BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
31 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 4 (2021)"
:
31 Documents
clear
PENINGKATAN PEMASARAN DIGITAL MARKETING PRODUK WEDANG JAHE CHIK-AH KECAMATAN PAMULIHAAN KABUPATEN SUMEDANG
Duduh Sujana;
Iwan Mulyana;
Ahmad Hidayat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1288.585 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1390
Pengabdian pada masyarakat ini mempunyai tujuan untuk memberikan pelatihaan digital marketing pada umkm Chi-ah agar bisa promosi di media sosial, karena produksi yang rutin pemasaran hanya dengan offline dimasa pandemic covid-19 banyak kendala juga meningkatkan hasil kualitas produksi memberikan pendampingan serta memberikan alat produksi seperti blender,dll. Agar hasil wedang jahe chi-ah tampilan lebih menarik dan tahan lebih lama jangka waktu 3 bulan.lokasi umkm Chik-ah di desa citali kecamatan pamulihaan sumedang. Solusi yang di berikan dengan memberikan pelatihaan dan pendampingan pada UMKM Chik-ah, hasilnya perbaikan kualitas tampilan kemasan untuk mempromosikan produk di social media google bisnis dengan nama Chik-ah agar omset oenjualan meningkat. Umkm Chik-ah di ikut sertakan komunitas UMKM jabar juara dampingan tahun 2020 di mana gerai/toko offline tersebar di seluruh kecamatan di kabupaten sumedang.
PELATIHAN OPTIMALISASI SOCIAL MEDIA MARKETING DAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA UMKM PRODUSEN BUSANA MUSLIM DI KOTA BANDUNG
Terra Saptina Maulani;
Rr. Rachmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.24 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1420
Sektor perdagangan dan jasa saat ini memainkan peranan penting akan pertumbuhan ekonomi kota ini disamping terus berkembangnya sektor industri. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Daerah (Suseda) mayoritas masyarakat di Kota Bandung yang memiliki pekerjaan di sector perdagangan dan sector industri, hal ini sejalan dengan tumbuhnya industri kreatif di kota Bandung. Kota Bandung memiliki 16 (enam belas) subsektor yang telah ditetapkan oleh Departemen Perdagangan sebagai industri kreatif yang berkontribusi terhadap perekonomian kota Bandung. Industri fashion memberikan kontribusi paling besar untuk kota Bandung yaitu sebesar 39,14% akan tetapi wabah Covid-19 telah mempengaruhi semua sektor ekonomi termasuk industri kreatif di Kota Bandung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar mencatat pandemi Covid-19 berimplikasi pada kinerja industri di Jawa Barat khususnya perkotaan. Banyak pelaku bisnis industri kreatif di bidang fashion merasakan dampak dari adanya pandemic ini, yang mengakibatkan penurunan produktivitas, omzet bahkan semangat untuk berkarya. Salah satu umkm di bidang fashion yang memiliki potensi dan saat ini sedang berjuang di tengah pandemic ini adalah Syafa Hijab salah satu umkm yang memproduksi fashion busana muslim berupa gamis, jilbab, inner, long pants dan masker. Pandemic ini berimbas pada menurunnya volume penjualan sehingga berdampak pada penjadwalan produksi yang berkurang, hal tersebut berdampak juga pada motivasi mitra dalam melakukan usaha, maka dirasakan perlu untuk dilakukan pendampingan dan pelatihan berupa motivasi berwirausaha. Keadaan eksternal yang tidak dapat diprediksi seperti saat ini, maka pelaku usaha dituntut untuk dapat beradaptasi dalam menjalankan usahanya. Kebijakan pembatasan kegiatan mengakibatkan terbatasnya interaksi perdagangan secara offline sehingga sebagai bentuk adaptasi yang dilakukan adalah dengan menggunakan media online yaitu social media. Perkembangan teknologi internet dan sosial media juga dapat menciptakan sebuah peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dengan jaringan yang lebih luas dengan biaya yang relatif lebih rendah merupakan salah satu solusi agar usaha dapat tetap bertahan. Mitra telah bagaimana mengelola dan mengoptimalkan penggunaan sosial media berupa penetapan strategi kampanye online marketing, identifikasi customer path, copy writing, menetapkan KPI, managing content berbasis aplikasi.
PROGRAM RUMAH BELAJAR SOLUSI VIRTUAL LEARNING SISWA SMP PADA MASA PANDEMI COVID-19
Joni Soleman Nalenan;
Yanuarius Seran
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.072 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1457
Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini didasarkan pada kesenjangan program Belajar dari Rumah (BdR) yang pada prinsipnya menggunakan metode pemberian materi kepada siswa dan virtual learning untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Namun, kenyataan menunjukan bahwa siswa SMP di Tublopo sangat sulit untuk belajar dengan menggunakan kedua metode tersebut. Program Rumah Belajar yang diterapkan oleh tim pengabdi merupakan salah satu solusi untuk menanggulangi kesenjangan program BdR SMP di Tublopo. Program rumah Belajar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap para siswa terkait materi yang diberikan dalam sistem BdR selama masa pandemi Covid-19. Pengabdian Rumah Belajar ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yakni, tahap survei, permohonanan izin, dan tahap pelaksanaan pengabdian. Hasil pengabdian menunjukan bahwa program Rumah Belajar cukup efektif untuk diterapkan di tengah pandemi ini karena hasil analisis pekerjaan siswa yang diberikan mengalami peningkatan yang siginifikan.
PELATIHAN HOMEMADE PEPAYA SOAP BAGI KELOMPOK IBU PRODUKTIF DI KENAGARIAN SALIBUTAN KECAMATAN LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Des M;
Mades Fifendy;
Elsa Yuniarti;
Rezi Junialdi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.828 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1476
Nagari Salibutan has an agricultural typology. In addition to rice fields and forests, Nagari has a fairly large plantation of 500 hectares. One of the garden products produced by Nagari Salibutan is Papaya Fruit. The number of family heads in Kenagarian Salibutan is 512 families, consisting of 374 families of prosperous families and 138 families of underprivileged families. Of the number of families aged 18-56 years who are housewives as many as 42 people. So far, housewives are synonymous with taking care of the family at home, even though housewives can do other productive activities to help family income. One of the productive activities that housewives can do is make papaya soap. Harvested papayas are generally sold at a price of Rp. 2,000 to Rp. 6,000/kg. At the time of harvesting, the price of papaya tends to fall due to the abundance of papaya fruit, meanwhile there is no use of papaya fruit for direct consumption. In order for papaya fruit to have a high economic value, it is necessary to innovate to produce other selling products. One of the products produced from papaya fruit is soap. The soap produced by papaya is healthy because of the natural manufacturing process, this soap can be used as an original souvenir of the Salibutan Kenagarian. Besides that, soap from papaya fruit during the current COVID-19 pandemic, can be used by the public to wash their hands frequently. From the analysis of the situation above, the people in Kenagarian Salibutan need to be equipped with knowledge about the use of Papaya Fruits into products of economic value such as soap, so that people do not only sell papayas at low prices.
WEBSITE JUAL BELI ONLINE SEBAGAI SARANA BERKEMBANGNYA KOPERASI PRIMASOKA BANTARSOKA
Tyas Pratama Puja Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.381 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1487
Koperasi Primasoka Bantarsoka adalah koperasi jual beli kebutuhan bahan pokok warga Perumahan Griya Satria Bantarsoka khususnya dan warga sekitar pada umumnya. Koperasi ini menyediakan kebutuhan warga dari sembako hingga barang-barang sekunder yang dibutuhkan warga. Koperasi Primasoka dibentuk pada tanggal 10 September 2020 yang beranggotakan 30 orang. Tujuan awal dibentuknya koperasi ini adalah untuk memberi kemudahan masyarakat mendapatkan bahan pokok makanan di saat pandemi covid 19 seperti sekarang ini dan memberikan wadah bagi warga yang ingin berwirausaha. Anggota koperasi bergabung di grup Whats app untuk dapat mengetahui barang dagangan apa saja yang dijual. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Koperasi Primasoka adalah: Mengubah model pemasaran dari menggunakan grup whats app berubah menggunakan website jual beli agar jangkauan pemasaran lebih luas. Memberikan pelatihan penggunaan website jual beli kepada pengurus dan anggota koperasi
APLIKASI PEMANFAATAN LIMBAH JAMBU BIJI MENJADI MOL SEBAGAI BIOAKTIVATOR PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DI DESA PANYINGKIRAN
Dini Widianingrum;
Oki Imanudin;
Abdul Kholik
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (680.344 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1587
Desa Panyingkiran Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka merupakan sentra penghasil jambu biji merah. Limbah jambu biji merah merupakan sisa atau afkiran dari penjualan jambu biji merah karena memar, busuk, terlalu matang, ada ulatnya. Limbah jambu biji merah terdiri atas daging dan biji buah. Apabila dibiarkan akan menimbulkan polusi lingkungan, mengundang lalat, adanya bau yang tidak sedap, sehingga menimbulkan gangguan pernafasan bagi masyarakat. Hal ini sangat merugikan bagi masyarakat sehingga limbah jambu biji merah harus dimanfaatkan antara lain dijadikan MOL (mikroorganisme local) yang berfungsi sebagai bioaktivator pengolahan sampah organic. Tujuan pembuatan MOL jambu biji merah yaitu untuk pemanfaatan limbah jambu biji merah menjadi MOL, mendapatkan bioaktivator untuk mengolah sampah organic sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang sehat, bersih, dan zero waste. Metode penyuluhan yang digunakan pada aplikasi pembuatan MOL dari jambu biji merah dilaksanakan secara demplot dan pembinaan yang terus menerus kepada karang taruna, masyarakat, pengepul dan petani jambu di Desa Panyingkiran selama 20 hari melalui pertemuan, diskusi, dan praktek pembuatan MOL. Hasilnya diperoleh MOL jambu biji merah yang baik dengan ciri fisik sebagai berikut warna coklat kehitaman, aroma khas MOL, berbentuk cair, tidak berjamur, dan tidak bau busuk. Kesimpulannya limbah jambu biji merah baik dijadikan MOL sebagai bioaktivator pengolahan sampah organic.
PENGUATAN EKONOMI DAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI DESA SUKASARI KIDUL
I Indrayogi;
Hani Sri Mulyani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.888 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1601
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan UMKM di Indonesia. Tujuan dari pengabdian ini yaitu diperolehnya bantuan pemikiran, tenaga, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Memperoleh cara-cara baru yang dibutuhkan untuk merencanakan dan merumuskan untuk memecahkan permasalahan yang terdapat di desa Sukasari Kidul. Terbentuknya link and match antara dunia Pendidikan tinggi dengan dunia usaha/industry sebagai stakeholder. Terbentuknya kader-kader penerus pembangunan didalam masyarakat sehingga terjamin kelanjutan upaya pembangunan.Pengabdian pada masyarakat terintegrasi KNM ini menggunakan pendekatan dengan sebagai berikut: 1) tahap perencanaan; 2) tahap persiapan; 3) tahap pelaksanaan; 4) tahap evaluasi. Kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan munculnya wabah pandemi, banyak bidang usaha yang tadinya masih mampu berkembang secara konvensional juga mulai merambah sektor e-commerce sebagai upaya untuk mempertahankan bidang usaha yang dirintis.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA KEDOKTERAN TINGKAT 3 UPNVJ DALAM MENCEGAH STUNTING SELAMA KEHAMILAN
arfiyanti anwar;
Prasetyo Hadi;
Adi Sukrisno;
Wendy Wendy;
Nugrahayu Nugrahayu
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.768 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1607
Latar Belakang: Stunting di mulai dari dalam Rahim (11.2%), antara lahir hingga 2 tahun (60.6%), dan pada usia 2- 5 tahun (28%). Stunting merupakan proses kumulatif kekurangan nutrisi. Kondisi stunting akan mengganggu perkembangan fisik dan kognitif anak, keterlambatan perkembangan mental, serta penurunan kualitas belajar di sekolah. Survey pada mahasiswa tingkat 3 fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta ditemukan webinar dengan topik kehamilan hubungannya dengan nutrisi ibu hamil dan stunting, belum pernah dilakukan. Tujuan melakukan Webinar pada mahasiswa adalah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tingkat 3 kedokteran UPNVJ mengenai kehamilan dan hubungannya dengan stunting serta nutrisi ibu hamil. Pemenuhan nutrisi yang tepat selama kehamilan dapat meningkatkan status gizi ibu hamil dan mencegah stunting 270 HPK. Kesimpulan Peserta webinar berjenis kelamin laki laki 22 % dan perempuan 88 %. Menurut peserta webinar, Pelaksanaan webinar perlu dilakukan secara rutinas 92 % dan menolak rutinitas 8 %. Pelaksanaan webinar bermanfaat bagi mahasiswa kedokteran tingkat 3 Upn Veteran Jakarta 100 %. Webinar dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa kedokteran dari 65 % menjadi 72 %
IMPLEMENTASI ALAT BANTU PERTANIAN MAN-TOOLS KNM DESA TEJAMULYA UNIVERSITAS MAJALENGKA
Ardi Mardiana;
Enang Rusnandi;
Deffy Susanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (500.889 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1617
In the agricultural sector, the role of tools, the grouping of agricultural tolls and machines cannot be separated from the definition of the tools and machines can be distinguished from the general case because a machine can be driven by human power or automatically. Reflecting on the modern agricultural system that has been implemented in developed countries, such as Japan, America, and China. The pattern of agriculture in Indonesia must immediately improve. The reason is that most farmers in Indonesia have not been able to maximize the development of tools, technology and utilize modern agricultural tools to boost the productivity of the rice fields.
PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PUBLIC SPEAKING UNTUK PROGRAM BERITA BAGI PELAJAR SEKOLAH PKBM BAKTI ASIH CILEDUG TANGERANG
Ricky Widyananda Putra;
Jeanie Annissa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (660.501 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i4.1624
Dalam kehidupan nyata, komunikasi secara garis besar bisa terbagi menjadi dua arus besar yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal secara luas bisa dimaknai sebagai komunikasi yang menggunakan bahasa lisan sebagai mediumnya. Sedangkan komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang menjadikan sarana nonverbal sebagai media pelaksananya. Hal-hal tersebut, tidak bisa dinilai sebagai sesuatu kekurangan atau terlebih kelemahan karena mungkin kebutuhan mereka untuk berperilaku demikian masih mendominasi keseluruhan hidup dan tata perilakunya. komunikasi verbal, dalam hal ini berhubungan dengan pidato, muncul tidak dari ruang yang hampa. Ia mengada karena ada respon dari situasi yang melingkupinya. Di samping hal-hal tersebut di atas, kecakapan berbicara ini, menjadi sangat berkesinambungan dengan kultur di Indonesia karena masyarakat Indonesia cenderung untuk memiliki tradisi verbal yang lebih kuat dibandingkan dengan tradisi menulisnya. Alangkah baiknya kalau energi mereka diarahkan kepada penguasaan public speaking. Dalam metode public speaking, memungkinkan pembelajar untuk bisa mengekspos seluruh kemampuannya dalam hal berbicara. Akan tetapi lebih dari itu, pembelajar akan belajar bagaimana caranya memupuk rasa kepercayadiri dalam diri mereka. Mereka harus bisa menguasai rasa takut mereka dan rasa malu mereka di depan khalayak banyak. Adapun subjek pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat yang terdiri remaja, bapak-bapak, ibu-ibu yang tergabung dalam PKBM Bakti Asih, Ciledug-Tangerang, Banten, Ciledug-Tangerang. Alasan pemilihan kepada lembaga ini dikarenakan PKBM Bakti Asih merupakan sebuah lembaga pendidikan paket A, B dan C yang tengah berkembang di Kota Tangerang, selain itu lembaga tersebut terbuka kajian ilmu pengetahuan secara universal. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, yang berisikan beberapa materi komunikasi dan pemahaman media yang bersandar pada metode publik speaking, sehingga menumbuhkan kesadaran bahwa dengan publik speaking dapat menambah kepercayaan diri pada seseorang individu.