cover
Contact Name
Dr. Abizal Muhammad Yati, LC, MA
Contact Email
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285260912966
Journal Mail Official
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Jl. Syech Abdur Rauf Darussalam, Banda Aceh - Aceh 23111 HP: 0852-6091-2966 Email : fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2598585X     EISSN : 26144980     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup kajian keilmuan dalam Jurnal At-Taujih meliputi, ilmu Bimbingan Islam, Konseling Islam, Konseling Barat, dan khazanah keilmuan lainnya yang dikaitkan dengan konsep keislman.
Articles 144 Documents
TOLERANSI PERBEDAAN ALIRAN GERAKAN DAKWAH DI SUATU KELUARGA DALAM PERSPEKTIF KONSELING MULTIBUDAYA Ulya, Maemunatul; Nida, Isna Fauziatin; El Husna, Amara Zulfa
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.24100

Abstract

Indonesia  dikenal  sebagai  negara  dengan  populasi  umat Muslim terbesar ke-2 di  dunia  karena  terdapat  dua  organisasi  Islam  terbesar  yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul  Ulama (NU). Istilah kerukunan umat beragama identik dengan istilah toleransi. Istilah toleransi menunjukkan pada arti saling memahami, saling mengerti, dan saling membuka diri dalam bingkai persaudaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif konseling multibudaya dalam mengelola perbedaan aliran gerakan dakwah di suatu keluarga. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian field research (penelitian lapangan) kategori studi kasus yang disajikan secara deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah suami istri dalam suatu keluarga yang menggunakan gerakan dakwah berbeda. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, perbedaan mazhab dapat dikelola secara harmonis dalam keluarga, memperkuat hubungan keluarga dan komunitas secara keseluruhan.
FAKTOR PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK STUDI LANJUT PADA REMAJA DARI KELUARGA SINGLE PARENT DI GAMPONG TEUNGOH KOTA LANGSA Rinaldi, Muhammad; Wan, Chalidaziah; Marimbun, Marimbun
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.26334

Abstract

Setiap orang dalam hidupnya pasti pernah berada difase harus menentukan pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan adalah sebuah tindakan yang diambil untuk pemecahan masalah yang ada dalam kehidupannya. Salah satu contoh pengambilan keputusan adalah pengambilan keputusan studi lanjut yang dilakukan oleh remaja. Pengambilan keputusan ini terjadi karena pengaruh dari faktor internal dan eksternal (orang tua), tetapi dalam hal itu terdapat juga seorang remaja yang berasal dari keluarga Single Parent atau memiliki orang tua tunggal, dimana bisa dikatakan remaja tersebut kurang salah satu peran orang tua. Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor pengambilan keputusan studi lanjut pada remaja dari keluarga Single Parent di Gampong Teungoh Kota Langsa dan untuk mengetahui gambaran pengambilan keputusan untuk studi lanjut pada remaja dari keluarga Single Parent di Gampong  Teungoh Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian menggunakan teknik sampling purposive. Sehingga mendapatkan 10 narasumber di Gampong Teungoh Kota Langsa. Adapun hasil penelitian ialah faktor pengambilan keputusan sesuai dengan minat, bakat, dan potensi diri yang bertujuan untuk mengapai sebuah cita-cita, serta keputusan untuk pengambilan keputusan studi lanjut bagi remaja di Gampong Teungoh. Walaupun berasal dari keluarga Single Parent tetap mendapatkan dukungan penuh dari orang tua tunggalnya. Dalam hal ini proses pengambilan keputusan hasil dari diskusi antara remaja dari keluarga Single Parent dengan orang tua tunggalnya. Dimana untuk penunjang kebutuhan untuk studi lanjut remaja dari keluarga Single Parent juga berasal dari pensiunan orang tua, beasiswa serta ada juga yang bekerja.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK DI KABUPATEN JOMBANG Mas'ulah, Siti; Widyarto, Wikan Galuh
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.22709

Abstract

Kepercayaan diri merupakan perasaan yakin yang dimiliki setiap individu agar bisa mengaktualisasikan atau meningkatkan kemampuan dalam diri. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui tingkat kepercayaan diri serta untuk mengetahui seberapa efektivitas video edukasi untuk meningkatkan kepercayaan diri anak di Desa Murukan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Dalam penelitian ini menggunakan suatu metode dengan desain penelitian one group pre test post test. Sample penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang di Desa Murukan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang berusia 10-11 tahun yang berjumlah 30 anak, sampel berjumlah 10 anak dengan kategori hasil angket rendah dengan kategori hasil rendah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji normalitas dan uji hipotesis. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1.) Tingkat kepercayaan diri anak usia 10-11 tahun di desa Murukan, terdapat 10 anak kategori rendah, 15 anak kategori sedang, 3 anak kategori tinggi dan 2 anak kategori sangat tinggi. 2.) Penerapan media video edukasi ini dapat meningkatkan kepercayaan diri anak usia 10-11 tahun di desa Murukan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, hal ini berdasarkan pada hasil post test yang mengalami peningkatan setelah diberikan treatment. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired T test yeng bernilai Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga menunjukkan adanya perbedaan variabel awal dengan variabel akhir. Selain itu, hasil dari N-gain score menunjukkan mean 0,63 sehingga dapat di simpulakn tingkat efektivitas pada kategori tinggi.
KONTROL DIRI DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN UPAYA PENINGKATANNYA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM Mansyur, S; Casmini, Casmini
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.15084

Abstract

This study seeks to provide a conceptual framework about self-control in an Islamic perspective and efforts to improve it through Islamic counseling and guidance services. This research is library research with descriptive type, the data collection is taken from various books and journals related to the theme and discussion. The results showed that self-control in Islam is a person's ability to direct his attitude and behavior based on faith and piety to Allah SWT. Efforts that can be made in increasing self-control are to provide Islamic counseling guidance services through individual counseling services using a Sufistic approach (takhalli, tahalli, and tajalli).
PENDEKATAN KONSELING LINTAS BUDAYA DAN AGAMA : MULTICULTURAL MODEL ETNOMEDIKAL (ETHNOMEDICAL MODEL) (DERADIKALISASI NARAPIDANA TERORIS) Zarri, Dinda Nadya; Ariyani, Sekar Ayu
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.15330

Abstract

Abstrak:Aksi terorisme adalah  bentuk tindakan pidana yang merupakan suatu penyakit dalam masyarakat, tentunya kejahatan ini berbeda dengan tindakan kriminal lainnya. Mengingat dampak yang ditimbulkannya sangat mencekam dan memiliki trauma tersendiri bagi korban teroris ini. kerugian bukan saja harta benda, nyawa, fisik, tapi juga berdampak pada psikologis. Metode dalam penelitian ini adalah review litaratur hasil analisisnya disajikan secara deskriptif-interpretatif. Tujuan paper ini adalah agar tidak ada lagi mantan napiter yang telah bebas dan kemudian melakukan aksi teror kembali di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu kontribusi keilmuan bimbingan konseling kultural ini bisa menjadi pedoman dalam memberikan upaya kuratif, rehabilitative dan preventif para napiter. Dalam hal ini, salah satu model konseling multicultural yaitu model etnomedikal (ethnomedical model) merupakan tawaran alternative upaya kuratif, rehabilitative dan preventif bagi para napiter yang berada di lapas. Model ini menempatkan individu semisal pelaku teror ini pada konsepsi sakit dalam budaya. model dimensionalnya seperti, Konsepsi sakit (sickness conception), causal/healing belief, kriteria sehat (wellbeing criteria), Body function beliefs, Health practice efficacy beliefs.
KONSEP DIRI PADA REMAJA PUTUS SEKOLAH DARI KELUARGA PRASEJAHTERA DI DESA Yudi, Diah Titi Nawang; Khotimah, Khusnul
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i1.15698

Abstract

Masa remaja seringkali dianggap sebagai masa paling krusial dalam hidup seseorang, masa remaja bukan hanya sebagai transisi antara masa anak-anak menuju dewasa. Namun, pada masara remaja seseorang sedang dalam proses pencarian jati diri. Mereka yang berada dalam fase remaja cenderung memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk mencoba banyak hal. Maka tak heran ketika masa remaja seseorang terlihat tidak memiliki rasa takut dan beban saat mencoba hal baru. Perbedaan sikap dan pandangan atau konsep diri yang dimiliki remaja antar satu sama lain tetunya berbeda, hal ini dipengaruhi lingkungan, tingkat emosi dan juga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana konsep diri yang dimiliki remaja putus sekolah. Berbgai data diperoleh melalui observasi, wawancara maupun dokumentasi dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Setelah dilakukan penelitian pada tiga (3) subjek yang dipilih diperoleh hasil bahwa pada saat remaja pertama kali putus sekolah mereka memiliki perasaan pesimis dan seperti tidak memiliki arah tujuan. Namun, seiring berjalannya waktu mereka mampu memikirkan jalan keluar sehingga konsep diri positif lebih dominan disbanding konsep diri negatif.
PERAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) KOTA LHOKSEUMAWE DALAM MEMBERIKAN LAYANAN KONSELING KEPADA ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Maghfirah, Dinda
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.15897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh isu kekerasan seksual terhadap anak yang terus terjadi di Indonesia khususnya di kota Lhokseumawe. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2tp2a) Kota Lhokseumawe sebagai wadah pelayanan perempuan dan anak harus mengoptimalkan perannya dalam upaya pemenuhan informasi dan kebutuhan di bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Politik, Hukum, Perlindungan dan Pencegahan tindak kekerasan, dan perdagangan perempuan dan anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui layanan konseling yang diperoleh anak korban kekerasan seksual dalam proses pendampingan yang dilakukan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Peran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Lhokseumawe adalah memberikan pelayanan pendampingan, berupa: pelayanan bantuan hukum, pelayanan bantuan medis, pelayanan pendampingan psikologis. 2). Faktor penghambat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Lhokseumawe, berupa: kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) psikologis, trauma korban, keterbatasan anggaran, persepsi negatif terhadap korban, sikap apatis masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana..
GENERASI ALPHA: TANTANGAN DAN KESIAPAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGHADAPINYA Anwar, Faisal
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.16093

Abstract

The alpha generation is the generation born from 2010-2025. This generation has parents from generations Y and Z. They were born at the same time as the rapid pace of technological development where information technology can be said to be perfect. In contrast to generations Y and Z where information technology technology is still in transition. The alpha generation cannot be separated from gadgets. Their proximity to gadgets has an effect on lifestyle, mindset, way of learning, and even health. This is a concern for many parents. This study aims to describe the character of children who were born as an alpha generation and the readiness of counseling teachers must prepare in dealing with them. The research method in this study is library research with qualitative techniques. The results of a study conducted from several reviewed articles. Guidance and counseling teachers must be creative in providing services to their students. They must also be technology literate in providing services. That's because the children of the alpha generation cannot be separated from gadgets.
DAKWAH DALAM PERSPEKTIF KLASIK DAN KONTEMPORER Yusuf, Maimun
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.16110

Abstract

Abstrak:Dakwah punya banyak pengertian, akan tetapi dalam konteks ini kata dakwah diartikan dengan menyeru manusia kepada Islam yang hanif dengan keutuhan dan keuniversalannya. Seorang da’i harus memahami bahwa sesungguhnya dakwah merupakan tugas para rasul Allah yang mulia. Islam hanya akan menjadi dakwah yang benar apabila dibawakan oleh seorang da’i yang paham dan berakhlak. Eksistensi dakwah Islam sekarang ini dengan pemahaman yang sangat statis di tengah mayorritas masyarakat, bahwa sudah dikatakan dakwah ketika adanya penceramah, adanya sarana dan materi yang disampaikan penuh lucu atau banyak lelucon di dalamnya. Sementara ketika ada seseorang pada saat menyampaikan satu materi yang tentu saja materi dimaksud lebih difokuskan pada bidang dan persoalan tertentu, namun mayoritas masyarakat cenderung tidak mau mendengar atau menafikannya sama sekali. Pandangan dakwah klasik dan modern, semestinya dilakukan sinkronisasi kembali, sehingga sasaran dan tujuan dakwah dalam konteks bagaimana satu materi yang disampaikan bisa sampai dan diterima oleh masyarakat, sehingga perubahan masyarakat sebagai target akhir tercapai.Kata Kunci: Dakwah, klasik dan kontemporer
IMPLEMENTASI MUSYAWARAH SEBAGAI TEKNIK PROBLEM-FREE TALK UNTUK PEMECAHAN MASALAH KONSELING ISLAMI Azhara, Siti; Nurjannah, Nurjannah
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.22025

Abstract

This study aims to explore the potential of applying the Problem-Free Talk Technique in the context of deliberation to solve problems in Islamic counseling. Deliberation is considered a participatory dialog method that involves participants in seeking solutions together. The Problem-Free Talk technique, which emphasizes positive potential and solutions, so that it can be an effective approach to reaching an agreement in the context of Islamic counseling. The research method used is Library research by collecting reading materials from various sources and involving literature analysis related to deliberation, Islamic counseling, and the Problem-Free Talk Technique. The results of the analysis support the idea that the integration of the Problem-Free Talk Technique in deliberation can open a harmonious discussion space and allow participants to focus on solutions rather than problems, by supporting effective and positive communication is expected to make a positive contribution to problem solving in Islamic counseling. The Problem-Free Talk Technique can advance the Solution Focused Brief Therapy (SFBT) centered counseling approach as well as provide practical guidance for Islamic counselors in dealing with complex problems.

Page 11 of 15 | Total Record : 144