Serambi Tarbawi
Serambi Tarbawi is the Journal of the Study of Thought, Research, and Development of Islamic Education – P-ISSN: 2303-2014; E-ISSN: 2723-1143. Published by the Faculty of Islamic Religion of Serambi Mekkah University. This journal is published 2 times of year (January and July). This journal is an open-access journal, peer-reviewed journal that will consider any original scientific article that expands the field of study in Islamic pedagogy and various other related education issues. This journal is publishing original empirical research articles and theoretical reviews covering all aspects of Islamic Education. The main aims are to promote best-practices in advancing sustainable Islamic education and highlight research key-findings to develop a better Islamic education. The specific scopes are ranged from but not limited to: 1. Teaching and Learning in Islamic Education; 2. Islamic Education Curriculum; 3. Management of Islamic Education; 4. Development of Learning Theory and Design; 5. Psychology of Islamic Education; 6. Islamic Education Paradigms; 7. The character of Islamic Education; 8. Philosophy of Islamic Education; 9. ICT in Islamic Education; 10. Study of Al-Quran and Hadith on Education; 11. History of Islamic Education; 12. Theological of Education; 13. Policies of Islamic Education; 14. Politics of Islamic Education; 15. Islamic Education Professionalism; 16. E-Learning in Islamic Education; 17. Islamic Education Institution; 18. Ethnography on Islamic Education; 19. Local Wisdom-Based Islamic Education; 20. Gender in Islamic Education.
Articles
144 Documents
Konsep Pendidikan Keluarga dalam Al-Qur`An Surat Luqman Ayat 12-19
Cut Suryani
Serambi Tarbawi Vol 1, No 1 (2013): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1822.03 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v1i1.1203
Pendidikan merupakan kebutuhan penting bagi setiap negara, pemerintah secara umum dan sekolah pada khususnya. Terlebih lagi pendidikan Agama, karena dari orang tualah anak-anak mula-mula menerima pendidikan. Dengan demikian bentuk pertama dari pendidikan terdapat dalam kehidupan keluarga. Pendidikan yang ditekankan tidak lain adalah pendidikan dengan konsep Islami yang menjadikan masalah penghambaan kepada Allah SWT dan ketaatan kepada-Nya menjadi poros segala kehidupan. Perlu dicatat juga bahwa pendidikan jasmani anak termasuk ke dalam bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan jiwa, mental, dan kepribadian. Tugas orang tua dalam mendidik anak sejak kecil adalah mengenalkan anak akan siapa Tuhannya, siapa yang mencipta dan mengurusi alam semesta ini, mengerti siapa Nabinya, dan mengerti apa Agamanya, sehingga anak mengerti dan paham akan tugas hidup di dunia ini, yaitu beribadah kepada Allah SWT semata dengan cara mengikuti sunnah Rasul-Nya.
Perbandingan Pendidikan Antara Negara Mesir dan Sudan
Hayati Hayati
Serambi Tarbawi Vol 1, No 2 (2013): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1916.077 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v1i2.1221
Mengetahui perbandingan pendidikan negara lain, akan memberikan nuansa perbedaan keunggulan dan kelemahan pendidikan di negeri sendiri. Salah satu topik yang penulis bahas dalam kajian ini adalah perbandingan pendidikan antara negara Mesir dan Sudan. Kedua negara ini merupakan negara Islam yang memiliki sistem pendidikan yang dapat di contoh oleh negara Indonesia, baik dalam manajemen, budjedting maupun kurikulum serta perhatian negara terhadap siswa/mahasiswa yang menuntut ilmu. Pemerintah tidak segan-segan memberikan bantuan biaya pendidikan baik di dalam negeri maupun di luar negeri, sehingga semangat menuntut ilmu merupakan prioritas utama kedua negara tersebut.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) pada Materi Pengukuran di SD Negeri 2 Percontohan Tijue Kabupaten Pidie
Yuslina Yuslina
Serambi Tarbawi Vol 2, No 2 (2014): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1246.727 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v2i2.1235
Model pembelajaran tipe STAD merupakan salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4-5 orang siswa secara heterogen untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada SD Negeri 2 Percontohan Tijue Kabupaten Pidie, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Percontohan Tijue tahun ajaran 2010/2011. Hasil penelitian menunjukan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65,22%), siklus II (78,26%), siklus III (86,96%) dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD mempunyai pengaruh positif dalam meningkatkan motivasi dan aktifitas belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari siklus I 70 %, siklus II 80 %, dan Siklus III meningkat menjadi 90%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa V, dan model pembelajaran tipe STAD dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU (Studi Kasus SMP Negeri 1 Banda Aceh)
Muliana Muliana
Serambi Tarbawi Vol 6, No 1 (2018): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.428 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v6i1.1252
Upaya kepala sekolah dalam memajukan sekolah agar berkinerja baik salah satu dengan melakukan pembinaan kepada guru. Pembinaan tersebut dilakukan agar guru melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, efektif, dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dan usaha kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 1 Banda Aceh. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yaitu analisa dalam bentuk kata verbal dan uraian deskriptif. Dari hasil penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa Kepemimpinan Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Banda Aceh adalah pemimpin yang demokratis. Kepala Sekolah juga memiliki sifat yang baik, serta memiliki karisma (pengaruh) yang besar.
PEMBINAAN MORALITAS REMAJA DALAM KELUARGA
Syafrizal Syafrizal
Serambi Tarbawi Vol 5, No 2 (2017): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (637.38 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v5i2.1271
Masalah moral sekarang yang terjadi adalah suatu masalah yang menjadi perhatian semua orang, baik dalam masyarakat yang telah maju, maupun masyarakat yang masih terbelakang. Karena kerusakan moral yang terjadi terhadap remaja akan mengganggu ketentraman dirinya dan yang lain. Jika dalam suatu masyarakat banyak orang yang rusak moralnya, maka akan goncanglah keadaan masyarakat itu yang diakibatkan oleh kemerosotan moral itu sendiri. Dengan keadaan demikian, negara akan hancur berlahan-lahan seiring berjalannya waktu yang dipenuhi dengan tindakan moral yang tidak baik. Nilai-nilai kehidupan yang harus dikuasai remaja tidak hanya sebatas pada adat kebiasaan dan tingkah laku saja, tetapi seperangkat nilai-nilai yang secara keseluruhan terkandung dalam nilai-nilai agama secara menyeluruh. Seorang remaja dalam tugas perkembangannya dituntut untuk dapat mempelajari dan membentuk perilakunya agar sesuai dengan harapan lingkungannya tanpa harus dibimbing, diawasi, didorong, dan diancam dengan hukuman seperti pada waktu anak –anak. Bimbingan orang tua sangat penting terhadap remaja yang masih dalam usia remaja, agama serta iman yang kuat sangat berperan dalam penentuan sikap dan perilaku seseorang yang menjadi tugas besar bagi keluarga si anak. Pembinaan moral tidak dapat dilakukan sembarangan tanpa memahami perkembangan dan pertumbuhan kejiwaan mereka. Pembinaan moral haruslah diberikan secara tepat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS IV MIN 5 KOTA BANDA ACEH
Nurmalawati Nurmalawati
Serambi Tarbawi Vol 7, No 2 (2019): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.495 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v7i2.1804
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran tipe STAD terhadap hasil belajar matematika di kelas IV MIN 5 Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 39 orang siswa terdiri dari 19 laki-laki dan 20 perempuan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh rata-rata nilai post tes 77.78, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV MIN 5 Kota Banda Aceh. Proses belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik karena siswa lebih mudah menentukan dan memahami konsep-konsep yang sulit dengan mendiskusikan bersama temannya. Melalui diskusi akan terjalin komunikasi dan terjadi interaksi dengan siswa lain dengan saling berbagi gagasan serta memberi kesempatan pada siswa lain untuk mengungkapkan pendapatnya.
ANALISIS PENINGKATAN KECERDASAN LOGIS MATEMATIS ANAK USIA 4-6 TAHUN MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL TK GASEH POMA
MULIANA MULIANA
Serambi Tarbawi Vol 6, No 2 (2018): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.033 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v6i2.767
The research aims to describe the traditional game in development of logical mathematical intelligence to children aged 4-6 years, then what kind of traditional games that can be applied in development of logical-mathematical intelligence to children aged 4-6 years. The research method was descriptive qualitative and quantitative to describe the complete exposure of research results through observation techniques conducted in the field in detail and description related to the development of logical-mathematical intelligence to children aged 4-6 years using traditional games. The data were obtained and conducted in kindergarten institutions it Kuta Alam, Banda Aceh in 2018. The results were obtained: (1) traditional games in development of logical-mathematical intelligence proved effective applied in learning children aged 4-6 Year, (2) traditional game of simbang batu and simbang batu developed logical- mathematical intelligence of children aged 4-6 years. The results of this research as an insight, further research development studies to develop the intelligence of other children and continue to explore various types of traditional games that can be used in early childhood learning
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru pada SMP Negeri 2 Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar
M Shaleh
Serambi Tarbawi Vol 1, No 2 (2013): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1916.077 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v1i2.1216
Strategi kepala sekolah merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong sekolah untuk dapat mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran sekolah yang dilaksanakan secara terencana dan bertahap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) strategi kepala sekolah dalam menyusun program, 2) strategi kepala sekolah dalam melaksanakan program, 3) strategi kepala sekolah dalam melaksanakan evaluasi dan 4) hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala dan wakil kepala sekolah, guru, ketua MGMP, komite sekolah dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Program untuk meningkatkan kompetensi guru didokumentasikan dalam program tahunan, RKS, dan RKAS. Program disusun berdasarkan analisis kepala sekolah yang belum melibatkan seluruh personel sekolah. 2) Strategi dalam meningkatkan kompetensi guru belum seluruhnya dilaksanakan dan kurang sesuai dengan program yang telah disusun. 3) Evaluasi belum dilaksanakan secara terjadwal, teratur dan sistematis. 4) Hambatan yang dihadapi adanya kesibukan kepala sekolah dan guru/pegawai dalam melaksanakan tugas utamanya, sehingga ada program yang belum tuntas dan perlu ditindaklanjuti.
Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru (Studi Kasus pada MIN Bukit Baro 1 Montasik Aceh Besar)
Zuhri Zuhri
Serambi Tarbawi Vol 2, No 2 (2014): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1246.743 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v2i2.1229
Kepemimpinan adalah hubungan di mana satu orang yakni pemimpin mempengaruhi pihak lain untuk bekerja sama secara suka rela dalam usaha mengerjakan tugas-tugas yang berhubungan untuk mencapai hal yang diinginkan oleh pimpinan dalam suatu organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) program kerja kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 2) gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 3) faktor-faktor kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 4) komitmen kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 5) semangat kerja kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 6) hambatan-hambatan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Program kerja disusun oleh Kepala sekolah berdasarkan hasil keputusan dan musyawarah kepala sekolah dan guru. Program tersebut dikembangkan menjadi program tahunan dan program semester oleh kepala sekolah ketika rapat dengan wakil dan guru pada setiap awal semester. 2) gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru sesuai dengan permasalahan yang dihadapinya, 3) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru meliputi: motivasi kerja, hadiah dan pendidikan, 4) komitmen guru yang baik mampu mencermati aturan dalam melaksanakan PBM, 5) semangat kerja guru merupakan tugas yang diembankan dengan optimis, dan 6) hambatan-hambatan yang dialami dalam pelaksanaan PBM kurang disiplin guru serta keterbatasan sarana dan prasarana.
URGENSI PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP PENGEMBANGAN FITRAH MANUSIA
Eka Mayasari
Serambi Tarbawi Vol 3, No 2 (2015): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.977 KB)
|
DOI: 10.32672/tarbawi.v3i2.1247
Pendidikan Islam dapat diwujudkan dengan upaya mengarahkan, membimbing anak didik dan--yang lebih penting dari itu menumbuhkembangkan potensi-potensi alamiah yang diterima anak sejak ia dilahirkan. Potensi-potensi itulah yang dikenal--dalam pendidikan Islam sebagai fitrah. Pengembangan fitrah dalam pendidikan Islam selayaknya dilakukan dengan menjalankan aktivitas pembelajaran sebagai objek yang utuh dan mempunyai kebutuhan-kebutuhan yang berangkat dari potensi-potensi yang ia miliki. Potensi-potensi manusia yang harus dikembangkan dalam pendidikan Islam berupa: Potensi dasar, Bakat dan kecerdasan, Instink (ghârizah), Karakter, Nafsu/dorongan, Keturunan/hereditas. Oleh karena itu proses pendidikan tidak hanya menuntut transfer ilmu pengetahuan dan nilai sikap kepada peserta didik, akan tetapi juga kemampuan pendidik yang profesional dengan tidak mengenyampingkan aspek sosio-kultural di mana manusia itu dibesarkan. Bahwa urgensi pendidikan Islam dalam pengembangan fitrah merupakan proses pembentukan individu untuk mengembangkan fitrah keagamaannya, yang secara konseptual dipahami, dianalisis serta dikembangkan dari ajaran Al-Qur’ân dan Al-Sunnah melalui proses pembudayaan dan pewarisan serta pengembangan kedua sumber Islam tersebut pada setiap generasi dalam sejarah umat Islam dalam mencapai kebahagiaan dan kebaikan di dunia dan akhirat.