cover
Contact Name
Muhammad Rezky Noor Handy
Contact Email
iis_journal@ulm.ac.id
Phone
+6281251503366
Journal Mail Official
iis_journal@ulm.ac.id
Editorial Address
focus to provide new perspectives on the innovation of social studies in the research approach, learning media, learning resources, learning models and other related Social Studies.
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
The Innovation of Social Studies Journal
ISSN : 27231119     EISSN : 27162354     DOI : https://dx.doi.org/10.20527/iis
Core Subject : Education, Social,
Focus to provide new perspectives on the innovation of social studies in the research approach, learning media, learning resources, learning models and other related Social Studies.
Articles 110 Documents
The Differences of Education Unit Level Curriculum (KTSP) and The 2013 Curriculum in Social Studies Lessons Anis Yusnita; Sonia Apriliani; Ersis Warmansyah Abbas; Rochgiyanti Rochgiyanti
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3182

Abstract

Perkembangan IPTEK menjadi pusat perhatian untuk menyiapkan sumber daya manusia. Perihal ini tentunya menjadi respon bagi kurikulum untuk memberikan ruang dialog kritis pada level pembelajaran. Kondisi yang demikian, secara langsung mendasari terjadinya perubahan KTSP tahun 2006 menjadi Kurikulum 2013. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan praktis Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Kurikulum 2013. Telaah Pustaka dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan skripsi atau tesis mahasiswa. Cara penelusuran data yaitu penulis mendatangi perpustakaan untuk mencari buku yang sesuai dengan kata kunci, selain itu penulis juga mencari jurnal yang relevan dengan isi penelitian. Literature Review kemudian di sintesis menggunakan metode naratif dengan mengelompokkan data-data hasil ekstraksi yang sejenis sesuai dengan hasil yang diukur untuk menjawab tujuan. Artikel ini mendeskripsikan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, secara khusus pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar menekankan pada aspek pengetahuan. Namun, Kurikulum 2013 kemudian mengembangkan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar ke ranah kontekstual agar peserta didik lebih baik dalam melakukan observasi, menalar, bertanya serta mempresentasikan apa yang mereka dapat atau ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, kurikulum 2013 lebih menekankan pada ketiga aspek yakni sikap, pengetahuan serta keterampilan. 
Exploration of Learning Resources in Social Studies Putri Hana Pebriana; Ekka Norliana; Bambang Subiyakto; Muhammad Rezky Noor Handy
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksplorasi sumber belajar dalam pembelajaran IPS. Perihal ini dimaksudkan agar memberikan uraian terkait peran guru dalam mengembangan sumber belajar IPS berdasarkan contoh yang kontekstual. Desain penelitian studi literatur digunakan pada penelitian ini. Strategi pencarian literatur jurnal ataupun buku melalui pencarian di internet maupun di perpustakaan. Penelitian studi literatur pada mensintesis data yang sudah dikumpulkan dituliskan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian mendeskripsikan pembelajaran IPS di SMP/MTs disajikan sebagai mata pelajaran yang terpadu. Pemanfaatan sumber belajar IPS pada pembelajaran IPS di SMP/MTs berupa: a) Lingkungan, sumber belajar berupa lingkungan baik alam atau sosial; b) Sumber belajar berupa benda yang bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran IPS yaitu globe, peta, miniatur candi, arca dan mesjid; c) Sumber belajar berupa orang atau narasumber yang dijadikan sebagai bagian dari sumber belajar pada pelajaran IPS seperti guru, presiden; d) Pemanfaatan sumber belajar berupa buku atau sumber cetak yang sudah dimanfaatkan yaitu buku guru dan siswa mata pelajaran IPS Terpadu SMP/MTs; e) Pembelajaran yang memanfaatkan sumber belajar peristiwa dan fakta aktual dalam pembelajaran IPS, misalnya guru mengaitkan peristiwa alam dengan pembelajaran IPS di kelas seperti peristiwa bencana alam; f) Selain menggunakan peristiwa dalam pembelajaran, guru juga menugasi peserta didik untuk menonton televisi dan membaca koran baik cetak maupun online dalam mencari informasi yang aktual di pembelajaran IPS.
Strategies in Developing Creative Economic Activities Based on Local Wisdom Meldha Amanda Putri; Ersis Warmansyah Abbas; Jumriani Jumriani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3517

Abstract

Ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal lebih mengutamakan budaya sebagai ide kreatif dari pemikiran sendiri yang kemudian dapat berpengaruh positif dalam sebuah kehidupan bermasyarakat. Mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal adalah cara untuk menstimulus perkembangan ekonomi kreatif untuk bisa mandiri dan bisa mengembangkan usaha terutama di daerah. Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana upaya meningkatkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah studi literatur yaitu mengumpulkan buku, jurnal dan pustaka lainnya yang relevan. Pencarian data dilakukan dengan pencarian di google scholar dan ebook. Hasil penulisan artikel ini menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan untuk mengembangkan produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yaitu dengan penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Sedangkan upaya yang dilakukan dari pemerintah yaitu menyiapkan insentif pada pelaku usaha, mengadakan pelatihan ekonomi kreatif, dan peningkatan penggunaan teknologi.
Identification of Social and Cultural Changes Materials in Social Studies Rindawati Rindawati; Ersis Warmansyah Abbas; Muhammad Adhitya Hidayat Putra
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3786

Abstract

Perubahan sosial dan budaya tidak bisa dihindari dalam kehidupan masyarakat. Pada ranah pembelajaran IPS, konteks perubahan sosial dan budaya merupakan materi yang diajarkan pada kelas IX, dengan tujuan agar peserta didik dapat memahami perubahan sosial disekitarnya, dapat menyesuaikan diri maupun memecahkan masalah sosial sebagai dampak terjadinya berbagai perubahan sosial maupun budaya. Atas dasar hal itu, artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi materi perubahan sosial dan budaya pada mata pelajaran IPS di SMP kelas IX. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Penulis mengumpulkan data dan informasi dengan bersumber pada jurnal, buku, dan surat kabar. Penelusuran pustaka tidak hanya untuk langkah awal menyiapkan kerangka penelitian, tetapi sekaligus memanfaatkan sumber-sumber tersebut untuk pegumpulan data sampai dengan melakukan analisis dan penarikan simpulan. Dari berbagai studi literatur tersebut, maka pada bagian hasil penelitian diidentifikasi bahwa materi perubahan sosial budaya pada mata pelajaran IPS di SMP kelas IX memuat beberapa aspek, yaitu definisi, bentuk, pola perubahan, faktor pendorong, faktor penghambat dan sikap masyarakat terhadap perubahan sosial dan budaya.
The Role of Historical Science in Social Studies Learning Materials for Increasing Values of Student's Nationalism Aida Afrina; Ersis Warmansyah Abbas; Heri Susanto
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3769

Abstract

Konsep utama materi pembelajaran IPS ini berkaitan dengan waktu, perubahan dan keberlanjutan. Ilmu sejarah memberikan ruang kisah kehidupan manusia di masa lampau, masa sekarang dan di masa yang akan datang yang hanya terjadi satu kali tanpa terulang kembali. Terbukti keadaan masa sekarang merupakan hasil dari proses perjalanan di masa lampau untuk menentukan masa yang akan datang dalam kehidupan manusia. Hasil penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan makna nilai-nilai materi ilmu sejarah terhadap kontribusi IPS yang mana mengandung nilai nasionalisme yang berperan untuk menumbuhkan karakter peserta didik. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur. Strategi pencarian data dengan penelusuran buku, ebook, dan jurnal melalui google scholar. Penelusuran data pada google scholar menggunakan kata kunci melalui pencarian jurnal penelitian yang dipublikasikan di internet baik jurnal, buku atau ebook. Hal ini terlihat adanya kontribusi dari ilmu sejarah yang memberikan sumbangsih terhadap Pendidikan IPS yang mana memiliki keterkaitan secara historis. Pentingnya mempelajari materi pembelajaran IPS yang didalamnya juga mengandung konsep ilmu sejarah maka secara tidak langsung peserta didik dapat memahami makna nilai nasionalisme pada peserta didik di sekolah. Sehingga berbagai materi ajar IPS berkaitan dengan kesejarahan memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar dan mengandung makna nilai-nilai yang ada pada ilmu sejarah yakni nilai nasionalisme sehingga peserta didik mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
The Social Capital of Banjar Community in The Implementation of Religious Rituals: A Literature Study Syaharuddin Syaharuddin; Muhammad Rezky Noor Handy; Mutiani Mutiani; Ersis Warmansyah Abbas; Bambang Subiyakto
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3992

Abstract

Perkembangan masyarakat dari waktu ke waktu mengahasilkan berbagai macam bentuk kebudayaan dan juga aktivitas yang sering dilaksanakan, diantaranya adalah aktivitas ataupun ritual keagamaan yang sering dilaksanakan oleh masyarakat Banjar, tujuan penulisan dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana modal sosial pada masyarakat Banjar dalam setiap pelaksanaan berbagai kegiatan ritual keagamaan. Menggunakan studi literatur sebagai desain dari penelitian ini dengan langkah-langkah yang dilakukan diantaranya pengumpulan data-data pustaka, membaca, mencatat, serta membandingkan berbagai literature yang dimana kemudian diolah menghasilkan kesimpulan sehingga menghasilkan pembahasan yang tepat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari berbagai macam aktivitas ataupun kegiatan ritual keagamaan yang sering dilaksanakan oleh masyarakat Banjar seperti bahaul, batahlil, baayun maulid, bahandil dan lainnya menunjukkan bahwa modal social yang kerekatan (bonding) yang terjalin dari berbagai hubungan seperti hubungan keluarga, kerabat dan sekitarnya menjadi salah satu bentuk dan kekuatan dari modal sosial bagi masyarakat Banjar yang masih bertahan hingga saat ini.
Exploitation of Children as Buskers in Banjarmasin Muhammad Adhitya Hidayat Putra; Muhammad Rezky Noor Handy; Rusmaniah Rusmaniah; Fitri Mardiani; Bambang Subiyakto
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3990

Abstract

Fenomena anak-anak menjadi pengamen di kota-kota besar di Indonesia, seperti halmya fenomena di Kota Banjarmasin. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengkaji factor-faktor sosial dan peran orang tua terhadap kegiatan anak-anak pengamen yang ada di kota Banjarmasin. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak pengamen di Kota Banjarmasin berasal dari keluarga yang kurang mampu dan memiliki pendidikan yang sangat rendah, serta ekonomi yang dibawah, bentuk eksploitasi keluarga terhadap anak-anak tersebut adalah menjadikan mereka sebagai pengamen yang biasanya berada di wilayah lampu merah. Pemerintah juga telah melakukan berbagai macam upaya untuk mengurangi jumlah pengamen anak-anak di jalan kota Banjarmasin, tetapi hasilnya belum maksimal hingga saat ini terutama dalam masa pandemic covid-19 semakin menjamur.
Business Development Strategies for Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) in Kampung Purun Herry Porda Nugroho Putro; Rusmaniah Rusmaniah; Jumriani Jumriani; Muhammad Rezky Noor Handy; Mutiani Mutiani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3991

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang penting bagi perekonomian sebuah negara, termasuk bagi negara Indonesia. Satu diantara UMKM di Kalimantan Selatan yang masih bertahan yaitu UMKM kerajinan anyaman di Kampung Purun. Agar UMKM terus bisa bertahan dan berkembang diperlukan strategi untuk pengembangan usaha. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang strategi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di kampung purun. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui tahap reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan serta diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pengembangan usaha yang dilakuan oleh perajin antara lain 1) Meningkatkan kualitas SDM dan produksi 2) membuat plang nama 3) melakukan pemasaran melalui pameran local, nasional dan internasional 4) memanfaatkan teknologi untuk melakukan pemasaran online untuk memperluas pasar 5) menjalin kerjasama.
The Modernization and Globalization Teaching Materials for Social Studies Devi Lasdya; Siti Masyithah; Syaharuddin Syaharuddin; Jumriani Jumriani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3779

Abstract

Modernisasi dan globalisasi berkontribusi bagi kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi dalam berbagai bidang. Meskipun demikian, dampak negatif juga tidak bisa dipungkiri bagi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan diharapkan menjadi satu sarana kepada peserta didik selaku generasi mendatang untuk memiliki sikap yang siap dengan perkembangan zaman tersebut. Mata pelajaran IPS di sekolah merupakan mata pelajaran yang sesuai untuk mengembangkan sikap tersebut. Atas dasar hal itu, artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan materi modernisasi dan globalisasi dalam pembelajaran IPS. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini berupa studi literatur. Strategi penulusuran data menggunakan berbagai buku, ebook, dan jurnal melalui platform google scholar dengan penulusuran melalui kata kunci terpilih dan sumber yang digunakan sebanyak 22 sumber. Hasil penelitian memastikan bahwa modernisasi dan globalisasi dapat menimbulkan perubahan sosial bagi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, melaui muatan materi tersebut pada pembelajaran IPS diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang konsep modernisasi dan globalisasim dan menanmkan sikap dan keterampilan untuk hitup di tengah perkembangan zaman.
Patterns of Guidance in Panti Sosial Bina Wanita Melati as a Learning Resource on Social Studies Maimunah Maimunah; Heru Puji Winarso; Jumriani Jumriani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3775

Abstract

Kesejahteraan sosial merupakan suatu keadaan terpenuhinya kebutuhan hidup yang layak bagi masyarakat, Pemerintah berperan penting dalam menciptakan kesejahteraan di masyarakat diantaranya dengan melalui pelayanan sosial. Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati tidak hanya dimanfaatkan sebagai wadah untuk menampung para wanita, selain itu pada aspek pembelajaran hal tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS. Tujuan penelitian untuk mengetahui Mendeskripsikan pola bimbingan keterkaitan pola bimbingan di Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati di Banjarbaru sebagai sumber belajar IPS. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah didapat kemudian direduksi dan disajikan dalam bentuk narasi dilengkapi dengan gambar dan tabel relevansi materi sesuai dengan kompetensi dasar lalu kemudian ditarik kesimpulan. Keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan waktu. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: 1) Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati Provinsi Kalimantan Selatan menjadi unit pelaksana teknis yang dibangun bertujuan untuk Terwujudnya kesetaraan dan kemandirian wanita rawan sosial ekonomi (WRSE) agar dapat berperan aktif dalam pembangunan bermasyarakat; 2) Pola bimbingan di Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati di Banjarbaru dapat dilihat adanya bimbingan fisik, bimbingan mental spiritual, bimbingan sosial,dan bimbingan keterampilan; 3) Keterkaitan pola bimbingan di Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati di Banjarbaru sebagai sumber belajar IPS pada  materi Interaksi Sosial di kelas VII.

Page 5 of 11 | Total Record : 110