cover
Contact Name
Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari
Contact Email
journal@lppm.unair.ac.id
Phone
+6285230081552
Journal Mail Official
journal@lppm.unair.ac.id
Editorial Address
Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM), Universitas Airlangga Gedung Kahuripan Lantai 2 Kampus C Universitas Airlangga Mulyorejo, Surabaya 031) 5995246, Mulyorejo, Kec. Mulyorejo, Kota SBY, Jawa Timur 60115
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service)
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 25808680     EISSN : 2722239X     DOI : 10.20473/jlm.v3i2.2019.50-52
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) (p-ISSN: 2580-8680 , e-ISSN: 2722-239X) is a scientific journal that publishes articles of community service from the application of various scientific disciplines. The purpose of this journal publication is to disseminate the results of community service activities that have been achieved in the field of community service. JLM, in particular, focuses on the main problems in developing the following sciences in community service: health, social sciences, entrepreneurship, technology, and teaching education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 419 Documents
PERAN KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI PADA SISWA SDN KLEPU 02, SEMARANG, JAWA TENGAH Yusida Lusiana; Wisnu Widjanarko; Wahyu Candra Dewi
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.439-447

Abstract

Kampus Mengajar (KM-2) merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diusung pemerintah guna membantu para tenaga pendidik SMP dan SD dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini salah satunya dilangsungkan di SDN 02 Klepu, Semarang, Jawa Tengah yang diikuti oleh siswa kelas 2. Oleh karena target treatment adalah anak kelas rendah sehingga metode pembelajaran literasi yang digunakan yakni melalui sarana permainan yakni kartu huruf, permainan kata (word game), dan baca cepat. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran metode belajar sambil bermain terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa kelas 2 SDN 02 Klepu. Sudut pandang yang digunakan yakni psikologi kognitif berdasarkan teori Gestalt. Data diperoleh melalui observasi dan studi literatur. Metode permainan tersebut berperan untuk membentuk persepsi awal pada anak dalam hal ini terkait huruf serta kata. Permainan yang diberikan kepada para siswa kelas 2 dilakukan secara bertahap. Hasilnya ditemukan bahwa cara tersebut cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa.
MENINGKATKAN KESADARAN WANITA USIA SUBUR DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA SERIBU HARI PERTAMA KEHIDUPAN Ni Ketut Alit Armini; Aqil Akmaludin Makarim; Nurvania Aurellia Budirahmadina; Nabila Azzahra Alifia; Oktavira Prastika; Dina Akmarina Setianto
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.448-455

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi prioritas di Indonesia termasuk Jawa Timur. Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang ditandai dengan kualitas gizi yang kurang selama 1000 hari pertama kehidupan. Stunting tidak hanya mencerminkan masalah perawakan pendek, tetapi juga mencerminkan gizi buruk antar generasi. Tujuan pengabdian masyarakat meningkatkan kesadaran wanita usia subur dalam pencegahan stunting pada seribu hari pertama kehidupan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Dooro dan Desa Lengkong Kecamatan Cerme Kapupaten Gresik. Terlibat dalam kegiatan perwakilan petugas kesehatan Puskesmas Dadap Kuning Kabupaten Gresik, Bidan koordinator desa, dan Kader posyandu. Sasaran kegiatan sekitar 45 orang wanita subur dari dua Desa, yang dilaksanakan dengan curah pendapat, ceramah dan diskusi interaktif. Media yang untuk mempermudah penerimaan informasi berupa XBanner, Poster dan leaflet. Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tanggapan dan pertanyaan disampaikan peserta, kepada pemateri dan tim puskesmas. Wanita usia subur menyatakan memahami dan sadar bahwa penanggulangan stunting pada seribu hari pertama kehidupan sangat penting.
PELATIHAN ECOBRICK DAN ECO PRINTING DI DESA CANDISARI, KECAMATAN SAMBENG, KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR Bella Zezary Aurora Putri; Zabania Az Zahra Kusumayuri; Rahma Lana Isro’ Nabillah; Ulul Albab; Edeline Gracia Pamardi; Sandiva Alifia Arifin; Dzulchimilia Choirin Nisa; Muhamad Arya Damara; Cahya Prilia; Diana Laili Putri
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.456-462

Abstract

Ecobrick merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengelola sampah plastik menjadi benda-benda yang memiliki nilai ekonomis, mengurangi pencemaran dan juga racun yang disebabkan oleh sampah plastik. Eco printing merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mentransfer warna dan bentuk pada kain melalui kontak langsung. Eco printing memanfaatkan potensi yang ada berupa daun dari tanaman yang banyak ditemui di Desa Candisari, dalam kegiatan ini daun yang digunakan adalah daun pepaya yang memiliki bentuk unik. Dalam strategi pengembangan pada bidang lingkungan dan ekonomi di Desa Candisari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dilakukan program kegiatan pelatihan ecobrick dan eco printing. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai upaya kreatif untuk pengelolaan sampah plastik menjadi barang yang berguna dan bernilai ekonomis serta untuk membantu masyarakat dalam bidang ekonomi di Desa Candisari. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh kader yang berasal dari enam dusun di Desa Candisari, yaitu Dusun Cani, Dusun Kandangan, Dusum Resik, Dusun Nongko, Dusun Kedungwaru, dan Dusun Gampeng.
PENGEMBANGAN SOCIO ENTREPRENEURSHIP DAN INTRAPRENEURSHIP DALAM MENDUKUNG TERBENTUKNYA EKO-WISATA DI DESA SUGIHWARAS, KABUPATEN NGANJUK Tika Widiastuti; Dien Mardhiyah; Imron Mawardi; Aufar Fadlul Hady; Dzikri Nurrohman
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.463-474

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan socio entrepreneurship dan intrapreneurship Kelompok Karang Taruna di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk dalam mendukung terbentuknya Ekowisata. Pada program ini, Kelompok Karang Taruna diposisikan sebagai pemilik usaha dan karyawan sebagaimana konsep entrepreneurship dan intrapreneurship, sehingga pemahaman akan Desa Wisata dapat menyeluruh. Program pengabdian yang dilakukan meliputi pelatihan manajemen Desa Ekowisata, pelatihan penyusunan studi kelayakan, pelatihan promosi berbasis digital, dan pelatihan dalam menyusun laporan keuangan. Selain itu, pendampingan dilakukan untuk meninjau pemahaman Kelompok Karang Taruna terkait materi pelatihan yang telah disampaikan. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan dalam manajemen Ekowisata, meningkatnya kemampuan dalam menyusun studi kelayakan, meningkatnya pengetahuan dan kemampuan dalam pemasaran digital, dan meningkatnya pengetahuan dalam pelaporan keuangan Ekowisata. Program Pengabdian Masyarakat ini berhasil memberikan dampak positif dalam persiapan perwujudan Ekowisata pada aspek socio entrepreneurship dan intrapreneurship guna mewujudkan Ekowisata di Desa Sugihwaras.
PROGRAM “3 IN ONE” UNTUK MEMBANTU MENCEGAH STUNTING PADA BALITA DI DESA JATISARI, KECAMATAN JENGGAWAH, KABUPATEN JEMBER Wildan Hakam Maulidy; ST. Nabilah Mardhiyah; M. Gandul Atik Yuliani
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.475-482

Abstract

Kasus stunting di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember masih menjadi ancaman yang serius bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Permasalahan menjadi parah semenjak proses peralihan dari masa pandemi Covid-19 ke fase normal sehingga aktivitas posyandu di desa tersebut sempat terhenti dan masih dalam proses pemulihan. Salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi penurunan kasus stunting adalah dengan melakukan sosialisasi dan pemberdayaan ibu-ibu, serta peningkatan imunisasi lengkap. Kegiatan pemberdayaan masyarakat program “3 in one” dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan pendampingan yang mencakup sosialisasi dan pemberdayaan ibu-ibu tentang : (1) pertumbuhan dan perkembangan normal pada balita, (2) penyuluhan stunting, dan (3) demonstrasi pembuatan makanan pendamping ASI (MPASI) yang diharapkan mampu mengurangi angka stunting.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SUMBER DAYA MANUSIA DI RSUD SANJIWANI GIANYAR TERKAIT SASARAN KESELAMATAN PASIEN MELALUI KEGIATAN PELATIHAN Inge Dhamanti; Syifa’ul Lailiyah; Elida Zairina; Muhammad Rizky Widodo
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.483-491

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu disiplin dalam pelayanan kesehatan yang muncul seiring dengan evolusi kompleksitas sistem pelayanan kesehatan sehingga berdampak pada naiknya angka cedera pada pasien. RSUD Sanjiwani perlu mengupayakan sasaran keselamatan pasien. Pada pelaksanaan seluruh sasaran keselamatan pasien, semuanya terkendala pada tidak dapat terlaksananya sosialisasi dan peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan sehingga perlu dilakukan dan dievaluasi hasil peningkatan pengetahuannya untuk meningkatkan keselamatan pasien.Pelatihan dilakukan satu kali melalui pemberian materi dan studi kasus. Pengetahuan peserta diukur dua kali yaitu sebelum materi dan sesudah materi diberikan. Dilakukan uji statistik untuk mengetahui peningkatan skor pengetahuan dari pretest dan posttest dengan uji Wilcoxon Rank. Hasil p0,05 dengan CI 95% akan menunjukkan hasil yang bermakna secara statistik. Secara deskriptif, rata-rata skor mengalami peningkatan yaitu pada pretest sebesar 57,8 dari 100 dan pada posttest 68,2 dari 100. Pada nilai pretest, kategori terbanyak adalah cukup sejumlah 61 responden (48,4%) sedangkan nilai posttest terbanyak pada kategori baik sejumlah 71 responden (56,3%). Pengujian dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dan didapatkan hasil bahwa nilai p0,001. Karena nilai p lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan pelatihan dilihat dari skor tes yang didapat. Pelaksanaan pelatihan sasaran keselamatan pasien telah terlaksana dengan baik. Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik dengan hasil uji Wilcoxon Signed Rank yang menghasilkan nilai p0,05. Oleh karena itu, pelatihan sasaran keselamatan pasien di RSUD Sanjiwani Gianyar berhasil mencapai tujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait keselamatan pasien.
PENDAMPINGAN MERDEKA BELAJAR BIDANG KIMIA KEPADA GURU DAN SISWA SMA DI KOTAWARINGIN BARAT – KALIMANTAN TENGAH Nanik Siti Aminah; Alfinda Novi Kristanti; Rico Ramadhan; Andika Pramudya Wardana; Tio Christiawan Bramayudha
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.492-499

Abstract

Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah memiliki penduduk yang didominasi oleh usia muda/dewasa dan pemerintah daerah selalu berupaya meningkatkan kualitas SDM sebagai salah satu kiat menuju penguatan ekonomi yang merupakan fokus perhatian pemerintah. Departemen Kimia Universitas Airlangga mendukung usaha pemerintah daerah dengan menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat kepada guru SMA bidang Kimia dan siswa SMA. Kegiatan dilaksanakan pada 22 – 23 Agustus 2022 dan meliputi 3 program utama. Pertama, kegiatan pelatihan skrining bioaktivitas ekstrak tanaman dan penggunaan aplikasi Chemdraw sebagai platform pembelajaran siswa diperuntukkan kepada guru SMA sederajat. Kedua, kegiatan sosialisasi pendidikan sarjana dan demonstrasi praktikum kimia ditargetkan kepada siswa SMA sederajat. Kedua kegiatan ini diselenggarakan di SMAN 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Ketiga, international community service yang dihadiri melalui zoom meeting oleh mahasiswa internasional dan terintegrasi dengan program pengmas untuk siswa SMA. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan guru dan siswa SMA dalam mengimplementasikan merdeka belajar. Merdeka belajar merupakan pendekatan yang dilakukan agar siswa dapat mengoptimalkan bakat dan minat guna memberikan sumbangsih terbaik bagi bangsa.
INTRODUCTION TO BUSINESS CORRESPONDENCE IN IN-HOUSE TRAINING AT SMK NU GEBANG Pratika Ayuningtyas; Caecilia Rosma Widiyohening; Lutfi Ashar Mauludin
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.500-510

Abstract

The high unemployment rate in Indonesia, with most of them are the Vocational High School’s graduates. It triggers the vocational schools to improve the competence of their graduates that they will be part of the industry and business. One of the steps taken by the school based on the applicable laws and regulations is On-the-job training (Prakerin). However, the Covid-19 pandemic that hit Indonesia made it impossible to carry out as usual. SMK NU Gebang took steps to fill this void by holding In-House Training as a substitute for internships. One of the materials provided in the In-House Training is Business Writing on the topic of Introduction to Business Correspondence. This activity was attended by 16 students of class XI of the Financial Accounting study program and the NU Gebang Vocational School. This activity is carried out for approximately one month (May – June 2022). The method used in this activity is the lecture of material with direct practice. From this activity, it is known that SMK NU Gebang students are actively involved in participating in the In-House Training. Students can also complete the assigned tasks well.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN PELATIHAN SUMBER DAYA MANUSIA BERDASAR SISTEM ADDIE PADA APARATUR DI BADAN PENGEMBANGAN SDM PROVINSI JAWA TIMUR: DIGITALISASI TRAINING NEEDS Jusuf Irianto; Sulikah Asmorowati; Yuniawan Heru Santoso
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.511-520

Abstract

Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting dalam meningkatkan kinerja aparatur dan mendukung organisasi mencapai tujuannya. Pengembangan SDM dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan (training). Secara konseptual, training dilakukan berdasarkan model atau sistem ADDIE yaitu tahap-tahap Training Needs Analysis, Training Design, Training Program Development, Training Implementation, dan Training Evaluation. Pelaksanaan semua tahap pelatihan tersebut tidak lepas dari teknologi digital. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengembangkan aplikasi sebagai bagian dari teknologi digital untuk digunakan dalam penyusunan analisis kebutuhan pelatihan. Lokasi kegiatan adalah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang selama ini belum sepenuhnya menggunakan teknologi digital termasuk dalam menganalisis kebutuhan pelatihan. Metode yang digunakan adalah ceramah tatap muka dan diskusi serta Focus Group Discussion (FGD) untuk menyepakati fitur-fitur (features) yang harus diakomodasi dalam aplikasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan manfaat bagi BPSDM Jawa Timur dalam menyusun dan mengembangkan analisis kebutuhan pelatihan secara digital dan diperlukan kerja sama secara berkelanjutan untuk mendukung digitalisasi program pengembangan SDM aparatur.
IMPROVING COMPETENCY OF POSYANDU CADRES ON EARLY DETECTION OF STUNTING IN LENGKONG VILLAGE, MUMBULSARI, JEMBER Ahmad Najja Maulana; Sarono Gayuh Wilujeng; Kalista Riski Sulistyaningsih
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v7i1.2023.23-35

Abstract

Penurunan stunting menjadi target utama SDGs pada point kedua. Berdasarkan data tahun 2019, Kabupaten Jember menjadi kota dengan persentase tertinggi kedua untuk kasus stunting di Jawa Timur. Data stunting di Desa Lengkong mengalami penurunan sangat drastis yakni pada perhitungan Februari 2022 sebanyak 329 anak, dan pada Juni 2022 jumlahnya menjadi 4 orang saja. Kader posyandu di Desa Lengkong belum dapat melakukan penghitungan usia, pengukuran antropometri, serta menginterpretasikan hasil pengukuran pada grafik dengan benar. Rencana pemecahan masalah adalah mengadakan pelatihan kader tentang stunting dan pengukuran antropometri. Pada hari pertama dilakukan pemaparan materi. Metode pre-test dan post-test digunakan untuk menyelidiki apakah ada pengaruh pemberian materi terhadap pengetahuan, selanjutnya uji normalitas Shapiro-Wilk dikerjakan untuk mengetahui distribusi data, lalu dilakukan uji Wilcoxon. Pada hari kedua dilakukan demonstrasi pengukuran antropometri. Hari pertama dilaksanakan pada hari kamis, 28 Juli 2022 dan diikuti oleh 29 kader. Hasil analisis deskriptif pre-test didapatkan nilai (Mean = 76,55; SD = 11,109; Median = 80; IQR = 20) dan post-test didapatkan nilai (Mean = 92,07; SD= 11,142; Median= 100; IQR = 10). Hasil uji Wilcoxon, Z score = -4,237; p-value = 0,000 (< 0,05) artinya terdapat perbedaan bermakna antara kelompok pre-test dan post-test. Sehingga pemberian materi stunting dan antropometri secara positif dan signifikan mempengaruhi peningkatan pengetahuan kader mengenai stunting dan antropometri. Hari kedua dilakukan pada hari Jum’at, 29 Juli 2022 dan diikuti oleh 19 kader. Setelah dilakukan demonstrasi para kader dapat melakukan pengukuran antropometri dan  menginterpretasikan data hasil pengukuran antropometri menggunakan grafik pertumbuhan dengan benar.