cover
Contact Name
Febry Ichwan Butsi
Contact Email
ichwan.butzi@gmail.com
Phone
+6283161745174
Journal Mail Official
ejurnal@stikpmedan.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi "Pembangunan" Jalan Sisingamangaraja No. 84 Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
ISSN : -     EISSN : 26227290     DOI : -
Jurnal Communique ini memuat artikel ilmiah yang berasal dari hasil penenelitian dan kajian komunikasi. Kajian ini berasal dari berbagai macam cakupan yakni kajian media , jurnalisme, humas, komunikasi organisasi, komunikasi pemasaran, dan kajian yang relevan dengan ilmu komunikasi. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yakni pada bulan April, dan Otober.
Articles 184 Documents
PENGARUH KONTEN VISUAL “GEMOY” BERBASIS AI PRABOWO - GIBRAN TERHADAP PERSEPSI PEMILIH PEMULA DI KELURAHAN ALUR DUA PADA PILPRES 2024 Yasmin, Nafirah
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i2.653

Abstract

Dalam konteks pemilu 2024 di Indonesia, penggunaan teknologi AI menjadi strategi baru yang digunakan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Gibran untuk menjangkau pemilih muda melalui media sosial. Konten visual “gemoy” menjadi salah satu manifestasi nyata dari pemanfaatan AI dalam kampanye digital pasangan ini. Visualisasi ini menggambarkan sosok Prabowo dalam format animasi yang ekspresif dan bersahabat, jauh dari citra militeristik dan tegas yang selama ini melekat padanya. Fenomena “gemoy” juga menunjukkan bahwa kampanye politik tidak lagi bergantung pada pidato dan debat, melainkan pada seberapa kreatif kandidat mengemas citra diri dalam bentuk yang menyenangkan dan mudah viral. Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh konten visual “gemoy” berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diproduksi dan disebarluaskan oleh tim kampanye Prabowo-Gibran di akun instagram resmi mereka, terhadap pemilih pemula di Kelurahan Alur Dua pada Pilpres 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Alur Dua, Pangkalan Berandan. Lokasi ini dipilih karena tingginya partisipasi politik, terutama di kalangan pemilih pemula. Waktu penelitian ini, akan direncanakan mulai bulan Januari hingga bulan Juli 2025.Sumber penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dikelompokkan menjadi data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung di lapangan, yang berupa keterangan dari sumber terkait. Pada penelitian ini, data primer didapat dari wawancara mendalam dengan pemilih pemula sebanyak 23 orang yang berusia 17-22 tahun di Kelurahan Alur Dua. Sumber data sekunder merupakan sumber data tambahan yang membantu memberikan keterangan atau data pelengkap sebagai bahan perbandingan. Pada teknik analisa data ini, data yang dikumpulkan aka dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif oleh Miles dan Huberman, yakni dengan menggunakan Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi pengemasan dan distribusi konten “gemoy” Prabowo-Gibran sangat efektif dalam menarik perhatian pemilih pemula. Gaya visual yang lucu, cerah, dan emosional membuat konten ini mudah diterima di platform seperti instagram. Pendekatan ini selaras dengan teori uses and gratifications, di mana generasi muda mencari hiburan dan ekspresi diri dalam media sosial.
REPRESENTASI NILAI KELUARGA DALAM FILM HOW TO GET MILLIONS BEFORE GRANDMA DIES (Studi Semiotika Roland Barthes Nilai Keluarga China-Thailand Dalam Film How To Get Millions Before Grandma Dies) Nadra Vita; Remaja Putra Barus; Agiza Putri Lubis
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.725

Abstract

Penelitian ini berjudul Representasi Nilai Keluarga dalam Film How to Make Millions Before Grandma Dies dengan Sub Judul Studi Semiotika Roland Barthes Nilai Keluarga China-Thailand dalam Film How To Make Millions Before Grandma Dies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai keluarga dalam film How to Make Millions Before Grandma Dies menggunakan teori semiotika Roland Barthes, yang membedah tanda melalui tiga lapisan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap film, studi literatur terkait semiotika, serta pencarian data online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini secara signifikan merepresentasikan nilai-nilai keluarga China-Thailand, dengan menonjolkan hubungan antar anggota keluarga dan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisional dalam konteks perubahan sosial budaya yang dinamis.
KONSTRUKSI KEKUASAAN SIMBOLIK DALAM RUANG PUBLIK MASYARAKAT URBAN: ANALISIS PERAN KOMUNIKASI DI KOTA MEDAN Muhammad Zikri Asmara; Haris Martondi Hasibuan
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.744

Abstract

Perkembangan masyarakat urban menghasilkan transformasi dalam struktur sosial, relasi kekuasaan, dan praktik komunikasi masyarakat. Komunikasi tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat pertukaran informasi, tetapi juga menjadi mekanisme produksi makna dan kekuasaan simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi dalam konstruksi kekuasaan simbolik dalam ruang publik masyarakat urban, dengan fokus pada konteks masyarakat Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian konseptual berbasis studi pustaka, serta pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif antropologi, ilmu politik, dan ilmu komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berperan sebagai mekanisme utama dalam membentuk identitas sosial, membangun legitimasi simbolik, dan mereproduksi struktur kekuasaan dalam masyarakat urban. Ruang publik, baik fisik maupun digital, menjadi arena kontestasi simbolik di mana berbagai aktor sosial berupaya membangun pengaruh dan legitimasi melalui praktik komunikasi. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi merupakan elemen fundamental dalam memahami dinamika kekuasaan dan struktur sosial dalam masyarakat urban.
ANALISIS DISTORSI KOMUNIKASI OVERCLAIM PRODUK DAVIENA SKINCARE DI MEDIA SOSIAL TIKTOK Jody Luwansyah; FERA INDASARI; CHAIRUNNISAH PUTRI AYU NINGSIH
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i2.772

Abstract

Distorsi komunikasi dalam promosi produk kecantikan di media sosial menjadi isu yang semakin relevan, khususnya terkait tuduhan overclaim produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi distorsi komunikasi overclaim produk Daviena Skincare di media sosial TikTok serta memahami proses pembentukan makna di ruang publik digital. Penelitian ini emnggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan teori konstruksi sosial realitas sebagai landasan analisis. Data dikumpulkan melalui observasi konten, dokumentasi, dan analisis interaksi pengguna media sosial TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distorsi komunikasi terjadi melalui penyederhanaan pesan promosi, pergeseran makna kalim produk serta generalisasi berlebihan yang berkembang akibat interpretasi audiens, pengulangan narasi oleh pengguna lain, dan pengaruh algoritma media sosial dalam memperluas penyebaran informasi. Tuduhan overclaim tidak hanya dipengaruhi oleh pesan promosi dari pihak brand, tetapi juga oleh proses eksternalisasi, objektivikasi, dan internalisasi dalam interaksi sosial pengguna media sosial. Selain itu, respon komunikasi yang dilakukan oleh Daviena Skincare belum sepenuhnya mampu mereduksi distorsi komunikasi yang telah terbentuk karena kuatnya realitas sosial yang berkembang di kalangan audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa distorsi komunikasi promosi Daviena Skincare di TikTok terbentuk melalui konstruksi sosial yang berkembang di kalangan audiens Penelitian ini menyimpulkan bahwa distorsi komunikasi promosi Daviena Skincare di TikTok terbentuk melalui konstruksi sosial yang melibatkan brand dan audiens, menghasilkan penyederhanan pesan, pergeseran makna, serta generalisasi berlebihan yang diperkuat oleh klarifikasi brans sehingga diperlukan strategi komunikasi yang memahami konstruksi makna audiens.
Analisis Gaya Konten Visual "Instagramable" atau "Real" Sebagai Strategi Branding Cafe Jarak Coffee Ramandhika Panca Handoyo; Lisa Mardiana
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i2.730

Abstract

Perkembangan Instagram sebagai media berbasis visual telah mengubah cara konsumen menentukan pilihan tempat nongkrong, khususnya kafe. Saat ini, konsumen tidak hanya mempertimbangkan kualitas produk, tetapi juga memperhatikan tampilan visual dan suasana yang ditampilkan di media sosial. Jarak Coffee memanfaatkan Instagram sebagai media utama dalam membangun citra kafe melalui konsep visual instagramable yang dipadukan dengan pendekatan “nyata” atau apa adanya. Strategi ini digunakan untuk membentuk persepsi bahwa Jarak Coffee merupakan kafe yang nyaman, hangat, dan relevan dengan gaya hidup konsumen masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi branding “instagramable” dan “real” yang diterapkan Jarak Coffee melalui Instagram berperan dalam mempengaruhi keputusan kunjungan konsumen. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman dan persepsi konsumen terhadap konten visual yang ditampilkan. Teori landasan yang digunakan meliputi Teori Brand Image dan Teori Keputusan Kunjungan Konsumen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak pengelola serta konsumen, observasi terhadap akun Instagram Jarak Coffee, dan dokumentasi konten visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tampilan visual yang natural, konsisten, dan sesuai dengan kondisi nyata kafe mampu membangun persepsi positif dan kepercayaan konsumen. Persepsi tersebut mendorong munculnya minat, membentuk ekspektasi yang realistis, serta mempengaruhi keputusan konsumen untuk berkunjung. Dengan demikian, strategi branding berbasis visual yang autentik terbukti berperan penting dalam meningkatkan daya tarik dan keputusan kunjungan konsumen ke Jarak Coffee.
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA PALEMBANG DALAM OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH Didi Gunawan; YENRIZAL ,; CHAIRUNNISAH PUTRI AYU NINGSIH
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i2.736

Abstract

Pengelolaan sampah di Kota Palembang memerlukan strategi komunikasi lingkungan yang efektif untuk mendorong partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang dalam optimalisasi pengelolaan sampah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan Teori Perencanaan Komunikasi sebagai landasan analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dilaksanakan secara sistematis melalui pembagian tugas yang jelas, sosialisasi dan edukasi masyarakat, pemanfaatan media komunikasi digital, serta pelaksanaan program Bank Sampah, pengurangan sampah plastik, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), dan Program Kampung Iklim yang diperkuat kerja sama pihak eksternal. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala internal berupa keterbatasan sarana prasarana dan sumber daya manusia, serta kendala eksternal berupa rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi DLH Kota Palembang telah mencerminkan elemen Teori Perencanaan Komunikasi, namun masih memerlukan penguatan agar lebih optimal dan berkelanjutan.
STRATEGI MENGEMAS KONTEN DARI LEMBAGA SATU AMAL INDONESIA DI PALEMBANG MELALUI MEDIA SOSIAL Egi Devina Hanifatussyabirah; Ahmad Muhaimin; Rina Pebriana
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i2.739

Abstract

Media sosial menjadi sarana strategis bagi lembaga filantropi dalam menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan kepada masyarakat. Instagram dipilih karena kekuatan visual dan narasi yang mampu membangun empati serta mendorong partisipasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengAmalisis strategi pengemasan konten lembaga filantropi melalui media sosial Instagram dengan menggunakan teori framing Robert N. Entman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi konten, wawancara, dan dokumentasi. Amalisis data dilakukan berdasarkan empat elemen framing, yaitu problem definition, causal interpretation, moral evaluation, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemasan konten dilakukan melalui pemilihan visual yang persuasif, narasi emosional, serta penonjolan nilai kepedulian dan transparansi. Framing yang dibangun menempatkan persoalan sosial sebagai tanggung jawab bersama dan mendorong keterlibatan audiens. Instagram berperan tidak hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan makna dan persepsi publik terhadap kegiatan filantropi.
KOMUNIKASI ASERTIF PADA HUBUNGAN ROMANTIS JARAK JAUH KARENA TUNTUTAN PENDIDIKAN SITI MUNAWAROH; WIWID ADIYANTO
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i2.751

Abstract

Hubungan romantis jarak jauh (Long-Distance Relationship, LDR) merupakan fenomena yang semakin umum terjadi pada mahasiswa akibat mobilitas pendidikan yang menuntut pasangan berada di lokasi berbeda. Keterpisahan geografis menyebabkan interaksi tatap muka menjadi terbatas sehingga komunikasi lebih banyak dilakukan melalui media digital. Kondisi tersebut sering memunculkan berbagai hambatan komunikasi, seperti kesalahpahaman pesan, perbedaan waktu aktivitas, serta munculnya kecemasan dalam hubungan. Oleh karena itu, kemampuan berkomunikasi secara asertif menjadi penting dalam menjaga kualitas hubungan romantis jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komunikasi asertif yang dilakukan oleh mahasiswa dalam mempertahankan hubungan LDR akibat tuntutan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian berjumlah enam mahasiswa yang telah menjalani hubungan LDR minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam secara daring dengan panduan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi asertif berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hubungan jarak jauh. Keterbukaan dalam menyampaikan perasaan, penggunaan ungkapan yang berfokus pada pengalaman diri (I-message), serta transparansi dalam komunikasi membantu pasangan meminimalkan konflik dan kesalahpahaman. Selain itu, pemilihan media komunikasi yang tepat, seperti penggunaan panggilan suara atau video saat membahas persoalan penting, turut membantu memperjelas pesan dan meredakan ketegangan. Praktik komunikasi tersebut juga berkontribusi pada terbentuknya rasa saling percaya serta dukungan emosional dalam hubungan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah partisipan yang lebih luas dan menggunakan pendekatan kuantitatif guna menguji hubungan antara komunikasi asertif dan kepuasan hubungan secara lebih komprehensif.
DINAMIKA OPINI PUBLIK, KINERJA PEJABAT, DAN LEGITIMASI AKTOR POLITIK Launa Launa; Nursyams ,; Fit Yanuar; Nur Azizah; Bambang Mudjiyanto
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i2.754

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis dinamika opini publik terkait statement pejabat publik dan aktor politik di ruang medsos—kendati viralitas opini bisa memicu public distrust. Melalui pendekatan kualitatif, deskriptif, dan interpretif berbasis analisis kritis dan konstruktivis, studi ini berupaya mengeksplor bagaimana opini publik dibentuk, diviralisasi, dan berimplikasi pada kredibilitas diri dan legitimasi institusi. Temuan studi menunjukkan: pergeseran sentimen publik tidak bersifat reaktif, namun konstitutif—aktif mendinamisasi ruang politik publik melalui mobilisasi emosi yang bisa memaksa para elite mengoreksi kebijakan, menarik diri, atau kehilangan dukungan. Ada kesenjangan struktural antara logika teknokratis birokrasi dan harapan publik terkait partisipasi digital, di mana publik menilai opini bukan dari otoritas jabatan, namun dari konsistensi nilai yang dianut, tindakan nyata, dan akuntabilitas narasi. Fenomena ‘Purbaya effect’ menjadi contoh disfungsi elite dalam konstruksi narasi. Tesis ini mengonfirmasi bahwa konstruksi narasi yang eksentrik, jujur, konsisten, dan inklusif—secara moral—cukup efektif untuk merebut kembali public trust di tengah viralitas isu dan polarisasi opini era medsos yang kian konfilktual. Studi ini merekomendasi model ‘legitimasi responsif-deliberatif’ sebagai acuan pejabat dan elite politik untuk membangun kembali kepercayaan publik, sepanjang elite mau mentransformasi kritik publik sebagai wujud atensi dan dialog, bukan diksi ancaman, apalagi frasa hinaan.
RESEPSI GENERASI Z TERHADAP GAMBARAN PERCINTAAN REMAJA: STUDI KASUS PADA FILM SERIAL THE SUMMER I TURNED PRETTY SEASON 3 Nadya Melya Hidayat; Sukarelawati Sukarelawati; Ruhimat Ruhimat
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i2.757

Abstract

Media populer memainkan peran penting dalam membentuk pandangan penonton terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk cara menggambarkan percintaan remaja. Film Serial The Summer I Turned Pretty Season 3 adalah sebuah serial televisi yang menampilkan dinamika hubungan remaja yang kompleks melalui konflik emosional dan cinta segitiga antara para tokoh utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Generasi Z memahami gambaran percintaan remaja dalam film serial tersebut serta mengetahui posisi penerimaan penonton berdasarkan teori penerimaan Stuart Hall. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 2 key informan dan 18 informan Generasi Z perempuan yang telah menonton film serial The Summer I Turned Pretty Season 3, didukung oleh pengamatan diskusi audiens di media sosial dan dokumentasi adegan dalam serial tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa penonton Gen Z memahami cinta dalam serial tersebut sebagai gambaran dinamika emosi remaja yang penuh kebingungan, konflik internal, dan proses pendewasaan diri. Berdasarkan analisis resepsi Stuart Hall, terdapat tiga posisi dalam memahami suatu pesan, yakni dominant-hegemonic, negotiated code, dan oppositional code. Hasilnya ialah 2 audiens berada dalam posisi dominant-hegemonic, 13 audiens berada pada posisi negotiated code, dan 3 audiens lainnya berada pada posisi oppositional code. Temuan ini menunjukkan bahwa Generasi Z merupakan audiens yang aktif yang secara kritis memahami pesan media berdasarkan pengalaman pribadi dan konteks sosial mereka.