cover
Contact Name
Tabrani ZA
Contact Email
tabraniza@serambimekkah.ac.id
Phone
+628116818656
Journal Mail Official
serambi.tarbawi@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Fakultas Agama Islam Universitas Serambi Mekkah, Jl. Teungku Imum Lueng Bata, Batoh, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Serambi Tarbawi
ISSN : 23032014     EISSN : 27231143     DOI : https://doi.org/10.32672/tarbawi
Serambi Tarbawi is the Journal of the Study of Thought, Research, and Development of Islamic Education – P-ISSN: 2303-2014; E-ISSN: 2723-1143. Published by the Faculty of Islamic Religion of Serambi Mekkah University. This journal is published 2 times of year (January and July). This journal is an open-access journal, peer-reviewed journal that will consider any original scientific article that expands the field of study in Islamic pedagogy and various other related education issues. This journal is publishing original empirical research articles and theoretical reviews covering all aspects of Islamic Education. The main aims are to promote best-practices in advancing sustainable Islamic education and highlight research key-findings to develop a better Islamic education. The specific scopes are ranged from but not limited to: 1. Teaching and Learning in Islamic Education; 2. Islamic Education Curriculum; 3. Management of Islamic Education; 4. Development of Learning Theory and Design; 5. Psychology of Islamic Education; 6. Islamic Education Paradigms; 7. The character of Islamic Education; 8. Philosophy of Islamic Education; 9. ICT in Islamic Education; 10. Study of Al-Quran and Hadith on Education; 11. History of Islamic Education; 12. Theological of Education; 13. Policies of Islamic Education; 14. Politics of Islamic Education; 15. Islamic Education Professionalism; 16. E-Learning in Islamic Education; 17. Islamic Education Institution; 18. Ethnography on Islamic Education; 19. Local Wisdom-Based Islamic Education; 20. Gender in Islamic Education.
Articles 144 Documents
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu pada Madrasah Tsanawiyah Swasta Babun Najah Banda Aceh Edi Azhari
Serambi Tarbawi Vol 1, No 2 (2013): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1916.077 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v1i2.1215

Abstract

Kompetensi manajerial merupakan kemampuan mengelola sumber daya melalui kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Kemampuan manajerial kepala sekolah dalam menyusun perencanaan, 2) melaksanakan, dan 3) melakukan evaluasi kegiatan untuk meningkatkan mutu pada Madrasah Tsanawiyah Swasta Babun Najah Banda Aceh dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala madrasah, wakil kepala, ketua MGMP, komite, tata usaha dan guru. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penyusunan perencanaan melibatkan seluruh personel sekolah. Perencanaan program sekolah dilakukan setiap awal tahun ajaran baru dengan melakukan analisis kebutuhan sekolah, monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan madrasah. 2) Kepala sekolah belum melakukan pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab secara optimal terhadap masing-masing bidang sebelum melaksanakan kegiatan. 3) Evaluasi dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan secara langsung, belum menggunakan instrumen atau pedoman pelaksanaan evaluasi, dan berbeda dengan jadwal yang telah ditentukan.
MEDIA PEMBELAJARAN YANG COCOK BAGI ANAK-ANAK USIA DINI TAMAN KANAK- KANAK Fadhilah Fadhilah
Serambi Tarbawi Vol 3, No 2 (2015): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.982 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v3i2.1246

Abstract

Media pembelajaran bagi anak di Taman Kanak-kanak adalah untuk memberikan wawasan tentang dasar-dasar media pengajaran dan memberikan pengetahuan praktis tentang cara-cara merancang pembuatan ,memilih bahan, menggunakan alat peraga (media pengajaran) beserta peraturannya. Hal ini mutlak perlu bagi seorang guru, sebab dalam proses belajar mengajar sebagai salah satu wujud kompetensi, guru harus mampu menggunakan media pengajaran dengan tepat dan sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh guru yang berhubungan dengan pendidikan, karena pendidikan ini sangat perlu diterapkan di ajar pada anak-anak. pendidikan itu sendiri mempunyai arti yaitu Pendidikan dari segi bahasa berasal dari kata didik, dan diberi awalan men-, menjadi mendidik, yaitu kata kerja yang artinya memelihara dan memberi latihan (ajaran). Pendidikan yaitu pendewasaan diri melalui pengajaran dan latihan sejak dini. Maka untuk itu dalam judul ini membicarakan tentang pendidikan menggunakan alat pandang dengar (audio visual aid) adalah media pengajaran  dan media pendidikan yang mengaktifkan mata dan telinga dalam waktu proses belajar mengajar. Bahan cetak, metode bermain anak yaitu motivasi intrinsik, pengaruh positif, bukan dikerjakan sambil lalu, cara/tujuan, kelenturan. Contoh kelakuan dan suri tauladan adalah alat peraga yang hidup bagi peserta didik.
MASJID SEBAGAI TEMPAT PEMBINAAN, PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN UMAT Muhammad Syarif
Serambi Tarbawi Vol 4, No 2 (2016): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.188 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v4i2.1265

Abstract

Masjid merupakan wadah yang paling strategis dalam membina dan menggerakkan potensi umat Islam untuk mewujudkan Sumbar Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan berkualitas. Peran masjid dalam realitasnya merupakan bagian integratif bersama peran lembaga-lembaga lainnya di dalam masyarakat. Namun realitanya, masjid tidak luput dari berbagai problematika, baik menyangkut pengurus, kegiaatan, maupun yang berkenaan dengan jamaah, termasuk juga tempat wudhu yang kotor. Problem-problem tersebut dapat dibenahi dengan cara musyawarah, keterbukaan dalam mengelola masjid serta adanya kerja sama yang baik antara pengurus dengan jamaah atau masyarakat. Kegiatan memelihara dan membina jamaah dapat dilakukan dengan menyelenggarakan kegiatan ibadah secara tertib, menghidupkan pengajian, menyelenggarakan Pendidikan khusus/ pelatihan, pembinaan remaja dan anak-anak serta mengusahakan adanya perpustakaan. Dengan begitu, fungsi masjid menjadi tempat melaksanakan segala bentuk ibadah kepada Allah Swt (hablum minallah) dan aktifitas sosial lainnya (hablum minannas).
PERAN DINAS PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Fadhilah Fadhilah; Syahril Syahril
Serambi Tarbawi Vol 7, No 1 (2019): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.495 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v7i1.1375

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan menjadi sangat penting dan strategis dalam menentukan masa depan penyelenggaraan  pemerintahan  dan  pembangunan. Untuk  itu sejalan dengan  peradigma baru  penyelenggaraan  otonomi  daerah dengan  tujuan  memungkinkan  daerah  yang bersangkutan  untuk  mengatur dan mengurus rumah tangga nya sendiri  berdasarkan  perundang-undangan   yang berlaku,  maka  daerah  memiliki  kewenangan  untuk  mengelola  urusan pemerintahan di daerah atas prakarsa sendiri, termasuk di dalamnya pengelolaan penyelenggaraan di bidang pendidikan, yaitu rendahnya  kualitas  pendidikan pada setiap jenjang, maka daerah diharapkan mampu menunjukkan peranannya dalam mengupayakan peningkatan kualitas  pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Jaya dalam peningkatan kualitas pendidikan meliputi bidang, mewujudkan peningkatan mutu berbasis sekolah, melakukan pembinaan pendidikan dan melaksanakan program-program peningkatan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan sampling adalah purposive sampling, sedangkan tipe yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK PADA MTsS DARUSSYARI’AH NURLAILA NURLAILA
Serambi Tarbawi Vol 6, No 2 (2018): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.776 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v6i2.763

Abstract

Supervisi akademik diselenggarakan dengan maksud membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnnya dalam memahami akademik, keadaan kelas, mengembangkan keterampilan mengajarnya dan menggunakan kemampuannya melalui teknik-teknik tertentu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep supervisi akademik untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran guru MTsS Darussyari’ah tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian tindakan sekolah ini adalah semua guru yang ada di MTsS Darussyari’ah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan  dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi, display, mengambil kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) melalui supervisi akademik adalah efektif.
Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam Nurainiah Nurainiah
Serambi Tarbawi Vol 1, No 1 (2013): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1821.998 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v1i1.1198

Abstract

Guru Pendidikan  Agama Islam sebagai salah satu tenaga pendidikan di sekolah dituntut untuk memiliki kemampuan profesional, karena mendidik adalah tugas utama yang diemban kepadanya. Posisi guru di sekolah sebagai tenaga pendidik dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembankan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, dan penelitian serta melakukan pengabdian masyarakat. Apabila guru memiliki kompetensi profesional, maka dengan mudah guru tersebut dapat menjadikan atau melahir anak didik yang bermutu dan berdaya guna, karena melalui kompetensi ini para anak didik akan memahami dan menguasai materi pelajaran yang disampaikan oleh guru yang memiliki kompetensi ini. Salah satu ciri-ciri yang profesional adalah guru tersebut dapat menguasai bahan atau materi yang akan diajarkan kepada anak didik.
Kemampuan Kepala Sekolah dalam Melaksanakan Supervisi Pendidikan (Studi pada Guru di SMAN 1 Montasik Kabupaten Aceh Besar) Mailinda Mailinda
Serambi Tarbawi Vol 2, No 2 (2014): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1246.759 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v2i2.1228

Abstract

Supervisi pendidikan adalah aktivitas akademik berupa pembinaan dan pengembangan yang dilakukan oleh orang yang memiliki pengetahuan lebih tinggi, bertujuan untuk meningkatkan mutu guru dalam proses kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kemampuan kepala sekolah dalam menyusun program supervisi, 2) pelaksanaan dan 3) evaluasi dalam supervisi, 4) hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pada guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kepala sekolah mampu dalam menyusun program supervisi berdasarkan KTSP dengan berpedoman pada BSNP. 2) Pelaksanaan supervisi diawali dengan menyiapkan instrumen supervisi dan mensosialisasikan kegiatannya. Kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pendidikan melibatkan wakil kepala sekolah dan guru senior sebagai supervisor. 3) Evaluasi yang dilakukan dalam pelaksanaan supervisi yaitu dengan mengukur dan membandingkan instrumen supervisi seperti desain silabus dan RPP, metode pembelajaran dan penilaian. 4) Hambatan-hambatan yang terjadi adalah spesialisasi  supervisor tidak sama dengan guru yang di supervisi, sehingga hasil dari pelaksanaan supervisi tidak tercapai seperti yang diharapkan, serta pelaksanaan supervisi belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan program yang telah disusun, baik dari segi jumlah kunjungan, maupun jadwal yang telah ditentukan.
PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA NELAYAN LAWEUNG KABUPATEN PIDIE Eka Mayasari
Serambi Tarbawi Vol 3, No 1 (2015): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.258 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v3i1.1241

Abstract

Memperoleh pendidikan yang layak bagi setiap anak merupakan kewajiban orangtua, begitu juga halnya dengan anak dalam keluarga nelayan Laweung di Kabupaten Pidie, antara lain terhadap kebutuhan penyediaan finansial dan sarana bagi pendidikan anak serta perhatian dalam bimbingan dan pembinaan rumah tangga. Penelitian ini berusaha menemukan peranan keluarga nelayan Laweung terhadap pendidikan khususnya pada anak usia SMP di Laweung Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan data yang akurat dan terpercaya , peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan angket, baik dengan tokoh masyarakat nelayan Laweung Kabupaten Pidie maupun dengan orang tua siswa, serta dengan siswa itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perhatian orang tua dalam keluarga nelayan Laweung terhadap pendidikan anak khususnya dalam hal penyediaan sarana dan prasarana sudah dilakukan dengan baik, anak selalu diingatkan untuk pergi ke sekolah, selalu menasihati dan membimbingnya, membiasakan disiplin, selalu menegur anak jika ada kesalahan yang mereka lakukan, komunikasi yang harmonis dengan anak.
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERPIKIR DAN PROBLEM SOLVING DALAM PMB PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 25 BANDA ACEH Muhammad Syarif
Serambi Tarbawi Vol 6, No 1 (2018): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.725 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v6i1.1259

Abstract

Fokus penelitian ini adalah terkait dengan bagaimana proses pembelajaran keterampilan berpikir dan problem solving dalam PBM di SD Negeri 25 Banda Aceh. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan pendekatan deskiptif. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara dan data dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pemecahan masalah (problem solving) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis yaitu kemampuan merumuskan masalah, memberikan dan menganalisis argumen, melakukan deduksi, melakukan induksi, mengevaluasi, mengambil keputusan, serta melaksanakan tindakan terutama dalam proses belajar mengajar pada siswa kelas V SD Negeri 25 Banda Aceh. Berdasarkan hasil belajar yang diukur selama berlangsung nya penelitian ini, proses belajar mengajar pada siswa kelas V SD Negeri 25 Banda Aceh belum menunjukkan perkembangan yang berarti, namun diharapkan terjadi peningkatan pada tahap selanjutnya yaitu telah mencapai KKM yang ditetapkan yaitu sebesar 80%. Hasil ini dapat diinterpretasikan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan sebelum tindakan, mengalami peningkatan yang besar.
WILAYATUL HISBAH (WH) DALAM MENGAWASI PERGAULAN REMAJA KOTA BANDA ACEH Muhammad Zakir; Muhammad Syarif
Serambi Tarbawi Vol 7, No 1 (2019): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.896 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v7i1.1368

Abstract

Peran Wilayatul Hisbah dalam mengawasi pergaulan remaja Kota Banda Aceh merupakan suatu hal yang sangat penting dilakukan, mengingat pergaulan remaja sekarang yang semakin bebas bahkan sampai terjerumus ke dalam seks bebas. Oleh sebab itu, penulisan ini bertujuan untuk mengetahui tentang eksistensi, strategi yang dilakukan, kendala yang dihadapi dan solusi yang digunakan oleh Wilayatul Hisbah dalam meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan remaja di Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wilayatul Hisbah sangat penting dalam mengawasi pergaulan remaja. Beberapa kasus yang ditangani oleh Wilayatul Hisbah membuktikan bahwa remaja juga ikut melanggar aturan syari’at Islam seperti dari segi berpakaian, budaya pacaran, pergaulan bebas, para remaja wanita yang masih berkeliaran sampai larut malam bersama pasangan non muhrim. Pihak Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh menggunakan strategi berupa melakukan sosialisasi, pengawasan, pembinaan dan hukuman sebagai alternatif terakhir berupa kurungan. Selain itu, mereka para remaja juga menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi lagi bahkan untuk dapat pulang mereka juga harus dijemput oleh orang tuanya.

Page 7 of 15 | Total Record : 144