cover
Contact Name
Febry Ichwan Butsi
Contact Email
ichwan.butzi@gmail.com
Phone
+6283161745174
Journal Mail Official
ejurnal@stikpmedan.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi "Pembangunan" Jalan Sisingamangaraja No. 84 Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
ISSN : -     EISSN : 26227290     DOI : -
Jurnal Communique ini memuat artikel ilmiah yang berasal dari hasil penenelitian dan kajian komunikasi. Kajian ini berasal dari berbagai macam cakupan yakni kajian media , jurnalisme, humas, komunikasi organisasi, komunikasi pemasaran, dan kajian yang relevan dengan ilmu komunikasi. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yakni pada bulan April, dan Otober.
Articles 172 Documents
PENGARUH FRAMING AKUN MEDIA SOSIAL X @ARDISATRIAWAN TERHADAP PERSEPSI PEMOTONGAN ANGGARAN PENDIDIKAN (SURVEI PADA FOLLOWERS AKUN X @ARDISATRIAWAN) Sari, Wina Puspita; Putriana, Muria; Ashlah, Ade Aulia; Imada, Alisha; Saputro, Alysa Salwa Aufaa; Juliananda, Aulia; Sirait, Jasmine Jovita Khairunnisa; Tsuraya, Nashwa; Maulia, Risa; Najah, Shafa Shafira
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.632

Abstract

Media sosial saat ini menjadi salah satu sarana utama bagi masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan memperoleh informasi, termasuk menanggapi kebijakan pemerintah. Salah satu isu yang banyak diperbincangkan pada awal tahun 2025 adalah pemotongan anggaran pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah. Kebijakan ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Akun X (sebelumnya Twitter) bernama @ardisatriawan menjadi salah satu yang aktif mengangkat isu tersebut dan memperoleh perhatian luas dari pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing yang dilakukan pada akun tersebut serta pengaruhnya terhadap persepsi para pengikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara penyajian informasi melalui unggahan akun @ardisatriawan berpengaruh terhadap cara pandang pengikut terhadap isu pemotongan anggaran pendidikan. Framing yang menekankan dampak negatif, ketimpangan, serta urgensi persoalan mendorong sebagian besar pengikut untuk bersikap lebih kritis terhadap kebijakan tersebut. Para pengikut @ardisatriawan cenderung menilai pemotongan anggaran pendidikan sebagai kebijakan yang merugikan dan tidak mengutamakan kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial, khususnya akun dengan jangkauan luas dan tingkat interaksi yang tinggi, memiliki peran penting dalam membentuk opini publik. Framing dalam penyampaian informasi terbukti dapat mempengaruhi persepsi khalayak terhadap isu-isu kebijakan yang sedang berkembang saat ini. Oleh karena itu, penyampaian informasi di media sosial perlu disusun dengan cermat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
KOMUNIKASI LINGKUNGAN DI ERA DIGITAL: PRAKTIK STRATEGIS PANDAWARA GROUP MELALUI TIKTOK DALAM GERAKAN COASTAL CLEAN UP Nugroho, Aprilianto Setyo; Satriya, Candra Yudha
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.638

Abstract

Media sosial telah bertransformasi dari sekadar platform hiburan menjadi instrumen komunikasi strategis dalam isu-isu sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik strategis komunikasi Pandawara Group dalam mengampanyekan gerakan “Coastal Clean Up” melalui platform TikTok. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan paradigma postpositivisme, penelitian ini menelaah bagaimana pesan lingkungan dikonstruksi dan disampaikan secara persuasif kepada publik, khususnya generasi muda. Teknik pengumpulan data meliputi analisis isi video kampanye TikTok, observasi media sosial tiktok, serta wawancara semi-terstruktur dengan relawan dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pandawara Group menerapkan strategi komunikasi yang memadukan visualisasi naratif, pesan emosional, dan representasi aksi kolektif untuk membangun kesadaran ekologis. TikTok terbukti efektif sebagai medium komunikasi karena mampu menyebarluaskan pesan secara cepat, menarik, dan mudah diakses oleh audiens muda. Kampanye ini tidak hanya menciptakan resonansi di ruang digital, tetapi juga menghasilkan dampak konkret berupa keterlibatan relawan dalam aksi bersih-bersih pesisir. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi berbasis media sosial dapat menjembatani advokasi digital dan aksi nyata, serta memperkuat peran komunitas dalam mendorong perubahan sosial berbasis lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian komunikasi lingkungan di era platform digital Keywords: Pandawara Group, Coastal Clean Up, Tiktok, Komunikasi Persuasif, Kampanye Lingkungan
KOMUNIKASI, HAMBATAN, DAN TANTANGAN DALAM PENYEDIAAN MAKANAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS PRABOWO-GIBRAN Wahyudi, Prima; Sazali, Hasan; ,, Matang; Assyifa, Dzakirah Nur
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.644

Abstract

Salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tujuan utama program ini adalah untuk mengatasi masalah gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan fokus khusus pada anak-anak dan ibu hamil. Program MBG diharapkan menciptakan keadilan karena setiap siswa memiliki kesempatan untuk mendapatkan makanan sehat secara gratis sebagai upaya mewujudkan sila kelima Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di MTS IT Fadhillah Pekanbaru. Penelitian ini tidak hanya mengkaji aspek tantangan dan hambatan program MBG tetapi juga menyoroti peran komunikasi antara berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan implementasi program MBG. Komunikasi yang kurang efektif dapat menimbulkan kesalahpahaman, keterlambatan distribusi, dan penurunan kualitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MBG berdampak positif terhadap pemenuhan gizi siswa. Adapun tantangan pelaksanaan program yaitu masalah kesesuaian menu, distribusi makanan, dan koordinasi komunikasi antar pihak. Temuan ini menjadi dasar untuk memberikan masukan terhadap pengembangan dan keberlanjutan program MBG di masa mendatang.
INTERNAL RELATION ANTAR MAHASISWA DALAM MENGATASI BURNOUT PADA TINGKAT AKHIR DI ILMU KOMUNIKASI UIN RADEN FATAH PALEMBANG Anggraini, Clarissa Dwi; Yusalia, Henny; Nurprameswari, Sonia
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.647

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami burnout akibat tekanan akademik yang terus-menerus, tuntutan penyelesaian tugas akhir, serta kecemasan terhadap masa depan setelah lulus. Burnout dapat berdampak pada kesehatan mental, motivasi belajar, dan proses akademik secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme dukungan yang hadir dari lingkungan terdekat mahasiswa, salah satunya melalui hubungan internal antar sesama mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana internal relations antar mahasiswa tingkat akhir di Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang berperan dalam mengatasi burnout. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori co-orientation dari Newcomb, yang menjelaskan pentingnya keselarasan persepsi, akurasi pandangan, dan kesepahaman terhadap objek komunikasi dalam membangun relasi interpersonal yang efektif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa tingkat akhir, dosen, dan psikolog.Hasil penelitian menunjukkan bahwa internal relations berkontribusi penting dalam membantu mahasiswa menghadapi burnout. Bentuk hubungan yang muncul antara lain: kepercayaan, komunikasi interpersonal, dukungan sosial, kolaborasi, serta kesamaan nilai dan tujuan. Kepercayaan memungkinkan mahasiswa saling terbuka; komunikasi interpersonal memberi ruang pelepasan emosi; dukungan sosial menguatkan mental; kolaborasi mempermudah penyelesaian tugas; dan kesamaan tujuan mempererat solidaritas.
Manajemen Privasi Komunikasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah Palembang dalam Menggunakan Fitur Close Friend Instagram Anugra, Dina; Muhaimin, Ahmad; Nurprameswari, Sonia
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.649

Abstract

Penelitian ini secara mendalam mengkaji bagaimana mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah Palembang mengelola privasi komunikasi mereka dalam menggunakan fitur Close Friend di Instagram. Fitur Close Friend menjadi ruang strategis untuk menyampaikan ekspresi personal yang bersifat selektif dan terbatas. Namun, di balik kemampuannya menciptakan ruang privat, fitur ini juga memunculkan kerentanan terhadap kebocoran informasi pribadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mahasiswa mengelola privasi komunikasi mereka. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Communication Privacy Management (CPM) dari Sandra Petronio, yang menjelaskan konsep kepemilikan informasi, kontrol privasi, serta dinamika batas bersama yang dapat mengalami gangguan (privacy turbulence). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali secara mendalam pengalaman, motivasi, dan strategi mahasiswa dalam mengelola batasan informasi pribadi di media sosial. Temuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa secara aktif menyusun strategi privasi berdasarkan kedekatan emosional, tingkat kepercayaan, dan pengalaman penggunaan. Mereka menetapkan batas informasi, memilih audiens secara selektif, serta membuat aturan pribadi dalam mengatur konten yang dibagikan. Meskipun fitur ini memberi rasa aman, masih terdapat risiko pelanggaran privasi, yang direspons mahasiswa dengan menyempitkan akses atau mengubah pola berbagi. Fitur Close Friend tidak hanya berfungsi sebagai ruang ekspresi personal, tetapi juga menjadi media interaksi sosial yang strategis dan refleksi dari manajemen privasi komunikasi di era digital.
PEMAKNAAN INTERAKSI VIRTUAL PEMBERI GIFT POINTS PADA PENGGUNA LOWER SELF ESTEEM APLIKASI TANTAN DI PALEMBANG Hikmah Lubis, Adelina Nurul; Saputra, Sepriadi; Nurprameswari, Sonia
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.650

Abstract

ABSTRACT The use of live streaming features in dating applications such as Tantan has led to the phenomenon of male users giving gift points to female hosts, which not only reflects entertainment activity but also serves as a form of symbolic communication, especially for users with lower self esteem. This study aims to explore how virtual interaction is interpreted by gift Point givers toward users with lower self esteem within the context of the Tantan application in Palembang. The research applies the theory of symbolic interactionism by George Herbert Mead and Herbert Blumer, which emphasizes that social meaning is constructed through interaction processes and the use of communication symbols. This study employs a qualitative method with a phenomenological approach, collecting data through in-depth interviews with seven male informants who have used Tantan for over a year and actively give gift points via its live streaming feature. The results show that in terms of motivation, gift points are given as a form of appreciation toward hosts who are personally appealing, in the context of action, gift points function as non-verbal communication tools representing the desire to interact, in self-perception, the act helps build a sense of existence and social acceptance, in trust, the decision to give is influenced by assessments of the host's worthiness and image, in social influence, giving behavior is shaped by trends and community recommendations, and in terms of satisfaction, positive responses from hosts determine the user's comfort and continued engagement with the application. Keywords: Gift points, Tantan, virtual interaction, lower self esteem, symbolic interactionism.
STRATEGI KOMUNIKASI KRISIS PUBLIC RELATIONS DALAM MENGHADAPI ANCAMAN SOCIAL ENGINEERING (PHISHING) DI ERA DIGITAL PADA PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK Viana, Ayu Amanda; Ginting, Eraskaita; Ayu Ningsih, Chairunnisah Putri
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.654

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong transformasi besar pada sektor perbankan, termasuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Digitalisasi memudahkan layanan, namun memunculkan risiko kejahatan siber seperti phishing dan social engineering yang merugikan finansial dan mengancam reputasi. Penelitian ini menganalisis strategi krisis Public Relations (PR) BSI dalam menghadapi phishing yang mengatasnamakan bank melalui platform digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data dari wawancara Corporate Secretary, dokumentasi internal, publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pemberitaan media. Analisis menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) untuk melihat pemilihan strategi komunikasi sesuai atribusi tanggung jawab publik. Hasil penelitian menunjukkan empat strategi utama: (1) penyangkalan dengan menegaskan serangan berasal dari pihak eksternal; (2) edukasi dan literasi digital untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah; (3) kolaborasi dengan OJK, Kominfo, media, dan Indonesia Anti Scam Center (IASC) untuk penanganan kasus; (4) pemulihan reputasi melalui komunikasi transparan, konsisten, dan sesuai prinsip syariah. Temuan menegaskan bahwa keberhasilan PR di era digital tidak hanya bergantung pada kecepatan respons, tetapi juga edukasi publik dan koordinasi lintas pihak untuk memulihkan kepercayaan dan memperkuat citra bank syariah.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN EVENT ORGANIZER SATOE COMMUNICATION DALAM MENDAPATKAN KEPERCAYAAN PELANGGAN Elang Marmora, Nabil Nafi
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.661

Abstract

Industri event organizer di Indonesia menghadapi dinamika yang kompleks, terutama dalam hal membangun serta mempertahankan kepercayaan pelanggan di tengah kompetisi yang semakin ketat dan perubahan pola komunikasi di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Satoe Communication dalam upayanya memperoleh dan menjaga kepercayaan pelanggan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengandalkan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen, observasi langsung terhadap praktik komunikasi yang dilakukan, serta dokumentasi aktivitas perusahaan, yang kemudian dipadukan dengan data sekunder berupa literatur akademik, jurnal ilmiah, dan dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles & Huberman (1994) yang melibatkan tahapan reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satoe Communication menekankan keterbukaan informasi, konsistensi penyampaian pesan, serta pendekatan interpersonal yang humanis untuk membangun kepercayaan dan loyalitas. Komunikasi tatap muka digunakan untuk memperkuat hubungan emosional dengan klien, sementara media digital berperan penting dalam memperluas jangkauan dan menjaga citra profesional perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang terstruktur mampu meningkatkan kredibilitas dan membentuk relasi jangka panjang dengan pelanggan. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian komunikasi pemasaran dalam industri kreatif, sedangkan secara praktis, hasilnya dapat dijadikan acuan oleh praktisi event organizer dalam merumuskan strategi komunikasi yang lebih efektif.
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK DOWN SYNDROME DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN DI SEKOLAH LUAR BIASA TENGGARONG Putri, Sherly Maylinda; Dwiv Ayani, Kadek Dristiana; Rohimah, Ainun Ni'Matu; Juwita, Rina
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.664

Abstract

Keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan kemampuan sosial anak, terutama bagi anak dengan kebutuhan khusus seperti Down syndrome. Dalam konteks ini, pola komunikasi orang tua menjadi aspek krusial yang tidak hanya merefleksikan relasi emosional, tetapi juga berperan sebagai sarana pembelajaran yang memengaruhi pembentukan kemandirian anak. Anak dengan Down syndrome cenderung menghadapi hambatan kognitif, motorik, dan sosial, yang memerlukan pendekatan komunikasi yang lebih empatik dan terarah. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pola komunikasi yang suportif, terbuka, dan memberi ruang pada anak untuk berinisiatif, dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan mandiri anak. Namun, studi tentang pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap kemandirian anak dengan Down syndrome di Indonesia, khususnya dalam konteks lokal seperti di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tenggarong, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam korelasi antara pola komunikasi orang tua—baik verbal, nonverbal, maupun paraverbal—dengan tingkat kemandirian anak dengan Down syndrome. Fokus diarahkan pada identifikasi bentuk komunikasi yang mendukung, menghambat, serta menstimulasi perkembangan otonomi anak dalam aktivitas sehari-hari. Dengan menggunakan pendekatan komunikasi interpersonal dan komunikasi keluarga, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam membangun kerangka komunikasi transformatif yang adaptif terhadap kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Temuan dari penelitian ini akan menjadi acuan penting bagi orang tua, pendidik, dan praktisi pendidikan inklusif dalam mengoptimalkan peran komunikasi keluarga dalam membentuk anak-anak yang lebih mandiri dan percaya diri.
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi Dan Komunikasi Bagi Followers (Studi Kasus Akun Instagram @BritzoneId) Setiono, Heri; Leliana, Intan; Hariatiningsih, Laurensia Retno
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.667

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan Instagram @Britzone.id sebagai media informasi dan komunikasi dalam komunitas belajar bahasa Inggris berbasis relawan. Media sosial saat ini tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga berperan sebagai sarana strategis dalam penyebaran informasi dan interaksi dengan audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tim pengelola serta followers aktif maupun pasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @Britzone.id memanfaatkan berbagai fitur Instagram seperti feed, story, reels, dan tautan pada bio untuk menyampaikan informasi kelas, kegiatan komunitas, dan promosi merchandise. Konten disajikan secara konsisten dengan visual menarik dan pendekatan kekinian yang sesuai dengan minat generasi muda. Meskipun akun ini memiliki lebih dari 23 ribu pengikut, tingkat interaktivitas masih terbatas, khususnya pada komentar dan partisipasi konten. Temuan penelitian mengonfirmasi konsep interaktivitas dan kolektivitas dalam teori New Media Pierre Lévy. Followers tidak hanya berperan sebagai penerima pesan, tetapi juga turut berkontribusi melalui repost, komentar, dan polling. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya relawan serta kebutuhan menjaga konsistensi konten edukatif.