cover
Contact Name
Junior Hendri Wijaya
Contact Email
thejournalish@gmail.com
Phone
+6282326796566
Journal Mail Official
thejournalish@gmail.com
Editorial Address
Jl.Patukan Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TheJournalish: Social and Government
ISSN : -     EISSN : 27225402     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Thejournalish: Social and Government bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau ide konseptual, tinjauan literatur dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan. Ketentuan penerbitan manuskrip tidak pernah dipublikasikan atau tidak diajukan di jurnal lain, manuskrip yang berasal dari nasional dan internasional. Jurnal TheJournalish sudah ber ISSN: 2722-5402 (media online). Selanjutnya Thejournalish: Social and Government dikelola oleh CV The Journal Publishing. TheJournalish juga bekerjsama dengan Community of Government Observer (CGO) Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Budaya UIGM. Thejournalish: Social and Government berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang sosial dan bidang pemerintah. Adapun ruang lingkup sebagai berikut: SOCIAL: Bidang Kebijakan Sosial, Kesejahteraan Sosial, Kemiskinan, Bencana Alam dan Sosial, CSR, Inovasi Sosial, Pemberdayaan Sosial, dan Lingkup ilmu yang terkait lainnya. GOVERNMENT: Governance, Politics Government, E-Government, Pemerintahan Daerah, Pemerintahan Desa, Governability, Kepemimpinan Strategis dan Inovatif, dan Lingkup ilmu yang terkait. Thejournalish: Social and Government menerbitkan 4 kali dalam setahun yang dimulai dari edisi bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Setiap naskah yang dikirim ke Jurnal The
Articles 247 Documents
Evaluasi Program Penanggulangan Stunting di Kalurahan Pandowoharjo Kabupaten Sleman Kukuh Pambudi Mukti; Muhammad Khozin
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 1 (2023): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Kalurahan Pandowoharjo Kabupaten Sleman bahwa pada Juli 2021 terdapat 746 balita, dengan jumlah stunting 50 balita (6,71%), jumlah gizi kurang 38 balita (5,09%),jumlah gizi buruk 1 balita(0,13%). Kemudian pada Agustus 2021 dilakukan timbang ulang dan terdapat 16 balita stunting, dilakukannya timbang ulang ini untuk membuktikan kembali angka stunting tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana implementasi program penanggulangan stunting di Kalurahan Pandowoharjo dan memberikan masukan kepadan para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknikpenggaliandata melalui observasi, interview dan dokumentasi. Data diolahdengan tiga aktivitas utama yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan komponen context, tujuan dan sasaran program yang dijalankan dapat mempengaruhi keadaaan ibu balita yang ananknya terindikasi stunting. Komponen input, peralatan dan alat pendukung cukup lengkap dalam penanggulangan stunting. Komponen process, Pemerintahan di Kalurahan Pandowoharjo sudah berkoordinasi dengan baik bersama para kader pedamping posyandu. Komponen product, Bahwa program-progam yang ada berjalan dengan lancar, banyak dari ibu balita/hamil sudah memahami apa itu stunting dan cara pencegahannya. Simpulan penelitian ini program penanggulangan stunting telah sesuai dengan rencana dan dijalakan dengan baik.
Penyandang Disabilitas dalam Kontestasi Pemilihan Legislatif: Analisis Sistem Pemilihan Daftar Terbuka terhadap Dinamika Pencalonan Dejehave Al Jannah
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 1 (2023): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i1.363

Abstract

Tulisan ini berfokus melihat bagaimana penerapan sistem representasi proporsional daftar terbuka berpengaruh pada dinamika pencalonan kandidat penyandang disabilitas pada Pemilu Legislatif 2019. Tulisan ini berangkat dari premis bahwa sistem Pemilihan Legislatif di Indonesia yang menggunakan model proporsional daftar terbuka justru menyebabkan kampanye menjadi candidate-centered politics dan personal voters. Tulisan ini berbasis penelitian kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan dua informan kunci, yakni calon anggota legislatif penyandang disabilitas dan partai politik pengusung kandidat. Tulisan ini menemukan bahwa sistem daftar terbuka berpengaruh pada pencalonan kandidat penyandang disabilitas. Pertama, sistem daftar terbuka menyebabkan model kampanye yang sangat bertumpu pada kinerja individu kandidat dan jaringan pribadi. Sedangkan partai politik pengusung sangat minim peran. Kedua, sistem daftar terbuka menyebabkan masifnya pergerakan politik uang, tak terkecuali pada pemilih penyandang disabilitas. Hal ini menyebabkan kandidat yang menolak praktik tersebut cukup sulit bertarung untuk mendapatkan hati pemilih. Ketiga, caleg penyandang disabilitas yang masih berstatus pemain baru masih kesulitan memperoleh suara dari pemilih dengan latar belakang yang sama. Beberapa pemilih lebih tertarik kepada kandidat yang telah terbukti dan teruji kinerjanya, alih-alih memilih seseorang sebagai representasi kelompok minoritas yang sama.
Implementasi Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 Tentang Penyediaan, Pendistirbusian Dan Penetapan Lpg Pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Dan Ukm Provinsi Kalimantan Timur Edo Pranata Prayitno; Masjaya Masjaya; Muhammad Noor
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 1 (2023): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i1.376

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan Implementasi Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Distribusi dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) Pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Timur pada kasus di Kota Samarinda. Dengena menggunakan model pendekatan George C. Edwards III yaitu Komunikasi, Struktur Birokrasi, Sumber Daya, Disposisi serta Faktor penghambat dan pendukung. Hasil penelitian menemukan bahwa keempat dimensi tersebut diklaim pemerintah dan pihak terkait telah berjalan dengan baik. Namun pada kenyataan di lapangan justru membuat kebijakan subsidi elpiji 3 Kg menjadi paradoks dan penuh syarat permainan. Terdapat permasalahan nasional dan lokal yaitu tidak jelasnya kriteria penggunaan tabung elpiji 3 kg bersubsidi, tidak akuntabelnya penetapan kuota penerima elpiji 3 kg bersubsidi, disparitas harga jual eceran (HET) dengan harga patokan semakin besar, lemahnya sistem pengendalian distribusi elpiji 3 Kg bersubsidi, lemahnya pengendalian penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) bersubsidi untuk elpiji 3 Kg bersubsidi, belum optimalnya penataan zona distribusi untuk toko-toko dari pangkalan, perluasan penggunaan elpiji tidak sesuai dengan kebijakan konversi. Inilah yang membuat pendistrbusian subsidi LPG 3 Kg menjadi terhambat dan tidak tepat sasaran kepada masyarakat penerima subsidi.
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU INDONESIA PINTAR (PIP) DI KELURAHAN TUAN KENTANG TAHUN 2020 Dewi Astuti Astuti; Doris Febriyanti; M. Qur’anul Kariem
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 3 (2023): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui evaluasi kebijakan PIP dan mendeksrifsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat Kebijakan KIP di Tuan Kentang. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif mulai dari pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, metode analisis data bersifat deskriptif dengan tahap mereduksi data, paparan data, dan kesimpulan. Hasil penyelenggara PIP di kelurahan Tuan Kentang sangat layak di dukung dengan adanya peningkatan mutu penyelengaraan PIP di SMP 31 dan SMP meningkatnya apresiasi dan dukungan dari penerima manfaat PIP dan menguatnya jaringan kerjasama dalam menyelenggarakan PIP antar komponen yang terlibat. Pihak penyelenggara PIP sudah menjalankan program dengan baik sesuai petunjuk teknis. Pihak sekolah juga bekerja cepat dalam memfasilitasi penerima manfaat ketika harus berurusan dengan pihak bank sebagai penyalur dana. Komunikasi yang terkait waktu pencairan juga terjalin dengan baik. Terjadi ketidaktepatan sasaran dalam penentuan penerima manfaat PIP di Tuan Kentang. Selain itu pihak Tuan Kentang juga masih sangat kesulitan untuk memonitoring penggunaan dana bantuan oleh penerima dana sehingga tidak diketahui apakah penggunaan sesuai kebutuhannya. PIP di Tuan Kentang belum mampu meningkatkan akses pendidikan masyarakat miskin di Tuan Kentang. Hal ini dikarenakan PIP belum mampu membantu memenuhi kebutuhan sekolah secara penuh yang dirasakan penerima manfaat bantuan baru dalam tahap meringankan biaya pendidikan
IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 94 TAHUN 2021 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL KOTA PALEMBANG (Studi Pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang) Nurwahidah Armeilia; Isabella Isabella; Amaliatulwalidain Amaliatulwalidain
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.439

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Di Kota Palembang. Di mana pegawai merupakan sumber daya manusia yang bermanfaat karena pegawai salah satu unsur aparatur yang secara kelembagaan merupakan bagian dari manajemen pemerintahan dan bersedia melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam pemerintahan, pembangunan, dan pengabdian kepada masyarakat Tujuan di lakukan nya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi penerapan disiplin kerja pegawai negeri sipil di kantor Badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) kota Palembang. Teori yang digunakan menggunakan miliknya teori Edward III dengan beberapa indikator yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Organisasi. Pendekatan penelitian kali ini ialah menggunakan pendekatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian deskriptif, yakni jenis penelitian yang berupaya menggambarkan fenomena/kejadian dengan apa adanya. Adapun hasil penelitian dan temuan di lapangan ialah melalui indikator yang ada pada teori Edward III menunjukkan bahwa komunikasi pihak BKPSDM kepada OPD lain sudah berjalan baik di lihat oleh karena ada nya sosialisasi yang dilakukan baik sebelum, saat dan sesudah peraturan pemerintah nomor 94 tahun 2021 ini diberlakukan.serta kualitas SDM yang ada di BKPSDM sudah baik dan mampu menjadi contoh disiplin pegawai di kota Palembang. Namun pada penerapan sanksi kedisiplinan untuk saat ini belum ada tolak ukur pasti dalam sanksi kedisiplinan untuk itu BKPSDM terus memantau perkembangan disiplin di kota Palembang
Implementasi Kebijakan Absensi Elektronik bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Kota Palembang Dwiki Adi Putra; Nurhasannah H; Indah Lestari
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.472

Abstract

Surat Eidaran Nomor 38/SEi/VIII/2016 teintang peilaksanaan abseinsi eileiktronik bagi Peigawai Neigeiri Sipil dan peigawai non PNSD di lingkungan seikreitariat daeirah kota Paleimbang untuk meiningkatkan keidisiplinan peigawai sudah di impleimeintasikan deingan baik. Peineilitian ini meinggunakan teiori Ripleiy dan Franklin meilalui tiga dimeinsi yaitu tingkat keipatuhan, keilancaran rutinitas fungsi, dan teirwujudnya kineirja dan dampak yang diinginkan. Pada peineilitian ini meinggunakan meitodei peineilitian deiskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari peineilitian ini dapat dilihat dari aspeik yang peirtama yaitu tingkat keipatuhan impleimeintor sudah beirjalan deingan baik, kareina impeileimeintor meilakukan reikam sidik jari peigawai, peimbuatan reicording sidik jari, upload data ID peigawai, peingeilolaan data abseinsi dan reikapitulasi abseinsi seitiap bulannya. Hal ini dapat beirjalan deingan baik kareina peimahaman impeileimeintor akan keibijakan teirseibut sudah baik dan peigawai juga sudah disiplin meimatuhi jam keirja yang teilah di teintukan. Pada aspeik keilancaran rutinitas fungsi, sudah beirjalan deingan baik kareina pada saat peilaksanaan keibijakan teirseibut tidak adanya peirmasalahan yang teirjadi seihingga keibijakan teirseibut beirjalan deingan lancar. Kineirja peigawai yaitu teirlaksananya tugas pokok dan fungsi peigawai sudah baik dan maksimal, hal ini beirdampak pada meiningkatnya disiplin peigawai, meiningkatnya kualitas peigawai dan lancarnya alur birokrasi keirja peigawai.
Efektivitas Sistem Controlled Landfill dalam Penanganan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai Umar Congge; Syamsul Bahri; Nurhidayat Nurhidayat
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.476

Abstract

Penanganan sampah sangat penting untuk mencapai kualitas lingkungan yang bersih dan sehat, dengan demikian sampah harus dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga hal-hal yang negatif bagi kehidupan tidak sampai terjadi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Sistem Controlled Landfill dalam Penanganan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu Tempat pembuangan akhir sampah yang ada di Tondong menggunakan sistem Controlled Landfill dalam penanganan sampahnya. Dimana sampah yang telah dikumpulkan di TPA dilakukan proses pemerataan sampah kemudian sampah tersebut ditimbun menggunakan tanah. Akan tetapi, Penanganan sampah dengan sistem controlled landfill atau penimbunan sampah dengan tanah berjalan kurang efektif dikarenakan kondisi tempat pembuangan akhir yang sudah penuh atau full kapasitas sehingga pengelolaan sampah yang dilakukan tidak berjalan sebagaimana mestinya serta masih kurangnya sarana dan prasarana yang ada lalu keterbatasan anggaran yang dimiliki.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN PERKAWINAN USIA ANAK (STUDI PADA KABUPATEN KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA) Sry Mayunita; Junaid Gazalin; Feramita Hasani Boby
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.479

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan perkawinan usia anak dengan mengambil studi kasus di Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional study dengan sampel penelitian sebanyak 33 infroman yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan terdiri dari informan pemerintah dan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumnetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pencegahan perkawinan usia anak secara keseluruhan berjalan dengan efektif. Hal ini terlihat dari ketercapaian variabel dalam menganalisis implementasi menggunakan teori Edward III, yaitu (1) variabel komunikasi menunjukkan bahwa transmisi, kejelasan, dan konsistensi program telah berjalan secara optimal, meskipun pada transimis kebijakan perlu juga memperhatikan koordinasi dan sosialisasi hingga ke tingkat lapisan masyarakat paling rendah, (2) variabel sumber menunjukkan bahwa sumber daya manusia, informasi dan kewenangan telah terpenuhi, (3) variabel sikap dan disposisi pelaksana menunjukkan bahwa kognisi, arahan, dan respons menunjukkan hasil yang optimal, dan (4) variabel struktur birokrasi juga menunjukkan hasil optimal, karena adanya teknis pelaksaan kebijakan yang dituangkan dalam Rencana Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Usia Anak sebagai wujud pedoman pelaksanaan kebijakan.
Pengaruh Kompetensi, Kualifikasi, Kepemimpinan, Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Anderias Vitalis Laer; Thomas Ola Langoday; Rere Paulina Bibiana; Simon Sia Niha; Yolinda Yanti Sonbay
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, kualifikasi, kepemimpinan, disiplin kerja dan motivasi kerja, baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini diadakan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Data diambil dengan menggunakan kuesioner terhadap 85 responden sebagai sampel dan sumber data primer. Dalam penelitian ini terdapat 5 (lima) variabel independen, yaitu variabel kompetensi (X₁), kualifkasi (X₂), kepemimpinan (X₃), disiplin kerja (X₄) dan motivasi kerja (X₅) serta kinerja pegawai (Y) sebagai variabel dependen.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Data di analisisdengan metode regresi linier berganda menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 16.0.Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t variabel kompetensi (3,536) artinya koefisien regresi padavariabel kompetensi (X₁) secara parsial (individu) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y), kualifikasi ((2,008) artinya variabel kualifikasi (X₂) secara parsial (individu) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y), kepemimpinan (2,032) variabel kepemimpinan (X₃) secara parsial (individu) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y), displin kerja (2,441) artinya variabel disiplin kerja (X₄) secara parsial (individu) berpengaruh positif dan signifikanterhadap kinerja pegawai (Y) dan motivasi kerja (9,281) artinya variabel motivasi kerja (X₅) secara parsial (individu) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Dimana nilai signifikansi kelima variabel independen sebesar 0,001, 0,048, 0,046, 0,017 dan 0,003 < 0,05. Secara simultan, nilai F hitung kelima variabel independen tersebut adalah (93,071) dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Berarti secara parsial dan simultan kelima hipotesis dalam penelitian ini seluruhnya diterima.Hasil analisa regresi Uji R2, didapatkan hasil bahwa kompetensi, kualifikasi, kepemimpinan, displin kerja dan motivasi kerja memberi sumbangan pengaruh terhadap kinerja pegawai dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini dibuktikan dengan angka R² (R Square) 0,855 atau 85,50 % dan sisanya 14,50 % dipengaruhi oleh faktor – faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Partisipasi Masyarakat dalam Program Kampung Keluarga Berencana di Kalurahan Sendangagung Adi Sukrianto; Gerry Katon Mahendra
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 4 (2023): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kampung Keluarga Berencana yang dicanangkan oleh Pemerintah merupakan inovasi dari lembaga pemerintah yakni BKKBN. Untuk dapat mencapai tujuan dari program tentunya harus ada keterlibatan dan kolaborasi lewat beberapa pihak baik masyarakat, pemerintah ataupun swasta,. Partisipasi publik jadi kunci penting untuk menyelenggarakan program yang sudah direncanakan. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui partisipasi publik dalam program Kampung Keluarga Berencana di Kalurahan Sendangagung dengan menggunakan teori dari John M. Cohen dan Norman T. Uphoff. Partisipasi masyarakat yang diteliti yakni partisipasi pada penetapan keputusan, penyelenggaraan program, pemanfaatan hasil, serta evaluasi. Penelitian ini ialah riset kualitatif yang memakai pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai pada riset ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil riset ini memberikan bukti bahwa partisipasi publik pada penentuan keputusan telah terlibat dengan baik, meskipun dalam keputusan awal belum terlibat. Dalam pelaksanaan, partisiapsi masyarakat sudah cukup aktif terlibat dalam kelompok kegiatan yang ada, tetapi belum semua wilayah di kalurahan memiliki kelompok kegiatan. Dalam pemanfaatan hasil, masyarakat telah merasakan banyak manfaat lewat tersedianya program Kampung Keluarga Berencana. Dan dalam evaluasi, masyarakat sudah ikut berpartisipasi baik secara langsung ataupun tak langsung. Saran yang diberi ialah perlu adanya kerjasama semua pihak agar partisipasi masyarakat dapat menjangkau diseluruh wilayah kalurahan dalam pelaksanaan program Kampung Keluarga Berencana.

Page 9 of 25 | Total Record : 247