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v4i2.897

Abstract

Potensi timbulnya kerugian enegi listrik pada pelanggan TM (pengukurun tidak langsung) akan dapat terjadi jika PT. PLN (Persero) tidak melakukan pemeliharaan terhadap system APP. Terjadinya error kWh meter, kondisi segel dari komponen sistem APP yang tidak sesuai, akan mememungkinkan timbulnya kasus sengketa antara pihak PT PLN (Persero) dengan pelanggan. Yang umum terjadi adalah kasus terjadinya error kWh meter, yang diakibatkan adanya trafo arus (current transformers (CT)) pada phasa R, S, T yang tidak bekerja standar. Banyak hal yang dapat memungkinkan terjadinya error kWh meter yang mengakibatkan kerugian energi. Pada penelitian ini disebutkan beberapa kemungkinan penyebab terjadinya error kWh meter, seperti polaritas salah satu phasa trafo arus terbalik dihubungkan ke terminal kWh meter, pengawatan tegangan output dari trafo tegangan, tertukar dihubungkan ke terminal kWh meter, besaran penampang kabel wiring sistem APP, kelas ketelitian CT, nilai rasio CT yang tidak sesuai daya kontrak, terminal koneksi setiap komponen system APP, pelaksanaan pemeriksaan kWh meter yang tidak optimal, grounding system APP. Dengan mengetahui kemungkinan penyebab terjadinya error kWh meter sebagai kerugian enegi listrik, maka PT. PLN (Persero) dapat lebih mengerti tindakan yang harus dilakukan agar dapat menghindari pelanggan tidak melakukan pemakaian tenaga listrik secara tidak sah, dan kasus gugatan sengketa hukum antara PT PLN (Persero) dan Pelanggan dapat dihindarkan.
Manufaktur Pisau Dan Sistem Pemindah Daya Pada Alat Pemotong Tanaman Tarum (Indigofera) Suhartono, Roni; Ardin, Masri Bin; Bagaskara, Alvin Gumilang
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 2 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v4i2.902

Abstract

Tarum (Indigofera) farmers, especially those in Subang Regency, West Java Province, still use manual harvesting methods. Seeing these conditions, it is necessary to carry out new innovations in the indigofera plant industry, which is expected to be able to help ease and speed up the harvesting process. The innovation is to make a cutting tool for tarum plants (Indigofera) with an auto cutting system. In the process of selecting tools, materials and machining must be in accordance with the needs, because this will determine the final result of the product. The manufacturing process uses several steps of the work process, namely, measuring, cutting, joining materials and turning. The manufacturing process of tarum cutting tools (Indigofera) with an autocutting system, includes reading the design drawings, making work preparations, identifying tools and materials used, measuring materials, cutting materials, drilling materials, joining by welding, as well as the results of the cutting knife manufacturing process. and power transfer system. With the dimensions of the upper blade 930 mm long, 60 mm wide, and 3 mm high. The lower blade is 1000 mm long, 60 mm wide and 7 mm high. Power transfer system with axle dimensions of 220 mm x 20 mm. The cover plate of the upper and lower crutches is 140 mm x 140 mm, 12 mm thick. Central crutch cover pipe 113 mm x 59 mm. In testing the performance of the Tarum (Indigofera) cutting tool with the autocutting system, the tool was tested in two stages of testing. The results of testing the knife in cutting the leaf stem are functional, but the knife changes shape due to cutting thick stems, and the power transfer system can reduce the 6800 rpm figure from the motor to 4500 rpm to the knife optimally.

Page 5 of 10 | Total Record : 92