cover
Contact Name
Dr. Mashud, S. P.d., M.Pd
Contact Email
multilateral.journal@ulm.ac.id
Phone
+628115128680
Journal Mail Official
multilateral.journal@ulm.ac.id
Editorial Address
PJKR JPOK FKIP ULM JL. Taruna Praja Raya Kampus JPOK FKIP ULM Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga
ISSN : 14123428     EISSN : 25491415     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, berisi artikel hasil penelitian dan kajian analisis kritis setara dengan hasil penelitian bidang Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jurnal Multilateral Pendidikan Jasmani dan Olahraga berfokus pada Analisis Pembelajaran, Penelitian dalam pendidikan jasmani dan Olahraga serta masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang olahraga sebagai berikut: 1. Pendidikan Olahraga 2. Kepelatihan Olahraga 3. Olahraga Rekreasi 4. Olahraga Tradisional Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat peminat pembaca adalah dari kalangan aktivis olahraga dan guru Pendidikan Jasmani.
Articles 308 Documents
Gulat: dampak sweden massage terhadap kecepatan recovery pasca latihan intensitas tinggi Muhammad Fachrurrozi Bafadal; Fitriana Puspa Hidasari; Dwi Qomara
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 20, No 1 (2021): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v20i1.9541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Sweden Massage terhadap kecepatan recovery atlet gulat pasca latihan intensitas tinggi. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Bentuk penelitian adalah one group pretest-postest dari pre-Experimental designs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga t-hitung sebesar 10,95 dengan derajat kebebasan 0,05/5 %, dan  harga t-tabel mempunyai nilai sebesar 1,740, dengan demikian harga t-hitung lebih besar dari harga t-tabel sehingga hipotesis diterima. Pemulihan dengan pemberian istirahat atau recovery pasif sambil diberi manipulasi effleurage (menggosok) dan vibration (menggetarkan) otot tungkai dan otot lengan selama 5 menit dapat memulihkan kekuatan otot maksimal seperti kekuatan otot awal. Karena dengan pemberian manipulasi mengosok dan menggetarkan selama 5 menit dapat memperbaiki ATP-PC dan lebih cepat mengoksidasi asam laktat kembali menjadi energi. Kesimpulan penelitian ini adalah Sweden Massage memiliki dampak positif terhadap kecepatan recovery atlet gulat pasca latihan dengan intensitas tinggi. 
Pengaruh Latihan Five Cone Snake Drill, V-Drill dan Lateral Two In The Hole, In Out Shuffle terhadap Kelincahan dan Kecepatan Galih Yoga Neviantoko; Edy Mintarto; Oce Wiriawan
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 19, No 2 (2020): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v19i2.9039

Abstract

Dalam rangka membantu meningkatkan kelincahan maupun kecepatan, banyak program-program latihan yang telah disusun, salah satunya adalah latihan cone drill dan ladder drill. Latihan komponen biomotorik pada kelincahan dan kecepatan melalui latihan five cone snake drill, v-drill dan lateral two in the hole, in-out-shuffle diharapkan dapat membantu memaksimalkan kinerja skill bermain seorang atlet. Tujuan penelitian ini yaitu menguji seberapa besar pengaruh latihan (1) fivecone snake drill, v-drill dan (2) lateral two in the hole, in-out-shuffle terhadap peningkatan kelincahan dan kecepatan. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra ekstrakurikuler olahraga bola voli SMAN 1 Lawang sebanyak 30 orang dan memiliki karakteristik yang sama. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang siginifikan pada tes kelincahan dan kecepatan terhadap kelas yang diberi program latihan cone drill, dengan perbedaan mean pretest posttest masing-masing meningkat 4.6%. dan 3.2 %. Dan juga terdapat perbedaan yang siginifikan pada tes kelincahan dan kecepatan terhadap kelas yang diberi program latihan ladder drill, dengan perbedaan mean pretest posttest masing-masing meningkat 9.8% dan 13.90%. Hasil uji beda one way anova menunjukkan bahwa kelompok ladder drill memiliki tingkat konsentrasi atau pengaruh yang lebih tinggi dari pada kelompok cone drill dan kelompok kontrol terhadap kelincahan maupun kecepatan.
Latihan beban sirkuit intensitas maksimal terhadap hipertrofi lengan dan paha Isti Dwi Puspita Wati; Muhamad Ade Jaenudin
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 20, No 2 (2021): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v20i2.10618

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat adanya perubahan hipertrofi yang terjadi pada lingkar lengan dan lingkar pada dengan latihan intensitas maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen pretest post-test. Sampel terdiri dari 10 mahasiswa 6 putra dan 4 putri. Rentang umur mahasiswa antara 18-21 tahun. Perlakuan diberikan selama 16 kali pertemuan dengan urutan intensitas 75% selama 4 kali pertemuan sebagai beban adaptasi dan intensitas maksimal selama 12 kali pertemuan. Pengukuran terhadap lingkar lengan dan paha dilakukan dengan satuan cm. Pengukuran dilakukan sebelum dilakukan perlakuan dan setelah perlakuan pada pertemuan ke 16 terselesaikan. Analisis data dengan deskriptif statistik dan uji beda sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan untuk lingkar lengan terjadi peningkatan rerata 0,45 cm dan untuk lingkar paha 1 cm. Hasil rerata lingkar lengan nilai pretest 26,45 dan post-test adalah 26,9, sedangkan untuk lingkar paha 48,60 dan 49,60. Uji sampel berpasangan memberi hasil bahwa antara kelompok pretest dan post-test baik lengan ataupun paha memang sama dengan signifikansi 0,244 untuk lengan dan 0,250 untuk paha. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa antar pretest dan post-test tidak berbeda jauh meskipun terjadi hipertrofi.
Pengaruh Pembelajaran Sirkuit Berbasis Pendekatan Saintifik terhadap Hasil Belajar Dribble dan Shooting Bola Basket Manggarani Dwi Hartanti; Nurhasan Nurhasan; Abdul Rachman Syam Tuasikal
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 19, No 2 (2020): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v19i2.8614

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain atau rancangan dalam penelitian ini matching only design.  Rancangan ini terdapat kelompok kontrol, kelompok eksperimen dengan adanya perlakuan, adanya pretest-posttest untuk memastikan efektifitas perlakuan yang diberikan. Dua kelas dari sembilan kelas pada lingkup penelitian yang akan dijadikan sampel, satu kelas sebagai kelompok kontrol dan satu kelas sebagai kelompok eksperimen. Pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dengan melakukan undian secara acak. Hasil uji paired sample t-test dalam kelompok eksperimen menunjukkan pengaruh yang signifikanpada variabel dribble bola basket memiliki signifikansi 0,034 dan shooting bola basket memiliki signifikansi 0,029. Dengan demikian, disimpulkan dari penelitian ini bahwa model pembelajaran sirkuit berbasis pendekatan saintifik pada pembelajaran PJOK meningkatkan hasil belajar dribble dan shooting bola basket.
Pengembangan bola soft untuk mengembangkan keterampilan teknik dasar dan koordinasi gerak bolavoli di sekolah dasar Eka Supriatna; Muhammad Suhairi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 20, No 2 (2021): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v20i2.10302

Abstract

Materi keterampilan teknik dasar dan koordinasi gerak sangat urgen untuk dimiliki oleh setiap siswa. Namun, pada kenyataanya masih banyak siswa yang belum menguasi keterampilan gerak dasar maupun koordinasi gerak dengan baik. Salah satu kendala permasalahan yang terjadi adalah penggunaan media pembelajaran yang tidak sesuai dengan karakteristik perkembangan dan pertumbuhan siswa sehingga berpengaruh besar terhadap pencapaian hasil belajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan mengembangkan sebuah media bola soft untuk pembelajaran keterampilan teknik dasar dan koordinasi gerak bolavoli. Subjek penelitian adalah siswa-siswi di SDN 16 Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya berjumlah 25 siswa. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan Research and Development (R&D) yang dikembangkan Lee & Owen. Adapun analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Dengan justifikasi ahli media dan ahli pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan: (1) Hasil dari evaluasi ahli pembelajaran sebesar 89,6% kategori sangat baik; (2) Hasil dari evaluasi ahli media sebesar 85,2% kategori sangat baik. Hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 77,1% dengan kategori layak, sedangkan hasil uji coba kelompok besar memperoleh persentase 80,1% dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa inovasi pengembangan media bola soft ini layak untuk digunakan sebagai aktivitas untuk mengembangkan motorik keterampilan gerak dasar dan koordinasi gerak bolavoli.
Pengaruh kejelasan positif dan sikap dengan rasa komunitas relawan olahraga dalam Peparda Yogyakarta 2019 Dhedhy Yuliawan; Ruruh Andayani Bekti
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 20, No 1 (2021): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v20i1.9546

Abstract

Penelitian ini mengambil tujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi rasa komunitas dan sikap relawan acara olahraga ditinjau dari hubungan kejelasan positif. Peneliti mengambil persamaan model struktural untuk menilai kontribusi variabel kejelasan positif dengan sikap dan rasa komunitas relawan olahraga. Kejelasan pada relawan diterjemahkan ke dalam variabel kejelasan peran, kejelasan tujuan, dan keterlibatan dalam olahraga. Sehingga akan membuktikan hipotesis yang telah diajukan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan relawan yang bertugas pada event Peparda Indonesia 2019 sebanyak 150 orang. Melalui kuesioner yang dikirim langsung ke email relawan. Data dari relawan diperoleh dari pengurus Peparda Indonesia tahun 2019. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara masing-masing variabel yaitu t-Statistic lebih besar dari t-Tabel maka hipotesis diterima. Penelitian ini menggunakan taraf keyakinan sebesar 95% dengan T-Tabel sebesar 1,9764. Jadi dapat disimpulkan keseluruhan hipotesis diterima berdasarkan dari t-Statistic > t-Tabel (1,9764). Jadi dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara Kejelasan peran, Kejelasan tujuan, Keterlibatan dengan Sikap dan Rasa Komunitas relawan olahraga pada even Peparda DIY 2019. Seluruh hipotesis dapat diterima, sehingga terdapat keterikatan langsung antara kejelasan dengan sikap dan sense rasa komunitas pada relawan olahraga Peparda 2019 di Indonesia.
Analisis Tingkat Kepercayaan Diri saat Bertanding Atlet Pencak Silat Perguruan Satria Sejati Rachmi Marsheilla Aguss; Eko Bagus Fahrizqi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 19, No 2 (2020): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v19i2.9117

Abstract

Penelititan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri saat bertanding atlet pencak silat perguruan satria sejati. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Populasinya adalah atlet pencak silat perguruan satria sejati berjumlah 24 orang. Teknik sampling menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu semua anggota sampel merupakan populasi. Instrumen penelitian menggunakan angket kepercayaan diri yang dijabarkan dengan faktor masing-masing. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasilnya pada atlet putra perolehan paling besar berada pada kategori “tinggi” yaitu dari 8 atlet putra sebesar 61,53% dan 9 atlet putri perolehan paling besar yaitu di kategori “tinggi” sebesar 81,81%. Kategori sangat tinggi perolehan persentase nya lebih kecil dibandingkan kategori tinggi. Artinya berdasarkan data yang diperoleh dari angket untuk tingkat kepercayaan diri saat bertanding berada pada kategori tinggi untuk atlet putra maupun putri. Tidak sangat tinggi, maupun rendah ataupun sangat rendah. Maka dari itu kepercayaan diri atlet saat bertanding masih terbilang baik.
Model Latihan Floorball Yongs untuk Pemula Yongky Priyanto; Widiastuti Widiastuti; M. Asmawi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 19, No 2 (2020): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v19i2.8857

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa model latihan floorball dan memperoleh data empiris tentang efektivitas model latihan floorball dalam meningkatkan teknik dasar floorball untuk atlet pemula. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research & Development (R & D) dari Borg and Gall. Hasil uji kelayakan model latihan floorball berdasarkan validasi 5 ahli dari 30 model yang peneliti susun menjadi 27 variasi. Hasil uji coba kelompok kecil, berdasarkan aspek kemudahan dan aspek kemenarikan model latihan floorball diperoleh nilai 81,683% (sangat baik) dan 76,31% (baik). Hasil uji coba kelompok besar, berdasarkan aspek kemudahan dan aspek kemenarikan model latihan floorball diperoleh nilai 77,28% (baik) dan 74.48% (baik). Keefektifan model yang dikembangkan dinyatakan efektif untuk digunakan. Hasil perbandingan antara nilai pretest dan posttest, secara keseluruhan terdapat perbedaan antara hasil latihan floorball (passing, dribbling dan shooting) untuk atlet pemula setelah diberikan 27 model latihan floorball.
Gambaran aktivitas fisik dan indeks massa tubuh calon guru pendidikan jasmani selama pandemi Covid-19 Wahyu Indra Bayu; Syafaruddin Syafaruddin; Herri Yusfi; Syamsuramel Syamsuramel; Soleh Solahuddin; Ahmad Richard Victorian
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 20, No 2 (2021): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v20i2.10394

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik mahasiswa pada saat mengikuti perkuliahan jarak jauh selama pandemi Covid-19 dan korelasi antara aktivitas fisik dan indeks massa tubuh (IMT). Metode survei dengan menggunakan kuesioner Sort-Form of International Physical Activity Questionnaire (IPAQ-SF) yang dibagikan secara online untuk menilai tingkat aktivitas fisik dan pengeluaran energi berdasarkan Metabolic Equivalents of Task (MET), dan IMT dihitung menggunakan rumus massa tubuh dibagi kuadrat tinggi badan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, FKIP, Universitas Sriwijaya sebanyak 246 mahasiswa (L: 163; P: 83). Untuk IMT, hasil penelitian menunjukkan bahwa 44 (17,89%) mahasiswa berada pada kategori underweight, 182 (73,98%) mahasiswa berada pada kategori normal, 19 (7,72%) mahasiswa berada pada kategori overweight, dan 1 (0,41%) mahasiswa yang berada pada kategori obesitas. Sedangkan untuk hasil tingkat aktivitas fisik menunjukkan 13 (5,28%) mahasiswa berada pada kategori rendah, 49 (19,92%) mahasiswa berada pada kategori sedang, dan 184 (74,80%) mahasiswa berada pada kategori tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah, level aktivitas fisik calon guru pendidikan jasmani masuk pada kategori tinggi, meskipun juga ditemukan ada beberapa subjek penelitian yang mempunyai kategori rendah aktivitas fisiknya. Dan juga hanya ada satu subjek penelitian yang masuk pada kategori obesitas.
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN “TEMBAK KALENG” SEBAGAI ALTERNATIF VARIASI PERMAINAN BOLA KECIL DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES BAGI SISWA KELAS VII SMP 1 RANTAU KABUPATEN TAPIN TAHUN 2018 Bahruddin Bahruddin
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 17, No 2 (2018): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v17i2.5709

Abstract

Metode  penelitian  pengembangan   yang  mengacu  pada  Borg  &  Gall. Desain uji coba menggunakan desain eksperimental dengan dua tahap: 1) skala kecil 16 siswa, 2) skala besar 30 siswa. Subjek uji coba adalah sasaran pemakaian   produk,   yaitu   siswa   kelas   VII   SMP 1 Rantau.   Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan kuantitatif.  Instrumen  yang  digunakan  dalam  pengembangan  produk menggunakan angket dan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan berupa presentase  untuk  menguji  kelayakan  kualitas  dan  keterimaan  produk  terhadap produk pengembangan berdasarkan skala klasifikasi persentase Guilford. Hasil yang diperoleh berdasarkan hasil uji coba skala kecil persentase pada Aspek Psikomotor (65,63%), Aspek Kognitif (91%) dan Aspek Afektif (97,5%). Hasil uji coba skala besar dengan persentase pada Aspek Psikomotor (81,7%), Aspek Kognitif (95,7%) dan Aspek Afektif (93,3%). Simpulan  dari penelitian  ini  yaitu:  1)  Permainan  Tembak  Kaleng  yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alternatif permainan bola kecil dalam pembelajaran   Penjasorkes   bagi   siswa   kelas   VII   SMP,   2)   Pengembangan permainan  Tembak  Kaleng  untuk  pembelajaran  Penjasorkes  siswa  kelas  VII SMP. Disarankan: 1) Guru pendidikan jasmani hendaknya mempertimbangkan penggunaan  produk  modifikasi  permainan  Tembak  Kaleng  sebagai  alternatif dalam menyampaikan pembelajaran bola kecil, 2) Apabila produk pengembangan model permainan Tembak Kaleng ini akan digunakan sebagai alternatif permainan bola kecil dalam pembelajaran Penjasorkes bisa disesuaikan dengan kondisi yang ada di Sekolah.Kata kunci: Model Permainan, Tembak Kaleng dan Bola Kecil