cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 342 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2023)" : 342 Documents clear
PEMBERDAYAAN PELAKU UMKM MELALU OPTIMALISASI PENGETAHUAN, PEMAHAMAN, INOVASII DAN PENGENALAN DIGITALISASI MENUJU DESA YANG KREATIF Haris Fauzi; R. Neny Kusumadewi; Hani Sri Mulyani; Endah Prihartini
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.7020

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pembangunan ekonomi suatu daerah atau negara. UMKM memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB dan tingkat lapangan kerja. Namun, UMKM menghadapi tantangan dalam mengakses pengetahuan, pemahaman, inovasi, dan digitalisasi. Artikel ini berfokus pada pemberdayaan UMKM di Desa Panggansari melalui optimalisasi pengetahuan, pemahaman, inovasi, dan digitalisasi. Metode yang digunakan meliputi workshop, sosialisasi, dan pemantauan. Tujuannya adalah menciptakan desa kreatif di mana UMKM memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi lokal. Artikel ini memberikan wawasan tentang pentingnya pemberdayaan UMKM dan langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini
Upaya Preventif Gangguan Postur Pada Siswa dan Siswi SDN 2 Gonilan Dengan Media Boneka Karakter Tangan Arif Pristianto; Pramudita Utami; Alya Gamal; Nadhiira Amri; Maharani Maharani; Devi Latifa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6774

Abstract

Postur merupakan suatu sistem atau kerangka yang menghubungkan ekstremitas atas dan ekstremitas bawah. Akibat kesalahan postur dan sikap, menyebabkan kelainan bentuk atau perubahan pada lekukan tulang belakang seperti kifosis, lordosis, dan skoliosis. Siswa dan siswi SDN 2 Gonilan mengeluhkan adanya rasa sakit pada punggung dan bahu karena pengaruh dari peralihan sekolah online menjadi sekolah offline yang mengharuskan untuk menggunakan tas dengan beban yang cukup berat. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan edukasi postur tubuh yang baik menggunakan media boneka tangan kepada siswa dan siswi SDN 2 Gonilan serta memberikan contoh latihan untuk memperbaiki postur tubuh. Hasil didapatkan bahwa pengetahuan siswa dan siswi sebelum pemberian edukasi (pre test) adalah 9 dan sesudah mendapatkan edukasi (post test) adalah 18. Peningkatan hasil post test ini dipengaruhi oleh ketertarikan siswa dan siswi SDN 2 Gonilan terhadap materi yang disampaikan dengan menggunakan karakter boneka tangan.
Pembinaan Akhlak Narapidana melalui Penguatan Pendidikan Agama Islam di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kota Ternate Risna Srinawati; Fatoni Achmad; Rahmat Syarif
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6785

Abstract

Mendidik para generasi merupakan aktivitas fundamental karena mereka adalah aset penting yang harus dioptimalkan sebagai sumber kualitas bangsa. Generasi penerus sudah sepatutnya mendapatkan pendidikan yang lebih baik agar mampu mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan zaman, terlebih di era globalisasi seperti sekarang ini agar mampu memajukan peradaban bangsa. Pendidikan juga akan mengantarkan mereka menjadi pemimpin dimasa depan yang mampu berdiri lebih kuat dalam menyelesaikan masalah tanpa harus melihat status hukum dan latar belakangnya. Program pengabdian ini hadir untuk meningkatkan dan menumbuh kembangkan akhlak anak binaan sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih berkarakter dalam mengahadapi tantangan hidup pasca mengalami masalah yang mengakibatkan mereka menyandang status narapidana. Metode yang digunakan melalui pendekatan tes, praktik dan pembiasaan. Hasil dari pengabdian ini adalah anak binaan lebih mendalami ilmu agama seperti aqidah akhlak untuk menguatkan mental, fiqih untuk tata cara ibadah dan baca Al-Qur’an agar mereka memiliki modal dalam bermasyarakat
Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak-Anak Melalui Pemberdayaan Guru di SDN 3 Sumelap Kota Tasikmalaya Emma Kamelia; Cahyo Nugroho; Rieza Zulfahmi Taftazani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6897

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah aspek kesejahteraan anak-anak yang sering terabaikan. Berdasarkan survey awal yang dilakukan di SDN 3 Sumelap Kota Tasikmalaya 48,4% di dapatkan pengetahuan tentang Kesehatan gigi dan mulut dengan kriteria buruk. Untuk mengatasi masalah ini, program pemberdayaan guru di SDN 3 Sumelap, Kota Tasikmalaya, telah dilaksanakan. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya merawat gigi dan mulut mereka secara dini. Dalam program ini, guru-guru diberikan pelatihan intensif tentang kesehatan gigi dan mulut, teknik menyikat gigi yang benar, dan cara memberikan edukasi kesehatan gigi kepada siswa. Hasil pengetahuan awal dan akhir guru-guru serta siswa-siswi yang diukur menunjukkan peningkatan yang signifikan. Program ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan gigi dan mulut di kalangan guru dan siswa. Dengan dukungan yang berkelanjutan dan keterlibatan komunitas yang lebih luas, diharapkan program ini dapat menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut mereka.
Sosialisasi Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Kemandirian Kesehatan Masyarakat melalui Pengolahan Kulit Manggis Tita Kartika Dewi; Lusiana Lusiana; Hamdan Drian Adiwijaya; Nine wahyuni Maulani; Vera Purnama; Deny Ernawan; Nour Athiroh; Ratna Djuniwati; Agus Sugianto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6913

Abstract

Kemandirian kesehatan masyarakat merupakan hal yang perlu diwujudkan, oleh karena itu berbagai langkah dilakukan untuk mendukung tujuan tersebut. Manggis (Garcinia mangostana Linn.) merupakan tanaman tropis asli Indonesia. Khasiat buah ini sangat banyak untuk kesehatan, terutama pada bagian kulitnya mengandung zat tertentu diantaranya “xanton”, yang berkhasiat sebagai antioksidan sebagai penangkal radikal bebas. Desa Ponggang merupakan daerah penghasil buah manggis terbesar di kabupaten Subang dimana pada setiap panennya menyisakan buah manggis afkiran yang berpotensi menjadi limbah sehingga sangat dibutuhkan informasi dan sosialisasi terkait teknologi dalam pengolahan kulit buah manggis. Kegiatan sosialisasi teknologi tepat guna ini merupakan implemetasi dari raihan Hibah Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun masyarakat) tahun 2023 yang didanai oleh DRTPM Kemdikbudristek dengan mengusung tema untuk mendukung kemandirian Kesehatan melalui pemanfaatan kulit manggis. Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat desa Ponggang terutama klota Mahkota Manggis dan Sadang Jaya (sebagai Mitra Sasaran). Program Kosabangsa Universitas Subang (sebagai Tim Pelaksana) dan Universitas Islam Malang (sebagai Tim Pendamping) ditujukan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan manggis afkiran dan limbah kulit manggis menjadi minuman fungsional kaya antioksidan dengan menggunakan teknologi tepat guna, sehingga dapat menghasilkan produk yang mempunyai nilai jual dan untuk mencapai kemandirian kesehatan serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.  Alat mekanisasi yang digunakan terdiri dari alat penggiling, alat pengering, dan mesin ekstraktor
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Mengembangkan Produk Olahan Berbasis Local Natural Potensial menjadi Makanan Khas Daerah (Bomilu Halmahera) di Desa Dufa-Dufa Kabupaten Halmahera Utara Sasmayunita Sasmayunita; Risna Srinawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6970

Abstract

Pengabdian ini merupakan pengembangan potensi alam yang ada di Kecamatan Tobelo dengan Judul pendampingan Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Mengembangkan Produk Olahan Berbasis Local Natural Potensial Menjadi Makanan Khas Daerah “Bomilu Halmahera” di Desa Gamsungi Kabupaten Halmahera Utara. Mitra pada pengabdian ini adalah seluruh masyarakat Desa Gamsungi khususnya istri dari para petani jagung di Desa tersbut. Kegiatan PKM ini di laksanakan pada bulan Agustus 2023. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari 3 tahap yaitu 1) observasi yang dilakukan antara mahasiswa dan dosen pendamping, (2) sosialisasi dan praktek pembuatan kue, dan (3) monitoring kerja mitra. Berdasarkan hasil observasi yang kemudian dikaji, sehingga disimpulkan bahwa permasalahan mitra adalah potensi hasil pertanian yang berupa jagung cukup melimpah, namun nilai jualnya cukup rendah yakni berkisar dari 2000-3000/biji yang mengakibatkan pedapatan ekonomi rumah tangga tidak mengalami peningkatan, dibutuhkan sebuah inovasi agar dapat meningkatkan hasil pendapatan, seperti bisa dijadikan dan dikembangkan menjadi sebuah makanan khas dari daerah tersebut yang akhirnya mampu meningkatkan pendapatan para petani jagung. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat sangat antusias pada sosialisasi Teknik Pengembangan produk olahan jagung menjadi kue bolu, namun karena keterbatasan alat yang digunakan oleh tim pengabdian sehingga hanya memfokuskan pada ibu rumah tangga yang suaminya merupakan petani jagung sebanyak 20 peserta. Harapannya adalah peserta yang terpilih ini mampu menjadi perintis dalam pengembangan produk olahan jagung. Selama proses pengabdian sudah bisa ditarik kesimpulan bahwa produk ini akan menjadi salah satu ikon didaerah Halmahera, terbukti dengan rasanya yang sangat enak ditambah lagi pemebrain nama yang cukup unik yaitu bomuli halmahera. Bomilu diambil dari kata bolu milu, artinya bolu yang terbuat dari jagung, sedangkan Halmahera diberikan agar pasarnya bisa lebih luas yang meliputi seluruh daerah Halmahera, bauk utara, Selatan, timur maupun barat.
Tata Kelola Pemerintahan Desa Dalam Menunjang Penataan Arsip Di Desa Lape Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Mohammad Rusli Syuaib; Abd Khalid Hs Pandipa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6974

Abstract

Kegiatan Bimbingan Teknis Penataan Arsip Desa ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada perangkat desa di Kecamatan Poso Pesisir Utara khususnya Desa Lape dalam melakukan kegiatan kearsipan. Kegiatan pelatihan ini bermanfaat bagi pemerintah desa dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa dengan baik dan tertib. Yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah Sekertaris Desa, Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan, Kepala Urusan Pembangunan, Kepala Urusan Umum dan Kepala Urusan Keuangan di Desa Lape Kecamatan Poso Pesisir. Namun dalam hal ini, penataan arsip desa di Desa Lape Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso belum maksimal atau masih kurang baik karena tidak sesuai dengan yang diharapkan yaitu arsip yang masih berantakan atau belum tertata dengan baik dengan sistim yang digunakan, sehingga kegiatan kearsipan tidak berjalan dengan lancar dalam penyimpanan dan penemuan kembali arsip. Hal ini sebabkan karena kurang nya tanggungjawab dari pegawai tersebut dengan kata lain setiap arsip tidak disimpan dengan tertib dan teratur berdasarkan sistim, sehingga dalam penyimpanan, arsip tidak mudah dan cepat ditemukan kembali. Selain itu keterbatasan sarana dan prasarana kearsipan, keterbatasan dana atau anggaran untuk pengelolaan arsip. Oleh karena itu kami menyarankan perlu meningkatkan pemahaman para perangkat desa yaitu dengan memberikan bimbingan teknis mengenai penataan arsip. Selain itu, meningkatkan kesadaran aparat desa akan penting nya arsip untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik dan tertib. Arsip dapat memberikan informasi secaramaksimal, maka diperlukan pengelolaan kearsipan yang baik dan teratur serta setiap pegawai atau pengolah arsip harus diberikan pelatihan, pendidikan, kursus-kursus, arahan, bimbingan tentang pengelolaan kearsipan selain itu perlua dan ya tanggungjawab dari pengelola arsip agar pengarsipan dapat berjalan dengan baik dalam meningkatkan tertib administrasi
Pelatihan Penggunaan Reels Instagram sebagai Media Pembelajaran Digital Asriani Asriani Thahir; Sri Wahyuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6975

Abstract

Teknologi telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan, mengubah paradigma masyarakat menjadi lebih konsumtif dalam menyampaikan dan mencari informasi. Dalam bidang pendidikan, perlu adanya penyesuaian dengan perkembangan teknologi agar proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menarik, terutama untuk memenuhi kegemaran milenial sebagai peserta didik. Sementara itu, penggunaan media sosial, terutama Instagram, oleh siswa masih terbatas pada hiburan dan komunikasi tanpa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pelatihan penggunaan media pembelajaran digital, khususnya melalui fitur Reels Instagram. Reels, dengan durasi video satu menit, dapat dijadikan alat kreatif untuk menyampaikan materi pembelajaran secara singkat dan menarik. Melalui pelatihan ini, diharapkan guru dapat lebih melek teknologi dan inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kegemaran siswa. Pelaksanaan kegiatan PKM di SMP AL Irsyad Kota Ternate melibatkan beberapa tahapan yang berhasil diselesaikan dengan baik. Antusiasme dan dukungan dari mitra, terutama guru-guru, sangat tinggi, menunjukkan bahwa kegiatan ini dianggap positif dan bernilai. Pelatihan menggunakan Reels Instagram dalam pembelajaran diharapkan dapat membuka ruang kreativitas bagi gurudan siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta memberikan penyegaran ilmu dan wawasan. Pemanfaatan Reels Instagram, sebagai alat pembelajaran dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital dan merespons tuntutan program Merdeka Belajar.
Pemasaran Digital Tenun Songket Buleleng Bali Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi; Kadek Sintya Dewi; I Gede Partha Sindu; Nyoman Sugihartini
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6976

Abstract

Kain tenun Songket khas Buleleng adalah kain tenun tradisonal Bali yang memiliki keunikan tersendiri, misalnya: benang yang digunakan adalah benang sutra dengan modifikasi benang emas, pewarna alami dari alam seperti pewarna dari tumbuh-tumbuhan, serta motif songket mencirikan kehidupan peradaban masyarakat dan alam Buleleng (Bali utara). Adapun yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok pengrajin kain songket desa penglatan dengan jumlah anggota 15 orang. Permasalahan yang dialami mitra adalah: Mitra belum melakukan pemasaran yang baik. Proses penjualan kain songket masih dilakukan dengan cara-cara konvensional, yakni pembeli datang langsung ke rumah pengrajin, Mitra belum memiliki pengetahuan tentang digital marketing, perencanaan bisnis, manajemen keuangan, manajemen usaha, time manajemen, Mitra belum melakukan inovasi usaha, seperti: pengemasan produk dengan kotak eksklusif, membuat turunan produk songket, menjalin kerjasama dengan pemda ataupun pihak swasta setempat agar menjadikan kain songket khas buleleng sebagai cinderamata. Adapun solusi yang akan dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu: Melakukan Digital marketing, meliputi: Membuatkan logo usaha, website, account social media di facebook/instagram, Mendaftarkan usaha di marketplace ternama, Membuat produk inovasi turunan songket khas Buleleng, pembuatan nota, pembuatan kartu nama, pembuatan kemasan eksklusif, pembuatan banner untuk kegiatan pameran, pembuatan cap usaha, pembuatan brosur, membuat buku profile, Melakukan pelatihan manajemen produksi, Pelatihan SDM, Pelatihan pembuatan business plan, Pelatihan Manajemen bisnis, Pelatihan pembukuan. Metode yang akan digunakan: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, FGD, dan evaluasi. Kegiatan ini telah menghasilkan website dengan alamat https://songketbuleleng.com.
Peningkatan Kesiapan Siswa SMK Negeri 3 Bitung Dalam Memasuki DUnia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) Shelty Sumual; Cecilia L Kewo; Leonardo Dengah; Jonathan Solang; Dewi S Koloay
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.5359

Abstract

Dewasa ini dunia pendidikan khususnya pendidikan vokasi dihadapkan pada tantangan kesiapan lulusan SMK menghadapi dunia kerja. Menjadi tanggung jawab banyak pihak untuk mempersiapkan sumber daya manusia yaitu siswa siswi SMK setelah lulus menghadapi dunia usaha dan dunia industri. Fenomena tingginya angka pengangguran lulusan SMK memotivasi tim untk membuat pengabdian pada masyarakat pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 di Kota Bitung, provisnsi Sulawesi Utara. Tujuan kegiatan ini sebagai bekal untuk siswa siswi mempersiapkan diri khususnya cara mencari lowongan kerja via aplikasi online, cara membuat surat lamaran dan CV yang baik serta persiapan dan cara menjawab saat interview kerja. Melalui kegiatan ini diketahui bahwa materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi siswa SMK serta membuka wawasan peluang dan tantangan dunia kerja dalam era digitalisasi industry 4.0. Hal ini terlihat pada feed back atas materi dimana lebih dari 75% peserta menguasai materi yang diberikan dan merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. Keterbatasan kegiatan ini karena waktu yang singkat sehingga tidak dapat mengakomodasi seluruh pertanyaan yang ditanyakan.