Jurnal Peduli Masyarakat
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
1,007 Documents
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di Panti Asuhan
Putu Indah Sintya Dewi;
Ni Made Dwi Yunica Astriani;
Aditha Angga Pratama
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.721
Kesehatan reproduksi remaja menjadi satu hal penting yang perlu diketahui oleh remaja. Hal ini dikarenakan selain dapat menjaga kesehatan reproduksi remaja juga mengetahui pencegahan penyakit menular seksual. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan informasi terkait dengan kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan penyakit menular seksual. Metode dari pengabdian masyarakat menggunakan tahap persiapan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dimulai pada Agustus-Nopember 2021. Sasarannya adalah seluruh remaja yang tinggal di panti asuhan Dana Punia yang sukarela ikut dalam pengabdian masyrakat ini. Untuk karakteristik demografi dilakukan analisis univariat. Prosedur pelaksanaanya dimulai dengan tahap persiapan (koordinasi dengan tim pengabdian dan pihak panti asuhan), selanjutnya tahap pelaksanaan berupa pemberian informasi. Tahap akhir adalah monitoring dan evaluasi dari kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil yang ditemukan bahwa pengetahuan remaja mengalami peningkatan setelah diberikan informasi menjaga kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit menular. Hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan jika masih ada remaja yang belum mengalami peningkatan pengetahuan maka akan dilakukan pendekatan secara langsung melalui group whatsapp.
Pendampingan Pasien COVID-19 melalui Unissula Virtual Homecare
Fitria Endah Janitra;
Bedjo Santoso;
Abdurrohim Abdurrohim;
Herlin Ajeng Nurrahma;
Rizkie Woro Hastuti;
Heny Yuniarti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.731
Latar Belakang: Tingginya angka kesakitan dan kematian pada gelombang kedua kasus Covid-19 pada pertengahan tahun 2021 membuat hampir semua rumah sakit kolaps. Pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Tujuan: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu pasien Covid-19 dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Unissula. Metode: Program ini disampaikan dengan memberikan layanan telemedicine dan konsultasi virtual menggunakan aplikasi WhatsApp dan website yang dirancang khusus oleh tim UVHC Unissula. Hasil: terdapat 80 pasien Covid-19 yang dilayani dan dipantau selama dua bulan pelaksanaan kegiatan. Dua pasien dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Diskusi: Semua pasien yang dikelola merasa terbantu dengan layanan Unissula Virtual Homecare. Unissula akan terus mengembangkan telemedicine untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Implementasi Metode Edukasi E Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan di Masa Pandemi
Mohammad Arifin Noor;
Suyanto Suyanto;
Retno Setyawati;
Dwi Nur Aini
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.738
Adanya pandemi covid 19 menyebabkan perubahan dalam dunia terutama dalam hal penyebaran informasi kepada masyarakat. Khususnya adalah perubahan metode edukasi dimana dimasa pandemi, pembatasan orang berkumpul. Adanya pembatasan tersebut menyebabkan metode edukasi yang digunakan juga akan berubah. Perubahan ini tentunya bertujuan untuk mengurangi resiko tertular juga untuk memastikan bahwa tujuan edukasi tetap tersampaikan. Perubahan metode ini merupakan hal yang baru dan perlu adanya sosialisasi dan pelatihan. Metode edukasi dimaa pandemic yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan tidak bisa dilepaskan dengan sistem informasi dan teknologi (e-learning). Tujuan dari PKM ini adalah agar setiap peserta kegiatan (anggota karang taruna di RW VII) dapat meningkatkan kemampuan dalam menggunakan metode edukasi yang dilakukan di RW VII Kelurahan Wonolopo Mijen Semarang. Hasil akhir dari program ini yaitu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan anggota karang taruna RW VII dalam melakukan menggunakan berbagai metode edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku di masa pandemi ini.
Penyuluhan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bagi Para Guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, Bandar Lampung
Pira Prahmawati;
Dian Utama Pratiwi Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.739
Peningkatan pegetahuan dan ketrampilan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) bagi para guru sekolah dasar merupakan hal yang sangat penting sebab dari pengetahuan dan ketrampilan dalam menangani kejadian kecelakaan di tempat kejadian akan mewujudkan bagaimana respon guru untuk dapat menyelamatkan hidup seseorang yaitu siswa siswi ataupun rekan sejawat bahkan masyarakat yang berada di dalam dan sekitar lingkungan sekolah dan guru dapat mencegah dampak kecelakaan lebih parah. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, Bandar Lampung dalam memberikan P3K kepada seluruh sivitas akademik khususnya kepada peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta (95%) dari total jumlah guru sebanyak 40 orang. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi terkait ketrampilan pada P3K. Materi yang disampaikan adalah kasus perdarahan, dislokasi dan fraktur, luka laserasi dan luka bakar, pingsan, mimisan dan keracunan, menghentikan perdarahan, perawatan luka dan membalut luka, pembidaian dengan elastic bandage pada kasus dislokasi atau cedera otot, pembidaian dengan spalk pada kasus fraktur, pembidaian dengan kain mitela. Hasil kegiatan ini adalah terjadi peningkatan aspek Pengetahuan dan ketrampilan tentang P3K pada guru-guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang Bandar Lampung dengan pengetahuan kategori baik dan sangat baik tercapai 82% dan keterampilan kategori baik dan sanagt baik tercapai 68%. Masih diperlukan modifikasi pada kegiatan ini dengan menambah waktu untuk demonstarsi dan ujian praktik serta metode praktik yang efektif.
Edukasi Pencegahan Stunting dan Pendampingan Ibu Hamil pada Masa Pandemi Covid-19
Supatmi Supatmi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.740
Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang disebabkan oleh gizi buruk. Cara pencegahan stunting diantaranya memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan metode asset based community development atau penyuluhan dan pendampingan serta pemberdayaan komunitas dengan berlandaskan asset dan kekuatan dari komunitas. Kegiatan ini dimulai dari rapat koordinasi dengan perwakilan kader untuk rencana pelaksanaan penyuluhan ibu hamil tentang pencegahan stunting, sekaligus persiapan Pemberian Makanan Tambahan. Penyuluhan pencegahan stunting pada ibu hamil di era pademi diikuti 58 orang ibu hamil di wilayah kalurahan Seloharjo yang terdiri dari 16 dusun. Pelaksanaan Penyuluhan pada Sabtu, 16 Oktober 2021. Selesai penyuluhan dilanjutkan dengan Pemberian Makanan Tambahan dan pembentukan group whatsapp sebagai media pendampingan dan pemantauan ibu hamil. Kegiatan edukasi pencegahan stunting dan pendampingan ibu hamil pada masa pandemi covid-19 ini sangat perlu dilakukan Pemantauan dan peningkatan kesehatan ibu hamil harus tetap dilakukan baik dengan mencari informasi kesehatan dan meningkatkan gizi selama kehamilan. Penggunaan media yang tepat sangat dibutuhkan agar tujuan dari peningkatan kesehatan ibu dan anak tercapai dengan optimal.
Bimbingan Teknis Perancangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Edutaimen pada Pembelajaran Tematik untuk Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid 19
Eliana Yunitha Seran;
Gabriel Serani;
Imanuel Sairo Awang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.741
Keberhasilan proses pembelajaran salah satunya ditentukan dengan penggunaan media pembelajaran yang sesuai. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu meningkatkan pemahaman dan daya serap siswa terhadap materi pelajaran yang dipelajari. Selain itu, penggunaan media pembelajaran sangat mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh seperti yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Kegiatan belajar dari rumah mensyaratkan penggunaan media pembelajaran yang dapat menghibur dan dikemas dengan suasana yang menyenangkan. Media berbasis edutainmen ini dapat dikembangkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dari rumah. Kegiatan ini melibatkan 60 peserta yang terdiri dari guru SD Negeri 1 Rawak Hulu dan mahasiswa perserta PLP/KKM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Adapun proses dilaksanakan melalui enam (6) tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, tugas mandiri, evaluasi, perbaikan, dan publikasi. Hasil kegiatan bimbingan bimtek menunjukkan kegitan bimbingan teknis berjalan dengan menyenangkan serta menghasilkan video media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik siswa serta dapat diakses secara luas dari rumah masing-masing.
Upaya Peningkatan Kepatuhan Anak Sekolah Dasar terhadap Penerapan Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19
R. Nety Rustikayanti;
Tri Nur Jayanti;
Cucu Rokayah;
Richa Noprianty;
Inggrid Dirgahayu;
Asep Aep Indarna
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.742
Pengumuman boleh digelarnya Pertemuan Tatap Muka di sekolah telah diiringi dengan penyelenggaran PTM Terbatas oleh beberapa sekolah di wilayah tertentu. Namun, rendahnya kepatuhan penerapan protokol kesehatan menyebabkan adanya temuan kasus terkonfirmasi positif selama PTM berlangsung, sehingga PTM dihentikan di beberapa sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan anak terhadap penerapan protokol kesehatan saat PTM Terbatas pada masa pandemi Covid-19. Kegiatan dilakukan secara offline di SDN 216 Sondariah (22 siswa) dan SDN 086 Cimincrang (32 siswa) melalui 3 tahapan, yaitu sosialisasi, edukasi, dan simulasi. Materi edukasi meliputi aktivitas-aktivitas sebelum berangkat ke sekolah hingga setelah pulang ke rumah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan. Pre-test dan post-test menggunakan kuesioner dan tanya jawab dalam Focus Group Discussion (FGD) dilakukan sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Hasil pre-test, hasil tertinggi yaitu 80% terdapat pada pertanyaan tentang persiapan sebelum ke sekolah, aktivitas selama perjalanan ke sekolah, saat masuk ke gerbang sekolah, saat sedang dan setelah pembelajaran, sedangkan hasil terendah yaitu 30% terdapat pada pertanyaan aktivitas setelah pulang ke rumah dan cuci tangan. Hasil post-test, terdapat peningkatan menjadi 100% pada semua pertanyaan mengenai protokol kesehatan dari sebelum berangkat ke sekolah hingga setelah pulang ke rumah. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan tentang protokol kesehatan.
Program Sosialisasi Seks Bebas pada Kalangan Remaja di SMP Nurul Islam Semarang
Priharyanti Wulandari;
Dwi Nur Aini;
Mariyati Mariyati;
Menik Kustriyani;
Arifianto Arifianto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.754
Pergaulan yang salah akan berdampak terhadap perilaku seks bebas. Peran orang tua sangat penting untuk mencegah hal tersebut tidak terjadi. Tetapi kenyataan yang banyak ditemukan bahwa karena kesibukan orang tua anak merasa kurang diperhatikan, terbatasnya waktu dalam memberikan pengawasan sehingga banyak anak remaja yang terjerumus dalam pergaulan bebas. Selain itu, pengaruh lingkungan (teman sebaya) dapat memberikan dampak negatif. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dengan memberikan penyuluhan tentang seks bebas di kalangan remaja, dan diharapkan terjadinya perubahan pengetahuan dan perilaku pada siswa-siswi terhadap seks bebas di kalangan remaja. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu mencari informasi terkait fenomena atau permasalahan pada remaja/siswa, menentukan alternatif pemecahan masalah, survei kelompok sasaran, identifikasi kebutuhan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. dengan sasaran remaja di SMP Nurul Islam Semarang tentang seks bebas. Melalui pengabdian kepada masyarakat diharapkan remaja di SMP Nurul Islam Semarang dapat mengetahui dan memahami mengenai seks bebas meliputi pengertian, penyebab, bahaya dan pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan dua kali yaitu pertemuan pertama dengan memberikan penyuluhan tentang seks bebas di kalangan remaja, pertemuan kedua dengan membentuk peer group teman sebaya agar bisa saling memperhatikan dan mengingatkan sesame teman sebaya usia remaja. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan respon yang positif peserta dan terbentukknya peer group teman sebaya.
Workshop Standar Asuhan Keperawatan dan Sasaran Keselamatan Pasien pada Perawat di Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Teling Manado
Silvia Dewi Mayasari Riu;
Norman Alfiat Talibo
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.757
Penerapan Asuhan Keperawatan dan penerapanan sasaran keselamatan pasien merupakan salah satu tolak ukur untuk menjamin kualitas pelayanan dalam setiap lembaga kesehatan. Perawat harus mampu memberikan pelayanan standar asuhan keperawatan pada pasien secara optimal sehingga terciptanya tingkat kesembuhan dan tingkat kepuasan pasien lebih meningkat serta hari rawat yang tidak berkepanjangan, begitu juga dengan penerapan sasaran keselamatan pasien yang harus mampu di pahami oleh perawat di rumah sakit sehingga mampu untuk mencegah kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah setelah mengikuti Workshop ini, peserta mampu mengaplikasikan penggunaan standard asuhan keperawatan dengan buku 3S di ruangan rawat inap dan mampu memahapi pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di ruangan. Pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan dalam bentuk Workshop yang di laksanakan selama 1 hari pada tanggal 5 Desember 2020. Peserta workshop ini adalah sejumlah 40 Perawat di RS TK II Robert Wolter Mongisidi Manado. Metode yang di gunakan adalah di awali dengan memberikan kuesioner pada peserta, kemudian di lanjutkan dengan kegiatan workshop dan demonstrasi role play bagi perawat. Kemudian kegiatan di evaluasi dengan memberikan kuesioner kembali dan menyuruh peserta untuk melakukan role play kembali. Sasaran dari kegiatan ini adalah perawat di ruangan rawat inap maupun poli rawat jalan. Hasil pelaksanaan kegiatan ini yaitu perawat memahami penerapan standar asuhan keperawatan di ruangan, terkhusus penggunaan buku SDKI, SLKI, SIKI dalam proses asuhan keperawatan dan lebih memahami tentang penerapan sasaran keselamatan pasien di ruangan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pemahaman perawat tentang penggunaan buku standard asuhan keperawatan dan maningkatnya pemahaman dan keterampilan terkait pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit.
Pelatihan Cultural Awareness untuk Pembimbing Sebaya Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani
Ari Khusumadewi;
Elisabeth Christiana;
Wiryo Nuryono
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.758
Kesadaran budaya merupakan permasalahan yang rentan dan masih menjadi masalah pada setiap wilayah. Perlunya pengetahuan budaya terhadap semua inidvidu merupakan latar belakang peneliti. Santri di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani mempunyai maslaah terhadap rendahnya komunikasi, masalah ini timbul karena banyaknya teman bermacam-macam budaya di lingkunan pesantren. Rendahnya komunikasi ini juga menyebabkan tindakan bullying pada teman sebaya. Dalam meningkatkan kesadaran budaya peneliti mengembangkan sikap kesadarn berbudaya yang mencakup beberapa materi yang disatukan menjadi modul pembelajaran. Pelatihan dilakukan oleh 20 orang santri Mu’alimat Qur’ani, dengan hasil 96,69 % berdampak pada peserta dalam peningkatan kesadaran budaya.