cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PELATIHAN ANALISIS RASCH UNTUK MGMP GURU MATEMATIKA KABUPATEN SUMENEP Anik Anekawati; Mohammad Rofik; Isyanto Isyanto
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2491

Abstract

Penilaian yang sering digunakan oleh guru masih menggunakan analisis klasik untuk mengevaluasi instrumen, seperti SPSS dan Anates. Seiring perkembangan IPTEK, penilaian klasik tergantikan oleh penilaian modern yang salah satunya adalah penilaian dengan analisis rasch. Sasaran kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) adalah guru MGMP Matematika SMA/SMK di Kabupaten Sumenep. Permasalahannya adalah kebutuhan penguatan konsep evaluasi pembelajaran (pengetahuan) dan kurang terampil dalam pengolahan data (keterampilan) dengan pendekatan rasch model berbantuan software. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan terkait evaluasi pembelajaran dan keterampilan mengolah data menggunakan analisis rasch. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan pelatihan. Hasil diperoleh berdasarkan uji t berpasangan nilai pretes dan postes terdapat peningkatan pengetahuan signifikan setelah diberi penguatan konsep tentang rasch analisis dengan P-value 0,00. Sedangkan aspek keterampilan terjadi peningkatan signifikan setelah dilakukan kegiatan praktik pengolahan data analisis rasch, dengan P-value 0,00, Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan setelah dilakukan pendampingan dan pelatihan analisis rasch
INOVASI LITERASI DAN PERMAINAN RAMAH ANAK DI PASAR KAMU KAWAN LAMA DESA DENAI LAMA Sarah Nasution; Rina Melati Sitompul; Cut Alma Nuraflah; Mierna Zulkarnain
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2548

Abstract

Literasi adalah kegiatan yang terfokus pada proses menyerap informasi dengan membaca. Membaca adalah proses kognitif dalam menerima setiap informasi yang dibaca. Literasi merupakan fokus penting khususnya bagi anak usia sekolah karena dalam setiap literasi, ada informasi berupa ilmu pengetahuan dalam inter dan intra disiplin yang terdapat di dalamnya. Pasarkamu yang digagas oleh kawanlama mengusung konsep Pekan Sarapan Karya Anak Muda dengan tujuan memajukan kearifan local dari segi kuliner daerah khususnya suku Melayu dan Jawa. Konsistensi Pekan sarapan semakin berkembang dengan menghadirkan beberapa pertunjukan khas daerah diantaranya tari tradisional dan gendhing. Namun permasalahan yang timbul adalah (1) kurang berminatnya anak-anak mencicipi menu sarapan dikarenakan tidak pernah mendapati menu itu di rumah mereka, (2) tidak kondusifnya keadaan anak-anak disebabkan rasa bosan karena tidak adanya aktifitas bermain dan permainan di lokasi tersebut, (3) minimnya pengelolaan ruang ramah anak di lokasi tersebut. Oleh sebab itu tujuan pengabdian ini adalah untuk(1) memberikan pendampingan dalam membuat literasif historis atas menu-menu sarapan agar dapat menjadi pengetahuan dan meningkatkan literasi pada anak sehingga anak-anak menjadi tidak asing atas menu sarapan yang disajikan kepada mereka, (2) memberikan beberapa alternatif permainan anak khususnya permainan melayu yakni; congklak, enggrang dan beberapa alternatif permainan tradisional serta wahana sederhana (3) memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan PASAR KAMU yang berkaitan dengan hukum dan manajemen yang dibutuhkan. Dari pengabdian yang dilakukan diatas hasilnya adalah pengunjung anak-anak kurang menggunakan gadget dan lebih menikmati suasana local yang disajikan. Kemudian para pedagang juga lebih bersemangat mengenalkan kuliner khas yang mereka jual. Sehingga, pengunjung merasa betah berlama-lama menikmati momen tanpa harus khawatir apabila anak-anak mereka dialihkan dengan menonton melalui gadget
PENYULUHAN PELAKSANAAN KONSTRUKSI ASPAL AGAR MENCAPAI UMUR RENCANA Herna Puji Astutik; Ridayati Ridayati
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2144

Abstract

Kalurahan Kalirejo Kabupaten Kulonprogo merupakan salah satu Kalurahan yang berada di Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dimana Kalurahan tersebut terdapat beberapa lokasi jalan sudah dilakukan perkerasan baik rigid pavement maupun fleksible pavement. Namun dalam pelaksanaannya, umur rencana perkerasan jalan masih belum sesuai dengan umur rencana yang telah direncanakan yang dibuktikan dengan kerusakan di jalan Gunung Kukusan Kalurahan Kalirejo. Ketidaksesuaian ini karena beberapa faktor, dapat dari segi perawatan yang kurang tepat. Dilain pihak pemberian materi arahan terhadap proses konstruksi dan pasca konstruksi kepada masyarakat sangat diperlukan. Dilain pihak, Pemerintah Kalurahan Kalirejo memiliki permasalahan tersendiri. Pemerintah Kalurahan Kalirejo memiliki keterbatasan tenaga ahli dalam memberikan penyuluhan proses konstruksi dan pasca konstruksi agar pemahaman kepada masyarakat terhadap proses konstruksi dan pasca konstruksi dapat secara bersama-sama diawasi dan dijalankan oleh masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan pihak mitra, maka diperlukan kegiatan penyuluhan dan penyampaian materi tata cara perawatan aspal pasca konstruksi agar warga masyarakat memiliki kesepahaman yang sama berkaitan dengan proses konstruksi dan pasca konstruksi. Sehingga warga masyarakat dapat bersama-sama melakukan pengawasan dan Tindakan. Dengan kegiatan tersebut, diharapkan pihak Kalurahan memiliki pemahaman lebih mengenai dasar-dasar proses pelaksanaan konstruksi yang benar dan proses perawatan yang baik dan benar pula. Tujuan penyuluahan ini agar warga Kalurahan paham tentang cara pelaksanaan konstruksi yang baik dan benar. Hasil penyuluhan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penambahan wawasan terkait pelaksanaan konstruksi aspal agar mencapai umur rencana dengan dibekali buku saku tentang materi pelaksanaan konstruksi aspal yang benar agar mencapai umur rencana
SOSIALISASI “GLAMPING CAMP” SEBAGAI POTENSI BISNIS PARIWISATA BERKELANJUTAN Hanna Maria Panggabean; Jimmy Nganta Ginting; Sastra Wandi Nduru; Yosua Parhorasan Manullang; Lika Silvia Batubara
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2358

Abstract

Penerapan Glamping camp sebagai salah satu inovasi pariwisata yang berkelanjutan sudah sewajarnya dilakukan di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan Sosialisasi Glamping camp diperlukan untuk menunjang pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan di Sapo Juma Guest House yang terletak di Desa Tongging Kab. Karo dan dihadiri oleh karyawan dan pihak manajemen. Dalam kegiatan ini diadakan pengenalan yang menekankan pada apa, mengapa, dan bagaimana jika glamping camp diterapkan pada hotel yang sekaligus merupakan obyek pariwisata tersebut. Adapun tahapan metode yang digunakan dalam melakukan kegiatan ini adalah persiapan, perencanaan dan pelaksanaan yang dibantu dengan metode yang lebih sederhana, yaitu penyampaian materi, kuis dan diskusi. Hasil yang didapati dari kegiatan tersebut adalah sekitar 92% peserta mengerti definisi glamping camp, sejarah glamping camp serta bagaimana perkembangan bisnis glamping camp di Indonesia. Kemudian, 94% peserta memahami standar perangkat glamping camp dan perbedaan perangkat yang diterapkan pada traditional camping. Kemudian, sekitar 93% peserta dapat mengerti kriteria fasilitas glamping camp yang diperlukan serta konsep atraksi glamping camp sesuai dengan karateristik alam di beberapa daerah di Indonesia. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi tersebut adalah penerapan glamping camp dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Sapo Juma Guest House. Penerapan glamping camp juga dapat menjadi atraksi wisata yang dapat menawarkan solusi pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan
PELATIHAN BUDIDAYA DAUN GATAL KMIWIE ARSO, KABUPATEN KEEROM-PAPUA Yuliana Ruth Yabansabra; Elsye Gunawan; John Dominggus Kalor; Eva Susanty Simaremare; Felycitae Ekalaya Appa; Andre Anusta Barus; Mustika Endah Pratiwi; Claudius Hendraman Tobi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2393

Abstract

Kampung Wubur, Kmiwie berada di Arso II Kabupaten Keerom dimana hutan di daerah Arso banyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai analgesik, antinyeri, anticapek, dan antipegal. Daun gatal banyak terdapat di hutan tetapi sering hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan, tidak hanya lembaran daun gatal yang hanya dijual Rp 10 ribu/20 lembar, tetapi produk farmasi jauh lebih mahal. Di sisi lain, daerah ini banyak lahan kosong juga yang hanya ditumbuhi ilalang dan rumput liar. Jika ilmu pengetahuan, teknologi farmasi, dan budidaya daun gatal dapat dikembangkan, maka nilai jual daun gatal bertambah dan perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk membuat produk farmasi dari tanaman gatal (Laportea decumana) dan bagaimana memasarkannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop/ ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan pembuatan produk tanaman obat khususnya daun gatal meningkat menjadi 83% dan semua dari peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan mau berbagi ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lain
PENGUATAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA Kistan Kistan; Irawati Irawati; A. Artifasari; Alfian Mas'ud; Muhammad Basri; Megawati Sibulo; St Malka; Ita Novianti; Asrianti Safitri Muchtar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2469

Abstract

Corona Virus merupakan Jenis Virus dengan tingkat penyebaran yang sangat tinggi. Menyebr melalui kontak dari manusia ke manusia melalui droplet. Terbukti sejak tahun 2020 Jumlah kasus virus ini semakin meningkat.  Untuk menurunkan penyebaran virus ini dibutuhkan partisipasi masyarakat secara aktif dan luar biasa dengan mengikuti himbauan pemerintah seperti mematuhui protokol kesehatan dan selalu menjaga jarak, serta isolasi mandiri. Menurut penelitian sebelumnya kesadaran akan protocol kesehatan kurang dkarenakan informasi yang diterima oleh masyarakat dari sumber yang tidak terpercaya sehingga pemahaman masyarakat menjadi keliru akibatnya berdampak pada sikap dan perilaku masyarakat itu sendiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat dimulai dari kader yang nantinya menjadi agen promosi kesehatan tentang pencegahan penyebaran corona virus. Sebanyak 21 kader dan tokoh masyarakat terlibat dalam kegiatan ini. Metode kegiatan berupa Pretest – Posttest pemberian Edukasi dengan media Power Point untuk presentasi dan Leafleat. Hasil pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pencegahan penyebaran Corona Virus. Sebelum dilakukan edukasi dari 21 Peserta terdapat sebanyak 33,33% memiliki pengetahuan kurang namun setelah dilakukan edukasi tidak ditemukan peserta yang memiliki pengetahuan kurang. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan masih merupakan langkah yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan, Sikap dan perilaku masyarakat
PENDAMPINGAN PEMETAAN PRASARANA, SARANA DAN UTILITAS UMUM (PSU) PERUMAHAN BERBASIS SIG DI KABUPATEN MAGETAN Andi Patriadi; Retno Trimurtiningrum; Muhammad Fauzi Mazaruddin; Dini Nur Maulina Santi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2529

Abstract

Data digital mengenai penyerahan PSU (e-PSU) yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat menjadi krusial. Sehingga masyarakat yang hendak melakukan pembelian rumah di perumahan teredukasi dan dapat memilih perumahan yang telah menyerahkap PSU guna memperoleh jaminan keberlangsungan lingkungan perumahan yang akan ditinggali. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan langkah awal pengenalan metode SIG terhadap pelaku penertib kebijakan yaitu pegawai pada instansi yang membidangi penyerahan PSU yaitu Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Instansi tersebut berhasil melakukan simulasi SIG dari beberapa kumpulan atribut file yang isinya data-data PSU. Pengembangan project file kini dikembangkan secara mandiri dan rencana pembuatan baru di project file lainnya
UPAYA MENINGKATKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MELALUI USAHA AQUAPONIK DI KELURAHAN MAKBUSUN DISRTIK MAYAMUK KABUPATEN SORONG Ivonne Martha Leiwakabessy; Dwi Indah Widya Yanti; Roger Tabalessy; Joelan Palemba
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2589

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan merupakan suatu upaya menciptakan lapangan pekerjaan serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kelompok petani dan pembudidaya ikan di Kelurahan Makbusun Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong. Kelompok petani dan pembudidaya ikan di Kelurahan Makbusun berjumlah 10 kelompok dan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, sinergitas dilakukan antara Fakultas Pertanian Universitas Kristen Papua dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sorong, Dinas Perikanan Kabupaten Sorong, asosiasi swasta, serta salah satu kelompok petani dan pembudidaya ikan Karya Lele dalam suatu program Desa Berinovasi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah dengan memberikan penyuluhan sekaligus mempraktekkan kegiatan yang meliputi pelatihan pembuatan instalasi, pelatihan merakit media dan bahan yang digunakan untuk hidroponik, pelatihan pembuatan pakan ikan, serta pembudidayaan ikan dan sayuran. Upaya pengembangan usaha yang dilakukan Kelurahan Makbusun Distrik Mayamuk, salah satunya adalah penyediaan fasilitas untuk kolam ikan baik bioflok maupun kolam alami dan fasilitas hidroponik untuk budidaya ikan dan budidaya sayuran sebagai produk unggulan wilayah distrik dimaksud. Selain itu Kombinasi budidaya ikan dan budidaya sayuran yang dikelola secara pertanian terpadu dengan nutrisi yang di berikan  epada tanaman secara hidrophonik kemudian menjadi pakan bagi budidaya ikan akan memberikan nilai estetika bagi pengembangan agro wisata di Kabupaten Sorong
PENERAPAN BAMBU PADA FURNITUR DAN AKSESORIS INTERIOR SEBAGAI NILAI TAMBAH HOMESTAY DI DESA WISATA Titi Indahyani; Nabilla Retnaning Dewanti
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2673

Abstract

Homestay berbasis masyarakat di desa wisata saat ini menjadi salah satu fasilitas penunjang pariwisata yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi fasilitas pendukung yang unik bagi wisatawan dan pemasukan tambahan bagi masyarakat untuk mendukung keberlanjutan pariwisata lokal. Fasilitas di dalam homestay seperti elemen interior, furnitur dan aksesoris interior menjadi sangat penting untuk mendukung peningkatan pelayanan terhadap para wisatawan. Furnitur dan aksesoris interior khususnya, juga dapat dimanfaatkan untuk lebih memperkuat identitas lokal. Material bambu yang cukup melimpah di desa wisata juga diintegrasikan pada rancangan desain pada kegiatan pemberdayaan masyarakat ini untuk mendukung nilai tambah produk dan memberikan pengalaman nuansa alam yang khas pedesaan yang tak terlupakan bagi para wisatawan. Tujuan umum dari kegiatan ini adalah memberikan wawasan tambahan terhadap fasilitas homestay yang dikelola masyarakat agar selain dapat memberikan nilai tambah bagi produk lokal khususnya aksesoris interior yang terdapat di dalam homestay juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian di desa wisata. Metode yang digunakan adalah mengumpulkan data, wawancara kepada mitra, melakukan proses desain dan pengembangan desain, membuat prototype, dan menyusun materi pelatihan bagi masyarakat desa. Selanjutnya dilakukan pelatihan untuk menambah wawasan terkait penerapan bambu dan interior homestay. Beberapa prototipe, foto dan paparan materi disampaikan kepada para peserta untuk mendukung pelatihan agar dapat lebih memperjelas pemahaman akan pentingnya memberikan nilai tambah bagi produk bambu. Luaran program ini merupakan pengenalan wawasan para peserta terhadap rancangan dan tata letak desain interior, furnitur dan aksesoris interior homestay. Peserta juga melakukan pelatihan membuat produk dari bambu dan produk yang terinspirasi dari kekhasan alam di desa. Semua peserta berhasil menyelesaikan materi pelatihan yang dapat bermanfaat untuk mendukung kebutuhan akan fasilitas homestay yang berdampak bagi keberlanjutan UMKM dan pariwisata di desa wisata
PENINGKATAN ASPEK PEMASARAN DAN SDM PADA UMKM KEDAI KOPI DI KABUPATEN KUDUS Kertati Sumekar; Aprilia Whetyningtyas; Indah Dwi Prasetyaningrum; Mia Ajeng Alifiana; Dhaifina Idznitia Apriyani Naimi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3072

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk pengembangan UMKM Kedai Kopi yang tengah marak menjamur dikalangan anak muda. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kedai Kopi Love Story yang terletak di Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Karena usaha masih tergolong baru, maka permasalahan utama atas adanya konsep social distancing di era new normal ini adalah masih sedikitnya pembeli, selain karena selama ini pemasaran produk dilakukan secara offline dari mulut ke mulut, juga karena mitra belum mempunyai kemampuan manajerial yang cukup dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia. Sehingga mitra memerlukan pendampingan dalam pengelolaan risiko dari aspek pemasaran dan sumber daya manusia yang dimilikinya. Berdasarkan permasalahan mitra tersebit, maka tujuan dari pengabdian ini adalah (1) peningkatan aspek pemasaran; dan (2) peningkatan kemampuan pengelolaan SDM. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan dan pendampingan langsung kepada mitra. Solusi yang diberikan pada permasalahan aspek pemasaran adalah perluasan jangkauan pasar secara online melalui media sosial Instagram dan terdaftar di Google Map. Solusi yang diberikan pada aspek SDM adalah terwujudnya peningkatan pemahaman dan kemampuan mitra dalam pengelolaan SDM. Harapannya dengan kedua solusi yang diberikan, risiko mitra atas permasalahan pada aspek pemasaran dan SDM dapat diminimalisir, dan akhirnya mitra dapat lebih mengembangkan usahanya di masa New Normal.