cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
editor.jp2@undiksha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
ISSN : 26143909     EISSN : 26143895     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jp2
Core Subject : Education,
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles 585 Documents
Pembelajaran Daring Berbantuan Paired Storytelling terhadap Hasil Belajar Pengembangan Pembelajaran PKn Mahasiswa PGSD Ni Wayan Eka Widiastini; I Kadek Edi Yudiana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.40052

Abstract

Pembelajaran daring juga mempunyai keterbatasan  karena metode yang digunakan bersifat monoton sehingga berdanpak terhadap hasil belajar siswa serta berdampak terhadap rendahnya kempuan social mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas pembelajaran daring berbantuan Paired Storytelling terhadap hasil belajar mahasiswa PGSD. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian semu. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester VI PGSD yang ada di Singaraja yang berjumlah 176. Data diperoleh dari hasil perhitungan skor tes hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan dua teknik analisis yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial.Hasil analisis dengan uji t diperoleh terdapat perbedaan antara mahasiswa yang belajar secara daring berbatuan paired Storytelling dengan mahasiswa yang belajar secara daring. Hal ini dapat dilihat dari nilai sig. yang lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,00. Terdapat perbedaan antara mahasiswa yang belajar secara daring berbatuan paired Storytelling dengan mahasiswa yang belajar secara daring.
Apakah Pemberian Tugas Berhubungan dengan Minat Mahasiswa Mengerjakan Tugas dalam pembelajaran dengan Sistem E-Learning? Ni Made Dainivitri Sinta Sari; Ni Wayan Eka Widiastini
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.40065

Abstract

Saat ini tidak dipungkiri merupakan masa-masa dimana kita dituntut bersabar dalam melakukan segala aktivitas. Batasan jarak yang harus dilakukan untuk memutus mata rantai Virus Covid 19 ini membuat kita mau tak mau melakukan semua pekerjaan dari rumah, Work From Home. Begitu juga dalam proses belajar mengajar, yang semula bertemu di kelas, sekarang harus bertemu lewat layar gadget masing-masing. Dengan demikian banyak tugas-tugas yang diberikan kepada mahasiswa melalui e-learning. Dari sinilah kita akan mengetahui minat mahasiswa dalam mengerjakan tugas di e-learning. Oleh sebab itu penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk mengetahui Adapun tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui hubungan beban tugas yang diberikan di e-learning dengan minat belajar mahasiswa PGSD pada Mata Kuliah Pendidikan IPS SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-pos facto. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan korelasional. Analisis dalam penelitian ini dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu: (1) Analisis prasyarat yaitu: uji normalitas dan uji linieritas. Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah variabel bebas dan variabel terikat berdistribusi normal atau tidak, uji normalitas menggunakan bantuan aplikasi SPSS 18. Hasil analisis diperoleh bahwa terdapat hubungan korelasi antara beban tugas dengan minat mahasiswa hal ini ditunjukkan dengan nilai sig.0,01 yang lebih kecil dari 0,05. Serta hubungan antara beban tugas dan minat mahasiswa bersifat hubungan positif hal ini dapat dilihat dari nilai rhitung 0,377 lebih besar dari rtabel yaitu 0,213. Jadi, hasil penelitian dapat diakatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban tugas dan minat mahasiswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan.
Peningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Kepala Sekolah pada Sekolah Dasar I Nyoman Sanglah
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.40700

Abstract

Dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya seorang guru dituntut memiliki beberapa kemampuan dan ketrampilan, yang ditunjukkan dalam bentuk kinerja seorang guru. Hanya saja tidak semua guru memiliki kualitas kinerja yang baik, sehingga perlu dilalukan berbagai macam upaya untuk meningkatkan kinerja guru tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui upaya peningkatan kinerja guru melalui supervisi kepala sekolah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan, yang dilaksanakan dalam 2 siklus penelitian yakni siklus I dan siklus II. Pada masing-masing siklus terdapat tahap perencanaan, tindakan, observasi serta evaluasi dan refleksi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 10 orang, yang terdiri dari 9 orang guru dan  1 orang pegawai tata usaha. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan pemberian kuisioner. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis analisis statistik deskriptif yaitu dengan mencari rata-rata peningkatakan kinerja guru yang kemudian dikonfersikan kedalam PAP skala lima untuk menentukan tinggi kinerja guru setelah dilakukan supervisi kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kinerja guru pada setiap siklusnya dimana pada tahap prasiklus rata-rata penilaian kinerja hanya mencapai 75%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 90%, dan meningkat kembali pada siklus II menjadi 100%, dimana semua guru telah memiliki kinerja yang baik. Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa secara signifikan supervisi kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja guru.
Pelaksanaan Literasi Membaca di Sekolah Dasar Annisa Putri Bungsu; Febrina Dafit
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.40796

Abstract

Gerakan Literasi sekolah (GLS) yang sedang dijalankan oleh pemerintah dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca dan membiasakan siswa untuk membaca buku walau hanya selembar. Hanya saja tidak semua sekolah mampu menjalankan GLS dengan baik, sehingga perlu adanya evaluasi terhdap pelaksanaan GLS. Adapun tujuan dari penelitian yakni untuk mengetahui mengetahui proses pengembangan dan faktor pendukung dan penghambat literasi membaca. Penelitian merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni guru dan siswa kelas V SD. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh pada penelitian ini kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan difokuskan dengan menggunakan model Miles & Huberman yang terdiri dari tahap reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi dilaksanakan dengan mengajak siswa membaca cerita, membuat karya tulis, menganalisis isi teks, menggambarkan inferensi analitis atas teks, mengkritik teks dan menampilkan secara kreatif. Dimana semua kegiatan tersebut telah mampu diikuti dengan baik oleh siswa walaupun terdapat beberapa kendala di dalamnya.
Pengembangan LKPD Berbasis Pendekatan CTL pada Materi Teks Hasil Laporan Observasi Kelas X SMA Novia Miftakhul Mimma Aprilda; Ade Kusmana; Rustam Rustam
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.41097

Abstract

Kesulitan yang dialami oleh siswa selama proses pembelajaran daring cenderung disebabkan karena kurangnya penggunaan media serta inovasi guru dalam kegiatan beajar, sehingga untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan suatu media pembelajaran yang dapat memaksimalkan proses belajar. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan CTL pada materi teks hasil laporan observasi kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA yang berjumlah sebanyak 22 orang siswa. Dalam penelitian ini, dilakukan uji coba perorangan yaitu dengan satu orang guru, uji coba produk pada kelompok kecil yang terdiri dari 8 orang siswa dan uji coba kelompok besar terdiri dari 22 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket validasi ahli dan angket uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar serta tes hasil belajar siswa. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa media LKPD memiliki validitas sangat tinggi. Selain itu LKPD berbasis pendekatan CTL juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari < 55 menjadi 86. Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis pendekatan CTL layak untuk dikembangkan dan dibelajarkan kepada siswa kelas X SMA karena dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa.
Dubbing Method and Learning Videos for Improving Students' English Speaking Dian Christina; Dwi Megista Putri; Laila Marhayati
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.41098

Abstract

Sebagian besar mahasiswa masih memandang bahasa Inggris sangat sulit untuk dipelajari. Selain itu mahasiswa tidak percaya diri dan takut melakukan kesalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kemampuan siswa berbicara bahasa Inggris setelah menggunakan metode dubbing dan media video pembelajaran. Model penelitian eksperimen yang digunakan adalah one group of pre-test and post-test eksperimental design. Metode pengumpulan data eksperimen terdiri dari observasi, wawancara, dan perekaman. Analisis data melalui pengelompokan dan perbandingan berdasarkan kategori; kategori tidak puas (AS), kategori cukup (F), kategori baik (G), kategori sangat baik (V), dan kategori sangat baik (E). Hasil penelitian berdasarkan pre-test masuk dalam kategori US = 7 siswa, F = 21 siswa, G = 13 siswa, VG = 3 siswa dan E = 0, tidak ditemukan hasil dan post test hasil belajar siswa US = 0, tidak ditemukan hasil, F = 6 siswa, G = 20 siswa, VG = 17 siswa dan E = 1 siswa. Kemudian efek positif dari penggunaan metode dubbing hasil adalah kemampuan siswa dalam berbicara bahasa Inggris meningkat lebih tinggi, mengacu pada hasil pre-test kategori kemampuan siswa ditemukan dalam kategori US dan tidak ditemukan kategori yang sama pada hasil post-test, siswa ' kategori kemampuan tidak ada hasil yang ditemukan dalam kategori E dan kategori AS. Jadi metode dubbing bekerja secara efektif dalam proses pengajaran untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa.
Integrasi Pendidikan Biologi dalam Konservasi Lembu Putih Taro Berbasis Kearifan Lokal I Made Maduriana; I Wayan Gata
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.41349

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya tentang lembu putih Taro sebagai konten dan media asli pembelajaran biologi. Pada penelitian ini peneliti berupaya mengungkap pentingnya integrasi pendidikan biologi dalam upaya konservasi lembu putih Taro dan kearifan lokal yang ada di dalamnya. Tujuan penelitian in adalah untuk memetakan pentingnya integrasi pendidikan sains biologi dalam mendukung upaya konservasi lembu putih Taro berbasis kearifan local budaya Hindu Bali berdasarkan analisis SWOT. Penelitian ini berupakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode triangulasi data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumen. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis SWOT, dapat disimpulkan bahwa kelemahan dan ancaman upaya pelestarian lembu putih Taro berbasis kearifan local budaya Hindu Bali terletak pada pengelolaan sapi heterozigot karier yang dilahirkan oleh lembu putih Taro. Pembiaran ini secara genetika akan mengancam isolasi genetik lembu putih Taro. Pemahaman konsep biologi sangat penting, khususnya konsep genetika persilangan dalam memberikan pemahaman ilmiah kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya konservasi lembu putih Taro berbasis kearifan lokal untuk mempertahankan isolasi genetiknya. Dukungan pemahaman konsep biologi dapat membantu konservasi genetis yang berkesinambungan pada konservasi lembu putih Taro berbasis kearifan lokal.
E-Learning Terintegrasi Kearifan Lokal Bali Berbasis 4c pada Mata Pelajaran IPA I Putu Oktap Indrawan; I Gede Jaka Mahendra
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.41415

Abstract

Integrasi kearifan lokal dalam e-learning belum dilakukan secara komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain, melakukan uji coba, dan mengevaluasi hasil implementasi e-learning terintegrasi Kearifan Lokal Bali yang komperehensif berbasis 4C. Jenis penelitian yang dipilih adalah Research and Development (R&D) prosedur mengikuti Borg dan Gall. Subjek uji coba adalah 66 siswa pada kelas 8A5 dan 8A10 dengan fokus materi “Struktur dan Fungsi Tumbuhan”. Metode pengambilan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner dan tes. Data yang terkumpul akan dianalisis secara kualitatif dengan tehnik analisis Interactive data Analysis Model Miles & Huberman dan analisis kuantitatif dengan Wilcoxon Signed Rank Tes. Hasil penelitian menunjukkan desain e-learning sudah mengintegrasi kearifan lokal Bali secara komprehensif serta mengembangkan 4C dengan kualitas masuk kualifikasi sangat baik berdasarkan penilain ahli materi dan e-learning. Hasil uji coba e-learning melalui pengujian Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan ada perbedaan signifikan antara data nilai pre-test dan post-test. Evaluasi e-learning melalui respon siswa dan guru berdasarkan CCAF masuk kriteria sangat baik. Peneliti dan guru dapat menggunakan ini sebagai alternatif model dan melakukan eksperimen dengan mempertimbangkan gaya belajar dan pengukuran detail pada 4C pada siswa.
E-Learning Bebasis Wordpress Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Fahmi Achta Pratama; Hansi Effendi
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.41534

Abstract

Kendala dihadapi oleh dosen dan mahasiswa pada pembelajaran Bahasa Pemprograman saat menggunakan e-learning. E-learning seringkali error ketika diakses, apalagi pada jam-jam sibuk. Tujuan penelitian ini adalah merancang e-learning berbasis wordpress sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Pemprograman, kemudian mengujinya, dan menganalisis tingkat validitas, kepraktisan dan keefektifannya. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan model Borg and Gall. Desain penelitian ini diantaranya: potensi masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba terbatas, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk dan produk final. Subjek penelitian ini adalah 2 orang validator ahli media pembelajaran, 2 orang ahli materi Bahasa Pemprograman. Subjek uji coba adalah 2 orang dosen Bahasa Pemprograman, 5 orang mahasiswa diuji coba terbatas dan 30 orang mahasiswa diuji coba pemakaian. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Instrumen penelitian ini adalah angket validasi ahli media dan ahli materi, angket kepraktisan pada uji coba terbatas dan uji coba pemakaian serta hasil belajar mahasiswa. Data dianalisis dengan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah validasi ahli media nilai 0,902 (valid), ahli materi nilai 0,842 (valid). Diuji coba terbatas, e-learning berbasis wordpress mendapat nilai 80% (praktis) dari mahasiswa dan mendapat nilai 88,75% (praktis) dari dosen. Pada uji coba pemakaian nilainya 82,83% (praktis) dari mahasiswa. Untuk uji coba efektivitas diuji coba pemakaian, 86,67% mahasiswa dapat nilai ≥ 70 (efektivitas secara klasikal). Dan ditinjau secara Gain Score mendapat nilai 54,25% (sedang). Jadi, e-learning berbasis wordpress layak, praktis dan efektif sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Pemprograman.
Parents' Understanding of Early Childhood Learning Principles During Learning from Home Policy Hazizah, Nur
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i1.41907

Abstract

The Covid-19 pandemic has impacted the issuance of a study on home policy. This study aims to analyze parents' understanding of the principles of early childhood learning during the policy of learning from home. This research method uses quantitative methods with a survey approach. The research sample used 100 student guardians. The methods used to collect data are observation and questionnaires. The instrument used in collecting data is a questionnaire. The data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative analysis. The survey results show that 45% of parents know that learning activities must be oriented to children's needs, 35% of parents understand that children's learning activities will be more effective by playing, and 69% of parents answered that the environment is not conducive, 72% of parents have not known holistic and integrated and thematic learning, parents' understanding in developing life skills is 32%, and understanding of the importance of using APE in stimulating children is 44%. The results of this study show that parents' understanding of the principles of early childhood learning is included in the low category.