cover
Contact Name
WAWAN ROFIQI
Contact Email
lppm.unhasy@gmail.com
Phone
+6282338675195
Journal Mail Official
lppm.unhasy@gmail.com
Editorial Address
Jl. irian Jaya No. 55 Tebuireng Jombang jawa Timur 61471
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 25276859     EISSN : 27236145     DOI : -
Jurnal Discovery memuat artikel hasil penelitian dalam bidang umum, baik agama, pendidikan, ekonomi dan sebagainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 179 Documents
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL CEMBURU DI HATI PENJARA SUCI KARYA MA’MUN AFFANY (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Lailin Naimah, Nur; Supratno, Haris; Kholifatu Amalia Shofiani, Arisni
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social reality is an event that occurs in community life. Basically humans as socialbeings, which means that humans in this world cannot live alone without otherpeople living their lives. In this study will explain some analysis of social reality thatis made by the characters in the novel subjectively. The purpose of the study will beto produce insights about the social reality in the form of novel literature. The socialreality obtained from the novel was later developed in the study of literary soology.In this study using a qualitative approach, while the qualitative descriptive method isused to describe the research data. Data collection uses the techniques of reading,giving signs, gathering and giving conclusions. Two data analysis techniques arecontent analysis and descriptive analysis. In using the approach, collecting andanalyzing the social reality contained in the novel will provide new knowledge that was initially not obtained. The results of this study are in social reality that there areexternalization, objectivation and internalization of the novel Ma'unun AffanyJealous at the Heart of the Holy Prison. These three points of social reality areelaborated in detail and are related to the current state of society. The existence ofthe translation has hope that the reader can easily understand the social reality that isobtained from the novel.Keywords: reality, social, and novel
STRUKTUR NARATIF LEGENDA SULTAN PRABU WIJAYA (KAJIAN STRUKTURALISME VLADIMIR YAKOVLEVICH PROPP) Supratno, Haris; Permata Raharjo, Resdianto; Fauziah, Nailatul
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legenda Sultan Prabu Wijaya merupakan salah satu tradisi lisan yang turun-temurundi kalangan masyarakat Desa Wonomerto Kecamatan Wonosalam KabupatenJombang. Sultan Prabu Wijaya adalah tokoh yang dihormati masyarakat sebabjasanya dalam pembabatan dan penyebaran ajaran Islam di Desa Wonomerto.Melalui cerita legenda ini diketahui asal-usul pembabatan sebuah desa, nama desadan peran penting seorang tokoh yang hingga saat ini tetap disegani oleh masyarakatmeski telah tiada. Penelitian ini menggunakan teori strukturalisme VladimirYakovlevich Propp. Fokus penelitian yang diambil yaitu mengenai fungsi pelakudan lingkup tindakan pelaku. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikanfungsi pelaku dan lingkup tindakan pelaku dalam legenda Sultan Prabu Wijayaberdasarkan kajian strukturalisme Vladimir Yakovlevich Propp. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan metode etnografi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, perekaman,pencatatan, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan teknikdeskriptif berdasarkan model struktur naratif Vladimir Propp. Penelitian inimenghasilkan deskripsi mengenai 18 fungsi pelaku beserta 16 pengulangan fungsipelaku dan 6 lingkup tindakan pelaku yang terdiri atas 12 fungsi pelaku dalamlegenda Sultan Prabu Wijaya.Kata kunci: legenda, struktur naratif, strukturalisme, fungsi pelaku, tindakanpelaku.
NILAI BUDAYA DI DALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL-SHIRAZY (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Supriana, Dina; Supratno, Haris; Setya Nugraha, Alfian
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul ?Nilai Budaya di dalam novel Bidadari Bermata Bening karyaHabiburrahaman El-Shirazy ?. Fokus masalah penelitian ini adalah bentuk-bentuk nilai budayayang ada di dalam novel Bidadari Bermata Bening Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanbentuk-bentuk nilai budaya yang terdapat dalam novel Bidadari Bermata Bening karyaHabiburrahman El-Shirazy. Sumber data penelitian ini adalah novel Bidadari Bermata Beningkarya Habiburrahman El-Shirazy yang diterbitkan oleh Republika. Ketebalan buku 337 halaman.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknikpengumpulan data penelitianini adalah teknik alamiah di mana instrumenlah yang menjadi peneliti. Data penelitianini didesaindengan menggunakan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai budaya yangterdapatdalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El-Shirazy mengandung tiganilai budaya, yang pertama nilai budaya terhadap manusia sebagai makhluk individu, nilai budayamanusia sebagai makhluk sosial, dan nilai budaya manusia sebagai makhluk Tuhan. Ketiga nilaibudaya tersebut terbagi menjadi beberapa cabang. Pertama,nilai budaya manusia sebagai makhlukindividu, terdiri dari, nilai keberanian, nilai ketaatan, nilai keseimbangan, nilai moral, nilai cintakasih, nilai kesabaran dan ketabahan, dan nilai semangat mencari ilmu. Kedua, nilai budayamanusia sebagai makhluk sosial terdapat nilai tolong-menolong, nilai mendahulukan kepentinganorang lain, nilai musyawarah,nilai keadilan, dan nilai kebersamaan. Ketiga, nilai budaya manusiasebagai makhluk Tuhan terdapat pad, nilaipasrah, nilai keimanan, dan nilai kesucian.Kata kunci: Bentuk nilai budaya
MODEL ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI KELAS 1 PADA PONDOK PESANTREN PUTRI WALISONGO CUKIR JOMBANG Muharromah, Ifdloliya; Pr. M. Basir, Udjang; Permata Raharjo, Resdianto
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa tindak tutur guru dan murid ketika proses pembelajaran bahasa Arab inicenderung menimbulkan pemanfaatan pada potensi variasi dan ragam bahasa yang telah dikuasai.Adanya variasi dan ragam bahasa tersebut mendukung terjadinya fenomena bahasa berupa alihkode dan campur kode, sebab petutur tersebut memakai leksikon lebih dari satu bahasa danpemakaian tersebut didasarkan pada tujuan untuk memberikan kepahaman dalam menangkap apayang telah disampaikan oleh guru,hal ini dalam pemakaian bahasa bantu yaitu bahasa yang muridpahami. Selain itu juga terdapat pada pemakaian bahasa Arab dengan tujuan untuk mengasahkemampuan bahasa yang telah dikuasai dan menanamkan rasa kebiasaan dalam pemakaian bahasaArab sehingga dapat terdegar fasih pada saat melafalkan kalimat yang berbahasa Arab, sedangkanuntuk penggunaan bahasa selain bahasa bantu yaitu bahasa daerah maupun bahasa nasionalterdapat juga penyisipan pada unsur bahasa Inggris yang mana pemakaian bahasa tersebutmerupakan suatu bentuk dari adanya ragam dan varian bahasa pada setiap dwibahasawan.Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan (1) Bentuk dan jenis alih kode, (2)Faktor penentu terjadinya fenomena bahasa berupa alih kode, (3) Bentuk dan jenis campur kode,dan (4) Faktor penentu terjadinya fenomena bahasa berupa campur kode dalam setiap komunikasidan interaksi guru dan murid pada saat berlangsungnya proses pembelajaran bahasa Arab di kelas1 pada Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang.Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatakan GroundedTeori, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan, rekaman, mencatat,dan wawancara dengan secara mendalam. untuk analisis data menggunakan deskriptif modelanalisis dari Strauss dan Corbin, data dan untuk sumber data berwujud ucapan (tindak tutur),tindakan, foto, dokumen tertulis dan ucapan. Hasil penelitian disini yaitu model alih kode dancampur kode dalam pembelajaran bahasa Arab pada kelas 1 yang berlokasi di Pondok PesantrenPutri Walisongo Cukir Jombang. Simpulan bahwa bentuk alih kode dan campur kode yang munculdalam kegiatan belajar mengajar di kelas 1 adalah bahasa Arab, Indonesia, Jawa, dan Inggris.Sementara pemakaian bahasa yang paling dominan dipakai yaitu bahasa Arab. Faktor penentuterjadinya fenomena bahasa adalah kebiasaan penutur, mitra tutur, topik dan situasi pembicaraantertentu serta kemampuan pemakaian bahasa.Hasil pada penelitian ini yaitu sebagai berikut: (1) Bentuk alih kode dalam susunan unsurbahasa lain dilihat dari segi klausa, kalimat dan paragraf berupa leksikon dari bahasa Indonesia kebahasa Arab, bahasa Arab ke Indonesia, pemakaian ragam bahasa berupa pemakain leksikon daribahasa Jawa, (2) Jenis alih kode yang bersifat sementara, (3) Bentuk campur kode dalam susunanunsur bahasa lain dilihat dari segi frasa dan kata berupa leksikon dari bahasa Indonesia ke bahasaArab, bahasa Arab ke bahasa Indonesia, bahasa Jawa ke bahasa Indonesia, dan vairain bahasaleksikon dari unsur bahasa InggrisKata Kunci: Alih Kode, Campur Kode
DOMINASI PREMAN TERHADAP ANAK JALANAN DALAM NOVEL DO’A ANAK JALANAN KARYA MA’AMUN AFFANY Ulfa, Maria; Supratno, Haris; Setya Nugraha, Alfian
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul Hegemoni dalam Novel ?Do?a Anak Jalanan? Karya Ma?munAffany ini bertujuan untuk mengetahui bentuk hegemoni, jenis hegemoni, dan implikasihegemoni yang ada dalam penelitian yang digunakan untuk merepresentasikan hegemonidalam Do?a Anak Jalanan. Penelitian ini menggunakan teori hegemoni Gramsci.Penelitan ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data ini adalah novel Do?a AnakJalanan karya Ma?amun Affany. Penelitian difokuskan pada permasalahan bentukhegemoni, jenis hegemoni, dan implikasi hegemoni dengan menggunakan hegemoniGramsci. Data yang diperoleh dengan teknik membaca, memberi tanda, mencatat, danmemberi kesimpulan. Data dianalisis dengan analisis kualitatif. Keabsahan data diperolehmelalui uji validasi dan reliabilitas. Hasil penelitian sebagai berikut, pertama, terdapatbebrapa bentuk hegemoni dalam novel Do?a Anak Jalanan seperti yang dilakukan olehpreman dan guru. Kedua, terdapat beberapa jenis hegemoni yang ada dalam novel Do?aAnak Jalanan. Ketiga, implikasi novel Do?a Anak Jalanan karya Ma?mun Affany.Kata Kunci : Hegemoni, Novel
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL HARGA SEBUAH PERCAYA KARYA TERE LIYE (PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA) Linda; Kamidjan; Hafiidha Sari, Raras
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik batin merupakan sebuah konflik yang terjadi pada diri sendiri seseorang.Para sastrawan secara tidak langsung menggambarkan sebuah konflik dengan tujuansupaya cerita menjadi panjang, dan sebagai unsur pembangun alur jalannya sebuah cerita.Dalam sebuah karya sastra tokoh yang banyak mangalami sebuah konflik batin ialah tokohutama karena tokoh utama yang banyak berperan dalam karya sastra. Konflik batin tersebutterdiri dari konflik angguk-angguk, konflik geleng-geleng, dan konflik geleng-angguk.Salah satu karya sastra yang di dalamnya terdapat sebuah konflik batin ialah karya TereLiye dengan judul Harga Sebuah Percaya. Dalam penelitian ini memiliki tiga rumusanmasalah ialah, 1) konflik batin yang dialami tokoh utama, 2) faktor penyebab konflik batintokoh utama, dan 3) respons yang dilakukan tokoh utama ketika mengalami konflik dalamnovel Harga Sebuah Percaya karya Tere Liye. adapun tujuan dalam penelitian ini adalahuntuk mendeskripsikan konflik batin, mengganalisis faktor penyebab konflik batin, sertarespons yang dilakukan tokoh utama dalam menghadapi konflik.Teori penelitian yangdigunakan pada penelitian ini ialah teori psikologi sastra yang dikembangkan oleh SigmundFreud. Teori psikologi sastra yang memandang bahwa kajian sastra yang menganggapkarya sebagia kegiatan kejiwaan. Teknik pengumpulan data pada penelitian inimenggunakan teknik analisis deskriptif. langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitianini dimulai dari membaca keseluruhan isi novel, pengkodean, mengklarifikasi data yangdiperoleh, dan terakhir membuat sebuah kesimpulan.Kata kunci: Konflik batin, tokoh utama, psikologi sastra
FUNGSI DAN NILAI UPACARA ADAT KEBO KETAN GUNA MENINGKATKAN KESADARAN WARGA DALAM MEMELIHARA LIGKUNGAN DAN MELESTARIKAN KEBUDAYAAN DAERAH Patrisiana, Novita; Supratno, Haris; Sulton, Agus
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upacara Adat Kebo Ketan merupakan upacara yang dilaksanakan di Desa Sekar Alas KecamatanWidodaren Kabupaten Ngawi. Upacara adat ini dilakukan satu tahun sekali setiap bulan MaulidNabi. Upacara adat ini dilakukan oleh masyarakat Desa Sekar Alas dalam rangka mensyukuri atasnikmat yang telah Allah SWT berikan kepada masyarakat sekitar. Upacara adat ini memberikanpengaruh terhadap pola berfikir dan gaya hidup kolektifnya dalam melestarikan kebudayaandaerah serta menjaga alam sekitar. Penelitian ini menggunakan teori Fungsi Foklor William R.Bascom dan teori Nilai Budaya C. Kluckhohn. Penelitian ini berfokus pada fungsi, nilai danpengaruh Upacara Adat Kebo Ketan bagi Masyarakat Desa Sekar Alas.Tujuan penelitian ini yaitu guna mendeskripsikan fungsi, nilai dan pengaruh pelaksanaan UpacaraAdat Kebo Ketan dalam mempengaruhi pola pikir dan gaya hidup masyarakat Desa Sekar Alasberdasarkan teori yang sudah di tentukan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti terjun langsung ke lapangan untukmeneliti objek secara langsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi,wawancara, dan penggunaan dokumen. Teknik analisi data menggunakan teknik deskriptifberdasarkan Fungsi William R. Bascom dan Nilai C. Kluckhohn.Hasil penelitian ini berupa (1) deskripsi mengenai fungsi Upacara Adat Kebo Ketan bagiMasyarakat Desa Sekar Alas, (2) Nilai Upacara Adat Kebo Ketan bagi Masyarakat Desa SekarAlas, serta (3) Pengaruh Upacara Adat Kebo Ketan bagi Masyarakat Desa Sekar Alas.KataKunci: Upacara, Adat, Fungsi
TANDA, SIMBOL, MAKNA YANG TERDAPAT DALAM PROSESI KESENIAN JARAN JENGGO ASWO KALOKO JOYO DALAM TRADISI KHITANAN Nur Shofiyah, Ayu; Pairin M. Bashir, Udjang; Prihatin , Yulianah
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian Jaran Jenggo adalah kesenian tradisional masyarakat Desa Solokuro yang telahlama hidup dan berkembang di tengah masyarakat pendukungnya. Kesenian ini merupakankesenian arak-arakan yang digabungkan dengan atraksi-atraksi yang dilakukan kuda besertapawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanda, simbol, dan makna yang terdapat dalamkesenian Jaran Jenggo. Data skunder didapat dari beberapa literatur pustaka. Seperti buku, situsinternet, dan lain-lain yang berhubungan dengan objek suatu penelitian. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif. Proses pencarian data dimulai dengan melakukan observasipartisipasi pada pertunjukan kesenian Jaran Jenggo di Desa Solokuro Lamongan. Pencarian datadilakukan mulai 27 Februaru - 28 April 2019. Penelitian ini menggunakan metode wawancaramendalam dengan pemilik kesenian Jaran Jenggo, tim, dan penonton. Hasil dari penelitian inimembahas tentang tanda, simbol, dan makna pada setiap prosesi kegiatan dengan menggunakankajian semiotik.Kata Kunci: Semiotik, Kesenian Jaran Jenggo.
INTERFERENSI BAHASA DAERAH KE DALAM BAHASA INDONESIA PADA TUTURAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH Nila Antika Sari, Zenius; Yulianto, Bambang; Ilham Fadli, Rusli
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa yang sudah melekat dalam diri manusia digunakan sebagai sarana mendapatkanserta menyalurkan informasi kepada masyarakat. Bahasa lahir dari berbagai macam daerah yangtersebar di seluruh Indonesia. Kelebihan manusia yang menggunakan dua bahasa secara seimbangdalam percakapan jarang kita temui, terlebih pada percakapan harian santri. Disinilah kita dapatmengetahui bahwasannya bahasa selalu berubah dan semakin berkembang. Interferensi merupakansalah satu kesalahan dalam berbahasa yang disebabkan karena kebiasaan penutur menggunakanbahasa ibu ke dalam bahasa kedua.Hal semacam ini banyak terjadi dalam tuturan santri, dimana santri berasal dari berbagaidaerah yang berbeda-beda. Sehingga interferensi yang terdapat dalam pesantren tersebut menarikuntuk dikaji lebih dalam agar memberikan wawasan lebih pada tataran linguistik. Interferensi inidikaji menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif diambil karena sumber data yangdiambil berupa data mengenai deskripsi orang, benda, tempat, dan percakapan orang. Data yangsudah didapat kemudian diolah dan dianalisis berdasarkan teori yang digunakan, khususnya teoriinterferensi dari Weinrich.Penelitian dilakukan di satu Yayasan Pondok Pesantren yang memiliki lima asramadengan lokasi berbeda dan santri yang beragam dari penjuru Indonesia. Hasil dari penelitianmengenai interferensi ditemukan tuturan santri yang mengandung interferensi sebanyak 55 tuturan.Selain itu juga dipaparkan mengenai faktor apa saja yang memengaruhi terjadinya interferensipada tuturan santri.Kata Kunci: Interferensi Santri, Bentuk, dan Faktor
BAHASA PADA MINUMAN DALAM KEMASAN DI JOMBANG (KAJIAN PRAGMASEMIOTIKA) Wahyuningtyas, Ayu; Pairin M. Bashir, Udjang; Prihatin, Yulianah
Discovery Vol 4 No 2 (2019): Discovery Vol. 04 No. 02 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sekaligus mendeskripsikan implikatur, simboldan makna pada minuman dalam kemasan di Jombang. Pragmasemiotika adalah bentuk kontekstuturan yang berbentuk kalimat atau kata-kata yang di dukung dengan sebuah gambar pada tuturantersebut. Sehingga dapat dikatakan bentuk bidang baru dalam kajian bahasa. Metode pendekatanyang digunakan dalam pernelitian tersebut adalah deskriptif kualitatif. Sedangkan pendekatanmenggunakan pendekatan kualitatif. Data digunakan penelitian ini kalimat-kalimat dan gambarpada botol minuman dalam kemasan. Hasil penelitian pragmasemiotika pada minuman dalamkemasan di Jombang ditemukan Adanya keseimbangan perbedaan dan persamaan makna padaproduk sesuai dengan kualitas, manfaat dan kondisional bahasa pada produk. Tergantungpenafsiran yang sebenarnya. bentuk gambar perlu adanya interpresetasi walaupun berbeda-bedaartian maknanya. Iklan minuman dalam kemasan di Jombang terdapat banyak simbol-simbol.Seperti simbol warna, daun melati, butiran bulir jeruk, pegunungan, tetesan air. Hal tersebutmemudahkan masyarakat memahami apa yang ingin disampaikan iklan tersebut. Berbeda denganiklan yang lain lebih menekankan ilustrasi yang dibuat.Kata Kunci : pragmasemiotika, bentuk bahasa iklan, teori simbol

Page 6 of 18 | Total Record : 179