cover
Contact Name
Parea Rusan Rangan
Contact Email
pareausanrangan68@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journaldynamicsaint@gmail.com
Editorial Address
Jalan Nusantara No. 12 Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Dynamic SainT
ISSN : 23554169     EISSN : 27225364     DOI : https://doi.org/10.47178
Journal Dynamic SainT is a scientific journal in Engineering Fields consist of lectures, researchers and practitioners which is published by Engineering Faculty of Universitas Kristen Indonesia Toraja since 2014. This journal publishes including : Regional and Spatial Planning, Civil Engineering and Environment, Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Information Technology, Industrial Engineering
Articles 163 Documents
ANALISIS POTENSI TEKNOLOGI PEMANEN KABUT (FOG HARVESTING) SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER DAYA AIR TERBARUKAN DI KABUPATEN TORAJA UTARA (STUDI KASUS: DESA BENTENG MAMULLU, KECAMATAN KAPALAPITU) Dian Pranata Putra Ambali; Jumiarti Andi Lolo
Journal Dynamic Saint Vol. 4 No. 2 (2019): Jilid 4 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.711 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v4i2.884

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang vital bagi keberlangsungan hidup manusia bahkan semua makhluk hidup. Namun saat ini, masalah utama yang dihadapi oleh sumber daya air ada dua yaitu kuantitas dan kualitas air. Pada saat musim kemarau, kuantitas air yang tersedia tidak dapat mencukupi kebutuhan air sehingga diperlukan konservasi terhadap sumber daya air alternatif terbarukan untuk pemenuhan kebutuhan air. Kabut memiliki potensi sebagai sumber alternatif air tawar jika dapat dipanen secara maksimal. Pemanen kabut adalah teknologi inovatif berdasarkan fakta bahwa air dapat dikumpulkan dari kabut di bawah kondisi iklim yang menguntungkan. Kabupaten Toraja Utara merupakan dataran tinggi yang memiliki potensi kabut yang dapat dipanen namun belum pernah dilakukan sehingga diperlukan penelitian awal untuk mengetahui seberapa besar potensi air yang dapat dipanen dari kabut. Penelitian ini menggunakan model Standard Fog Collector sebagai alat pemanen kabut. Pemilihan model didasarkan pada kemudahan perakitan alat dan biaya pembuatan serta biaya perawatan yang lebih ekonomis. Alat pemanen kabut yang digunakan berukuran 2m x 1m dibuat sebanyak dua buah yang dipasang saling tegak lurus (bentuk L) agar dapat menangkap kabut secara maksimal dari semua arah angin yang nantinya membawa kabut. Penelitian dilakukan dengan mengukur volume air yang dihasilkan setiap harinya dari alat pemanen kabut. Volume air yang diperhitungkan hanya pada hari dimana tidak terjadi hujan sehingga air yang terkumpul pada penampungan merupakan air yang berasal dari kabut saja. Volume air yang dikumpulkan dari alat pemanen kabut selama 3 bulan penelitian pada bulan pertama sebanyak 1.410 ml, bulan kedua sebanyak 2.560 ml, dan pada bulan ketiga sebanyak 3.750 ml. Rata-rata volume air harian yang diperoleh pada bulan pertama sebanyak 54,23 ml, bulan kedua sebanyak 86,45 ml dan pada bulan ketiga sebanyak 117,10 ml. Volume air pada bulan pertama lebih kecil dibandingkan dengan 2 bulan berikutnya. Hal ini dikarenakan pada bulan pertama sering terjadi hujan sehingga volume air yang masuk ke penampungan tidak diperhitungkan. Selain itu, pada bulan pertama intensitas kabut juga tidak sebanyak pada bulan kedua dan ketiga. Berdasarkan data yang diperoleh, volume air yang dikumpulkan relatif sangat sedikit sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air sehari-hari. Volume air yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mensubsidi kebutuhan air tanaman yang tidak terlalu banyak membutuhkan air. Faktor yang paling berpengaruh pada volume air yang dihasilkan adalah luas bidang tangkap kabut dan penempatan alat pemanen kabut.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH ALUMINIUM KEMASAN MINUMAN TERHADAP KARAKTERISTIK LAPISAN ASPAL BETON Parea Rusan Rangan; Jakob Bokko; Marnet Lobo'
Journal Dynamic Saint Vol. 4 No. 2 (2019): Jilid 4 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.672 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v4i2.886

Abstract

Perkerasan jalan raya adalah merupakan bagian dari konstruksi jalan raya yang diperkeras dengan lapis konstruksi tertentu, yang memiliki ketebalan, kekuatan, dan kekakuan, serta kestabilan tertentu agar mampu menyalurkan beban lalulintas diatasnya ketanah dasar secara aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah aluminium terhadap karakteristik lapisan aspal beton. Penelitian dilakukan di laboratorium Teknik Sipil UKI Toraja dengan menggunakan metode pengujian Marshall berdasarkan standar Bina Marga tahun 2010 revisi 3 mengenai Campuran Aspal Panas. Hasil yang diperoleh dari pengujian untuk mendapatkan Kadar Aspal Optimun (KAO) yaitu nilai VIM 4,71%, nilai VMA 15,88%, nilai VFB 70,46%, nilai stabilitas 943,14 kg, nilai Flow 3,3 mm dan Marshall Quotient sebesar 283,49 kg/mm sedangkan pada penambahan limbah aluminium pada variasi KAO nilai VIM, VMA, VFB memenuhi standar spesifikasi tetapi pada pengujian stabilitas dan flow tidak memenuhi Standar
KARAKTERISASI SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN TERHADAP SIFAT FISIS-MEKANIS CAMPURAN BETON Jumiarti Andi Lolo; Dian Pranata Putra Ambali; M L Paembonan
Journal Dynamic Saint Vol. 4 No. 2 (2019): Jilid 4 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.563 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v4i2.887

Abstract

Sejalan dengan pesatnya pembangunan, kebutuhan masyarakat untuk bahan bangunan juga semakin meningkat, salah satunya adalah semen sebagai bahan utama konstruksi. Dengan meningkatnya kebutuhan akan semen, maka harga semen pun akan semakin tinggi. Hal ini memicu para ahli untuk mengembangkan bahan alternatif pengganti semen yang relatif murah tanpa mengurangi kualitas hasil. Salah satu bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai substitusi parsial semen adalah dengan memanfaatkan limbah serbuk kaca karena memiliki potensi material pozzoland dengan kandungan siliki yang cukup besar sekitar 70%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sifat serbuk kaca sebagai substitusi parsial semen pada campuran beton dengan variasi komposisi serbuk kaca 0%, 10%, 15% dan 20%. Limbah kaca dari berbagai jenis botol minuman bekas dihancurkan untuk mendapatkan serbuk kaca yang ukuran butirannya halus. Benda uji dibuat berbentuk kubus. Pengujian sifat fisis-mekanis benda uji dilakukan setelah masa perawatan 7 hari, 14 hari dan 28 hari, dengan benda uji harus dalam keadaan kering. Dari masing-masing campuran beton tersebut dibuat tiga benda uji. Pengujian yang dilakukan pada campuran beton adalah pengujian kuat tekan meggunakan alat uji tekan beton. Dari hasil penelitian diperoleh, kuat tekan pada umur 28 hari dengan penambahan serbuk kaca 0% sebesar 175.2 kg/cm2, 10 % sebesar 147.2 kg/cm2, 15% sebesar 116.3 kg/cm2, dan 20% sebesar 108.7 kg/cm2. Nilai slump terendah terdapat pada campuran beton normal, sehingga penambahan serbuk kaca dalam campuran beton dapat mempermudah pengerjaan beton.
KAJIAN KINERJA PELAYANAN TERMINAL ANGKUTAN UMUM (STUDI KASUS : TERMINAL MAKALE TANA TORAJA ) Ermitha Ambun RD; Monika Indriani
Journal Dynamic Saint Vol. 4 No. 2 (2019): Jilid 4 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.83 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v4i2.888

Abstract

Terminal Makale merupakan titik simpul jaringan transportasi yang berfungsi melayani kendaraan angkutan umum pedesaan, angkutan antar kota bahkan angkutan antar propinsi. Terkait dengan hal tersebut, efektifitas dan kinerjanya akan berpengaruh bagi pergerakan ekonomi dan mobilitas masyarakat disekitarnya. Terminal dengan kinerja yang baik dipengaruhi oleh fasilitas dan penggunanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan kinerja Terminal Makale berdasarkan persepsi pengguna terminal. Metode analisa yang digunakan untuk mengetahui karakteristik terminal Makale ini adalah metode pendekatan Importance Performance Analysis (IPA) dan Costumer Statisfaction Index (CSI) dengan survey lapangan pada 73 responden penumpang dan 68 responden pengemudi . Selanjutnya survey kendaraan dilakukan pada hari Senin hingga hari Minggu dimulai pada pukul 07.00 - 22.00 WITA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terminal Makale merupakan Teminal tipe C berdasarkan fasilitas umum dan fasilitas penunjang, sedangkan dari segi pelayanan angkutan Terminal Makale melayani Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang seharusnya dilayani oleh terminal Tipe A. Berdasarkan tingkat pelayanan jumlah arus angkutan, di peroleh volume kendaraan tertinggi 180 kendaraan/jam yaitu pada hari sibuk (hari pasar). Bagi pengguna terminal beberapa indikator pelayanan Terminal Makale yang memiliki tingkat kepentingan tinggi, tetapi kinerjanya masih dinilai rendah oleh pengguna jasa, yaitu fasilitas keselamatan jalan, fasilitas keamanan, petugas keamanan kantor penyelenggara terminal, fasilitas dan petugas kebersihan, toilet/kamar mandi, kios/kantin, keterjangkauan letak jalur keberangkatan dan jalur kedatangan. Sedangkan penumpang dan pengemudi angkutan sebanyak 53% dan 54% merasa cukup puas atas kinerja terminal.
POTENSI PENGGUNAAN MOBILE AD-HOC NETWORK (MANET) SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI DATA PADA TRANSPORTASI DI INDONESIA Esther Sanda Manapa; Eliyah Acantha M Sampetoding; Godfried Lewakabessy
Journal Dynamic Saint Vol. 4 No. 2 (2019): Jilid 4 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.857 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v4i2.889

Abstract

Ad Hoc Network adalah jaringan wireless yang terdiri dari kumpulan node bersifat dinamik yang dapat saling berkomunikasi. Node tidak hanya berfungsi sebagai pengirim dan penerima informasi data tetapi juga berfungsi sebagai jalur jaringan tempat informasi data yang terkirim. Mobile Ad Hoc Network (MANET) adalah kumpulan dari beberapa wireless node yang dapat diatur secara dinamis di lokasi manapun dan tidak terbatas waktu tanpa menggunakan infrastruktur jaringan yang ada. MANET tidak memerlukan pusat administrasi dan infrastruktur kabel. MANET pada mobile host yang terhubung dengan wireless dapat bergerak bebas dan juga berperan sebagai router. Makalah ini memberikan wawasan tentang karakteristik MANET, aplikasi potensi dalam memanfaatkan teknologi MANET sebagai Alat Komunikasi Data Transportasi di Indonesia.
PENGARUH PENGGUNAAN BATU LATERIT SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA KEKUATAN BETON Mohamad Isram M. Ain; Ali Arifin Soeparlan
Journal Dynamic Saint Vol. 4 No. 2 (2019): Jilid 4 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.132 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v4i2.890

Abstract

Pembangunan infrasrtuktur seperti perumahan, perkantoran, rumah sakit dan jembatan di Balikpapan tidak terlepas dari penggunaan beton. Ketersediaan bahan pembentuk beton di Balikpapan masih mengandalkan bahan baku yang berasal dari luar daerah, terutama agregat halus dan agregat kasar yang harus didatangkan dari daerah Palu. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dicari langkah-langkah penyelesaian untuk mengatasi kendala tersebut,salah satunya dengan memaksimalkan penggunaan batu laterit yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti parsial agregat kasar. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan melakukan pengujian terhadap kuat tekan beton dengan variasi campuran batu laterit terhadap kerikil Palu dengan variasi campuran 10%, 20%, 30%, 40% dan 50 % yang diuji kekuatannya pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan optimum diperoleh pada variasi campuran 10 % batu laterit yaitu sebesar 25,1 MPa nilai ini mendekati kuat tekan beton normal yang menggunakan 100% kerikil Palu yaitu sebesarv25,8 MPa dan kuat tekan terendah yaitu pada variasi campuran 50% batu laterit yaitu sebesar 8,9 MPa
ARUS LALU LINTAS, KAPASITAS DAN TINGKAT PELAYANAN RUAS JALAN DALAM KOTA RANTEPAO Abdias Tandi Arrang; Parea Rusan Rangan
Journal Dynamic Saint Vol. 5 No. 1 (2020): Jilid 5 Volume 1
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.191 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v5i1.955

Abstract

Transportasi mempunyai hubungan yang erat dengan pembangunan. Lancarnya arus lalu lintas akan mendukung arus distribusi barang serta meningkatkan mobilitas masyarkat dalam usaha pemenuhan kebutuhan. Salah satu parameter yang penting untuk diketahui dalam perencanaan lalu lintas perkotaan adalah kapasitas jalan. Kapasitas adalah daya tampung maksimum jalan. Tingkat pelayanan jalan akan menurun seiring dengan meningkatnya rasio volume per kapasitas jalan. Penelitian ini dilakukan dengan survey kondisi geometrik, konfigurasi lajur, hambatan samping dan jumlah kendaraan dalam berbagai jenis pada beberapa ruas jalan dalam Kota Rantepao. Data kemudian diolah berdasarkan MKJI 1997 sehingga diperoleh kapasitas masing-masing jalan, sementara untuk tingkat pelayanan jalan diperoleh dengan membandingkan kondisi arus lalu-lintas dengan kapasitas jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus maksimum tertinggi terjadi di Jl. Pongtiku yaitu sebesar 1.423,4 SMP/Jam pada pagi hari Pukul 07.00 – 08.00. Sementara kapasitas ruas Jl. Mongsidi sebesar 2.225,65 SMP/Jam; Jl. Pongtiku 2.612,71 SMP/Jam; Jl. A. Mappanyuki 1.355,85 SMP/Jam per lajur; Jl. Ahmad Yani 1.333,86 SMP/Jam per lajur; dan Jl. Poros Rantepao – Bolu sebesar 2.534,33 SMP/Jam. Ratio V/C saat kondisi arus maksimum untuk Jl. Mongsidi 0,36; Jl. Pongtiku 0,54; Jl. A. Mappanyuki arah selatan dan utara masin-masing 0,35 dan 0,26;Jl. A. Yani arah utara dan selatan 0,51 dan 0,52; sementara Jl. Poros Rantepao – Bolu 0,42; Semuanya dalam tingkat pelayanan tipe B
PENINGKATAN EFFISIENSI KERJA MOTOR INDUKSI 3 PHASA ( PENGUJIAN KARAKTERISTIK MOTOR INDUKSI 3 PHASA ) Ambabunga, Yusri
Journal Dynamic Saint Vol. 5 No. 1 (2020): Jilid 5 Volume 1
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.885 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v5i1.956

Abstract

Penelitian ini bertujuan memecahkan masalah yang terkait dengan motor induksi 3 phasa yaitu, pertama, menunjukkan pengaruh jenis pengasutan motor yang digunakan khususnya sistem DOL dan bintang segitiga terhadap arus starting yang dihasilkannya dan putaran motor; kedua, menentukan setting timer pada pengasutan bintang segitiga pada motor induksi 3 phasa;dan yang ketiga, menampilkan bentuk gelombang arus yang dihasilkan pada pengasutan DOL dan bintang segitiga pada motor induksi 3 phasa, serta bagaimana menampilkan bentuk gelombang tegangan dan putaran rotor motor induksi pada saat kondisi beban nol dan pada saat kondisi beban penuh (steady state) yang mempengaruhi karakteristik kerja motor induksi 3 phasa pada sistem jaringan instalasi listrik 3 phasa pada sistem tenaga listrik.
STUDI PERKUATAN LERENG TERHADAP KELONGSORAN PADA RUAS JALAN TAMBA NARANG Ermitha AR Dendo; Edgard Londong Allo; Irwanto Irwanto
Journal Dynamic Saint Vol. 5 No. 1 (2020): Jilid 5 Volume 1
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.188 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v5i1.958

Abstract

Lereng yang tidak stabil sangatlah berbahaya terhadap lingkungan sekitarnya, oleh sebab itu analisis stabilitas lereng sangat diperlukan. Pada kasus ini kondisi jalan poros Makale – Ulusalu tepatnya ruas jalan di Tamba’narang mengalami kelongsoran pada badan jalan.Tujuan studi ini adalah melakukan analisis stabilitas lereng pada kondisi awal sebelum menggunakan perkuatan dinding penahan tipe kantilever dan analisis stabilitas terhadap guling, analisa kestabilan terhadap geser dan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas daya dukung tanah setelah perkuatan menggunakan dinding penahan Kantilever. Metode yang digunakan untuk menganalisis perkuatan lereng adalah penyeledikan lapangan, uji karakteristik fisik tanah di laboratorium dan pengolahan data hasil pengamatan lapangan dan hasil uji laboratorium. Hasil analisa yang dilakukan diperoleh nilai faktor aman pada kondisi awal sebesar 0.82. Perencanaan perkuatan tanah metode coulomb adalah dengan menggunakan dinding penahan tipe kantilever dimana analisa kestabilan tanah dengan cara coulomb untuk tekanan tanah lateral di peroleh koefisien tekanan tanah aktif, Ka = 0.321 dan koefisien tekanan tanah pasif, Kp = 5.193, untuk tekanan tanah aktif pada dinding penahan, Pa = 150.97 kN/m dan tekanan tanah pasif pada dinding penahan, Pp = 72.67 kN/m. Untuk perencanaan dinding penahan tanah dengan cara Coulomb diperoleh nilai faktor keamanan terhadap guling adalah Fgl = 2.91 (Aman), Untuk analisa terhadap gaya geser adalah Fgs = 3.39 (Aman) dan nilai faktor keamanan terhadap keruntuhan kapasitas daya dukung tanah adalah adalah FK = 8.2 ( Aman).
ANALISA PRODUKTIVITAS DAN EFISENSI ALAT BERAT UNTUK PEKERJAAN TANAH, DAN PEKERJAAN PERKERASAN BERBUTIR: Studi Kasus : Proyek Rehabilitasi Ring Road II – Paniki Donald Donny Supit
Journal Dynamic Saint Vol. 5 No. 1 (2020): Jilid 5 Volume 1
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.437 KB) | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v5i1.959

Abstract

Pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang menggunakan peralatan berat diperlukan perencanaan yang akurat agar bisa dicapai suatu proyek dengan biaya dan waktu pelaksanaan yang optimal. Oleh karena itu diperlukan suatu analisa terhadap pemakain alat berat yang akan digunakan, sehingga dapat dihasilkan alternatif alat berat yang tepat untuk pembangunan suatu proyek. Salah satu pekerjaan yang penting dalam Proyek Rehabilitasi Jalan Ring Road II - Paniki adalah Pekerjaan Tanah, dan Pekerjaan Perkerasan Berbutir. Untuk itu diperlukan pemilihan peralatan berat yang tepat untuk pelaksanaan pekerjaan – pekerjaan tersebut. Alokasi, penjadwalan, dan pemilihan peralatan untuk setiap jenis pekerjaan sangat penting agar kemampuan operasinya bisa optimal dan saling menunjang terhadap peralatan lainnya mengingat bahwa alat berat sangat mahal dan konstribusinya cukup dominan pada proyek tersebut, maka sangat diperlukan tindakan efisiensi dengan cara mendayagunakan sumber daya alat tersebut. Sehingga studi ini dimaksudkan untuk menganalisa alokasi alat berat dan penjadwalan. Pengamatan dilakukan dengan menghitung kapasitas produksi setiap alat berat, agar diperoleh nilai produktivitasnya dan alokasi kebutuhan alat berat yang diperlukan pada proyek yang ditinjau. Metode perhitungan yang dipakai disini adalah metode analisis data, yang meliputi analisis tentang material dan jenis pekerjaan, alat berat yang digunakan, perhitungan produksi alat berat, perhitungan jumlah efektif penggunaan alat berat, waktu pelaksanaan, dan hasil analisis perhitungan keseluruhan. Produktivitas adalah hal yang penting yang harus diketahui dalam melaksanakan sebuah proyek. Proyek dikatakan sukses apabila kontraktor berhasil mendapatkan laba maksimum dan pemilik mendapatkan hasil yang memuaskan serta penyelesaian proyek tepat waktu. Salah satu yang menentukan kesuksesan suatu proyek tersebut adalah produktivitas kerja

Page 8 of 17 | Total Record : 163