cover
Contact Name
Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari
Contact Email
journal@lppm.unair.ac.id
Phone
+6285230081552
Journal Mail Official
journal@lppm.unair.ac.id
Editorial Address
Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM), Universitas Airlangga Gedung Kahuripan Lantai 2 Kampus C Universitas Airlangga Mulyorejo, Surabaya 031) 5995246, Mulyorejo, Kec. Mulyorejo, Kota SBY, Jawa Timur 60115
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service)
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 25808680     EISSN : 2722239X     DOI : 10.20473/jlm.v3i2.2019.50-52
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) (p-ISSN: 2580-8680 , e-ISSN: 2722-239X) is a scientific journal that publishes articles of community service from the application of various scientific disciplines. The purpose of this journal publication is to disseminate the results of community service activities that have been achieved in the field of community service. JLM, in particular, focuses on the main problems in developing the following sciences in community service: health, social sciences, entrepreneurship, technology, and teaching education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 419 Documents
PENYULUHAN TENTANG TANDA AWAL DAN DETEKSI DINI TUMOR GANAS PAYUDARA PADA WARGA DI PUSKESMAS SEMEMI KECAMATAN BENOWO KOTA SURABAYA Nila Kurniasari; Gondo Mastutik; Dyah Fauziah; Etty Hary Kusumastuti; Alphania Rahniayu; Anny Setijo Rahaju
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.251-258

Abstract

Kanker payudara merupakan keganasan paling sering dan penyebab kematian tertinggi. Di Indonesia, kanker payudara juga merupakan kanker paling sering dan penyebab kematian kedua setelah kanker paru. Hal ini tejadi karena kanker payudara sering terdiagnosis pada stadium lanjut sehingga menyebabkan kegagalan pengobatan dan kematian. Kejadian kanker payudara stadium lanjut ini dapat dicegah dengan deteksi dini, namun masyarakat masih mempunyai pengetahuan yang rendah tentang tanda awal kanker payudara. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang tanda awal dan deteksi dini tumor ganas di payudara. Kegiatan dilaksanakan pada 11 November 2020, diikuti oleh 91 orang ibu PKK di wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sememi, Kecamatan Benowo Kota Surabaya. Kegiatan diawali pre-test dan pengisian kuisioner faktor risiko, kemudian dilanjutkan dengan pemberian penyuluhan melalui aplikasi zoom meeting dan diakhiri dengan post-test. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil kuisioner menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman tentang tanda awal dan deteksi dini kanker payudara sebesar 6,96%. Faktor risiko peserta menderita kanker payudara menunjukkan bahwa sebagian besar peserta penyuluhan tidak berisiko menderita kanker payudara karena tidak merokok (100%), tidak mempunyai riwayat benjolan pada payudara (97,14%), menyusui lebih dari 6 bulan (88,57%), tidak terpapar radiasi sinar X (88,57%), mempunyai anak (85,71%), tidak mempunyai riwayat keluarga yang pernah menderita tumor atau kanker (71,43%), rutin berolah raga (60%), namun terdapat 97,14% yang berusia lebih dari 25 tahun sehingga masih mempunyai faktor risiko menderita kanker payudara. Kesimpulan. Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 6.96% dan sebagain besar peserta penyuluhan tidak memiliki faktor risiko untuk terjadi kanker payudara.
AKSELERASI PENERAPAN DIGITAL GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN RESILIENCE (KETAHANAN) MASYARAKAT DESA DI ERA COVID-19 DI KECAMATAN RENGEL, TUBAN Sulikah Asmorowati; Jusuf Irianto; Kristina Bella; Dwi Retno Ayu Novianti
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.259-266

Abstract

Kasus pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) hingga saat ini terus meningkat, COVID-19 di Indonesia khususnya telah menimbulkan dampak yang sangat signifikan tidak hanya pada sektor kesehatan, namun juga terhadap berbagai sektor yang bersifat multidimensional, terutama sektor perekonomian. Salah satu penyebabnya adalah berbagai kebijakan yang dibuat untuk mencegah penyebaran COVID-19 di seluruh dunia, termasuk Indonesia yaitu dengan adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan yang saat ini sedang berjalan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kebijakan ini lebih lanjut telah berdampak pada semakin lemahnya aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan banyaknya masyarakat rentan yang terancam dan mudah jatuh ke dalam perangkat kemiskinan. Untuk mengatasi hal tersebut, upaya-upaya penguatan ketahanan (resilience) masyarakat sangat diperlukan, termasuk yang berkaitan dengan membangun ketahanan ekonomi masyarakat desa yang juga terdampak pandemi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengakselerasikan digital governance untuk memaksimalkan beberapa produk unggulan di BUMDes Sumber Makmur Abadi dan BUMDes Bulurejo Bangkit, Kecamatan Rengel, Tuban. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, pemberian modul, pendampingan, serta pemberian fasilitas platform digital sebagai media pemasaran produk. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya ketahanan ekonomi dan kapasitas masyarakat desa. Serta produk unggulan desa dapat dikenal oleh khalayak umum.
PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL MELALUI PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA DAN PEMASARAN PRODUK OLAHAN IKAN Imron Mawardi; Tika Widiastuti; Yossy Imam Candika; Muhammad Ubaidillah Al Mustofa
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.267-276

Abstract

Desa Weru merupakan salah satu dari dua Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Kelompok Nelayan Desa Weru merupakan kelompok nelayan yang dibentuk untuk membantu para nelayan masyarakat desa Weru dalam memenuhi kebutuhan melaut hingga sebagai naungan badan hukum. Berdasarkan survei pendahuluan, Kelompok Nelayan Desa Weru memiliki dua permasalahan utama dalam menghasilkan produk olahan ikan, yaitu aspek produksi dan pemasaran. Tidak adanya standarisasi dalam memproduksi makanan olahan ikan menjadi permasalahan pada aspek produksi. Sedangkan pada aspek pemasaran, masyarakat selama ini menjual produk olahan ikan tanpa memperhatikan aspek pemasaran yang baik. Program Pemberdayaan Masyarakat yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan Dinas Kelautan dan Perikanan memberikan pelatihan mengolah ikan belo dan memasarkannya dengan baik. Ikan belo merupakan ikan yang sangat melimpah di desa tersebut. Pelatihan ini diharapkan mampu membekali para ibu-ibu nelayan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual tinggi serta meningkatkan taraf ekonomi.
PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELALUI PEMAHAMAN TENTANG PERBANKAN SYARIAH DI DESA MENDALA KECAMATAN SIRAMPOG KABUPATEN BREBES Rizky Agung Pambudi; Fatiatun
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.277-281

Abstract

Bank syariah merupakan bank yang menerapkan sistem yang ada dalam agama Islam yang beroperasi dengan tidak menerapkan bunga. Bank syariah ini berlandaskan pada Al-Qur’an dan Al-Sunnah. Ada beberapa aspek yang menimbulkan umat Islam belum berhubungan dengan bank syariah diantaranya yaitu masih rendahnya pengetahuan serta pemahaman publik tentang bank syariah, serta perluasan jaringan perbankan syariah kurang menyeluruh. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa masyarakat di desa Mendala kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes belum mengenal dan memahami tentang bank syariah. Para pelaku usaha atau wirausaha sebagian besar masih menggunakan jasa bank konvensional dalam melakukan simpan pinjam, sehingga penyebaran informasi mengenai bank syariah perlu dikembangkan lagi ke masyarakat secara luas terutama di pedesaan.
PERAN KELUARGA TANGGUH BENCANA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA MULTI HAZARD DI KABUPATEN SIGI SULAWESI TENGAH Setya Haksama; M. Farid Dimyati Lusno; Lucia Yovita Hendrati; Anis Wulandari; Sri Surantini; Dwi Sri Rejeki; Syadza Zahrah Shedyta; Syahrania Naura Shedysni
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.282-290

Abstract

Pada tanggal 28 September 2018 telah terjadi gempabumi dengan kekuatan 7,4 SR dengan pusat gempa berada di 26 km Utara Donggala dan 80 km Barat Laut kota Palu pada kedalaman 10 km. Guncangan gempa di Palu dapat dirasakan berbagai sekitar (Donggala, Parigi Moutong, Sigi, Poso, dan Toli-Toli) yang memicu tsunami hingga ketinggian 5 meter dan likuifaksi. Dalam kondisi ini keluarga merupakan yang terdampak besar dari akibat multi bencana, dimana banyak keluarga yang mengungsi akibat rumah hancur, tenggelam karena likuifaksi, rusak parah, termasuk kesulitan mendapatkan akses kesehatan, akses pendidikan anak-anak, akses sosial dan ekonomi terhambat. Selain itu, keluarga menjadi kelompok sosial pertama yang dipandang mampu untuk menjalankan komunikasi efektif dalam berbagai hal, sehingga keluarga yang tinggal di daerah rawan bencana lebih memerlukan pendidikan dan pendampingan untuk tanggap bencana untuk menjadi keluarga Tangguh bencana (katana). Terdapat 3 (tiga) tahapan kunci dalam upaya katana, yakni: 1. Sadar risiko bencana, sadar terhadap risiko dan ancaman bencana yang ada di lingkungannya; 2. Pengetahuan, mengetahui dan dapat memperkuat struktur bangunan, paham manajemen bencana, dan edukasi bencana; dan 3. Berdaya, merupakan kemampuan dalam menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan tetangga. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah upaya peningkatan dan mendorong peran serta keluarga dalam penanggulangan bencana multi hazard di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka mendukung terbentuknya Keluarga tangguh bencana (Katana). Peningkatan pengetahuan dan skill diharapkan dapat meningkatkan kapasitas keluarga dalam penanggulangan bencana multi hazard.
EFEK PSIKOLOGIS DAN SOSIAL PADA MASYARAKAT TERHADAP PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA: SEBUAH TINJAUAN HOLISTIK Diah Priyantini; Tintin Sukartini; Dluha Maf’ula; Daviq Ayatulloh; Misutarno; Ifada Nur Rohmaniah; Rio Ady Erwansyah; Khatijah Lim Abdullah; Nursalam
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.291-300

Abstract

Pandemi penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) merupakan darurat kesehatan internasional dengan jumlah kasus infeksi tertinggi sepanjang sejarah. Pemberlakuan social and physical distancing diharapkan mampu memutus rantai penyebaran COVID-19, akan tetapi masih banyak informasi kurang valid yang beredar membuat masyarakat mengalami dampak dalam hal psikologis dan stigma sosial. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pada masyarakat dalam menyikapi dampak psikologis dan sosial dari pandemi COVID-19. Pengmas dilaksanakan secara langsung, pengambilan data pengetahuan peserta diambil menggunakan kuisioner pengetahuan untuk mengevaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah dari pelaksanaan pengabdian. Analisis data hasil pengetahuan menggunakan statistic deskriptif dengan SPSS. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu penyuluhan dalam bentuk seminar, pelatihan, dan pendampingan. Peserta dari pengmas adalah 55 masyarakat dari KPA Tulungagung yang diberikan pelatihan selama 2 bulan dengan tetap melaksanakan evaluasi pada setiap minggu melalui koordinasi zoom meeting. Serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan menghasilkan dampak yang positif bagi peserta. Hasil penilaian pada pre dan posttest menunjukkan adanya peningkatan dari hasil sebelum diberikan penyuluhan dan setelah diberikan materi-materi mengenai COVID-19. Hasil pretest menunjukkan bahwa nilai tertinggi adalah nilai 60 dan tidak ada peserta yang mendapatkan nilai sempurna, sedangkan hasil posttest sebanyak 32 peserta mendapatkan nilai 80 dan 16 peserta mendapatkan nilai sempurna, hal ini menunjukkan bahwa setelah diberikan penyuluhan hasilnya lebih baik. Sama halnya dengan sikap yang ditunjukkan oleh masyarakat juga mengalami peningkatan pada kepatuhan protocol kesehatan, pengetahuan, penurunan kecemasan dan ketakutan serta pengendalian pada stigma sosial. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sikap dan tindakan masyarakat menujukkan perubahan yang lebih baik setelah dilaksanakan pengabdian masyarakat, sehingga dibutuhkan keberlanjutan agar kegiatan tetap berlangsung dengan baik.
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN KOMPETENSI KEAHLIAN AKUNTANSI & KEUANGAN LEMBAGA MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS Rudi Santoso; Martinus Sony Erstiawan
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.301-310

Abstract

Pendampingan dan pelatihan ini bertujuan untuk membekali siswa/i SMK meningkatkan kompetensi keahlian akuntansi & keuangan lembaga menggunakan Microsoft Access. Kompetensi ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK menghadapi dunia kerja. Pelatihan terbagi menjadi 3 (tiga) sesi yang terdiri atas peningkatan motivasi belajar; pengenalan dasar Microsoft Access; dan Microsoft Access for Accounting. Peserta pelatihan terdiri atas 100 siswa/i SKM Negeri 1 Grati, Pasuruan jurusan Akuntansi & Keuangan Lembaga (AKL). Evaluasi penilaian menggunakan skala 1 sampai dengan 10. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan dasar sebesar rata-rata 20% sampai dengan 40%. Pelatihan ini juga memberikan rekomendasi pelatihan lanjutan berdasarkan hasil evaluasi. Pelatihan lanjutan hasil rekomendasi dari kegiatan ini adalah Pelaporan Keuangan; Teknis Pelaporan pajak; Analisa Kebangkrutan; dan Analisa Arus Kas. Pada akhirnya, pelatihan ini membawa manfaat lanjutan bagi siswa/i SMK Negeri Grati, Pasuruan beserta jajarannya.
NOT JUST METAPHOR; ENVIRONMENTAL SELF-CLEANING PROGRAM FOR LEPROSY AT BABAT JERAWAT SURABAYA Moordiati; Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwary; Iswahyudi
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.311-324

Abstract

This article departs from the results of community service activities in increasing knowledge about personal and environmental hygiene, especially for leprosy sufferers (people) who are in one shelter (colony), namely those in the Surabaya City area. Ideally, in many cases, their situation will be much better if they live and live in a shelter (colony), ranging from life insurance such as food and drink to health. However, in fact such things are not or have not been found in these shelters, not a few of them have actually remained unchanged. In addition to his physical condition which still often looks dirty, the environment in which he lives can also be said to be very far from comfortable as a place that allows him to live. The absence of such changes is certainly a big question mark why there are no or no changes that they should have been able to get easily while in the shelters. This is a big question that he deliberately wants to understand through knowledge-building activities, mainly on the importance of maintaining personal hygiene and environmental hygiene, considering that this issue is actually an important issue that has been ignored by most leprosy sufferers. And from the results of this activity, it seems that there is a change in behavior in leprosy people regarding maintaining personal and environmental hygiene, although they do not achieve maximum results as they are treated for people who are not affected or suffer from leprosy. Changes that can be seen after the existence of this activity program include the re-use of personal hygiene tools (soap and toothpaste) to awareness to keep their living environment clean.
PENGARUH KEMAMPUAN LITERASI MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA DI BERBAGAI BIDANG KEILMUAN Bambang Suharto; Aji Akbar Firdaus; Damar Kristanto; Novianto Edi Suharno; Dimas Fajar Uman Putra; Vicky Andria Kusuma
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.325-333

Abstract

Literasi merupakan seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu. Terdapat enam literasi yang harus dikuasai peserta didik, orang tua, dan seluruh warga masyarakat menurut World Economic Forum yaitu baca tulis, literasi numerasi, literasi finansial, literasi sains, literasi budaya dan kewarganegaraan, serta literasi teknologi informasi dan komunikasi atau digital. Namun kemampuan ini tidak hanya berupa literasi secara umum, tetapi juga literasi dalam berbagai bidang keilmuan seperti literasi keuangan, literasi kesehatan, literasi sosial, dan literasi saintifik serta pengaruh antar bidang ilmu pengetahuan yang lain. Oleh karena itu, kuisioner tentang pengaruh literasi diberbagai bidang ilmu pengetahuan diperlukan. Berdasarkan hasil kuisioner yang telah dilakukan, dapat disimpulkan mahasiswa UNAIR semester 2 tahun angkatan 2021 sudah memiliki pemahaman mengenai kemampuan literasi dan pentingnya peran membaca dalam kemampuan literasi. Namun, kemampuan literasi mahasiswa semester 2 Universitas Airlangga terbilang masih kurang karena 62% responden masih melakukan kegiatan literasi hanya tergantung dari bacaannya saja, serta 86% responden masih mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang dibaca.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN WARGA KELURAHAN LAMARU DALAM MENGOLAH LIMBAH KOTORAN TERNAK MENJADI KOMPOS ORGANIK Vicky Andria Kusuma; Aji Akbar Firdaus
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.334-341

Abstract

Pupuk adalah suatu zat yang diberikan ke tanah untuk menyuburkan atau memperbaiki kondisi tanah. Pupuk secara umum dibagi menjadi 2 yaitu pupuk organic (kompos) dan anorganik). Kompos merupakan pupuk yang berasal dari bahan organic yang dibutuhkan oleh tanaman. Rukun Tetangga (RT) 13 Desa Lamaru merupakan salah satu unit tetangga yang diklasifikasikan sebagai Desa Tangguh oleh pemerintah. Sebagian besar warga RT. 13 bekerja sebagai peternak dan petani. Desa tersebut terdapat sumber daya yang dimiliki, seperti lahan yang digunakan warga untuk menanam sayur mayur sehingga dapat dikonsumsi dijual ke pasar. Selain itu, lumbung yang digunakan bersama oleh masyarakat untuk pakan ternak. Namun, beberapa sumber daya yang dimiliki warga belum dimanfaatkan secara optimal seperti kotoran sapi yang dapat dijadikan kompos. Ada juga alat pengasah yang terbengkalai dan disalahgunakan. Hal ini karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pupuk organik sehingga masyarakat tidak memanfaatkan sumber-sumber tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, melalui pengabdian masyarakat ini dilakukan beberapa kegiatan untuk dapat menjawab permasalahan tersebut. Kami akan memberikan edukasi tentang manfaat kompos dan memberikan penyuluhan kepada warga tentang cara membuat kompos.