cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT RT05 RW07 KELURAHAN BUNULREJO KOTA MALANG MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK HAND SANITIZER RUMAHAN Profiyanti Hermien Suharti; Hardjono Hardjono; Mas'udah Mas'udah; Sigit Hadiantoro; Hadi Priya Sudarminto
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2401

Abstract

Warga RT 05 RW 07 Kelurahan Bunulrejo Kota Malang sebagian besar memiliki mata pencaharian yang tidak tetap di sektor informal. Masa pandemi Covid-19 mempengaruhi pendapatan warga, terutama yang bekerja di sektor informal. Beban pengeluaran warga juga bertambah dengan adanya kebiasaan baru penggunaan hand sanitizer ketika beraktivtas di luar rumah. Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dari Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang berupaya untuk memberdayakan kelompok masyarkat ini. Dengan kegiatan PPM ini, warga RT 05 RW 07 Kelurahan Bunulrejo Kota Malang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hand sanitizer keluarga secara mandiri, sehingga dapat menekan pengeluaran keluarga. Bentuk kegiatan PPM berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan hand sanitizer skala rumahan. Sasaran kegiatan PPM dibatasi untuk tim penggerak PKK (TP-PKK). Hasil kegiatan PPM menunjukkan bahwa mitra PPM mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan secara signifikan, serta merasa puas dengan kegiatan PPM
PELATIHAN PEMANFAATAN DAN PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING PADA YAMARU (YAYASAN MANUEL RUNTU) TOMOHON SULAWESI UTARA Ivonne Angelic Umboh; Merry Jeanned’Arc Korompis; Patricia Petrus; Loureine P. Sumual; Rafael Sengkey; Steify Sepang; Johanis Timbuleng
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2490

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan setiap hari Jumat mulai tanggal 3 Juni 2022 hingga saat ini, dilakukan atas permintaan Yayasan Yamaru (Yayasan Manuel Runtu), sebuah yayasan yang memberikan kepedulian penuh kasih kepada penyandang disabilitas ganda yaitu disabilitas mental dan fisik. Penyandang disabilitas ganda (tidak dapat melakukan aktivitas apapun), dirawat mulai dari bayi, remaja dan dewasa bahkan sampai meninggal dunia. Karena dianggap tidak berguna, memalukan, dan karena kemiskinan, para penderita ini ditelantarkan oleh orang tuanya. Yayasan Yamaru karena tekanan kemanusiaan secara sukarela tanpa memandang suku, asal dan agama merawat para penderita ini. Perawatan tersebut membutuhkan dana untuk mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut. Para Bruder (biksu atau rohaniwan Katolik) dibantu masyarakat sekitar mendirikan berbagai usaha, yaitu pertanian dan perkebunan, pembuatan benda-benda religi Katolik dan pembuatan garmen atau konveksi. Bagaimana usaha mikro ini dapat bertahan dan berkembang sementara manajer yayasan menghadapi akses pasar kapasitas bisnis yang terbatas? Universitas Katolik De La Salle melalui pendekatan multidisiplin melakukan kegiatan pendampingan dan pelatihan untuk memperkuat pemasaran digital bagi para pengusaha mikro yayasan. Metode yang digunakan adalah melalui pelatihan dan pendampingan rutin setiap hari Jumat untuk meningkatkan akses pasar melalui teknologi informasi dan media sosial. Tujuan dari PKM ini adalah untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka dan memperluas jaringan pemasaran dan penjualan produk mereka
PELATIHAN PENDAMPINGAN KONFLIK PADA ANAK Maria Yang Roswita; Maria Bramanwidyantari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2547

Abstract

Pelatihan Pendampingan Konflik pada Anak dilakukan di Kampung Tambak Mulyo yang merupakan Daerah dampingan Lembaga Pendamping Usaha Buruh Tani dan Nelayan Keuskupan Agung Semarang (LPUBTN-KAS). Pelatihan ini diberikan untuk orangtua di Kampung Tambak Mulyo yang memiliki anak berusia 2 sampai dengan 12 tahun. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada para orang tua agar dapat mendampingi anak yang sedang mengalami konflik. Pelatihan dilakukan secara luring dengan peserta berjumlah 22 orang ibu-ibu. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode psikoedukasi, diskusi kelompok dan role playing. Pelatihan ini dilakukan selama dua kali pertemuan dan diantara dua kali pertemuan tersebut ada tugas yang perlu dilakukan oleh peserta pelatihan, yaitu menerapkan cara-cara yang diberikan dalam materi pelatihan pada pertemuan pertama untuk didiskusikan dalam pertemuan pada pertemuan berikutnya. Secara keseluruhan diperoleh hasil bahwa peserta mendapatkan manfaat dari pelatihan
PENGUATAN IDENTITAS, JATI DIRI, DAN KAPASITAS MASYARAKAT ADAT WAROPEN DI PROVINSI PAPUA BARAT Hugo Warami; Hermanus Sikoway; Yan P. Makabori; Elisabeth L.M. Sanggenafa; Kaleb A. Yenusi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2079

Abstract

Kelembagaan masyarakat adat Waropen secara legal berdasarkan peraturan perundang-undangan belum terbentuk di Provinsi Papua Barat. Untuk itu, kegiatan ini menjadi urgensi yang harus dilakukan dalam rangka penguatan dan penataan kelembagaan adat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk (1) membangun kesadaran dan solidaritas sosial; (2) mendorong kohesivitas sosial yang harmoni; (3) membentuk organisasi modern berbasis adat; (4) membangun organisasi sebagai benteng penerus nilai dan tradisi luhur; dan (5) ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Luarannya adalah diharapkan berkontribusi dalam (1) memahami wilayah dan karateristik budaya Waropen yang sama dan berbeda pada setiap kampung, keret dan rumah; dan (2) menyusun kelengkapan organisasi lembaga adat dan kemasyarakatan dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Waropen. Mitra dalam kegiatan ini adalah (1) Pemerintah Provinsi Papua Barat, (2) Pemerintah Kabupaten Waropen, (3) Pemerintah Kabupaten Manokwari, dan (4) Dewan Adat Daerah Suku Waropen Provinsi Papua. Metode kegiatan ini adalah participatory learning and action (PLA) dengan paradigma sosio-etnografis agar dapat belajar pada komunitas, menempatkan nilai yang sama antara pengetahuan dan pengalaman masyarakat adat, dan kapasitasnya dalam memberikan solusi atas masalah yang mempengaruhinya. Bentuk kegiatannya terdiri atas: (1) Musyawarah Besar, dan Pengukuhan. Hasil kegiatannya adalah terbentuknya kelembagaan: (1) Struktur Organisasi dan Tata Kerja Adat, (2) Peradilan Adat, dan (3) Kerukunan Keluarga Waropen
USAHA PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF, INOVATIF DAN RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS LIMBAH MINYAK GORENG SEBAGAI GREEN SOUVENIR Misrahanum Misrahanum; Sadli Sadli; Murniana Murniana; Ferry Syah Putra; Rena Novita Rezeki; Abdul Halim Muslem
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2349

Abstract

Global warming has an impact on the decline in the quality of human life, as a result of the decline in the quality of the environment. To prevent and overcome these problems, an effort is needed, one of which is to produce an environmentally friendly product. Investment in environmentally friendly products is becoming an interesting trend as an effort to develop and use environmentally friendly products, one of which is green souvenirs. Green souvenirs can be a product solution to promote an environmentally friendly lifestyle with innovative products that come from the waste of daily living activities. One of them is used cooking oil. This product-based community service activity was carried out in Kayee Lee, Aceh Besar. This activity aims to produce green souvenir products. Education and promotion of environmentally friendly lifestyles for the community contribute to improving the quality of the environment. Activities that have been carried out in the form of socialization, and technical training in the process of making green souvenirs. The results of the service of the partner group have an understanding of the benefits of processing used cooking oil into green souvenirs. The training activities that have been carried out have produced green souvenir products in very varied shapes, colors, and motifs with an attractive appearance so that they are economically viable. Green souvenir product motifs can be customized for events such as seminars, graduations, birthdays, weddings, and decorative or household purposes. Green souvenir products that are expected to open up opportunities for business partners to increase family income also contribute to the environment and health. 
PKM EKSISTENSI BUDAYA MENUJU KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI KOPERASI SYARIAH BAGI MASYARAKAT KARANG ASEM TIMUR Prasetio Ariwibowo; Tjipto Djuhartono; Bakti Toni Endaryono; Iramdhan Iramdhan; Agus Putrono
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2392

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan berdasarkan berbagai permasalahan mitra, diantaranya belum sepenuhnya masyarakat Desa Karang Asem Timur, Citeureup, Kabupaten Bogor memahami manfaat koperasi, Masyarakat Desa Karang Asem Timur, Citeureup, Kabupaten Bogor belum mengetahui tata cara pendirian koperasi, masih rendahnya kesadaran masyarakat Desa Karang Asem Timur, Citeureup, Kabupaten Bogor dalam tata kelola keuangan pribadi, tata kelola keuangan keluarga, hingga tata kelola keuangan usaha dengan ikut berpartisipasi menjadi pengelola dan anggota koperasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu, 11 Juni 2022 dalam bentuk sosialisasi mengenai tata kelola koperasi dan pentingnya koperasi dalam perekonomian dan pembinaan pendirian koperasi, pilihan pengurus terutama pengajuan pendirian koperasi secara hukum bagi koperasi berbasis syariah dan non syariah. Tingginya animo masyarakat terhadap kegiatan Abdimas ini sehingga masyarakat menjadi paham mengenai Kondisi koperasi yang sehat dengan tata kelola dengan baik dan benar yang dimulai dari penyusunan pengurus, penyusunan AD/ART, dan lain-lain tanpa menghilangkan budaya kearifan lokal di dalam kehidupan sehari-hari
PELATIHAN GOOGLE APPS DAN KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN EVALUASI BAGI GURU SEKOLAH DASAR Hendra Dikesuma; Robi Yanto; Ahmadi Ahmadi; Medi Triawan
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2468

Abstract

Pembelajaran Jarak Jauh bagian dari solusi yang dapat digunakan untuk menghindari sebaran Covid-19, namun demikian pembelajaran jarak jauh tidak bisa dikatakan sebagai pengganti pembelajaran secara luring. Permasalahan yang timbul akibat dari perubahan cara belajar adalah guru akan kesulitan dalam menyampaikan materi secara maksimal. Selain itu guru akan kesulitan berkomunikasi dengan wali siswa sebagai pendamping anak dalam menerapkan pembelajaran secara daring, serta guru harus melakukan proses evaluasi pembelajaran untuk mengetahui pemahaman materi yang telah disampaikan. Agar permasalahan tersebut dapat terselesaikan. Maka diperlukan kegiatan pelatihan media pembejaran dan evaluasi agar guru dapat memahami pemanfaatan aplikasi pembelajaran secara daring. kegiatan pelatihan ini dilakukan selama 2 hari secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Aplikasi yang digunakan adalah google apps dan kahoot. Pelatihan ini tidah hanya mengajarkan cara menggunakan  media pembelajaran namun pelatihan ini juga mengajarkan penerapan email institusi pada google suite education untuk memanfaatkan google meet tanpa batas waktu dan banyak peserta, serta keamanan dalam melakukan evaluasi secara online dengan menerapkan konfigurasi materi evaluasi pada masing masing matapelajaran dengan private visibilty sehingga soal dan jawaban pada libary tidak dapat di lacak oleh pengguna lain selain guru matapelajaran. Dari hasil kegiatan PkM sebesar 92 % peserta dapat menyelesaikan tugas penggunaan google apps dan 60 % menyelesaikan tugas penggunaan aplikasi kahoot. Sedangkan dari hasil quisioner diketahui peserta yang telah mengenal google classroom dan google meet rata-rata 82 % dan yang mengenal aplikasi kahoot 20 %. Dari umpan balik peserta Hasil pelatihan mendaptkan penilaian kategori baik dengan rata rata nilai interval sebesar 4
PENDAMPINGAN PENGENDALIAN KEUANGAN UMKM KOTA TASIKMALAYA DENGAN PUNYUSUNAN LAPORAN BERBASIS INTERNET FINANCIAL REPORT (IFR) Evilia Sri Yuniar; Agus Supriatman
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2525

Abstract

Pengendalian keuangan merupakan bagian yang sangat penting untuk sebuah usaha termasuk UMKM. Proses pengendalian keuangan UMKM tidak bisa dilakukan menggunakan teknologi atau mesin tetapi pada era ini teknologi dapat membantu dan memudahkan proses ketercapaian pengendalian yang efektif dan efisien. Misalnya pada penggunaan teknlogi untuk mencatat sebuah transaksi. Penggunaan buku sebagai catatan keuangan bukanlah hal yang tidak baik tetapi dengan perkembangan teknologi informasi saat ini sudah sangatlah pesat, terlebih dengan digaungkannya Era Revousi Industri 4.0 yang erat kaitannya dengan istilah Transformasi Digital sehingga menuntut pelaku sektor UMKM untuk dapat beradaptasi terhadap perkembangan tersebut agar dapat memperkuat eksistensinya. Penyusunan laporan keuangan dan pengendalian berbasis Internet Financial Report (IFR) sangat berguna untuk mendapatkan informasi dan menerapkan strategi dengan tepat untuk mempertahankan eksistensinya dalam menjalankan usaha UMKM di era sekarang. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk upaya pengendalian UMKM khususnya Coffee By Karsa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pemahaman manajemen keuangan, pelatihan dan pendampingan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini UMKM Cofee By Karsa lebih mampu mengendalikan keuangannya dan lebih terstruktur dalam penyusunan laporan keuangan karena dimudahkan dengan penggunaan teknologi berbasis Internet Financial Report (IFR)
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA VERTIKULTUR DAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DI DUSUN NAPAN KABUPATEN KAMPAR Fanny Septya; Rosnita Rosnita; Roza Yulida; Yulia Andriani
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2588

Abstract

Masyarakat dusun napan mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh tani. Penduduk perempuan usia produktif >50% yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya menjadi ibu rumah tangga. Dengan demikian penting dilakukan pemberdayaan masyarakat dengan budidaya tanaman sayuran dengan teknik vertikultur dan pembuatan pestisida nabati untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga sebagai salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat, baik komunitas maupun secara kelembagaan. Tujuan pengabdian ini adalah 1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang proses pembuatan vertikultur dalam upaya pemanfaatan lahan pekarangan, 2) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang proses pembuatan pestisida nabati. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan pekarangan masyarakat lokal, sosialisasi rencana kegiatan dengan masyarakat sasaran, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan kegiatan pemberdayaan dan evaluasi kegiatan. Kegiatan sosialisasi pembuatan vertikultur dan pestisida nabati ini terlaksana dengan persentase 90%. Peserta yang mengikuti kegiatan pembuatan vertikultur dan pestisida nabati sudah mengetahui dan mampu untuk menciptakan kemandiriaan kebutuhan rumah tangga menanam tanaman dengan teknik vertikultur dan membuat pestisida nabati yang aman bagi lingkungan
PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI WILAYAH PESISIR INDONESIA Yosa Novia Dewi; Eka Melati; Khidayatul Munawwaroh; Efa Silfia; Sadjiran Sadjiran
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2658

Abstract

Kemiskinan merupakan kondisi yang hingga saat ini masih menjadi permasalahan di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari masih tingginya jumlah penduduk miskin di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 26,5 juta jiwa. Kemiskinan ini tidak terjadi begitu saja, salah satunya karena minimnya penghasilan rumah tangga sehingga membuat mereka tak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemberantasan kemiskinan di Indonesia memerlukan kerjasama berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Oleh sebab itu, tim pengabdian masyarakat bersama LAZ Dompet Dhuafa menjalankan program berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemberdayaan perempuan. Program ini menyasar 50 perempuan keluarga nelayan kerang hijau di wilayah pesisir pantai Serang, Provinsi Banten, Indonesia. Wilayah ini merupakan wilayah penghasil kerang hijau tetapi belum terbudidayakan dengan baik. Praktek nelayan masih dilakukan secara manual sehingga hasil yang didapatkan tidak optimal. Hal ini berdampak pada tingkat penghasilan masyarakat yang masih rendah. Program pengabdian dalam bentuk pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan keluarga nelayan. Program dijalankan selama satu tahun dengan pendampingan penuh. Program ini melingkupi pemberian modal usaha, pelatihan skil, dan pendampingan usaha. Evaluasi dampak program ini dihitung dengan metode SLIA (Sustainable Livelihood Impact Assessmen. Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa program memberikan dampak yang positif terhadap kesejehteraan masyarakat. Hal ini dapat dilihat baik dari aspek peningkatan pendapatan, aspek fisik, aspek alam, aspek sumber daya manusia, maupun aspek sosial.