cover
Contact Name
Muhammad Rezky Noor Handy
Contact Email
iis_journal@ulm.ac.id
Phone
+6281251503366
Journal Mail Official
iis_journal@ulm.ac.id
Editorial Address
focus to provide new perspectives on the innovation of social studies in the research approach, learning media, learning resources, learning models and other related Social Studies.
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
The Innovation of Social Studies Journal
ISSN : 27231119     EISSN : 27162354     DOI : https://dx.doi.org/10.20527/iis
Core Subject : Education, Social,
Focus to provide new perspectives on the innovation of social studies in the research approach, learning media, learning resources, learning models and other related Social Studies.
Articles 110 Documents
Bahandil Tradition Community at North Kuin Villages, Banjarmasin Defika Ayudya; Akhmad Munaya Rahman
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 1 (2019): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v1i1.1371

Abstract

Setiap masyarakat memiliki sebuah tradisi tertentu. Begitupula pada masyarakat di Kuin Utara Banjarmasin masih memiliki tradisi yaitu bahandil. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi bahandil pada masyarakat di Kuin Utara Banjarmasin. Pada penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk mendeskripsikan tradisi bahandil di Kuin Utara Banjarmasin. Pendekatan kualitatif peneliti menggunakan metode deskriptif. Sumber data adalah masyarakat di Kelurahan Kuin Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Model interaktif analisis data yang dikemukakan oleh Miles Hubermen dilakukan pada penelitianini dengan melakukan reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimpulanHasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi bahandil di masyarakat di Kuin Utara masih dilakukan oleh masyarakat dalam bentuk bahandil yasinan, bahandil  Qur’ban dan bahandil kematian.  
Culinary Identification in the Banua Anyar Culinary Tourism Area; a Contribution for Tourism in Banjarmasin City Ersis Warmansyah Abbas; Jumriani Jumriani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 2, No 1 (2020): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v2i1.2309

Abstract

Wisata kuliner merupakan satu bagian dari pariwisata. Beragam kuliner yang tersedia disetiap daerah dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Berbeda dengan jenis wisata lainnya, wisata kuliner mengunggulkan makanan, kepuasan rasa dan kekhasan suatu makanan maupun sajian. Di Kota Banjarmasin tersedia satu kawasan kuliner yang dikenal dengan sebutan kawasan kuliner Banua Anyar. Kawasan kuliner tersebut dikembangkan untuk mendukung pariwisata di Kota Banjarmasin. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kuliner yang tersedia di Kawasan Kuliner Banua Anyar. Pendekatan kualitatif dengan metode deskripstif digunakan pada penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa jenis kuliner di kawasan kuliner Banua Anyar terdiri dari makanan pokok, lauk pauk dan kue tradisioanal. Beragam jenis kuliner tersebut tersedia di 14 stand usaha kuliner di kawasan kuliner Banua Anyar untuk mendukung pengembangan pariwisata di Kota Banjarmasin.
Social Studies Based Learning Technology, Information, and Communication in SMP-SMIP 1946 Banjarmasin Raihanah Sari; Mahmudah Hasanah
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 1 (2019): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v1i1.1261

Abstract

Pemanfaatan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) menyentuh ke dalam sendi kehidupan tanpa terkecuali pendidikan. Konkret bentuk pemanfaatan TIK dalam pendidikan adalah penggunaan media pembelajaran. Pembelajaran IPS memiliki tantangan untuk memanfaatkan TIK. Saat ini pemanfaatan hanya sebatas penggunaan LCD. Akan tetapi, bentuk inovasi lain belum disentuh. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan teknologi, informasi dan komunikasi terhadap pembelajaran IPS bagi peserta didik SMP SMIP 1946 Banjarmasin guna terwujudnya pembelajaran IPS yang bermakna, menyenangkan dan tentunya muncul peningkatan hasil belajar peserta didik. Pembelajaran IPS tidak hanya diajarkan secara tradisional saja yaitu dengan cara ceramah, namun memasuki tahap revolusi industri 4.0 pembelajaran IPS tentulah harus lebih bermakna bagi peserta didik, karena IPS mengajarkan kepada peserta didik bagaimana nantinya mereka hidup di masyarakat, bagaimana nantinya mereka menghadapi tantangan zaman yang selalu berubah sehingga belajar IPS harus bisa mengajak peserta didik untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka. Satu di antaranya dengan menggunakan pembelajaran berbasis teknologi, informasi dan komunikasi. Demikian perlu rasanya kita sebagai pendidik mengelola dengan baik media-media apa saja yang sudah dimiliki sekolah atau media-media apa saja yang perlu dimiliki sekolah demi kelangsungan proses belajar mengajar yang lebih baik.
The Contribution of Leadership Value of Nadjmi Adhani as a Learning Resources on Social Studies Winarinda Ainun Janah; Ersis Warmansyah Abbas; Mutiani Mutiani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 2 (2020): The Innovation of Social Studies Journal, March 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v1i2.2096

Abstract

Biografi tokoh-tokoh lokal Kalimantan Selatan sebaiknya dijadikan sumber belajar kontekstual yang sejalan dengan tujuan kurikulum pendidikan Tahun 2013. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai kepemimpinan dari biografi Nadjmi Adhani, Walikota Banjarbaru periode 2016-2021 sebagai sumber pembelajaran IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nadjmi Adhani sebagai walikota Banjarbaru mendedikasikan diri sebagai pengabdi dengan nilai-nilai kepemimpinan religius, percaya diri dan komunikatif. Nilai-nilai kepemimpinan Nadjmi Adhani tersebut berkontribusi sebagai sumber pembelajaran IPS di sekolah guna menghadapi problematika sosial di era milenial.
The Social Science Contribution Through Social Studies Learning Mariati Mariati; Ersis Warmansyah Abbas; Mutiani Mutiani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 2, No 2 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, March 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v2i2.3051

Abstract

Ilmu sosial mempunyai peranan penting dalam pengembangan kajian pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), diantaranya seperti geografi, sejarah, sosiologi, ekonomi, psikologi, antropologi, dan politik. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan bagaimana keterkaitan ilmu sosial dalam pengembangan kajian pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini berupa studi literatur. Strategi penelusuran data menggunakan berbagai buku, ebook, dan jurnal melalui platform google scholar dengan penelusuran melalui kata kunci terpilih. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa bidang ilmu sosial memiliki keterkaitan dalam kajian pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Materi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) didasarkan atas dukungan konsep dari disiplin ilmu sosial, dalam bentuk tema-tema yang relevan dengan tujuan pembelajaran IPS diantaranya: waktu, keberlanjutan dan perubahan, manusia tempat dan lingkungan, produksi distribusi dan konsumsi, individu masyarakat dan institusi, budaya dan keragaman budaya, kekuasaan kewenangan dan pemerintahan, perkembangan individu dan identitas. Ilmu sosial berkontribusi untuk pengembangan program pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Production Activities of Kampung Purun Banjarbaru as a Learning Resource on Social Studies Julia Armiyanti Lestari; Ersis Warmansyah Abbas; Mutiani Mutiani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 2 (2020): The Innovation of Social Studies Journal, March 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v1i2.2091

Abstract

Produksi merupakan kegiatan menambah nilai guna suatu barang berbasis sumber daya alam, modal dan sumber daya manusia dengan keterampilannya. Hal tersebut tercermin dari kegiatan produksi pengrajin purun Kampung Purun Kota Banjarbaru. Secara konsepsional dan praktikal kegiatan produksi tersebut merupakan sumber pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan produksi pengrajin purun Kampung Purun Kota Banjarbaru sebagai sumber pembelajaran IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data didapat melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data didapat melalui triangulasi waktu, sumber dan teknik yang disajikan dalam bentuk narasi dilengkapi gambar dan tabel matrik kompetensi dasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan produksi purun adalah kegiatan mengolah dan memvariasi tanaman purun oleh pengrajin menjadi berbagai produk anyaman. Simpulannya, kegiatan produksi pengrajin purun Kampung Purun Banjarbaru sesuai dengan materi ajar mata pelajaran IPS tema produksi di kelas VIIE SMPN 7 Banjarmasin. Hasil penelitian yang dipraktikkan di SMPN 7 Banjarmasin dapat diintegrasikan pada sekolah lain, khususnya di Kalimantan Selatan.
The Urgency of Local Wisdom Content in Social Studies Learning: Literature Review Jumriani Jumriani; Mutiani Mutiani; Muhammad Adhitya Hidayat Putra; Syaharuddin Syaharuddin; Ersis Warmansyah Abbas
The Innovation of Social Studies Journal Vol 2, No 2 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, March 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v2i2.3076

Abstract

Kearifan lokal merupakan karaterisitk masyarakat di suatu daerah yang harus dijaga sebagai identitas konstruktif sekaligus sebagai filter bagi berbagai aspek kebudayaan luar yang destruktif. Dalam konteks demikian, kearifan lokal dipahami sebagai warisan dari generasi ke generasi agar tidak tergerus beragam unsur-unsur kebuduyaan luar. Karena itu pembelajaran kearifan lokal merupakan kebutuhan yang tidak terelakkan, satu diantaranya melalui pembelajaran Ilmu Pengetahun Sosial (IPS). Pembelajaran IPS merupakan sarana bagi terjaganya kearifan lokal. Penelitian melalui studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya memanfaatkan konten kearifan lokal sebagai sumber belajar IPS. Studi pustaka dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi yang sesuai, kemudian dilakukan diskusi yang kemudian secara sitesis dinarasikan.  Hasil diskusi memastikan bahwa pembelajran IPS berbasis kearifan lokal menjadikan peserta didik dapat mengetahui, memahami, dan mempraktikkan dalam kehidupan sosial karakteristik lingkungan, baik lingkungan alam maupun lingkungan social sebagai sumber pembelajaran IPS.
Biography of Pangeran Hidayatullah Growing in The Attitude of Nationalism Syaripah Alpiah Al-Jupri
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 1 (2019): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v1i1.1418

Abstract

Pangeran Hidayatullah merupakan seorang Raja Banjar yang lahir pada tahun 1821. Pangeran Hidayatullah putera kedua dari Sultan Muda Abdurahman dengan istri bernama Ratu Siti. Walaupun, anak Sultan Kerajaan Banjar, Pangeran Hidayatullah tidak pernah merasakan gemerlap kehidupan istana, masa kecil dan remaja selalu bersama ibunya disebuah kampung Martapura. Pada masa menjadi mangkubumi, Pangeran Hidayatullah melakukan pembinaan dengan rakyat dan semua tokoh di daerah. Selain itu, rencana (strategi) yang dia gariskan ketika pertemuan 3 November 1857 di Martapura dilaksanakan secara tahap demi tahap, termasuk pembuatan strategi “Menentang Sultan Tamjidillah sama dengan menentang Belanda”. Pertemuan ini dapat dianggap sebagai indikator adanya upaya mengorganisir perlawanan rakyat Banjar yang nantiya meletuskan Perang Banjar (Bandjarse Krijg). Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan; (1) biografi Pangeran Hidayatullah (2) nilai nasionalisme perjuangan Pangeran Hidayatullah, dan (3) nilai nasionalisme Pangeran Hidayatullah sebagai sumber belajar IPS. Metode penelitian kualitatif mengkaji nilai nasionalisme Pangeran Hidayatullah sebagai sumber belajar IPS di SMP Negeri 5 Banjarmasin. Pengumpulan data wawancara dengan peneliti sejarah, kepala sekolah, guru IPS, dan peserta didik serta dokumentasi berupa foto. Teknik analisis data deskriptif naratif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan mengenai biografi Pangeran Hidayatullah seorang mangkubumi yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Nilai nasionalisme yang beliau miliki yaitu: perasan senasib, perasaan kekeluargaan, memiliki tanggung jawab, kerja keras, dan peduli sosial. Nilai nasionalisme tersebut relevan sebagai sumber belajar IPS di SMP Negeri 5 Banjarmasin pada materi ”Perlawanan Rakyat Indonesia Terhadap Penjajahan Bangsa Barat” pada sub tema ”Perlawanan yang dilakukan di daerah Banjarmasin”.
The Strengthening of Discipline Value in Education Training Activities in Rindam VI/Mulawarman as a Learning Resources on Social Studies Hermansyah Hermansyah; Syaharuddin Syaharuddin; Mutiani Mutiani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 2, No 1 (2020): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v2i1.2310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai disiplin pada aktivitas pelatihan pendidikan di Rindam VI/Mulawarman dan signifikansinya dalam pembelajaran IPS di sekolah sebagai sumber belajar. Pendekatan kualitatif dan metode deskriptif digunakan dalam penelitian. Adapun teknik pengumpulan data melalui tiga langkah, yaitu; observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Model Miles dan Hubermen dipilih untuk menganalisis data dengan tahapan; reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data sebagai penarikan kesimpulan. Keabsahan data melalui perpanjangan waktu pengamatan, triangulasi, member check sehingga menghasilkan data jenuh. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa nilai disiplin pada aktivitas pelatihan pendidikan di Rindam VI/Mulawarman dapat dilihat bahwa peserta didik mematuhi aturan dan tata tertib, ketepatan waktu, menjaga kebersihan, dan berpakaian rapi. Nilai disiplin tersebut memiliki signifikansi dalam pendidikan IPS dalam menjadikan warga negara yang baik dengan diintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS di sekolah.
Hybrid Model-Based Learning Learning in Welcome Era Industrial Revolution 4.0 Siti Nurul Hidayah
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 1 (2019): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v1i1.1262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi dan informasi kepada dunia pendidikan mengenai model pembelajaran yang efektif dan interaktif dalam menyongsong masa revolusi industri 4.0. Fokus penelitian ini adalah dengan adanya model pembelajaran berbasis hybrid learning. Model pembelajaran yang menggabungkan atau menyatukan antara pembelajaran secara  online dengan pembelajaran secara bertatap muka dengan peserta didik, karena dalam masa revolusi industri 4.0 ditandai dengan kemajuan teknologi informasi sebagai media utama dalam kehidupannya. Metode dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data melalui studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis Hybrid Learning  efektif digunakan dalam pengajaran di kelas pada dunia pendidikan di masa revolusi 4.0 ini, karena metode ini adalah metode yang menggabungkan 2 cara yaitu pengajaran dengan online dan tatap muka, yang mana dalam era revolusi industri 4.0 lebih mengedepankan teknologi atau era big data. Maka dari itu guru maupun dosen perlu berinovasi dalam menyongsong masa revolusi industri 4.0 dengan model pembelajaran yang efektif dan interaktif seperti Hybrid Learning.

Page 1 of 11 | Total Record : 110