cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Universitas Muara Bungo, Jl. Lintas Sumatera, Sungai Binjai Muara Bungo
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Sains Agro
ISSN : -     EISSN : 25800744     DOI : 10.36355
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Sains Agro Merupakan media yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel dari peneliti yang berkaitan dengan ilmu Pertanian. Ruang Lingkup Jurnal Sains Agro adalah kajian ilmu agronomi, hortikultura, pembibitan, Ilmu Tanah, agroforestri, perlindungan tanaman, keanekaragaman tanaman dan lingkungannya
Articles 170 Documents
PENGARUH BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM ORGANIK DAN PPC BAYFOLAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAYU MANIS (Cinnamomumburmannii) Renzi Ansono; Budi Prastia
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis media organic dan konsentrasi PPC bayfolan terhadap pertumbuhan bibit kayu manis (Cinnamomum burmannii).Penelitian ini dilaksanakan mulai 01September 2021 hingga 31 Desember2021.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) polafaktorial yang terdiri 2 faktor dimana Faktor I yaitu jenis media organic sebagai berikut: M0 : tanah + pupuk kandang (1:1), M1 : tanah + arang sekam (1:1) dan M2 :tanah + pupuk kandang + Arang sekam (1:1:1), sedangkan faktor II yaitu konsentrasi PPC bayfolan yaitu  : P0 : tanpa ZPT alami, P1 : 2 cc/liter air,  P2: 4 cc/liter air , P3 : 6 cc/liter air. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman(cm), lingkar batang (cm), jumlah daun (helai), berat kering akar (cm) dan berat kering tajuk (g).Perlakuanjenis media berpengaruh nyata terhadap lingkar tanaman, jumlah daun (helai), berat kering akar dan berat kering tajuk (g) akan tetapi tidak berpengauh nyata terhadap tinggi tanaman (cm). Perlakuan konsentrasi PPC berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), lingkar tanaman, jumlah daun (helai), berat kering akar dan berat kering tajuk. Perlakuanjenis media tanam dan konsentrasi PPC tidak menunjukkan adanya interaksi terhadap pertumbuhan bibit kayu manis dipolybag.Perlakuan terbaikMenggunakan jenis media campuran ultisol,  pupuk kandang dan arang sekam dan konsentrasi PPC bayfolan yaitu 4 cc/liter air (M2P2).
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TKKS DAN PUPUK N, P, K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS SANREN Andrew Is Wahyudi; Hasnelly Hasnelly
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.911

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kebun Percobaan SMK Negeri 2, DusunTirta Mulya Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 bulan mulai dari 01 Januari 2021 sampai dengan 30 Mei 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Kompos TKKS dan Pupuk N, P, K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah(Allium ascalonicum L.) Varietas Sanren. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Faktorial dengan 2 faktor. Faktor 1 Pupuk kompos TKKS dengan 5 taraf yaitu K0 tanpa perlakuan, K1 7,5 Ton/ha, K2 15 Ton/ha, K3 22,5 Ton/ha dan 30 Ton/ha. Selanjutnya faktor 2 varietas dengan 3 taraf yaitu perlakuan pupuk NPK dengan dosis P1 14,4 g/petak, P2 28,8 g/petak dan P3 43,2 g/petak. Hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan Stuktur Analitik Sintetik (SAS), Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah umbi per rumpun, berat umbi per-siung, (g), berat umbi per rumpun, dan berat umbi (ton/ha). Pada perlakuan faktor I perlakuan terbaik adalah T3 dengan dosis kompos TKKS 22,5 Ton/ha. Sedangkan pada faktor II perlakuan terbaik adalah P2 dengan dosis pupuk N, P, K 28,8 g/petak. Dari faktor (TXP) tidak terjadi Interaksi antara pemberian kompos TKKS dan pupuk N, P, P Sehingga hasil pertumbuhan dengan interaksi keduanya tidak nyata
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI KABUPATEN MERANGIN Effi Yudiawati; Yogi Okta Viranda; Gusni Yelni
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.896

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) di Kabupaten Merangin yang dilaksanakan dilahan tanaman bawang merah milik petani di 3 lokasi yang berbeda yaitu Desa Rantau Suli, Desa Sungai Lalang dan Desa Nilo Dingin. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan Juli tahun 2021 dengan menggunakan jaring serangga (Sweep Net) dan jebakan serangga (Pitfall Trap) dan pengidentikasian serangga dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah indeks keragaman (H’), indeks kemerataan (E), dan indeks kekayaan spesies.Hasil penelitian menunjukan bahwa keanekaragaman serangga pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) di Kabupaten Merangin yang tertangkap jaring ayun hanya 3 spesies yaitu Oxya chinensis, Diplacodes travilis dan Orthetrum glaucum, dengan indeks keragaman (H’) 1,04 berkriteria sedang (H’ 1-3), dengan indeks kemerataan yang stabil yaitu 0,94 namun indeks kekayaan spesies rendah 0,65. Sedangkan yang tertangkap dengan metode transek garis adalah 5 spesies yaitu Spodoptera exigua, Spodoptera litura, Holotrichia sp, Oxya chinensis, dan Gryllus sp dengan indeks keragaman (H’) 1,42 berkriteria sedang (H’1-3), dengan indeks kemerataan yang stabil yaitu 0,89 dan indeks kekayaan spesies yang lebih baik yaitu 1,29. 
PENGARUH JENIS PENGEMAS DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BENIH KEDELAI (Glycine max (L.) Merr) VARIETAS ANJASMORO Rita Wulandari; Setiono Setiono
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.912

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lubuk Madrasah Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo. Penelitian dimulai pada tanggal 16 Oktober 2020 sampai 31 Desember 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan jenis pengemas dan lama penyimpanan serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan viabilitas benih kedelai Varietas Anjasmoro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor : Faktor A (Media Pengemas) yaitu A1 (Media Pengemas Plastik Snack) dan A2 (Media Pengemas Kertas Kado Cokelat) dan Faktor B (Perlakuan Lama Penyimpanan) yaitu L0 (Lama tanpa penyimpanan), L1 (Lama Penyimpanan 3 Minggu), L2 (Lama Penyimpanan 6 Minggu) dan L3 (Lama Penyimpanan 9 Minggu). Untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan, dilakukan analisis data secara statistik dengan menggunakan analisis ragam, jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda DNMRT pada taraf 5%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu persentase kecmabah hidup (%), persentase Benih Mati (%), laju perkecambahan (hari) panjanh hypokotil (cm), panjang radikula (cm) dan kadar air (%) benih kedelai vairietas Anjasmoro. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Jenis pengemas benih berpengaruh nyata terhadap persentase kecambah hidup (%), persentase benih mati (%),dan kadar air (%), dan tidak berpengaruh terhadap laju perkecambahan (hari) panjang Hypokotil (cm) dan panjang Radikula (cm) benih kedelai varietas anjasmoro. Lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap persentase kecambah hidup (%), persentase benih mati (%), laju perkecambahan (hari), panjang Hypokotil (cm) dan panjang Radikula dan kadar air (%) benih kedelai varietas anjasmoro. Terdapat interaksi antara jenis pengemas dengan lama penyimpanan terhadap persentase kecambah hidup (%), persentase benih mati (%) dan kadar air (%) benih kedelai varietas anjasmoro. Secara umum kombinasi perlakuan terbaik yaitu A1L2 dengan jenis media plastik snack dan lama penyimpanan 6 minggu
POTENSI PEMANFAATAN RADIASI MEDAN ELEKTROMAGNETIK EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) PADA PROSES GERMINASI Berlian Shoofa Kamila; Sudarti Sudarti
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.804

Abstract

Medan elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) adalah medan elektromagnetik yang mempunyai frekuensi yang rendah antara 0 Hz sampai 300 Hz. Pada saat ini medan  elektromagnetik ELF banyak digunakan pada berbagai bidang, salah satunya yaitu pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap potensi pemanfaatan medan elektromagnetik extremely low frequency (ELF) terhadap proses perkecambahan biji. Metode penelitian ini menggunakan article review, dengan jumlah 20 artikel hasil penelitian yang relevan mulai dari tahun 2000 sampai 2022. Hasil penelitian menujukkan bahwa proses perkecambahan biji kurma dipengaruhi oleh paparan medan elektromagnetik rendah 0,5mT, 1mT, dan 2mT mampu mengalami peningkatan. peningkatkan panjang akar kecambah kacang hijau yang signifikan dibandingkan dengan control dipengaruhi oleh paparan medan magnet 0,1 mT. proses geminasi, peningkatan massa basah dan indeks vigor bawang merah dipengaruhi oleh paparan medan magnet dengan intensitas 0,06 mT. Kesimpulan dari artikel ini adalah paparan gelombang elektromagnetik extremely low frequency (ELF) dapat meningkatakan proses perkcambahan biji (germinasi).
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MEDIA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT DURIAN (Durio zibethinus Murr) DI POLYBAG Subagiono Subagiono; Rajab Pandoni
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.913

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Tanah Periuk, Kec. Tanah Sepenggal Lintas Kab. Bungo. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 20 juni 2022 sampai tanggal 20 agustus 2022. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh berbagai media organik terhadap pertumbuhan bibit durian dan (2) Untuk mengetahui media organik yang manakah yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit durian. Penelitian ini mengggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 Perlakuan jenis media yaitu : M0 : Ultisol ( Top Soil), M1: Ultisol ( Top Soil) + Pupuk kandang Kambing (1:1), M2 : Ultisol ( Top Soil) + Pupuk kandang Ayam (1:1), M3 : Ultisol ( Top Soil) + Arang Sekam (1:1) dan M4 : Ultisol ( Top Soil) + Pupuk kandang Sapi (1:1). Adapun variabel yang diamati adalah Tinggi Tanaman (cm), Diameter Batang (mm), Jumlah Daun (helai) dan Luas Daun (cm). Data hasil pengamatan dihimpun dan ditabulasi, selanjutnya dianalisis secara statistik dengan analisis ragam (Anova), bila hasil analisis berpengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Jenis media organik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun total dan (2) Media organik topsoil + arang sekam (M3) yang memberikan pertumbuhan bibit durian di polybag.
RESPON VARIETAS KACANG TANAH (Arachis hypogaea L) TERHADAP PUPUK CAIR LIMBAH INDUSTRI TAHU Widodo Haryoko; Zahanis Zahanis; Yopa Dwi Mutia; M. Zulman Harja Utama; Nurhafizah Nurhafizah
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.893

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon varietas kacang tanah (Arachis hypogaea L) terhadap pupuk cair limbah industri tahu. Percobaan ini telah dilakukan di Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatra Barat dari Maret sampai Juni 2022. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 varietas kacang tanah yakni garuda, takar 2, tigo ampek, dan duo. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk cair limbah industri tahu terdiri dari 3 taraf yakni 0, 400 dan 800 ml L-1. Data hasil pengamatan disidik ragam dan diuji F taraf 0,05. Apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DNMRT. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terjadi respon varietas kacang tanah yakni (1) interaksi varietas kacang tanah dan konsentrasi POC limbah tahu berpengaruh nyata terhadap bobot polong kering per plot yaitu 505,33 g dan bobot polong kering per hektar yaitu 3,37 ton, (2) varietas kacang tanah dengan produksi tertinggi didapat pada varietas Takar 2, (3) POC limbah tahu dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah dengan dosis terbaik 400 ml/L.
RESPON PADI GOGO LOKAL DELI SERDANG SUMATERA UTARA TERHADAP KONDISI CEKAMAN AIR Noverina Chaniago
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.899

Abstract

Tanaman padi sangat sensitif terhadap cekaman air. Respon padi gogo dalam kondisi kekeringan berawal dari respon secara fisiologis yang diikuti oleh perubahan secara morfologis dan anatomis. Penelitian bertujuan memperoleh informasi karakteristik morfologi, anatomi dan fisiologi beberapa genotipe padi gogo lokal Deli Serdang dalam kondisi cekaman air.   Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi. Petak utama merupakan cekaman air terdiri atas tiga taraf yaitu: ,  dan  air kapasitas lapang. Anak petak merupakan tiga genotipe padi gogo lokal Deli Serdang yaitu Ramos Merah, Arias dan Maraisi, serta varietas Inpago 11sebagai pembanding. Morfologi tanaman yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan dan panjang akar. Kadar klorofil daun dan peroksida lipid pada akar primer merupakan karakter fisiologi yang diamatin. Karakter anatomi yang diamati adalah anatomi akar primer. Hasil pengamatan karakter morfologi tiga genotipe padi gogo lokal Deli Serdang dalam kondisi cekaman air terberat (  AKL), menunjukkan penurunan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan dan panjang akar. Penurunan juga terjadi  kadar klorofil daun. Adanya peroksida lipid yang tinggi  terlihat jelas pada perubahan warna merah muda pada genotipe Arias dan Mariasi. Tidak terlihat kerusakan pada anatomi akar genotipe padi gogo dengan berbagai kondisi cekaman air. Genotipe yang memiliki respon yang lebih baik pada saat cekaman air terberat adalah Ramos merah.  
PENGARUH BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM ORGANIK DAN PPC BAYFOLAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAYU MANIS (Cinnamomumburmannii) Renzi Ansono; Budi Prastia
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis media organic dan konsentrasi PPC bayfolan terhadap pertumbuhan bibit kayu manis (Cinnamomum burmannii).Penelitian ini dilaksanakan mulai 01September 2021 hingga 31 Desember2021.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) polafaktorial yang terdiri 2 faktor dimana Faktor I yaitu jenis media organic sebagai berikut: M0 : tanah + pupuk kandang (1:1), M1 : tanah + arang sekam (1:1) dan M2 :tanah + pupuk kandang + Arang sekam (1:1:1), sedangkan faktor II yaitu konsentrasi PPC bayfolan yaitu  : P0 : tanpa ZPT alami, P1 : 2 cc/liter air,  P2: 4 cc/liter air , P3 : 6 cc/liter air. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman(cm), lingkar batang (cm), jumlah daun (helai), berat kering akar (cm) dan berat kering tajuk (g).Perlakuanjenis media berpengaruh nyata terhadap lingkar tanaman, jumlah daun (helai), berat kering akar dan berat kering tajuk (g) akan tetapi tidak berpengauh nyata terhadap tinggi tanaman (cm). Perlakuan konsentrasi PPC berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), lingkar tanaman, jumlah daun (helai), berat kering akar dan berat kering tajuk. Perlakuanjenis media tanam dan konsentrasi PPC tidak menunjukkan adanya interaksi terhadap pertumbuhan bibit kayu manis dipolybag.Perlakuan terbaikMenggunakan jenis media campuran ultisol,  pupuk kandang dan arang sekam dan konsentrasi PPC bayfolan yaitu 4 cc/liter air (M2P2).
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TKKS DAN PUPUK N, P, K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS SANREN Wahyudi, Andrew Is; Hasnelly, Hasnelly
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.911

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kebun Percobaan SMK Negeri 2, DusunTirta Mulya Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 bulan mulai dari 01 Januari 2021 sampai dengan 30 Mei 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Kompos TKKS dan Pupuk N, P, K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah(Allium ascalonicum L.) Varietas Sanren. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Faktorial dengan 2 faktor. Faktor 1 Pupuk kompos TKKS dengan 5 taraf yaitu K0 tanpa perlakuan, K1 7,5 Ton/ha, K2 15 Ton/ha, K3 22,5 Ton/ha dan 30 Ton/ha. Selanjutnya faktor 2 varietas dengan 3 taraf yaitu perlakuan pupuk NPK dengan dosis P1 14,4 g/petak, P2 28,8 g/petak dan P3 43,2 g/petak. Hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan Stuktur Analitik Sintetik (SAS), Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah umbi per rumpun, berat umbi per-siung, (g), berat umbi per rumpun, dan berat umbi (ton/ha). Pada perlakuan faktor I perlakuan terbaik adalah T3 dengan dosis kompos TKKS 22,5 Ton/ha. Sedangkan pada faktor II perlakuan terbaik adalah P2 dengan dosis pupuk N, P, K 28,8 g/petak. Dari faktor (TXP) tidak terjadi Interaksi antara pemberian kompos TKKS dan pupuk N, P, P Sehingga hasil pertumbuhan dengan interaksi keduanya tidak nyata

Page 10 of 17 | Total Record : 170