cover
Contact Name
Salamun
Contact Email
salamun@univrab.ac.id
Phone
+6281378735511
Journal Mail Official
jpm@univrab.ac.id
Editorial Address
Jl. Riau Ujung No. 73 Pekanbaru Riau Telp.(0761) 38762 - 0811 771 4800
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 27158187     EISSN : 26147106     DOI : https://doi.org/10.36341/jpmm
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Jurnal Layanan Masyarakat), dengan ISSN: 2715-8187 (Print), 2614-7106 (Online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Abdurrab mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, memuat berbagai kegiatan staf pengajar dan peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. berikut kami sertakan lnk home page jurnal kami
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA KADER SIAGA BENCANA DI KELURAHAN PARUPUAK TABING PADANG Puteri Nabilla; Susmiati Susmiati; Dewi Murni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3538

Abstract

Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangat penting bagi masyarakat umum karena keadaan darurat dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, terutama pada daerah resiko bencana. Kelurahan Parupuk tabing merupakan daerah rawan bencana karena letaknya dipesisir pantai, sehingga mitigasi bencana sangat diperlukan dalam mengurangi dampak bencana. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengaplikasikan asuhan keperawatan pada kader kampung siaga bencana (K2SB) serta menerapkan teknik BHD di RW 17 Parupuak Tabing. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pemberian asuhan keperawatan. Jumlah sampel 13 orang anggota K2SB. Teknik pengambilan sampel secara total sampling. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan setelah pelatihan BHD. Data ditampilkan dalam bentuk distribusi frekwensi. Dari hasil evaluasi didapatkan hasil pre-test pengetahuan kurang pada umumnya (84,6%), pengetahuan cukup sebagian kecil (15,4%), sedangkan hasil post-test pengetahuan baik pada umumnya (92,3%), pengetahuan cukup sebagian kecil (7,7%). Kegiatan lain yang dianjurkan untuk meningkatkan keterampilan dasar bantuan hidup, salah satunya adalah menjalani pelatihan secara teratur.
PENYULUHAN SLOW DEEP BREATHING UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI PADA KOMUNITAS LANSIA DI POSYANDU BANDULAN KOTA MALANG Nur Atiqatul Himmah; Gamar Gamar; Ali Multazam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3542

Abstract

Hypertension is a high blood pressure disease that often occurs in the elderly. The incidence of hypertension in Indonesia is very high. With education, you can increase knowledge of hypertension so that it can reduce the incidence of hypertension. Outreach activities are carried out to educate the elderly about hypertension such as signs of symptoms, how to prevent it and how to reduce high blood pressure with slow deep breathing exercises which can be done at home. This method uses health promotion about hypertension to the elderly at Posyandu Bandulan Malang City using poster media. Before counseling, the elderly had their blood pressure checked first, then the elderly were gathered to be given a pretest about hypertension and then given counseling material about hypertension. Then a slow deep breathing demonstration was carried out, at the end of the activity a posttest was carried out with questions and answers to measure understanding after giving the material. The results of this activity showed an increase in understanding of the definition, signs and symptoms of hypertension with the percentage before counseling increasing from 10% to 100%. The percentage of understanding regarding the prevention and causes of hypertension before counseling was 5% and increased to 100%. And the understanding of slow deep breathing exercise obtained before counseling from 0% increased to 100%. This activity increases the elderly's understanding of hypertension, the elderly can understand and do breathing exercises, namely slow deep breathing to lower.
PENYULUHAN OBAT GENERIK, OBAT YANG TERJANGKAU DAN EFEKTIF UNTUK PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT Lilis Tuslinah; Miqdad Nurabdullah Al Anshari; Ilham Nurfadilah Asopari; Childa Syundari; Naufal Sauqi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3627

Abstract

Cilacap Regency, located in Central Java Province, is a region with a significant population. However, the community's understanding of the safety, quality and effectiveness of generic medicines still needs improvement. To address this issue, a counseling activity on generic medicines was held specifically for the heads of RT and RW in Tarisi Village. The purpose of this activity was to provide participants with an understanding of the benefits, quality, and affordable price of generic drugs as an effective alternative in health care. The method applied in this extension activity involved lectures, with the evaluation of extension results analyzed using statistics using the Paired Sample T Test method. The results of data analysis through the Paired Samples T Test method indicated that the Sig. (2-tailed) was 0.000 (<0.05), indicating an increase in participants' understanding and knowledge after the extension activities were carried out. With this counseling, participants managed to gain better knowledge about generic drugs, including their benefits, quality, and more affordable prices compared to branded and patented drugs.
IMPLEMENTASI MODUL LITERASI DASAR KESEHATAN MENTAL REMAJA MELALUI PENELITIAN TINDAKAN Kathleen Rachel; Anita Novianty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3726

Abstract

Gangguan mental masih menjadi masalah serius di Indonesia, terutama pada kelompok usia remaja. Hingga saat ini, terjadi peningkatan masalah psikologis seperti kecemasan, depresi, trauma, dan bunuh diri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melihat perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah tindakan dari pemberian modul literasi dasar kesehatan mental. Komponen modul yang diimplementasikan terdiri dari identifikasi stres, persepsi emosi, pengenalan isu kesehatan mental, diagram kesehatan mental, diagnosis gangguan mental, dan konsep literasi kesehatan mental. Partisipan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa/I SMP (n=12) dan SMA (n=281) Swasta di DKI Jakarta. Desain pengabdian masyarakat ini didasari dengan penelitian tindakan berbasis partisipasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Ditemukan penyebab stres terbesar pada partisipan berupa tuntutan akademik sebesar 58.36%, pelabelan stres berupa perasaan yang negatif sebesar 23.39%, serta ketepatan penggunaan idiom situasi kesehatan mental sebesar 36.13%. Data dari penelitian ini menunjukan adanya masalah dalam manajemen tanggung jawab akademik partisipan, sebagaimana tuntutan akademik merupakan sumber stres terbesar pada partisipan. Kecilnya persentase pemahaman partisipan terhadap modul literasi kesehatan mental menjadi evaluasi untuk memperdalam teknik implementasi yang relevan terhadap partisipan. Walaupun adanya kekurangan dalam memberikan label situasi kesehatan mental yang abnormal, partisipan mampu menunjukan kemampuan untuk mengidentifikasi situasi abnormal yang dialami pada kehidupan sehari-hari.
PENYULUHAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG OSTEOARTHRITIS PADA KOMUNITAS LANSIA DI POSYANDU DESA SUTOJAYAN Miranti Ika Rachmawati; Safun Rahmanto; Herdiana Ayu S.P.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3799

Abstract

Osteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi degeneratif dan berdampak cukup besar pada individu pasien secara keseluruhan, mengakibatkan rasa nyeri, kecacatan, dan mempengaruhi aktivitas social dimasyarakat yang mempengaruhi >25% dari populasi di atas 18 tahun. Pengetahuan dan pemahaman mengenai osteoarthritis dimasyarakat sampai saat ini masih sangat kurang, oleh sebab itu penyuluhan merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai osteoarthritis. Kegiatan penyuluhan yang diadakan diharapakan menambah pengetahuan serta pemahaman bagi komunitas lansia di poyandu desa Sutojayan. Metode yang digunakan dalam penyuluhan kali ini adalah dengan memberikan leafet dan memberikan beberapa pertanyaan pretest posttest untuk mengetahui gambaran pengatahuan pada komunitas lansia di posyandu desa Sutojayan. Hasil dari kegiatan ini terdapat 15 orang yang bersedia mengikuti penyuluhan dan didapatkan hasil posttest dari peserta yang mengikuti penyuluhan mengalami peningkatan pengetahuan. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan yang dilakukan dapat memperbaiki serta menambah pengetahuan mengenai osteoarthritis.
EVALUASI PENGEMBANGAN KINERJA PEGAWAI DI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA (DPMD) KOTA DENPASAR Decky Cipta Indrashwara; Pande Made Arnesia Udariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3810

Abstract

Berdasarkan Indikator Indeks Desa Membangun dan Indeks Profil Desa dapat dinilai kinerja dari Pegawai di DPMD Kota Denpasar masih belum optimal karena belum mencapai tingkat kemajuan di atas 100 %. Dari 27 Desa yang ada di Kota Denpasar sebesar 27 Desa sudah mencapai status desa mandiri dengan nilai IDM belum sempurna sepenuhnya yaitu 1 (satu) dan 6 (enam) Desa/Kelurahan yang diklasifikasikan sebagai swasembada masih belum mampu mencapai nilai sepenuhnya. Dalam hal ini maka Sub Bagian Umum dan Kepegawaian di kantor DPMD Kota Denpasar yang memiliki tugas dan fungsi termasuk solusi teknis yang berguna dalam urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan, pendidikan, serta pelatihan. Melalui tahapan metode pelaksanaan yang diawali dengan observasi, analisis masalah, kajian informasi dan literatur ini agar mampu diimplementasikan, baik pemahaman dari aspek kualitas pelayanan yang ditingkatkan dengan berbasis sistem online, dilakukan Pendidikan dan pelatihan kepada para pegawai sesuai dengan tugasnya masing-masing, mengoptimalkan penggunaan fasilitas operasional hingga aspek akuntansi yang lebih diperinci. Sehingga dengan demikian diharapkan mampu mengedukasi dan meningkatkan kinerja Pegawai di DPMD Kota Denpasar hingga mencapai nilai yang optimal.
PEMBERDAYAAN KADER TANGGUH PEDULI LEPRA DALAM PELACAKAN KUSTA Kurniadi Kurniadi; Aniharyati Aniharyati; Abdul haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3824

Abstract

Pendahuluan: Masalah sosial akibat penyakit kusta muncul akibat ketakutan yang dialami penderita kusta di masyarakat (leprophobia). Rendahnya pengetahuan, kurang bersosialisasi di masyarakat, dan stigma buruk di masyarakat, sehingga berakibat pada kurangnya peran serta masyarakat dalam pemberantasan penyakit kusta. Setelah India dan Brazil, Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan angka tertinggi penderita baru terdiagnosis. kasus kusta. tertinggi ketiga di dunia. Tujuan: Tujuan pengabdian kepada masayarakat ini untuk meningkatan pemahaman masyarakat dalam deteksi dini Penyakit Kusta di Kelurahan KoloKota Bima. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan penyuluhan kesehatan dan pelatihan mengenai identifikasi penyakit kusta oleh kader tangguh peduli kusta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di aula pusksemas kolo kota bima, yang dihadiri oleh 15 Kader, 5 enumerator, Kepala Pusksemas kolo, KTU puskesmas kolo, dan pengabdi. Kegiatan ini adalah pelatihan bagi kader dan penyuluhan mengenai penyakit kusta meliputi pengertian, tanda, gejala, penatalaksanaan, proses penularan penyakit kusta. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat pre-test sebanyak 27% kader berpengetahuan baik. Sedangkan post test 100 % kader berpengetahuan baik. Hasil pengabdian ini penting untuk membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan pembangunan kesehatan nasional. Kesimpulan dan Rekomendasi: Seluruh kader tangguh peduli leopra yang menjadi sasaran telah memahami terkait tanda dan gejala penderita kusta. Diharapkan pengabdian
Education PENDAMPINGAN BAGI FOS PSK (PEDULI SESAMA KITA) MELALUI PROGRAM LITTLE STAR CERDAS BERBAHASA INGGRIS DI DESA KETING, JEMBER Moh. Nazib Abdulloh Yaqin; Cendy Nur Faizah Putri; Gresafril Wisnu Dwi; Aulia Chayyuna; Rishad Kurniawan Kuncoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3850

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran meliputi pengajaran suatu keahlian, pemberian pengetahuan,pertimbangan dan kebijaksanaan. Jalur pendidikan terdiri dari dua macam yaitu pendidikan formal yaitu melalui sekolah dan pendidikan nonformal yaitu di luar sekolah. Pendidikan di luar sekolah atau nonformal dilakukan untuk menunjang atau menambah pengetahuan siswa mengenai pembelajaran materi di sekolah. Desa Keting Kabupaten Jember memiliki suatu organisasi sosial independen dengan nama FOS PSK ( Forum Organisasi Sosial Peduli Sesama Kita) . Organisasi ini memiliki program bernama Little Star yang memberikan pengajaran pada anak usia TK dan SD dalam mata pelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan pengeahuan dan pemahaman mereka. Penelitian ini menggambarkan mahasiswa KKN Kolaboratif dalam kunjungan dan kegiatan pendampingan di FOS PSK (Peduli Sesama Kita) dalam program Little Star. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dan pelaksanaan. Wawancara dilakukan antara mahasiswa dan pengurus dan pengajar PSK untuk mengetahui kondisi dari pemahaman Bahasa Inggris dan masalah yang dihadapi dari program Little Star. Pelaksanaan pendampingan dilakukan oleh mahasiswa dengan disertai oleh pengajar PSK selama dua kali pada hari Minggu. Kegiatan pendampingan yang dilakukan terdiri dari beberapa kegiatan yaitu senam,pemberian materi, dan latihan soal yang dipadukan dengan permainan berhadiah. Anak – anak Little Star menunjukkan minat yang tinggi dalam belajar Bahasa Inggris karena adanya pembelajaran yang dipadukan dengan permainan berhadiah.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN DI DESA NGEPOSARI Yessi Jusman; Ahmad Zaki; Masayu Alya Nuraini; Wikan Tyassari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3861

Abstract

Salah satu sumber energi biomassa yang potensial untuk diolah adalah limbah pertanian. Melihat potensi dari budidaya jagung yang dimiliki masyarakat Desa Ngeposari, pengolahan limbah jagung dinilai memiliki peluang dalam segi ekonomi. Bonggol jagung telah dimanfaatkan warga untuk membuat bara api tanpa diolah lebih jauh. Limbah rumah tangga maupun limbah pertanian sering memberikan dampak negatif di kalangan masyarakat. Limbah yang merupakan produk sisa atau buangan selalu dianggap tidak dapat digunakan kembali. Sehingga limbah yang ada justru menumpuk dan berefek negatif. Pengolahan limbah dengan tepat dapat membuka peluang usaha baru. Limbah pertanian merupakan salah satu sumber energi biomassa yang memiliki nilai jual tinggi namun belum banyak dimanfaatkan. Melalui program pengabdian ini tim pengabdian menawarkan solusi untuk menghidupkan kembali UMKM yang ada di Desa Ngeposari, Gunung Kidul sekaligus untuk menambah peluang usaha yang ada di masyarakat. Beberapa pelatihan yang dilakukan untuk menambah keterampilan warga yaitu pelatihan pembuatan briket dari bonggol jagung dan pelatihan pembuatan pupuk organik.
OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN MEMANFAATKAN BUKU KIA DAN PENERAPAN METODE SDIDTK DI KECAMATAN ABUNG SELATAN LAMPUNG UTARA Retno Puji Hastuti; Rina Mariani; Dewi Sri Sumardila; Antun Rahmadi; Hanung Ismoyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3902

Abstract

Stunting is a health problem due to insufficient nutritional intake during the first thousand days of life (HPK). One of the causes of stunting in Lampung Province is not optimal balanced nutritional intake and low coverage of Stimulation for Early Detection and Intervention of Growth and Development in Toddlers. North Lampung Regency is one of the six stunting locus districts in Lampung Province. The high stunting rate and low SDIDTK coverage in North Lampung Regency are caused by the low nutritional intake of toddlers and the lack of knowledge of cadres and mothers of toddlers about SDIDTK. This community service activity aims to empower the community (health cadres) to optimize the growth and development of toddlers by using the KIA Book and essential nutrition during the Golden Age Period. The community service activity method uses a process approach starting from planning, implementation, and evaluation which is carried out intercollaborative. Activities include specific promotive and preventive efforts to increase SDIDTK coverage and the nutritional status of children under five. The results of this activity increased the understanding of Posyandu cadres in monitoring the growth and development of toddlers, the existence of Posyandu cadres' efforts to overcome nutritional problems for toddlers, and good use of yard land by families to support food security.