Articles
786 Documents
Pendampingan Pengurusan NIB SMK Muhammadiyah 2 Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung
Achmad Syaiful Hidayat Anwar;
Ghina Harventy;
Mudrifah Mudrifah
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.114
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan penataan (perbaikan) ulang pada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Kabupaten Tulungagung yaitu SMK Muhammadiyah 2 yang berlokasi di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Penataan ulang AUM tersebut terkait dengan keberadaan dan profil AUM yang akan dijadikan sebagai dasar untuk pemutakhiran database AUM. Berdasarkan aktivitas pendampingan terkait dengan pengurusan ijin pendirian, NIB, NPWP, dan pengelolaan keuangan dapat diinformasikan bahwa untuk ijin pendirian dan NPWP telah dilakukan oleh pengelola SMK Muhammadiyah 2 Tulungagung. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya dokumen pengesahan pendirian, ijin perpanjangan operasional, dan NPWP. Namun berkenaan dengan pendaftaran NIB belum tuntas dan masih dalam proses menunggu konfirmasi dari PDM dan PP Muhammadiyah. Pengelolaan keuangan di SMK Muhammadiyah 2 Tulungagung terlaksana dengan baik namun perlu didukung dengan adanya aplikasi yang menunjang keefektivan pelaporan keuangan. Status kepemilikan lahan atas aset tanah yang digunakan oleh AUM perlu adanya penegasan mengingat tanah tersebut merupakan tanah hibah dan berdampak pada besaran PBB yang harus dibayarkan oleh pihak sekolah. Terakhir, berkenaan dengan kewenangan penerbitan SK pendirian AUM perlu disinkronkan, dievaluasi dan ditata kembali.
Menumbuhkan Literasi Informasi Penyakit Tuberculosis (TBC) dengan Penyuluhan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi
Andi Sitti Nur Afiah;
Abd Hakim Husen
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.116
Sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang SDGs menetapkan target prevalensi TBC pada tahun 2019 menjadi 245 per 100.000 penduduk. Sedangkan di Permenkes Nomor 67 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis menetapkan target program Penanggulangan TBC nasional yaitu eliminasi pada tahun 2035 dan Indonesia Bebas TBC Tahun 2050. Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Pengabdian ini dilakukan dengan tahapan dan metode melalui sosialisasi dan koordinasi dengan pihak Puskesmas melalui Kepala Puskesmas Gambesi untuk meminta izin kegiatan PKM. Tahapan selanjutnya merupakan pelaksanaan kegiatan pelatihan komprehensif, seluruh kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama. Kegiatan ini sebagai langka awal yang dapat dilanjutkan oleh stakeholder (Dinas Kesehatan) untuk dapat terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan perlu peran aktif dari tenaga kesehatan dan semua pihak sehingga keberhasilan dapat dicapai agar derajat kesehatan terus meningkat.
Pelatihan Berbasis Daring dalam Penguatan Pemasaran Digital UKM Kota Medan
Winda Ardiani;
Rizky Putra
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.118
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) adalah tulang punggung dalam menjaga ekonomi kerakyatan yang kerap masih dihadapkan dengan berbagai masalah. Masalah paling lazim dihadapi UKM adalah penjualan yang bermula pada strategi penjualan ataupun pemasaran. Saat ini permasalahan yang dihadapi wirausaha sebagai mitra antara lain rendahnya penjualan, sementara UKM masih belum memiliki skenario atau strategi promosi yang baik, khususnya berbasis online. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut maka disusunlah sebuah pelatihan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap UKM dalam menggunakan dunia internet sebagai media penjualan. Pelatihan yang dijalankan menggunakan media daring mengingat kondisi pandemi saat ini. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test diketahui bahwa ada perubahan pengetahuan dan sikap UKM terkait penjualan menggunakan media online. UKM harus didampingi oleh keluarga yang berusia lebih muda untuk membantu pemasaran produk secara digital.
Produksi Masal Pupuk Kompos Berbahan Sumber Daya Lokal pada Kelompok Tani Muda Raya dalam Rangka Pengembangan Desa Binaan di Garahan Kabupaten Jember
Saifuddin Hasjim;
Bakhroini Habriantono;
Suhartiningsih Dwi Nurcahyanti;
Fariz Kustiawan Alfarisy
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.119
Pengembangan desa binaan merupakan salah satu bentuk upaya dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan dalam pengembangan desa binaan melalui pengabdian kepada masyarakat dengan berbasis potensi wilayah. Desa Garahan termasuk kategori desa swakarya. Potensi yang dimiliki oleh Desa Garahan adalah jumlah kotoran hewan (kambing) belum optimal dalam pemanfaatanya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan potensi desa dalam menyediakan sediaan organik melalui produksi pupuk kompos dengan menggunakan kotoran kambing. Produksi pupuk kompos telah menjadi usaha tani pada Kelompok Tani Muda Raya. Metoda yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu melalui FGD (Focus Group Discussion) dan pendampingan dalam produksi pupuk kompos. Melalui FGD tim pelaksana dan anggota kelompok tani melakukan diskusi untuk merancang bersama kegiatan pengabdian masyarakat. Pembuatan pupuk kompos dibuat dengan berbahan dasar kotoran kambing yang diperkaya melalui inovasi dengan menambah bahan seperti limbah kulit kopi, limbah pertanian dan rumah tangga, daun-daun, dan bakteri pengurai. Pupuk kompos yang diproduksi oleh Kelompok Tani Muda Raya dapat menjadi bagian dari upaya implementasi pertanian berkelanjutan dan menjadi bagian dari usaha tani dalam mewujudukan lumbung ekonomi rakyat.
Pendampingan dan Sosialisasi pada Usaha Toko Kelontong dengan Metode ABCD (Asset Based Community Development) Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi dan Peningkatan Literasi Usaha Toko Kelontong
Achmad Room Fitrianto;
Een Rizki Amaliyah;
Silviana Safitri;
Deddy Setyawan;
Maydila Kifty Arinda
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.120
Dukungan berbagai pihak diperlukan untuk melakukan pengembangan masyarakat baik dari pemerintah, akademisi dan anggota masyarakat. Pemerintah Kota Surabaya telah melakukan upaya memberdayakan masyarakat melalui bantuan untuk toko kelontong di bawah naungan koperasi masing-masing Kecamatan., UIN Sunan Ampel melakukan kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah Surabaya. Pendampingan difokuskan pada pemasaran, manajemen keuangan, pemasaran produk, dan inventaris barang. Program ini dilakukan oleh mahasiswa KKN Ekonomi. Tujuannya adalah meningkatkan daya saing toko kelontong agar meningkatnya pendapatan dan mempertahankan keberadaannya di tengah persaingan yang semakin ketat melalui metode ABCD. Deskriptif kualitatif dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasilnya adalah membantu toko kelontong untuk mengetahui aset potensial yang dimiliki guna mengembangkan eksistensinya. Dalam upaya meningkatkan daya saing toko kelontong, Dinas Perdagangan memfasilitasi melalui program sosialisasi aplikasi e-Distcont yang bertujuan memudahkan toko kelontong stocking produk dan operasi pasar. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan dan menjaga stabilitas harga dengan membeli atau menjual bahan kebutuhan pokok bila harga pasar terlalu rendah atau terlalu tinggi.
Edukasi Kesehatan untuk Isolasi Mandiri dalam Upaya Penanganan COVID-19 di Kanagarian Koto Baru, Kabupaten Solok
Novia Wirna Putri;
Septia Pristi Rahmah
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.124
COVID-19 pertama dilaporkan di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 sejumlah dua kasus. Data terbaru pada tanggal 23 April 2020 kasus terkonfirmasi positif sebanyak 7.775 kasus dengan 647 kematian. Kasus COVID-19 di Kabupaten Solok sudah mulai mengalami peningkatan kasus pada satu minggu terakhir. Hingga tanggal 30 April terdapat lima kasus positif COVID-19 dan satu orang meninggal. Nagari Koto Baru merupakan salah satu nagari yang terdapat di wilayah Kabupaten Solok. Masyarakat masih banyak yang tidak paham dengan isolasi mandiri terutama ketika mereka memiliki riwayat kontak dengan kasus positif, baru pulang atau berpergian dari luar kota, memiliki gejala serupa COVID-19 sehingga masih saja berkontak dengan anggota keluarga lainnya. Hal ini tentu akan menimbulkan perluasan penularan kasus di rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bermitra dengan Wali Nagari Koto Baru. Solusi permasalahan sekaligus bentuk kegiatan berupa edukasi kepada masyarakat mengenai isolasi mandiri bagi orang dalam pemantauan (ODP) dalam upaya penanganan COVID-19. Edukasi diberikan melalui media leaflet serta pemberian donasi masker kepada masyarakat yang terkena dampak COVID-19. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai upaya isolasi mandiri jika mengalami gejala mirip COVID-19 atau berkontak dengan penderita COVID-19 dan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat sebagai upaya untuk mencegah penularan COVID-19.
Pelatihan Penggunaan Moodle untuk Mengoptimalkan Pembelajaran secara Online
Ilmadi Ilmadi;
Aden Aden;
Gerry Sastro;
Yulianti Rusdiana;
Isnurani Isnurani
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.128
Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup besar terutama di dunia pendidikan, pembelajaran yang biasa dilaksanakan dengan tatap muka/offline, berubah menjadi daring atau online. Maka siap tidak siap guru/pendidik harus bisa menggunakan metode atau media pembelajaran supaya materi yang disampaikan tepat sasaran. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di lapangan memberikan kesimpulan, banyaknya guru/pendidik yang belum memaksimalkan media dalam pembelajaran, hal ini disebabkan banyak faktor, diantaranya keterbatasan dalam pengelolaan media terutama yang berbasis online seperti Moodle. Tim Pengabdi mencoba menganalisis permasalahan secara detail yang terjadi yang terjadi di lapangan. Hasil analisis memberikan bahwa perlunya diberikan pelatihan atau bimbingan kepada guru/pendidik dalam menggunaan media pembelajaran berbasis online seperti Moodle. Dari hasil pelatihan ini dilakukan kajian analisis terkait dampak dari penggunaan media tersebut, apakah sudah memberikan dampak yang optimal terhadap pembelajaran atau belum. ternyata penggunaan Moodle dapat memberikan dampak yang optimal terhadap pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan dalam kegiatan PKM ini yaitu 1) memberikan materi terkait penggunnaan Moodle. Materi ini diberikan secara virtual yang langsung disampaikan oleh pakar. 2) Pelatihan penggunaan Moodle yang langsung dibimbing oleh masing-masing instruktur. 3) Simulasi penggunaan moodle oleh peserta.
Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Minat Masyarakat dalam Berwisata dan Sosialisasi Penerapan Protokol New Normal Saat Berwisata
Umi Farichah Bascha;
Dian Yuli Reindrawati;
Adiana Mutamsari Witaningrum;
Dwi Setiani Sumardiko
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.129
Persebaran COVID-19 membuat masyarakat memutuskan untuk tidak melakukan wisata selama pandemi, akan tetapi setelah normal baru dan diberlakukannya protokol kebersihan di tempat-tempat wisata, maka masyarakat perlu mendapatkan sosialisasi mengenai pertimbangan yang perlu dipahami sebelum melakukan perjalanan wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan selama berwisata dan juga memberikan bantuan perlengkapan tempat minum, tampat makan, masker, handsanitizer dan jamu tradisional Indonesia untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Peserta telah memahami pentingnya perlengkapan disaat pandemi ini, masker merupakan perlengkapan utama yang harus dikenakan, selain cairan pembersih tangan, penutup wajah dan sabun tangan. Peserta memahami pertimbangan apa saja yang harus dipikirkan sebelum melakukan perjalanan wisata domestik maupun wisata lokal.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Menggunakan Powerpoint
Septia Wahyuni;
Elfi Rahmadhani;
Lola Mandasari
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.131
Belajar dari rumah dianggap sebagai salah satu cara yang dapat dilakukan dalam pencegahan kluster penularan virus COVID 19. Hal ini menyebabkan kesiapan guru dalam mengembangkan teknologi tentunya dipertaruhkan. Guru dituntut menyediakan bahan ajar yang menarik dan kreatif sehingga dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa. Pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan guru dalam mempersiapkan materi ajar yang interaktif dan inovatif dengan menggunakan Microsoft Powerpoint. Pelatihan ini dilaksanakan melalui aplikasi Zoom. Kegiatan pelatihan ini diawali dengan penyampaian materi tentang powerpoint dan fasilitas yang tersedia pada media tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan praktek pembuatan media pembelajaran dengan menggunakan powerpoint, setiap langkah-langkah pembuatan media dilakukan melalui Zoom dan grup Whatsapp. Peserta pelatihan mengirimkan hasil prakteknya melalui chat WA grup, dan para instrukutur memberi komentar terhadap hasil media pembelajaran yang telah dibuat. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran yang interaktif meningkat, hal ini dapat dilihat dari bahan ajar yang dihasilkan sudah memenuhi standar sebagai media yang interaktif dan inovatif. Dari kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan guru dalam penggunaan teknologi multimedia yang dapat memudahkan siswa dalam memahami materi ajar.
Pelatihan Pemeriksaan Antropometri pada Kader Posyandu Lansia di Puskesmas Gondangrejo Karanganyar
Yulia Sari;
Ida Nurwati;
Sigit Setyawan;
Mutmainah Mutmainah;
Sri Haryati
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.132
Posyandu lansia yang menjadi sasaran pengabdian dalam studi ini adalah posyandu lansia yang terletak di wilayah Kecamatan Gondangrejo. Setiap bulan diadakan kegiatan dengan layanan berupa pemeriksaan tinggi badan, berat badan, tensi darah dan pemberian makanan tambahan. Peran kader lansia sangat diperlukan, dengan demikian diperlukan peningkatan kemampuan dan keterampilan para kader melalui pelatihan pemeriksaan antropometri pada kader posyandu lansia di Puskesmas Gondangrejo, Karanganyar. Metode pengabdian yang akan dilakukan adalah ceramah dan praktek pemeriksaan antropometri bagi para kader lansia. Pengabdian ini diharapkan dapat berguna bagi peningkatan sumber daya kader yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan posyandu lansia di wilayah Puskesmas Gondangrejo, yang pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lansia. Kegiatan ini dilakukan dengan bentuk pelatihan dan pendampingan. Tes dilaksanakan sebelum dan sesudah kegiatan yang merupakan salah satu bentuk evaluasi dari kegiatan ini. Hasil tes pengetahuan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari rata-rata hasil pretest 63,8 dan post-test 89,4. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan efektif meningkatkan pengetahuan kader posyandu lansia (p <0,005).