cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Edukasi dalam Pengenalan Tanda – tanda Bahaya pada Ibu Hamil Apriyanti Aini; Popy Apriyanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i3.684

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) merupakan indikator penting untuk melihat pentingnya derajat kesehatan suatu bangsa dan menjadi salah satu komponen indeks pembangunan maupun indeks kualitas hidup. Tanda bahaya kehamilan adalah tanda atau gejala yang menunjukkan ibu dalam keadaan bahaya. Apabila ibu mengalami tanda bahaya, ibu harus mendapatkan pertolongan segera. Tanda bahaya pada kehamilan diantaranya adalah perdarahaan, bengkak, (oedem) di wajah, kaki dan tangan, sakit kepala yang kadang disertai kejang, ibu muntah terus menerus dan tidak mau makan, ibu mengalami demam tinggi. Setiap wanita hamil beserta pasangan dan keluarganya harus mempunyai kemampuan dan kepedulian dalam mengenali tanda-tanda bahaya dan melakukan deteksi dini komplikasi kegawatdaruratan pada kehamilan sehingga bisa terhindar dari bahaya kematian akibat kehamilan tersebut. Salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan yaitu dengan melakukan persuasi sosial berupa edukasi untuk meningkatkan pengetahuan diri terhadap pemahaman tanda bahaya tersebut. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang tanda – tanda bahaya pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain penyuluhan, diskusi, tanya jawab. Sasaran responden pengabdian yaitu ibu hamil trimester I,II, dan III sejumlah 15 responden. Setelah diberikan materi tanda – tanda bahaya kehamilan diperoleh jumlah ibu hamil yang mempunyai pengetahuan baik sebanyak 14 orang (93,5%),dan pengetahuan cukup 1 orang (6,5%). Kesimpulan dari pengabdian ini bahwa didapatkan pengaruh baik dari penyuluhan tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil.
Penyuluhan Potensi Daun Pepaya, Sirsak, dan Sirih sebagai Pestisida Nabati Guna Pengendalian Hama Di Perkebunan Kelurahan Danukusuman, Serengan, Surakarta Bella Amalia Rizky Wahyudi; Wimpy Wimpy; Purwati Purwati; Avicka Clara Yoan Claristya; Cornelia Candra Ayu Prameswari; Dewi Kumala
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.685

Abstract

Pemberian pestisida kimia yang kurang tepat pada tanaman dapat menyebabkan resistensi hama dan pengunaan pestisida dalam jangka panjang dapat berbahaya bagi kesehatan manusia. Tujuan PKMD ini untuk meningkatkan pengetahuan warga Kelurahan Danukusuman mengenai bahaya pestisida kimia di perkebunan Kelurahan Danukusuman, Serengan, Surakarta. Dibutuhkan alternatif lain untuk menggantikan pestisida kimia yang berdampak buruk bagi lingkungan dengan dibuatnya pestisida nabati pengganti pestisida kimia. Pestisida nabati yang digunakan berasal dari tanaman lokal perkebunan kelurahan Danukusuman, Serengan, Surakarta. Tujuan dari artikel ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kelurahan Danukusuman mengenai potensi tanaman lokal yang mampu digunakan untuk pestisida nabati “daun pepaya, sirsak, sirih” guna mengendalikan organisme Pengganggu Tanaman (OTP) di perkebunan Kelurahan Danukusuman, Serengan, Surakarta. Metode penyuluhan dilakukan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab, serta demonstrasi. Kegiatan program Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Desa yang diselenggarakan berlangsung dengan lancar, dibuktikan dengan peningkatan hasil nilai pre-test dan post-test yang signifikan menandakan masyarakat Kelurahan Danukusuman memahami materi yang diberikan dengan baik.
Kepuasan Peserta Pelatihan Penggunaan Teknologi Informasi pada Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang Livana PH; Dona Yanuar Agus Santoso; Firman Aziz; Dani Kushindarto; Amin Kuncoro
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i3.689

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini telah memberikan dampak yang sangat besar dalam tatanan kehidupan manusia. Perubahan pola aktivitas, komunikasi, sosial, dan bahkan ekonomi mendorong munculnya kebiasaan baru pada masa pandemi. Salah satu perubahan yang tampak terjadi secara signifikan adalah pemanfaatan teknologi informasi sebagai media komunikasi jarak jauh. penggunaan media seperti ini akan sangat bermanfaat untuk tetap dapat menjaga penerapan protokol kesehatan. Namun sayangnya tidak semua orang mampu menggunakan teknologi informasi dengan baik. Salah satu instansi yang berada ditengah masyarakat dan menjadi instansi yang penting dalam bidang kependudukan adalah pemerintahan desa atau kelurahan. Perangkat desa yang selalu melalukan komunikasi kepada masyarakat dalam kegiatanya seperti penyuluhan, sensus, promosi, dan juga penyebaran informasi, sangat perlu untuk memahami penggunaan teknologi informasi. Namun pada kenyataanya, masih banyak perangkat desa yang belum memahami bagaimana penggunaan teknologi informasi ini. maka dari itu, dengan diadakanya pelatihan penggunaan teknologi informasi kepada para perangkat desa diharapakan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan perangkat desa dalam penggunaan teknologi informasi. Salah satu indikator keberhasilan kegiatan pelatihan tersebut adalah kepuasan dari para peserta pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan peserta pelatihan penggunaan teknologi informasi berupa aplikasi zoom, aplikasi SMARD, dan aplikasi berbasis android terkait screening, pencegahan dan penetalaksanaan Covid-19 yang dapat diakses oleh semua masyarakat kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 60 peserta pelatihan, 31 peserta merasa sangat puas terhadap pelatihan yang dilaksanakan. Aspek kepuasan yang paling memberikan kepuasan kepada para peserta pelatihan adalah materi pelatihan. Sebanyak 47 peserta pelatihan merasa sangat puas terhadap kesesuaian materi yang diberikan dengan kebutuhan mereka. Penilaian kepuasan terendah terdapat pada aspek ketersediaan waktu diskusi, mayoritas responden merasa cukup puas. Maka dari itu sangat disarankan untuk menambahkan waktu diskusi saat melakukan pelatihan berikutnya.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Penatalaksanaan Pasien Isoman Covid-19 Aris Suhardiman; Cucu Rokayah; Budy Nugraha; Iksan Nasyulloh
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.695

Abstract

Pandemi COVID-19 di Indonesia telah berlangsung sejak awal tahun 2019, meningkatnya kasus positif merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi di Kecamatan Sukarindik, terlihat dari data kasus aktif COVID-19 UPTD Puskesmas Sukalaksana yang menandakan bahwa Kelurahan Sukarindik termasuk zonasi kuning. Salah satu Tindakan pemerintah unntuk mencegah penyebaran virus yang semakin melua, masyarakat diharuskan melakukan isolasi mandiri. Tujuan dari pelaksanaan Penyuluhan untuk memberikan pemahaman penatalaksanaan pengobatan pasien positif COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri guna menghindari penyalahgunaan dan kesalahan dalam memilih pengobatan. Penyuluhan ini dilaksanakan dengan metode edukasi, diskusi dan evaluasi. Metode yang dilakukan ini dengan sosialisasi dan edukasi melalui webinar serta khalayak sasaran yang dituju yaitu pasien isoman dan masyarakat umum dengan jumlah peserta 308 orang. Evaluasi hasil yang didapatkan dalam kegiatan penyuluhan in dimana terdapat peningkatan pengetahuan secara kuantitatif dari hasil pre tes sebesar 75.15 % menjadi 91.98 % dai hasil post test nya.
Optimalisasi Hasil Empon-Empon Guna Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Parmadi Sigit Purnomo; Istika Dwi Kusumaningrum; Sri Setyowati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i3.696

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan bencana kesehatan dan juga sektor ekonomi. Seiring dengan adanya masa pandemic yang memberikan dampak positif dan negative pada sector pengrajin empon-empon. Di awal Covid-19 pengelolaan dan penjualan empon-empon yang merosot, maka sangat penting untuk memberikan pandangan yang cerah pada para pengrajinnya agar dapat mengoptimalisasikan pendapat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu pengrajin empon-empon di Bantul Yogyakarta mampu mengelola hasil panen atau pasca panen dengan baik dan benar dan mampu melakukan penjualan secara online. Kegiatan ini dilakukan mulai bulan September 2021. Sasaran adalah para pengrajin empon-empon di wilayah Dlingo Bantul Yogyakarta sejumlah 37 orang. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah edukasi dan pelatihan pengelolaan hasil panen serta penjualan online. Hasil kegiatan pengabdian dapat berjalan dengan baik, semua peserta undangan kegiatan hadir dan antusias mengikuti pelatihan yang dilakukan. Pengrajin empon-empon telah paham dan dapat melakukan pengelolaan empon-empon dengan teknik yang lebih baik yaitu bersih dan tahan lama. Dalam pelatihan penjualan secara online telah dilakukan pengenalan dan pelatihan penjualan online di media social. Maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertema optimalisasi hasil empon-empon guna meningkatkan nilai ekonomi masyarakat berjalan dengan cukup baik. Pengrajin empon-empon telah merasakan manfaat kegiatan dengan cara mengurangi pembusukan pasca panen dan meningkatkan penjualan serta harga jual empon-empon.
Upaya Perlindungan Masyarakat terhadap Covid-19 dengan Pemberian Vaksinasi Ika Purnamasari; Anisa Ell Raharyani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.705

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menetapkan bahwa Covid-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat dan sebagai bencana nasional non alam yang membutuhkan penanggulangan multistrategi. Salah satu strategi yang diterapkan adalah Vaksinasi. Kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi seseorang dengan menimbulkan kekebalan aktif terhadap infeksi SARS Cov-2 sehingga dapat mencegah keparahan jika suatu saat terpajan penyakit tersebut. Selain itu, dengan pemberian vaksinasi bagi seluruh masyarakat diharapkan dapat diperoleh kekebalan komunitas (herd immunity). Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelayanan vaksinasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan terhadap 525 masyarakat dari kelompok sasaran usia lebih dari 18 tahun sampai dengan lansia. Metode pelaksanaan pemberian vaksinasi dilakukan dengan melibatkan beberapa pihak diantaranya pemerintah Desa Pungangan, Puskesmas Kecamatan Mojotengah dan Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIQ Wonosobo yang melibatkan dosen dan mahasiswanya. Kegiatan vaksinasi dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pendaftaran manual, registrasi online, skrining dan pemeriksaan Kesehatan, pemberian vaksinasi, observasi paska imunisasi dan edukasi serta pemberian sertifikat vaksinasi. Kegiatan dapat diselesaikan sampai dengan pukul 14.00 WIB dan semua warga yang sudah mendaftar dapat memperoleh vaksin dosis pertama pada hari tersebut. Seluruh petugas dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tidak ada halangan berarti.
Edukasi Pentingnya Sarapan untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Sarni Anggoro; Tantiana Isnaningsih; Ahmad Khamid
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i3.707

Abstract

Anak sekolah merupakan investasi bangsa yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan sejak dini, sistematis dan berkesinambungan. Indikator baiknya kualitas sumber daya manusia adalah kondisi angka kecukupan gizi baik kualitas maupun kuantitasnya. Sarapan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi di untuk antivitas dan konsentrasi saat di sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan orangtua siswa tentang pentingnya sarapan. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu ceramah, praktek dan tanya jawab. Kegiatan ini dilaksanakan di MI Baqiuniyah Pleret Bantul pada bulan November 2021. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dan orangtua tentang pentingnya sarapan. Hasil pretest menunjukkan pengetahuan siswa tentang pentingnya sarapan ≤ 60% menjadi ≥ 90% pada hasil posttest. Begitu juga pada nilai orangtua saat pretest dengan nilai ≤ 50% menjadi ≥ 95% pada hasil posttest. Selain itu orangtua juga telah mampu mempraktekkan membuat makanan sarapan yang menarik untuk anaknya. Melihat hasil yang ada maka dapat disimpulkan kegiatan penyuluhan dengan tema pentingnya sarapan untuk meningkatkan konsentrasi belajar dapat dikatakan berhasil dan berjalan lancar. Dari hasil evaluasi akhir terdapat peningkatkan pengetahuan siswa dan orang tua tentang pentingnya sarapan pagi serta orangtua telah mampun praktek pembuatan menu sarapan yang menarik untuk anak.
Duta Remaja Peduli Kesehatan Mental di Masa Pandemi Betie Febriana; Wigyo Susanto; Muhammad Farhan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.709

Abstract

Upaya peningkatan kemampuan masyarakat terkait Kesehatan jiwa perlu ditingkatkan. khusunya di masa pandemic ini semua kalangan terdampak akan covid lebih lebih remaja. Sebagian besar, remaja mengalami hambatan dalam proses melewati masa krisis dalam dirinya. remaja merupakan entitas yang lebih menyukai berinteraksi dengan teman sebaya dibandingkan dengan orang tua atau dewasa lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dan ketrampilan remaja dalam menghadapi masa krisis selama pandemic covid-19. Program ini terdiri dari dua tahap yaitu ofline untuk pelatihan dan online untuk pemantauan dan konseling. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membentuk duta remaja terdiri dari 13 remaja kemudian diberikan pre test dan post test terkait pengetahuan dan ketrampilan yang diajarkan. Analisis deskriptif digunakan dalam pengabdian ini dengan menilai prosentase perubahan pengetahuan remaja terhadap Kesehatan mental, serta ketrampilan untuk mengatasi kecemasan pada dirinya dan teman sebaya. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan secara signifikan 78% dan 100% remaja mampu mempraktekkan Tarik nafas dalam serta kemampuan menghargai diri sendiri.
Peningkatan Konsep Diri dan Perawatan Luka pada Penderita Kusta di Panti Rehabilitasi Kusta Gema Kasih Galang, Sumatera Utara Ance Siallagan; Friska Ginting; Rusmauli Lumban Gaol; Maria Pujiastuti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.717

Abstract

Penderita kusta mengalami luka di bagian perifer seperti tangan dan kaki, yang penyembuhannya membutuhkan waktu yang lama serta perawatan luka yang intensif. Stigma masyarakat di lingkungan sekitar sering menjauh akibat ada luka di daerah kaki dan tangan, warna kulit yang tidak sama( perubahan fisik). Hal ini mempengaruhi konsep diri penderita kusta yang merasa dikucilkan,penderita merasa tidak berarti lagi karena dalam kehidupan bersosialisasi banyak masyarakat yang tidak dapat menerima keberadaan mereka. kecacatan yang dialami penderita mengakibatkan konsep diri terganggu. Salah satu factor mempertahankan konsep diri dalam konsep citra tubuh adalah merawat luka yang rutin diberikan, penderita kusta diberikan penyuluhan dalam merawat luka karena sebagian besar penderita kusta mengalami gangguan citra tubuh yang diakibatkan ada luka yang dapat mengakibatkan kecacatan. Dukungan dari masyarakat sangat membantu mengubah konsep diri penderita kusta. Konsep diri yang bersifat positif dapat membangkitkan semangat pendertita kusta untuk meningkatkan kualitas hidupnya, sudah merasa berarti dan dapat menghargai diri sendiri dan orang lain. Jumlah peserta pada pengabdian msyarakat ini berjumlah 28 orang yang merupakan penderita kusta dan keluarga. Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini Adalah Peningkatan Konsep Diri Dan Perawatan Luka Pada Penderita Kusta dilakukan di Panti rehabilitasi kusta Gema Kasih Galang, Sumatera Utara Peningkatan konsep diri ini dilaksanakan dalam bentuk perawatan luka penderita kusta serta penyuluhan konsep diri, sehingga diharapkan mereka memahami dan memiliki konsep diri yang positif.
Upaya Pemberdayaan Keluarga untuk Menurunkan Kecemasan Lansia Hipertensi pada Pandemi Covid-19 melalui Acceptance and Commitment Therapy Tantri Widyarti Utami; Bram Burmanajaya; Udi Wahyudi; Ni Putu Ariani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.719

Abstract

Pemberdayaan keluarga merupakan intervensi keperawatan yang dirancang dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan keluarga untuk merawat anggota keluarga dan mempertahankan kehidupan mereka. Hipertensi adalah kondisi medis serius yang banyak dialami lansia. Lansia dan pasien yang menderita penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, penyakit kardiovaskular, asma dan stroke merupakan kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19. Kecemasan lansia hipertensi pada pandemi COVID-19 disebabkan karena lansia hipertensi merupakan kelompok risiko tinggi mengalami kematian apabila terpapar COVID-19. Acceptance and commitment therapy merupakan strategi penerimaan dan kesadaran dalam menghadapi suatu perubahan termaksud dalam pandemi COVID-19. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan keluarga untuk menurunkan kecemasan lansia pada pandemi COVID-19 melalui acceptance and commitment therapy. Kegiatan ini dilakukan pada 20 orang keluarga yang memiliki lansia hipertensi dengan kecemasan . Metoda yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi dan redemonstrasi. Hasil yang didapatkan terjadi peningkatan kemampuan keluarga dalam melakukan ACT sebesar 50-70% terjadi penurunan kecemasan lansia pada a state anxiety sebesar 6,25%-8% dan a trait anxiety sebesar 3,87%-5,13%.

Page 33 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025