cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,259 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS ALUMNI JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES ACEH DALAM WIRAUSAHA BABY SPA Yusnaini Yusnaini; Kartinazahri Kartinazahri; Eva Purwita; Iin Fitraniar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3597

Abstract

Paradigma pelayanan kebidanan telah mengalami pergeseran, dari asuhan kebidanan konvensional menjadi asuhan kebidanan yang mengkombinasikan pelayanan kebidanan konvensional dan komplementer. Baby SPA merupakan salah satu jenis pelayanan komplementer yang saat ini sedang banyak diminati oleh masyarakat, karena pada umumnya masyarakat sudah banyak mengetahui bahwa Baby SPA bertujuan agar setiap bayi tetap mendapat kan sentuhan dan pijatan agar mendapat jaminan adanya kontak tubuh berkelanjutan yang dapat mempertahankan perasaan aman pada bayi (Bounding Attachment). Terlepas dari manfaat Baby SPA, saat ini kita berada pada era 4.0 dimana lulusan kebidanan akan memiliki banyak competitor dalam mendapatkan pekerjaan, sehingga mengharuskan mereka pandai melihat situasi pasar dengan menciptakan lapangan kerja mandiri. Berdasarkan data Tracer Study Tahun 2020, hanya 29,8% alumni yang sudah mendapatkan pekerjaan baik di instansi pemerintah daerah maupun swasta dan tidak semua mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa dan alumni Jurusan Kebidanan dalam wirausaha Baby SPA melalui pelatihan. Metode yang dilakukan pada tahap pelaksanaan adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan serta penyusunan strategi pemasaran dalam mengelola wirausaha Baby SPA. Hasil dari peningkatan kapasitas ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dan alumni tentang Baby SPA serta sistem pengelolaan kewirausahaan.
PENDAMPINGAN LABELING DAN PACKAGING DALAM UPAYA MEMBANGUN BRANDING UKM JAMUR TIRAM DESA UJUNGBERUNG KABUPATEN MAJALENGKA Neny Kusumadewi; Nita Hernita; Alan Rusdiana; Tito Marta Sugema Dasuki
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.3604

Abstract

UKM Jamur Tiram berpotensi untuk mengembangkan usahanya, namun masih membutuhkan pembinaan yang intensif untuk konsultasi terkait pengembangan usahanya. Maka dari itu perlunya pendampingan untuk menunjang hal tersebut terutama tentang labeling dan packaging yang saat ini sangat dibutuhkan dalam dunia usaha berbagai bidang. Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam proses memaksimalkan penjualan. Mengingat dengan majunya teknologi saat ini maka UKM Jamur Tiram dituntut harus mengikuti perkembangan teknologi. Pendampingan tentang labeling dan packaging dilaksanakan secara intensif namun dalam penambahan kapasitas mitra dilakukan dengan 2 (dua) kali pertemuan. Setelah pendampingan, tim PKM melakukan monitoring berlanjut sejauh apa dampak perubahan yang terjadi di terkait labeling dan packaging yang sudah disampaikan. Setiap satu bulan 1 kali memantau perkembangan penjualan dengan berkunjung ketempat usaha UKM Jamur Tiram Desa Ujung Berung
Vaksinasi Meningitis pada Jamaah Umroh di Kantor Kesehatan Pelabuhan Ambon Elpira Asmin; Astina Astina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3605

Abstract

The number of pilgrims at the time of the Umrah pilgrimage is very large from various countries, so there is a risk of spreading meningitis. So that a government regulation regarding meningitis vaccination is enforced for Hajj pilgrims who want to go for Hajj in Saudi Arabia. The purpose of this activity is to prevent the pilgrims from getting meningitis. The methods used are health screening, vaccination injection, data validation by KKP. The results of this examination are pilgrims whose istithaah status is declared sick but are allowed to go for Umrah. However, assistance is needed such as drug assistance so that the health of Hajj/Umrah pilgrims is guaranteed by Law No. 8 of 2019 concerning the implementation of Hajj and Umrah.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN TOKO PADA UKM SEPATU CARDOLA SRAGEN Atika Jauharia Hatta; Doddy Hapsoro; Y. Yohakim Marwanta; Efraim Ferdinan Giri; Shita Lusi Wardani; Deranika Ratna Kristiana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3611

Abstract

Abstract The purpose of the Community Partnership Program for Small and Medium Enterprises is to develop and train a store sales information system to improve the ability of SME partners to manage their shoe store sales. So far, SME partners have never recorded how many shoes they have in stock, so if there is a reduction in inventory due to loss or theft, they cannot identify them. So far, SME partners have only done manual records regarding the number and types of shoes sold. The marketing of shoe sales is mostly done in stores, so the marketing reach is not too broad. The use of online-based marketing networks only uses Instagram, which may not have a not very broad space, and the available applications cannot record the number of shoes owned. Based on the problems mentioned above, the servant feels it is necessary to develop a store sales information system as an effort to record inventory accounting and a website to expand marketing reach. After the development of the information system is complete, it is necessary to have training on the use of the system. The results obtained from this training are increased knowledge and skills of SMEs in recording inventory and marketing their products, which is expected to increase business sales. Keywords: online marketing; community partnership program; Cardola shoes; small and medium enterprises
Penerapan IEP (Individualized Education Program) dengan Pendekatan Multisensori sebagai Wujud Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Siswa Sekolah Dasar Inklusi Trimurtini; Fatma Kusuma Mahanani; Kurniana Bektiningsih; Nugraheti Sismulyasih SB; Nursiwi Nugraheni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3616

Abstract

Permasalahan penting yang dihadapi sekolah inklusi adalah belum banyak pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran untuk melayani PDBK (Peserta Didik Berkebutuhan Khusus), belum mengoptimalkan potensi yang dimiliki PDBK. Tantangan bertambah pada saat sekolah diharapkan mendukung implementasi kurikulum merdeka dengan pengembanagn pembelajaran berdiferensiasi.  Tujuannya agar guru kelas memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memdai untuk merancang IEP bagi PDBK dengan mengimplementasikan pendekatan mutlisensori. Pelaksanaan kegiatan yang dilakuakn dalam 4 tahap yang mengadopsi pendekatan OL (Organizational Learning), yaitu sosialisasi, eksternalisasi, kombinasi, dan internalisasi. Dimana keempat tahap tersebut dibangun dalam 4 blok bangunan OL. Hasil yang dicapai meliputi: (1) pengetahuan guru tentang IEP dan pembelajaran berdiferensiasi, pendekatan multisensori dan membaca permulaan mencapai 77,8 kategori cukup baik, (2) dihasilkan dan diimplementasikan rancangan IEP bagi PDBK, dari 3 guru kelas mencapai kategori baik. Simpulan dari kegiatan ini adalah IEP dengan pendekatan multisensori dapat membantu guru kelas mewujudkan pelayanan yang optimal bagi PDBK berkesulitan membaca di SD inklusi.
Pelatihan Manajemen Organisasi Dan Service Excellence Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Kesekretariatan GAPENSI Se-Jawa Barat Rr. Rachmawati; Terra Saptina Maulani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3617

Abstract

Infrastructure development is the mainstay of the Government of Indonesia to improve the nation's economy. Infrastructure development must continue because it is one of the drivers of the national economy. A forum for gathering and developing companies in the field of construction implementing business is GAPENSI (National Construction Implementing Association) consisting of 34 (thirty-four) Regional Management Boards or Badan Pengurus Daerah (BPD) spread throughout Indonesia. One of the BPDs is the BPD of West Java Province which currently houses 27 (twenty-seven) secretariats spread across cities and regencies throughout West Java. In the continuity of the organization, of course, human resources are needed in this case the employees who manage the secretariat. Realizing that the function of the secretariat is as a center for administrative activities, communication, and organizational information, as well as being a driving force for the implementation of all work activities both internally and externally, in improving services it is necessary to have the support of all employees. as a stakeholder who provides services, it is necessary to have service excellence training. Providing good service, will not only have an impact on member satisfaction but can build a good organizational culture. Not only in terms of service, but the staff's ability also needs to be improved so that organizational performance can increase with good administrative management. Whether or not the journey of an organization, or whether or not the organization's goals are achieved, depends on the organization's management.
Pengelolaan Laboratorium Bagi Guru-Guru Fisika dan Perancangan Laboratorium Percontohan di SMAN 2 Harau Dedi Mardiansyah; Afdhal Muttaqin; Ramacos Fardela; Feriska Handayani Irka; Astuti; Sri Handani; Harmadi; Dahyunir Dahlan; Zulfi; Rahmad Rasyid; Marzuki; Mohammad Ali Shafii; Arif Budiman; Elvaswer; Mora; Wildian
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3632

Abstract

Laboratorium merupakan salah satu sarana dan prasarana pembelajaran fisika di sekolah untuk menarik pembelajaran dan mendorong motivasi siswa dalam belajar fisika. Kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium biasanya dalam bentuk praktikum atau demonstrasi. Laboratorium harus dikelola dan direncanakan dengan baik agar fungsinya optimal sebagai sarana pembelajaran fisika. Hasil observasi di beberapa SMA yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota ditemukan permasalahan bahwa laboratorium tidak dikelola dengan baik sehingga keberadaanya tidak efektif. Siswa jarang diajak praktikum di laboratorium. Alat-alat praktikum yang sudah diperoleh dari Dinas Pendidikan jarang digunakan untuk kegiatan praktikum, sehingga banyak alat yang sudah rusak karena jarang dipakai. Penataan alat dan fasilitas di laboratorium cukup memprihatinkan, tidak tertata dengan rapi dan tidak di inventaris dengan baik. Guru fisika kesulitan dalam mengadakan praktikum karena tidak adanya modul praktikum/buku petunjuk praktikum. Oleh karena itu kegiatan praktikum yang biasanya dilaksanakan di laboratorium kini dilaksanakan di ruang kelas dengan peralatan yang seadanya. Ini menyebabkan keberadaan laboratorium fisika tidak dimanfaatkan dengan baik. Atas dasar permasalahan-permasalahan tersebut, maka kami tim Pengabdian Kepada Masyarakat mengadakan pembinaan pengelolaan laboratorium fisika bagi guru-guru MGMP fisika yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota agar para guru fisika mampu mengelola laboratorium dengan baik sehingga dapat digunakan untuk kegiatan praktikum maupun proses pembelajaran. Rencana kegiatan PKM antara lain 1) Memberikan sosialisasi pengelolaan laboratorium, 2) Melakukan pengembangan Laboratorium Percontohan Implementasi Merdeka Belajar, 3) Melakukan diskusi pembuatan alat-alat praktikum dari peralatan sederhana, 4) Melakukan diskusi pembuatan modul praktikum/ buku petunjuk praktikum, dan 5) Melakukan monitoring awal dan lanjutan terhadap laboratorium dibeberapa sekolah yang berada di Kebupaten Lima Puluh Kota.
PENERAPAN HIDUP SEHAT DALAM MENCEGAH GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA MASYARAKAT Farahdina Bachtiar; Agustiyawan Agustiyawan; Rena Mailani; Sigit Rachmad; Imam Susetyo; Adelia Nurfayza; Padila Febiyahna
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3633

Abstract

Gangguan muskuloskeletal atau yang dikenal dengan Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat mengganggu produktivitas dan aktivitas sehari-hari bagi individu dan masyarakat. Gangguan muskuloskeletal merupakan sekumpulan gejala atau cedera yang menyebabkan masalah pada sistem gerak (otot, tendon, ligamen, saraf, tulang, dan sebagainya). Kondisi ini sering terjadi pada perempuan (ibu rumah tangga) yang melakukan kegiatan domestik seperti mencuci, memasak, menyapu, dan lain-lain. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat, khususnya perempuan mengenai penerapan hidup sehat sebagai upaya preventif terjadinya gangguan muskuloskeletal. Kegiatan dilakukan di Desa Sasak, Kelurahan Limo, Jawa Barat. Tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan, dan tahap akhir. Adapun bentuk kegiatan yag dilaksanakan berupa senam bersama, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian edukasi melalui penyuluhan kesehatan. Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 24 orang. Adapun nilai rata-rata tekanan darah peserta PKM sebesar 127,50/85,27 mmHg. Usia rata-rata yaitu 56 tahun (SD=9,45). Status kesehatan masyarakat sudah cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa peserta PKM yang berada pada kategori pre-hipertensi (31,8%) dan hipertensi (27,3%). Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat.
Pendampingan Pengelolaan Keuangan dan Pembukuan Sederhana Pada Toko Kelontong Di Desa Ciwalen Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut yoppy palupi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3637

Abstract

Business actors carried out by individuals have increased every year. Business actors carry out activities of providing services, opening basic food and grocery stores that sell daily necessities as well as creating creative and other products. The increase in business actors carried out by individuals is not accompanied by an increase in the financial aspect. This is due to the lack of motivation and ability of business actors in managing their business finances. In addition, business actors have not been able to carry out financial records and bookkeeping properly and as a result, personal assets and company assets are often mixed into one. Another problem is the increasing competition with minimarkets, which are growing very rapidly, so that many people switch to shopping at minimarkets instead of shopping at grocery stores. As a result of this competition, the grocery store became empty of enthusiasts and ended up going bankrupt. Methods The implementation of the socialization work program for the financial management of the grocery store business in Ciwalen Village went through several stages starting with the observation stage. The results show that business actors have begun to realize the importance of managing business financial books and can make financial reports according to standards, these standard financial reports are used by third parties (taxes and banks) for banks to easily provide assistance for the smooth running of the business. .
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM LAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK Ali Idrus; Bradley Setiyadi; Robin Pratama; Ferdiaz Saudagar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3639

Abstract

In the current era of globalization, it has become a necessity for the use of Information and Communication Technology (ICT) for academic administrative services in schools. The use of ICT for academic administrative services is nothing new in Indonesia. However, there are still many teachers and administrative staff at every school in Indonesia who still do not use ICT for academic administrative services. This can not be separated from the lack of access of teachers and administrative staff to ICT itself. This lack of access may cause teachers and administrative staff in some schools to still use conventional academic service styles, causing strengthening of governance, accountability and public image of school institutions to be less positive. The use of a conventional academic service style, for example a manual student assessment process, if left unchecked may cause a school as a "learning organization" to not develop or develop slowly. The Training on the Utilization of Information and Communication Technology (ICT) in Academic Administration Services for Teachers and Administrative Staff of SMKN PP Jambi is expected to strengthen governance, accountability and public image of school institutions, especially SMKN PP Jambi.