cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 3,055 Documents
PERKEMBANGAN EMOSI ANAK Fadhilah; Neviyarni S; Irdamurni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i1.767

Abstract

Pentingnya untuk memahami emosi siswa agar proses pendidikan dapat berjalan dengan baik. Maka informasi tentang kemerosotan emosi siswa di sekolah dasar sangat diperlukan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji perkembangan emosi siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini merupakan analisis literatur yang mengacu pada jurnal yang memiliki kaitan dengan karakteristik interaksi sosial antar siswa di sekolah dasar. Hasil penelitian digunakan sebagai acuan untuk memahami dinamika sosial siswa di sekolah dasar. Perkembangan emosi adalah jenis emosi yang lebih kompleks di mana pikiran dan perasaan seseorang diekspresikan dalam bentuk perubahan fisiologis otak mereka yang terjadi sebagai akibat dari apa pun yang mereka lakukan, katakan, atau alami tanpa kendali sadar. Ciri utama perkembangan emosi ditunjukkan dengan pemahaman terhadap kaidah dan aturan yang ada di lingkungan sekitarnya
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI ENERGI DAN PERUBAHANNYA Anna Ulfah Arbani; Riksa Suci Imaniah; Elly Sukmanasa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i1.769

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar peserta didik kelas III–C SD Negeri Polisi 2 Bogor belum mencapai nilai kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang sudah ditetapkan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning pada peserta didik kelas III–C di SDN Polisi 2 Kota Bogor Semester Genap Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas III–C SD Negeri Polisi 2 Bogor yang berjumlah 20 peserta didik. Penelitian terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I mencapai 45% dengan nilai rata-rata 66. Sedangkan ketuntasan hasil belajar pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 90% dengan nilai rata-rata 81,2. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III–C SD Negeri Polisi 2 Bogor. Kata Kunci: Hasil Belajar, Project Based Learning, Penelitian Tindakan Kelas
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERIK PESERTA DIDIK DI KELAS V SDN WONOKERSO 01 Akhmad Air Puji; Agus Sutono; Iin Purnamasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.771

Abstract

ABSTRAK Puji,Akhmad Air. 2023. “Keefektifan Model Pembelajaran Flipped Classroom dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Literasi Numerik Peserta Didik di Kelas V SDN Wonokerso 01”. Tesis. Pembimbing (1) Dr. Agus Sutono, M.Phil; (2) Dr. Iin Purnamasari, M.Pd. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) apakah pembelajaran dengan model flipped classroom dengan pendekatan kontekstual efektif untuk meningkatkan keaktifan peserta didik di kelas V SDN Wonokerso 01?, (2) apakah pembelajaran model flipped classroom dengan pendekatan kontekstual efektif untuk meningkatkan literasi numerik peserta didik di kelas V SDN Wonokerso 01?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) membuktikan keefektifan pembelajaran dengan model flipped classroom dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan keaktifan peserta didik di kelas V SDN Wonokerso 01, (2) membuktikan keefektifan pembelajaran model flipped classroom dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan literasi numerik peserta didik di kelas V SDN Wonokerso 01. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Wonokerso 01 tahun pelajaran 2022/2023 sebagai kelas eksperimen sebanyak 24 peserta didik, diperoleh sampel sebanyak 5 peserta didik dari hasil pretes dengan ketentuan 1 peserta didik dengan nilai tertinggi, 1 peserta didik pada nilai kuartil pertama (Q1), 1 peserta didik pada nilai median (Q2), 1 peserta didik pada nilai kuartil ketiga (Q3), dan 1 peserta didik dengan nilai terendah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengukur tingkat keaktifan peserta didik, uji validasi dan uji reliabilitas terhadap soal tes yang digunakan, serta uji gain untuk mengukur peningkatan kemampuan literasi numerik dari hasil tes. Untuk menganalisis data menggunakan fasilitas program SPSS for Window Release 20. Dari hasil uji validitas butir soal pretes/postes menunjukkan 100% valid dengan nilai rxy dinyatakan lebih besar dari 0,361. Sedangkan uji reliabilitas soal diperoleh nilai Cronbach's Alpha adalah 0,892, dengan nilai r tabel N= 32 dan signifikansi 5% maka diperoleh L tabel 0,349. Jika nilai Cronbach's Alpha 0,892 > 0,349 maka soal pretes/postes dinyatakan reliabel. Dari hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor angket keaktifan peserta didik dalam pembelajaran adalah 3,92 dengan kategori “baik”. Hasil observasi terhadap keterampilan literasi numerik peserta didik menunjukkan peningkatan dengan rata-rata skor 3,6 dan rata-rata gain ternormalisasi 2,0. Hasil peningkatan kemampuan literasi numerik peserta didik kelas eksperimen dengan kriteria sedang sebesar 62,50% dan kriteria tinggi sebesar 37,50%. Secara rata-rata diperoleh nilai gain ternormalisasi untuk kelas eksperimen sebesar 0,65 atau peningkatannya termasuk pada kategori sedang. Pada kelas kontrol diketahui sebagian besar peserta didik mengalami peningkatan pada kategori rendah sebesar 66,67%, kategori sedang sebesar 33,33%. Rata-rata gain kelas kontrol sebesar 0,26 atau kategori rendah. . Kata kunci : model flipped classroom, pendekatan kontekstual, literasi numerik
PENGEMBANGAN PERANGKAT MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI SUBTEMA ORGAN GERAK HEWAN KELAS V Budi Irianto; Joko Siswanto; Agus Sutono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat model discovery learning berbasis pendidikan karakter pada materi subtema organ gerak hewan kelas V yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan model Borg dan Gall dengan beberapa tahapan yaitu: (1) analisis kebutuhan, (2) pengumpulan data, (3) pengembangan perangkat pembelajaran, (4) penilaian perangkat pembelajaran, (5) revisi perangkat pembelajaran, (6) uji coba terbatas, (7) revisi perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi: silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), bahan ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Power Point, dan soal penilaian. Perangkat model discovery learning berbasis pendidikan karakter yang dikembangkan dapat dinyatakan valid. Berdasarkan penilaian validator ahli diketahui skor validasi silabus (3,84), RPP (3,84), bahan ajar (3,85), LKPD (3,88), power point (3,67), dan soal penilaian (3,90). Perangkat model discovery learning berbasis pendidikan karakter yang dikembangkan dapat dinyatakan praktis. Kepraktisan perangkat pembelajaran dilihat dari: hasil pengamatan kemampuan guru mengelola pembelajaran berada dalam kategori sangat baik yaitu sebesar 3,21 dan respon positif siswa terhadap pembelajaran dengan nilai rata-rata 2,96. Perangkat model discovery learning berbasis pendidikan karakter yang dikembangkan dapat dinyatakan efektif. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan individu yang menunjukkan nilai rata-rata tes siswa dengan model pembelajaran discovery learning berbasis pendidikan karakter lebih dari KKM (70) Kata Kunci : Perangkat model discovery learning , pendidikan karakter, valid, praktis, efektif
PENGEMBANGAN BUKU SAKU BERBASIS MIND MAPPING MATERI RANGKAIAN LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS VI Siti Khotimah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.774

Abstract

Siti Khotimah, 2023: “Pengembangan Buku Saku Berbasis Mind Mapping Pada Materi Rangkaian Listrik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas VI: (1) Dr. Joko Siswanto,M.Pd.,(2) Dr. Ngatmini., M.Pd. Tujuan penelitian pengembangan ini untuk mengetahui kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan buku saku berbasis mind mapping pada materi rangkaian listrik untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas VI SD Karanggeneng 01 Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang. Jenis penelitian ini mengacu pada model pengembangan Sugiyono yang dimodifikasi menjadi 9 langkah sebagai berikut: (1) potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi produk I (6) uji coba produk (7) revisi produk II (8) uji coba produk skala besar (9) produk final dan (10) produksi masal. Penelitian ini hanya sampai tahap produk final karena keterbatasan waktu dan dana. Hasil penelitian yang dikembangkan berupa buku saku berbasis mind mapping.1) hasil uji kevalidan buku saku berbasis mind mapping mendapat nilai 96,84% dengan kategori “sangat valid”. 2) hasil uji keefektifan berdistribusi normal berdasarkan data hasil pretest sebesar Sig 0,560 dan postest nilai Sig 0,064, uji N- gain sebesar 0,43 yang artinya ada peningkatan hasil belajar dengan kategori sedang, selanjutnya uji t-test dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 maka 0,00<0,05 , maka sesuai dengan pengambilan keputusan dalam uji paired sample test dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan rata- rata antara hasil belajar IPA materi rangkaian listrik sebelum dan sesudah menggunakan buku saku berbasis mind mapping.3) hasil uji kepraktisan diketahui berdasarkan respon atau tanggapan yang diberikan oleh peserta didik dengan rata – rata persentase sebesar 94% dengan kategori "sangat praktis". Dari hasil respon guru, didapatkan rata-rata persentase 96,29% dengan kategori “sangat praktis”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan buku saku berbasis mind mapping materi rangkaian listrik terbukti valid, efektif, dan praktis sehingga layak digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA Kelas VI . Kata kunci: buku saku, mind mapping, hasil belajar IPA
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MATERI CIRI KHUSUS HEWAN PADA MATA PELAJARAN IPA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS VI Suprihanto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.775

Abstract

ABSTRAK Suprihanto. 2023. “Pengembangan Buku Pengayaan Materi Ciri Khusus Hewan pada Mata Pelajaran IPA terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas VI”. Tesis. Pembimbing (1) Dr. Sumarno, M.Pd.; (2) Dr. Agus Sutono, S.Fil., M. Phil; Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah validitas buku pengayaan ciri khusus hewan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VI SDN Kebumen?; (2) Bagaimanakah kepraktisan buku pengayaan ciri khusus hewan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VI SDN Kebumen?; (3) Bagaimanakah keefektifan buku pengayaan ciri khusus hewan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VI SDN Kebumen?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengkarakterisasi validitas kelayakan buku pengayaan ciri khusus hewan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Siswa kelas VI SDN Kebumen Kabupaten Batang; (2) untuk mengkarakterisasi kepraktisan buku pengayaan ciri khusus hewan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VI SDN Kebumen Kabupaten Batang; (3) untuk mengkarakterisasi keefektifan buku pengayaan ciri khusus hewan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VI SDN Kebumen Kabupaten Batang. Populasi dari penelitian ini adalah 31 siswa kelas 6 SDN Kebumen Kecamatan Tulis Kabupaten Batang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik tes dan non tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan validasi dari ahli media dan materi untuk mengetahui kelayakan penggunaannya serta uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi uji regersi sederhana untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku pengayaan ciri khusus hewan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VI dalam meingkatkan kemampuan verfikir kritis siswa kelas VI. Untuk menganalisa data menggunakan fasilitas program SPSS for Window Release 20. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata- rata skor kevalidan media adalah Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development(R&D) dengan desain peneltian pengembangan ini merujuk pada Sugiyono (2015:409): yaitu sebagai berikut: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi produk I; (6) uji coba produk; (7) revisi produk II. Produk yang telah dikembangkan kemudian dilakukan uji validasi dan kefektifan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah (1) Soal Uji Coba; (2) Kuisioner/angket. Data yang didapat kemudian dianalisis untuk mengetahui kelayakan dan keefektifannya. Hasil analisa kebutuhan menunjukkan bahwa siswa dan guru membutuhkan buku pengayaan ciri khusus hewan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VI. Hasil validasi dan keefektifan menunjukkan bahwa produk termasuk kategori valid dengan rata- rata 94 % dari validasi ahli media serta 87,5 % dari validasi ahli materi serta kelayakan dalam penggunaan oleh guru dengan nilai 89 % dan oleh siswa dengan nilai 95%. Sedangkan hasil uji keefektifan produk menunjukkan hasil efektif dengan analisis hasil pretest dan posttest dengan uji t menunjukkan adanya peningkatan hasil penggunaan buku pengayaan ciri khusus hewan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VI. Kata kunci : kelayakan, kefektifan, kemampuan berfikir kritis siswa SD Kelas VI.
PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL BOOK BERBASIS ANDROID PADA SISWA SD KELAS 5 TEMA 4. SEHAT ITU PENTING SUBTEMA 1 PEREDARAN DARAHKU SEHAT KURIKULUM 2013 Yuli Aristianto; Aryo Andri Nugroho; Agus Sutono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.776

Abstract

ABSTRAK Aristianto,Yuli. 2023. “Pengembangan Media Digital Book Berbasi Android Pada Siswa SD Kelas 5 Tema 4. Sehat Itu Penting Sub Tema 1. Peredaran Darahku Sehat Kurikulum 2013”. Tesis. Pembimbing (1) Dr. Aryo Andri Nugroho, S.Pd., M. Pd; (2) Dr. Agus Sutono,M. Phil Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pengembangan media digital book berbasis android sebagai sumber pembelajaran di SD Kelas 5 pada tema 4 sub tema 1 layak dan perlu untuk dilakukan?; (2) Bagaimana pembelajaran dengan media digital book berbasis android tersebut efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menghasilkan produk media digital book berbasis android yang layak untuk digunakan sebagai sumber pembelajaran di SD Kelas 5 pada tema 4 sub tema 1; (2) untuk memvalidasi keefektifan penggunaan media digital book berbasis android untuk digunakan sebagai sumber pembelajaran di SD Kelas 5 pada tema 4 sub tema 1. Populasi dari penelitian ini adalah 1 orang guru kelas dan 22 siswa kelas 5 SDN Kedungsegog 02Kecamatan Tulis Kabupaten Batang. Diperoleh sampel sebanyak 11 siswa dan 1 orang guru kelas dengan teknik sampling secara acak.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan validasi dari ahli media dan materi untuk mengetahui kelayakan penggunaannya serta uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi uji regersi sederhana untuk mengetahui pengaruh penggunaan media digital book dalam meningkatkan hasil belajar siswa Untuk menganalisa data menggunakan fasilitas program SPSS for Window Release 20. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata- rata skor validasi media oleh ahli media menunjukkan skore 94 %,, validasi ahli materi 87,5% . Saat diujicobakan dari respon guru mencapai skor 89% dan nilai rata- rata dari respon siswa mencapai 95% sehingga dapat dikategorikan sangat layak.Untuk uji keefektifan dengan menggunakan soal pretest dan posttest pada analisis prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan homogeny. Dari uji hipotesis diketahui Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000039 maka 0,000039 < 0,05 , maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan positifdari rata- rata antara hasil belajar pretest dengan posttest.Sehingga penggunaan media digital book berbasis android efektif meningkatkan hasil belajar siswa SD kelas 5 pada pembelajaran tematik tema 4. Sehat Itu Penting Subtema 1 Peredaran Darahku Sehat. Kata kunci : pengembangan media digital book berbasis android, layak, dan efektif
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS MORAL RELIGIUS TERHADAP KINERJA GURU PAI MENGAJAR DI SD Musyarofah; Sumarno; Rasiman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.777

Abstract

Musyarofah. 2023. “Pengembangan Instrumen Supervisi Akademik Berbasis Moral Religius terhadap Kinerja Guru PAI Mengajar di SD .” Tesis. Program Studi Pendidikan Pendidikan Dasar. Pascasarjana. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Dr. Sumarno, M. Pd., Pembimbing II Dr. Rasiman, M.Pd. Supervisi akademik bertujuan untuk menilai kemampuan guru sebagai pendidik dan pengajar dalam bidang masing- masing guna membantu mereka melakukan perbaikan. Guru mapel PAI (Pendidikan Agama Islam) memiliki peran yang penting dalam menanamkan nilai-nilai moralitas dan religiusitas kepada peserta didik. Perlu adanya bimbingan dan arahan kepada guru melalui kegiatan supervisi. Pedoman instrumen penilaian supervisi akademik dari kantor Kementrian Agama Kabupaten Batang masih bersifat umum, hanya mencakup empat aspek penilaian, yakni pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Adapun lembar penilaian pembelajaran PAI dan BP secara khusus belum tersedia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen supervisi akademik yang mengacu pada penilaian mapel PAI yang berbasis moral religious guna meningkatkan kinerja guru PAI di tingkat pendidikan dasar. Berdasarkan tujuan tersebut, dalam penelitian ini digunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development) meliputi: studi pendahuluan, penyusunan draf awal instrumen, validasi ahli, uji skala kecil, revisi produk, dan produk akhir instrumen supervisi berbasis moral religius. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah persentase validasi tingkat kelayakan, dan keberterimaan produk pada instrumen supervisi akademik berbasis moral religious. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen supervisi berbasis moral religious pada pembelajaran PAI di Sekolah Dasar dikembangkan dari instrumen supervisi Kementerian Agama Kabupaten Batang. Setelah dilakukan analisis, penilaian validasi ahli menunjukkan skor 4 dan 5. Adapun kategori 4= Baik, dan 5= Sangat Baik, sehingga instrument supervisi tersebut “Layak Digunakan”. Hasil rata- rata uji coba skala kecil sebanyak 92% dengan kategori “sangat baik”. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengembangan instrument supervise berbasis moral religious telah memenuhi aspek kepraktisan dan keefektifan. Aspek kepraktisan dan keefektifan diperoleh dari hasil kuesioner kepala sekolah. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kinerja guru PAI setelah dilakukan supervisi menggunakan instrumen supervisi akademik yang telah dikembangkan. Atas dasar hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa instrumen supervisi akademik ini valid dan baik untuk digunakan oleh kepala sekolah guna mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran mapel PAI dan BP di sekolah. Adapun beberapa saran pengembangan instrumen supervisi akademik ini yakni: (1) Instrumen supervisi yang dikembangkan ini dibuat khusus untuk mensupervisi guru mapel PAI BP (2) Perlu adanya pengembangan instrumen supervisi akademik tahap lanjut berbasis android agar penggunaannya dapat lebih praktis. Kata kunci: Instrumen supervisi, moral religius, kinerja guru,
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Arie Hendra Pranata; Bagus Ardi Saputro; Arri Handayani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.778

Abstract

Pranata, Arie Hendra. 2023: “Pengembangan Modul Ajar Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Pembimbing : (1) Dr. Bagus Ardi Saputro, M.Pd., (2) Dr. Arri Handayani, S.Psi.,M.Si. Tujuan penelitian pengembangan ini untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan modul ajar berbasis problem-based learning dalam meningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Modul ajar dikembangkan untuk mata pelajaran matematika pada materi kelipatan, faktor, kelipatan persekutuan, faktor persekutuan, KPK, dan FPB. Penelitian ini adalah research and development dengan model ADDIE dari Sezer dalam Rudi Hari Rayanto dan Sugianti (2020: 29) Pengembangan model ADDIE melalui 5 tahap yaitu Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implement), dan Evaluasi (Evaluation). Tahap Analisis meliputi needs assessment (analisis kebutuhan), mengidentifikasi masalah (kebutuhan), dan melakukan analisis tugas (task analysis). Tahap desain meliputi merumuskan tujuan pembelajaran, Selanjutnya menyusun tes, menentukan strategi pembelajaran yang tepat dengan mempertimbangkan sumber-sumber pendukung lain, misalnya sumber belajar yang relevan, lingkungan belajar yang seperti apa seharusnya. Tahap pengembangan merupakan Langkah ketiga dalam model ADDIE. Salah satu endidi penting dalam tahap pengembangan adalah uji coba sebelum diimplementasikan. Tahap Implementasi merupakan Langkah nyata untuk menerapkan endid pembelajaran yang sedang kita buat. Artinya, pada tahap ini semua yang telah dikembangkan diset sedemikian rupa sesuai dengan peran atau fungsinya agar bisa diimplementasikan. Tahap evaluasi adalah proses untuk melihat apakah endid pembelajaran yang sedang dibangun berhasil, sesuai dengan harapan awal atau tidak. Sebenarnya tahap evaluasi bisa terjadi pada setiap empat tahap di atas. Evaluasi yang terjadi pada setiap empat tahap diatas itu dinamakan evaluasi formatif, karena tujuannya untuk kebutuhan revisi. Data dalam penelitian ini adalah data kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan oleh praktisi endidikan meliputi lembar validasi isi, validasi konstruk, Validasi LKPD, Validasi penggunaan media, dan validasi penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar model pembelajaran berbasis masalah dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif sehingga sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis peserta didik. Kata kunci : Modul ajar, ketrampilan berpikir kritis, model pembelajaran berbasis masalah (PBL)
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN MATERI MENGHORMATI KEBERAGAMAN SUKU, AGAMA, RAS DAN ANTARGOLONGAN PADA SISWA KELAS 7 SMP PGRI 1 BATANG Achmad Suroso; Iin Purnamasari; Bagus Ardi Saputro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i1.779

Abstract

Menyusun teks merupakan salah satu kompetensi dasar dalam kurikulum Merdeka yang terdapat dalam kompetensi dasar pembelajaran Pkn Menyusun bisa dalam bentuk menulis, mereproduksi, menyalin, menerjemahkan, dan memproduksi. Menyusun teks cerpen mengalami banyak kendala diantarnya, siswa kurang wawasan dan pengetahuan, kurangnya minat siswa membaca, pembelajarnya kurang menarik karena menggunakan model yang konvensional, pembelajaran dilakukan satu arah atau berpusat pada guru, dan siswa tidak dilibatkan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran PKn di sekolah memerlukan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa untuk aktif melakukan penyelidikan dalam menyelesikan masalah, guru berperan sebagai fasilitator atau pembimbing, memotivasi siswa, pembelajaran yang menyenangkan, dan meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui keefektifan model pembelajaran discovery learning dalam pembelajaran menyusun teks cerpen pada siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Batang, (2) mengetahui keefektifan model pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran menyususn teks cerpen pada siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Batang (3) mengetahui perbedaan keefektifan model pembelajaran discovery learning dan model problem based learning dalam pembelajaran menyusun teks cerpen pada siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Batang Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah keterampilan bertanya kritis cesiswa kelas 7 A (kelas eksperimen) dan kelas 7 A,B,C SMP N 1 Batang (kelas kontrol). Kelas eksperimen diberi perlakuan model discovery learning dengan jumlah siswa 32 siswa. Kelas kontrol dengan model problem based learning, jumlah siswa 32 siswa. Sebelum diberi perlakuan, dilakukan pretest pada kedua kelas tersebut untuk mengetahui kondisi awal. Selanjutnya diberi perlakuan dan diberikan post test pada akhir pembelajaran untuk mengetahui kemampuan siswa setelah diberi perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian (1) pembelajaranKeberagaman suku,ras,agama antar golongan siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Batangdengan model discovery learning efektif, (2) pembelajaran Keberagaman Suku,ras,Antar golongan siswa kelas 7 SMP N 1 Batang dengan model problem based learning efektif, dan (3) pembelajaran keberagaman suku,Ras,Agama,Antar Colongan siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Batang menggunakan model discovery learning lebih efektif daripada model problem based learning. Nilai rata-rata kelas model discovery learning> kelas model problem based learning, yakni 83,812 >73,555. Hasil perhitungan uji perbedaan dua rata-rata (uji t) menunjukan bahwa signifikansi 0,000 < 0,05 hal ini menunjukan adanya perbedaan rata-rata antara kelas model discovery learning dan kelas model problem based learning. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan sebagai berikut. (1) guru Pkn hendaknya menerapkan model pembelajaran yang menyenangkan, menarik minat siswa, dan siswanya berperan aktif dalam pembelajaran (2) dalam pembelajaran Keberagaman Suku,Ras,Agama,Antar Golongan menggunakan model problem based learning hendaknya guru memberikan tema yang lebih spesifik atau rinci agar siswanya lebih terfokuskan dalam berfikir kritis (3) bagi guru yang ingin mengembangkan sikap percaya diri siswa dapat menggunakan model discovery learning dan apabila ingin mengembangkan sikap tanggung jawab siswa dapat menggunakan model problem based learning. Katakunci:PerangkatPembelajaran,ProblemBasedLearning(PBL)Kemampuan Berfikir Kritis, Kemandirian

Page 60 of 306 | Total Record : 3055


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue