Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Perancangan Modul Interaktif Project Based Learning (PjBL) berbasis Flipbook Lika Jafnihirda; Dedy Irfan; Ambiyar; Wakhimuddin Simatupang; Mukhlidi Muskhir; Fadhilah
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 4 (2022) No. 2
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v4i2.61

Abstract

Perancangan modul interaktif ini bertujuan sebagai bahan ajar yang dapat digunakan siswa secara mandiri. Dengan adanya modul interaktif siswa dapat belajar kapan saja, dimana saja. Perancangan Modul Interaktif Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Teknologi Layanan Jaringan dirancang untuk siswa kelas XI TKJ di SMK Kartika I-1 Padang Penelitian ini menggunakan metode pengembangan penelitian (research & development). Subjek penelitian berjumlah 30 orang. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian pengembangan ADDIE model. Hasil uji validitas oleh para ahli secara keseluruhan penilaian uji validator terhadap perancangan modul interaktif pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Teknologi Layanan Jaringan siswa kelas XI TKJ di SMK Kartika I-1 Padang di interprestasikan valid digunakan sebagai penunjang pembelajaran di sekolah.
PENGUJIAN SISTEM INFORMASI MEDIA PEMBELAJARAN DASAR KOMPUTER BERBASIS GOOGLE SITE MENGGUNAKAN TES BLACK BOX Rezi Elsya Putra Rezi; Ambiyar; Wakhinuddin Simatupang; Dedy Irfan; Mukhlidi Muskhir; fadhilah
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi 2022: Edisi Khusus: Teknologi Informasi bagi kebermanfaatan dunia pendidikan
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/zn.v4i.12569

Abstract

Pada zaman saat ini penggunaan internet sudah sangat memiliki kecepatan yang tinggi, manfaat dari pengguanaan internet adalah dapat memfasilitas untuk media pembelajaran. Pasca Covid-19 ini muncul salah satu model pembelajaran yang muncul yaitu pembelajaran jarak jauh. Sistem yang dapat digunakan untuk media pembelajran dalam proses pembelajaran jarak jauh ini adalah google site. Maka Pelitian ini memiliki tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji sistem informasi media pembelajaran dasar komputer menggunakan sistem web berbasasis google site menggunakan metode tes black box dan uji beta pada Sistem Informasi Mahasiswa matakuliah dasar computer STIKOM Muhammadiyah Batam dengan 22 sampel responden. Hasil penelitian menggunakan black box testing menunjukan bahwa dari sistem yang telah di uji mendapatkan hasil yang diharapkan. Dan uji beta menunjukan akurasi tingkat kepuasan yang tinggi yaitu 90%. Maka penelitian ini menjadi indikator yang tepat untuk penggunaan google site sebagai sistem informasi pembelajaran dasar komputer.
PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE CO-OP-CO-OP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI KELAS V SDN 13 PADANG GELANGGANG Fadhilah; Desyandri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.551

Abstract

Permasalahan yang ditemukan pada kelas V SDN 13 Padang Gelanggang, selama ini guru hanya memakai metode ceramah dan penugasan. Pada pembelajaran guru mendominasi pada aktivitas belajar mengajar sedangkan sisa hanya berperan menjadi pendengar. Akibatnya siswa menjadi pasif dan kurang aktif pada pembelajaran. Hal ini berdampak kepada hasil belajar siswa yang berada dibawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil belajar siswa dengan menggunakan model cooperative learning tipe Co-op Co-op di kelas V SDN 13 Padang Gelanggang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di SDN 13 Padang Gelanggang Kecamatan Matur Kabupaten Agam. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas V SDN 13 Padang Gelanggang. Hasil penelitian siklus I menunjukkan persentase nilai ketuntasan belajar siswa secara perorangan dengan pesentase ketuntasan adalah 64%. Ketuntasan belajar perorangannya adalah 45,8% dan yang belum tuntas adalah 54,2% hal ini tidak sesuai dengan kriteria keberhasilan, sedangkan pada siklus II ketuntasan siswa meningkat dan sudah memenuhi kriteria keberhasilan. Persentase siswa yang tuntas adalah 79,2% dan siswa yang tidak tuntas adalah 20,8%, dan persentase rata-rata adalah 81%. Sehingga dapat disimpulkan Pelaksanaan Pembelajaran yang disesuaikan dengan tahap-tahap cooperative learning tipe Co-op Co-op dapat meningkatkan hasil belajar siswa kellas V SDN 13 Padang Gelanggang
HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI PENERIMA DAN PENGEMBANG ILMU PENGETAHUAN Fadhilah; Yeni Erita; Desyandri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.563

Abstract

Manusia sejak dilahirkan ke dunia ini, mereka harus mengembangkan pengetahuan mereka. Pengetahuan ini dapat dikembangkan dengan menggunakan bahasa dan keterampilan berpikir yang dapat mentransfer pengetahuan. Manusia memiliki banyak karakteristik, seperti kemampuan menyerap dan mengembangkan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat manusia sebagai penerima dan pengembang informasi. Manusia adalah makhluk Tuhan yang diberi kesempatan untuk berusaha dan berkarya di dunia agar kelak kembali kepada Tuhan. Manusia terdiri dari dua unsur, fisik dan psikis. Kedua unsur tersebut memiliki potensi masing-masing yang saling melengkapi untuk memperkuat fitrah manusia sebagai hamba dan khalifah Tuhan di muka bumi. Menurut Al-Qur'an, fitrah manusia adalah bahwa manusia terdiri dari unsur fisik, intelektual dan spiritual. Sedangkan Sifat manusia adalah hamba dan khalifah Allah di muka bumi, yang terdiri dari tiga unsur yaitu:unsur jasmani, unsur intelektual dan unsur rohani. Orang memikirkan hal-hal baru karena mereka tidak hanya hidup untuk bertahan hidup, mereka hidup untuk lebih baik. Artinya manusia memiliki tujuan hidup yang lebih tinggi, sehingga manusia terus mengembangkan ilmu yang diterimanya, untuk menjadi makhluk lain yang berbeda. Ilmu Pengetahuan berasal dari berbagai sumber yaitu pengalaman, akal, lembaga pendidikan, wahyu dari Tuhan melalui para nabi. Untuk itu, manusia harus mencari ilmu.
MODELPEMBELAJARAN TERPADU FRAGMENTED DALAM PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Fadhilah; Yeni Erita; Yanti Fitria; Diana Gusti Alfiyanti; Yusrani Fitri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i1.752

Abstract

Pendidikan merupakan elemen dasar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam rangka mencapai tujuan pendidikan dengan menggunakan sejumlah strategi, yang utamanya adalah model pengajaran. Untuk memfasilitasi pembelajaran, guru harus menggunakan model dan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membahas Model Fragmented. Model pembelajaran fragmented yang ditampilkan di sini adalah yang pertama dari jenisnya yang hanya berfokus pada satu bidang studi, memungkinkan materi pembelajaran disajikan secara bertahap. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran fragmented dapat digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar. Penggunaan model pembelajaran Fragmented sangat dianjurkan karena mempertimbangkan media dan perkiraan waktu untuk memastikan tujuan pembelajaran tercapai seefektif mungkin.
PERKEMBANGAN EMOSI ANAK Fadhilah; Neviyarni S; Irdamurni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i1.767

Abstract

Pentingnya untuk memahami emosi siswa agar proses pendidikan dapat berjalan dengan baik. Maka informasi tentang kemerosotan emosi siswa di sekolah dasar sangat diperlukan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji perkembangan emosi siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini merupakan analisis literatur yang mengacu pada jurnal yang memiliki kaitan dengan karakteristik interaksi sosial antar siswa di sekolah dasar. Hasil penelitian digunakan sebagai acuan untuk memahami dinamika sosial siswa di sekolah dasar. Perkembangan emosi adalah jenis emosi yang lebih kompleks di mana pikiran dan perasaan seseorang diekspresikan dalam bentuk perubahan fisiologis otak mereka yang terjadi sebagai akibat dari apa pun yang mereka lakukan, katakan, atau alami tanpa kendali sadar. Ciri utama perkembangan emosi ditunjukkan dengan pemahaman terhadap kaidah dan aturan yang ada di lingkungan sekitarnya
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI KELAS V SDN 13 PADANG GELANGGANG Fadhilah; Yeni Erita; Diana Gusti Alfiyanti; Yusrani Fitri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.803

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan konsep pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas V SDN 13 Padang Gelanggang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas V SDN 13 Padang Gelanggang yang terdiri dari 11 laki-laki dan 8 perempuan. Hasil belajar siswa meningkat dari 52,63 pada siklus I menjadi 84,21 siklus II dengan kategori baik, menunjukkan hasil penelitian ini sudah tercapai. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 13 Padang Gelanggang.
Implementasi Model Sequenced Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu Di SD yusrani fitri; Yanti Fitria; Yeni Erita; Rina Marlina; Fadhilah
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v6i2.2024

Abstract

Thematic learning in elementary schools aims to improve and improve the quality of education. The implementation of integrated thematic learning encounters various problems such as low student interest and attention, unattractive learning and teacher's lack of understanding of appropriate and varied learning models in the learning process. One learning model that can be used as a solution to overcome this problem is the sequenced learning model. The method used in this research is literature research (library research). The implementation of the sequenced learning model in various studies shows that there is a significant increase in student learning outcomes. The application of the sequenced model is oriented in a way that several topics from a subject are combined and sequenced so that they are connected to one another, this certainly makes learning more interesting and increases student enthusiasm in the learning process. An understanding of the sequenced learning model must be understood by every teacher because it is a one of the reference learning models in integrated thematic learning
Development of E-LKPD with Problem Based Learning (PBL) Learning Model in Informatics Subject at High School Fauzana Azizah; Asrul Huda; Yeka Hendriyani; Fadhilah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.11404

Abstract

This study aims to develop and examine the validity and practicality of an Electronic Student Worksheet (E-LKPD) based on the Problem-Based Learning (PBL) model to enhance student engagement and understanding in Informatics at the secondary school level. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate) proposed by Thiagarajan, Semmel, and Semmel. The E-LKPD was validated by material and media experts and tested for practicality by students and teachers. Validation results indicated an average score of 95.15% from material experts and 96.64% from media experts, both categorized as very high. Practicality tests yielded an average of 96.28% from students and 96.84% from teachers and students combined. These findings confirm that the developed E-LKPD is highly valid and practical for use in Informatics learning. Moreover, its implementation shows potential to foster student engagement and understanding, aligning with the intended objectives of the development.
Enhancing Motivation and Achievement through Gamified Learning in Vocational Electropneumatic Education Elvina; Fadhilah; Fahmi Rizal; Asrul Huda
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12234

Abstract

This study investigates the influence of gamified learning using Quizizz on students’ motivation and academic achievement in Electropneumatic Control Systems at a vocational high school. The research was conducted in response to low student motivation and academic performance in complex technical subjects. A quasi-experimental design with a non-equivalent pretest-posttest control group was employed. The experimental group (n = 25) received gamified instruction via Quizizz, while the control group (n = 24) was taught using conventional methods. Data were collected using a validated motivation questionnaire (34 items) and a learning outcome test (38 items). Gain scores (posttest minus pretest) were analyzed using Independent Samples t-Test. Results revealed that the experimental group had significantly higher motivation scores (t = 4.396, p < 0.05) and better academic achievement (t = 3.275, p < 0.05) compared to the control group. These findings suggest that incorporating gamification strategies into technical instruction can effectively enhance both student motivation and academic outcomes. Â