cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,259 Documents
The PELATIHAN DASAR HIDROPONIK DENGAN SISTEM WICK DI MASJID MIFTAHUL HUDA KABUPATEN SUBANG Vera Purnama; Lusiana Lusiana; Hamdan Drian A; Tita Kartika Dewi; Nine Wahyuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4023

Abstract

Hidroponik merupakan metode yang tepat untuk mengoptimalkan hasil pada urban farming. Sistem hidroponik terdiri dari beberapa macam sistem, salah satu diantaranya adalah sistem wick. Sistem wick atau sistem sumbu merupakan sistem hidroponik yang sederhana dan memiliki tingkat kesulitan yang rendah untuk pemula. Pelatihan ini dilakukan di Masjid Miftahul Huda, Kabupaten Subang. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan dan kecakapan ataupun keahlian yang berguna bagi masyarakat sekitar masjid miftahul huda sehingga keterampilan tersebut dapat menghasilkan nilai tambah berupa pendapatan dan diharapkan dapat menjadi bekal untuk masyarakat sekitar berwirausaha. Metode yang digunakan melalui beberapa tahapan yaitu: (1) Melakukan sosialisasi kepada warga berkaitan dengan pengertian dan manfaat budidaya hidroponik dengan sistem hidroponik yang diperkenalkan yaitu wick system. (2) Memberikan penyuluhan dan pelatihan dengan cara melakukan praktek secara langsung bagaimana cara bertanam hidroponik dengan wick system. (3) Memberikan pendampingan yang diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan. (4) Evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukan bahwa dengan adanya pelatihan ini jamaah Masjid Miftahul Huda terampil dalam melaksanakan tahapan-tahapan kegiatan hidroponik sistem wick sehingga kegiatan ini dapat dilanjutkan sebagai kegiatan berwirausaha bagi jamaah Masjid Miftahul Huda.
PELATIHAN MICROSOFT EXCEL UNTUK PERSIAPAN KERJA DAN KULIAH Ricak Agus Setiawan; Halimil Fathi; Musawarman Musawarman; Heti Mulyani; Muhammad Nugraha; Ade Winarni; Widya Andayani rahayu; Nursita Setyawati; Inayah Salsabila; Jamaludin Yasykurniaam
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4024

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat umum tentang pengenalan dan penggunaan Microsoft Excel tingkat dasar dan tingkat menengah guna mempersiapkan diri menuju jenjang kuliah ataupun dunia kerja. Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan model pelatihan yang dilaksanakan di kampus Politeknik Enjinering Indorama bertempat di Laboratorium Program Studi TRPL. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 25 orang yang berasal dari siswa SMA, SMK, Pekerja dan Umum. Dari kegiatan pengabdian ini banyak peserta mendapatkan ilmu baru dan peningkatan ilmu terkait penggunaan komputer maupun terutama Microsoft Excel. Kegiatan pelatihan ini dinilai sangat bermanfaat bagi para peserta selain materi yang sangat bermanfaat juga kesesuaian materi dengan permasalahan yang dihadapi dalam keseharian. Hasil evaluasi pelatihan di lakukan melalui kuisioner, jumlah partisipan yang mengisi kuisioner berjumlah 24 orang, dimana hasil Penilaian tema pelatihan terhadap materi pelatihan sangat memuaskan dengan persentasi 70,8 % dan kesesuaian materi dengan permasalahan yang dihadapi dengan persentasi 70,8 % sangat setuju dan 29,2 % setuju.
PENDAMPINGAN PRODUK UNGGULAN MINUMAN KHAS SINJAI DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN PADA BADAN AMAL USAHA NASYIATUL AISYIYAH (BUANA) SINJAI Agusdiwana Suarni; Andi Jam’an; Rabiatul Adawiya; Badiana Badiana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4027

Abstract

Abstract Our community service program (PKM) found various forms of partner problems, namely those with partners, namely in terms of production, it was still very manual and simple and the packaging was still classified as not according to standards, and therefore that the business management and marketing that was carried out which was very simple with conduct sales to the community in the Sinjai area near the place of business. Another problem is that Buana Sinjai in terms of recording the financial statements of production and sales results, there is no bookkeeping specifically still on paper, so it is a little difficult to increase sales turnover. The solutions offered to achieve this PKM goal are (1) providing assistance and training in terms of MINAS' superior products focusing on production, business management, and marketing and (2) preparing financial reports using the Microsoft Excel program to find out how much production and profit you get. The method for implementing PKM activities, namely 3 stages (1) Training, (2) Assistance to (3) evaluating the success of the activity where the implementation of the activities will be in Buana Sinjai. The implementation of training activities includes (1) Production activities by making logos, brochures, and attractive packaging, (2) Management, mentoring for simple financial governance, business management, and entrepreneurship training, (3) Marketing with training on making brochures, brands, accounts social media (Whatsapp, Facebook, Instagram), how to contact customers without advertising costs. Keywords: Buana Sinjai, Nasyiatul Aisyiyah, Minas Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) kami menemukan berbagai bentuk permasalahan mitra yaitu yang ada pada mitra yaitu hal produksi, masih sangat manual dan sederhana serta kemasan yang masih tergolong belum sesuai dengan standar, dan begitu halnya manajemen usahanya serta pemasaran yang dilakukan terbilang sangat sederhana dengan melakukan penjualan ke masyarakat di area Sinjai dekat tempat usaha. Permasalahan yang lainnya adalah Buana Sinjai dalam dalam hal pencatatan laporan keuangan hasil produksi dan penjualan belum ada pembukuan secara khusus masih diatas kertas sehingga sedikit sulit meningkatkan omset penjualan. Solusi yang ditawarkan untuk mencapai tujuan PKM ini adalah (1) memberikan pendampingan dan pelatihan dalam hal produk Unggulan MINAS focus pada produksi, manajemen usaha dan pemasaran dan (2) pembuatan laporan keuangana dengan menggunakan program Microsoft Excel untuk mengetahui berapa jumlah produksi dan keuntungan yang didapatkan. Metode pelaksanaan kegiatan PKM, yaitu 3 tahapan (1) Pelatihan, (2) Pendampingan sampai kepada (3) evaluasi keberhasilan kegiatan yang dimana pelaksanaan kegiatannya akan di Buana Sinjai. Pelaksanaan kegiatan pelatihan diantaranya adalah (1) Kegiatan Produksi dengan pembuatan logo, brosur, packaging yang menarik, (2) Manajemen, pendampingan tata kelola keuangan sederhana, pelatihan manajemen usaha dan ilmu berwirausaha, (3) Pemasaran dengan pelatihan membuat brosur, brand, akun sosmed (Whatsapp, Facebook, Instragram), cara menghubungi pelanggang tanpa biaya iklan.
EDUKASI KEAMANAN PANGAN DI KANTIN KAMPUS PUTRI UNIDA GONTOR kartika pibriyanti; Ardiani Ayu Puspitarini; Lulu Luthfiya; Oktavia bela Dyah Ajeng Panganti; Erika Anggraini Lintang; Rahma Ningrum; Rahayu Wulan Safitri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4037

Abstract

Background Food service has the basic principles of hygiene and health in the provision of food, the food served must be free from all kinds of contamination. The canteen is a crucial type of place where food is served. The purpose of the activity is to provide food safety education to canteen managers. Methods this activity uses an outreach method with poster media and questions and answers, then pre-test before education and post-test after education is carried out followed by statistical analysis with paired samples test. Result there is an increase in the knowledge of workers after education as evidenced by the results of statistical analysis, a significance value of 0.044. Conclusion there is an effect of education on increasing the knowledge of UNIDA Gontor canteen managers on the female campus.
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan melalui Program P2L pada KWT Akur di Desa Kawunganten Kecamatan Cikaum Kabupaten Subang lusiana priyatna; Tita Kartika Dewi; Hamdan Drian; Nine Wahyuni; Vera Purnama
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4042

Abstract

Abstract Sustainable Food Courts (P2L) is an activity of utilizing yards as a source of food in a sustainable manner to increase the availability, accessibility, use and income of the community. P2L is a government program in dealing with food insecurity. Optimization of P2L by empowering women in the use of yards as a source of family food by cultivating various types of vegetable and medicinal plants as additional food availability. P2L aims to empower women farmers (KWT) to have knowledge, skills, motivation in utilizing the yard as a source of food and family income and being able to carry out environmentally friendly and economical plant cultivation through conventional and simple hydroponic plant cultivation systems. The method used is group participation involving the community in activities: counseling, training and mentoring. In the cultivation practice, participants were given knowledge about preparing planting media, seeding and planting. The activity begins with the practice of preparing good planting media for vegetable crops. In this activity group members were able to prepare planting media with good media composition. KWT Akur members are generally skilled in plant cultivation practices. KWT Akur is very enthusiastic about P2L activities and is very skilled in good plant cultivation practices. The motivation of KWT Akur members needs to be increased through regular assistance by optimizing activities and support from the Subang District Food Security Service. P2L in KWT Akur, is expected to improve the economy and use of yards as a provider of food sources and household nutrition Keywords: yard land; Food security; Food; sustainable Abstrak Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatan ketersediaan, aksesibilitas, pemanfaatan dan pendapatan masyarakat. P2L adalah program pemerintah dalam penanganan rawan pangan.Optimalisasi P2L dengan memberdayakan wanita dalam pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman sayuran dan obat sebagai tambahan ketersediaan pangan.P2L bertujuan untuk memberdayakan wanita Tani (KWT) agar memiliki pengetahuan,ketrampilan,memotivasi dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan pendapatan keluarga serta dapat melaksanakan budidaya tanaman ramah lingkungan dan ekonomis melalui sistem budidaya tanaman konvensional dan hidroponik sederhana. Metode yang digunakan adalah partisipasi kelompok yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan: penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Pada praktek budidaya peserta diberikan pengetahuan tentang persiapan media tanam,penyemaian dan penanaman. Kegiatan dimulai dengan praktek persiapan media tanam yang baik untuk tanaman sayuran. Pada kegiatan ini anggota kelompok mampu menyiapkan media tanam dengan komposisi media yang baik. Anggota KWT Akur umumnya terampil dalam praktek budidaya tanaman. KWT Akur sangat antusias dalam kegiatan P2L dan sangat terampil dalam praktek budidaya tanaman dengan baik. Motivasi anggota KWT Akur perlu ditingkatkan melalui pendampingan secara berkala dengan mengoptimalkan kegiatan dan dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang. P2L di KWT Akur,diharapkan dapat meningkatkan perekonomian serta pemanfaatan lahan pekarangan sebagai penyedia sumber pangan dan gizi rumah tangga Kata Kunci: lahan pekarangan; Ketahanan pangan; Pangan; Lestari Accepted: yyyy-mm-dd Published: yyyy-mm-dd
PELATIHAN PERENCANAAN BISNIS BAGI BUMDES DI BAUMATA Selfiana Goetha; Alfry Aristo J. Sinlae; Paskalis A. Nani; Maria Augustin Lopes Amaral; Adrianus Ketmoen
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4043

Abstract

The villages of Baumata and Baumata Timur have the potential to develop businesses such as coconut, banana, and clean water. Still, the BUMDes management needs to make an optimal business plan so this community service occurs. The Widya Mandira Catholic University team aims to provide knowledge and skills to grow your business further. The implementation method is business planning training. A business plan is used to efficiently and effectively operate a business that will be or is being run, ensures maximum profits, and seek third-party funding. Keywords: village economy, business plan, BUMDes
Peningkatan Softskill Pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah Dan Pengurus Koperasi Suci Etri Jayanti. S; Sri Winda Hardiyanti Damanik; Rapat Piter Sony Hutauruk; Rakhmawati Purba; Rumiris Siahaan; Abednego Ketaren; Ayu Zurlaini Damanik
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4046

Abstract

A problem at this time, there are Micro, Small and Medium Enterprises who only rely on the products they sell without seeing and knowing the soft skills that must be owned, as well as cooperative management in the KSP KOPDIT CU New Life Cooperative, Kampung Pon Branch, Serdang Bedagai Regency which still has relatively minimal soft skills, so this can hinder progress in interacting with members and customers, including such as; communicate friendly, manage time well, have high motivation for members and customers, and have good emotional intelligence in dealing with any situation. The purpose of carrying out this community service activity is to implement the Tri Dharma of Higher Education, especially Community Service, provide insight into Cooperative and MSME management strategies, motivate in the development of Micro, Small and Medium Enterprises in terms of management and management (soft skills). The method used in this service activity is to use the lecture method, presenting related materials relevant to this activity. The results show great enthusiasm for the progress of Micro, Small and Medium Enterprises and the Progress of Cooperatives in the future.
PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DASAR DI RSUD KOTA MEDAN Nurlela Petra Saragih; Almina Rospitaria Tarigan; Eka Isranil Laily; Dewi Sartika Munthe; Sontina Saragih
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4048

Abstract

Healthcare Associated Infections (HAIs) are infections that occur in healthcare settings. HAIs or infections occur between 48 hours to 72 hours after hospital admission or after hospital discharge within 30 days. The incidence of infections continues to increase between 4.8%-21%. The increasing incidence of infection indicates a decrease in the quality of hospital services. The chain of infection transmission can occur through infectious agents, reservoirs, ports of exit, transmission, ports of entry, and the host. The purpose of training is to increase the knowledge of healthcare workers, develop skills, and attitudes so that work can be completed properly, quickly, accurately, and rationally, create a willingness to cooperate with other employees and leaders. The targets of basic infection prevention and control training activities in hospitals are environmental health workers, nurses, pharmacists, analysts, radiologists, and funeral directors. The total participants were 55 people, the activity was held November 25-26, 2022, in meeting room two. The results of the pretest and posttest were the lowest score for the pretest 40 and the highest score of of 95, with an average score of 68. The results of the posttest were the lowest score 60 and the highest score 100 with an average score of 91. The results of the activity show that the participants' understanding has increased where the results of the pretest and posttest have increased, so that through training participants can do their job well and can work together with IPCN and leaders.
PENGEMBANGAN BUDIDAYA LEBAH MADU KELULUT (Trigona sp) DI PESANTREN MIFTAHUL ULUM TABALONG Trisnu Satriadi; Susilawati Susilawati; Badaruddin Badaruddin; Eko Suhartono; Rahmiyati Rahmiyati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4050

Abstract

Abstract The Miftahul Ulum Islamic Boarding School in Bangkiling Raya Village is one of the Islamic boarding schools whose students do not yet have many soft skills, one of which is as an entrepreneur. The Service Team from ULM together with PT Adaro Indonesia through the Grand Matching Fund program plans to carry out community service activities at that location with the material of kelulut honey bee cultivation. Service activities carried out include preliminary survey activities, socialization or counseling, training and mentoring. During the survey, the service team was well received by village officials and partners and they were very enthusiastic about participating in this service activity. The socialization activity was carried out by the service team with KKN students from ULM and went well. The training provided to partners includes the cultivation of kelulut honey bees, namely the management of kelulut honey bee cultivation. Mentoring activities include accompanying partners from cultivation to harvesting and marketing assisted by KKN students. From the results of community service activities there is a problem, namely honey colonies that do not develop. To overcome this problem, the service team conducts socialization and training on solving kelulut bee colonies and care management so that the colony develops well. In addition, the team also provided motivation to be passionate about cultivating kelulut honey bees. Keywords: bees; Trigona sp; cultivation; additional stup; Grand Matching Fund Abstrak Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang berada di Desa Bangkiling Raya merupakan salah satu ponpes yang santrinya belum memiliki banyak soft skills salah satunya sebagai seorang wirausaha. Tim Pengabdi dari ULM bersama PT Adaro Indonesia melalui program Grand Matching Fund telah melaksanakan kegiatan pengabdian di lokasi tersebut dengan materi budidaya lebah madu kelulut. Kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi kegiatan survey pendahuluan, sosialisasi atau penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Selama survey, tim pengabdi diterima dengan baik oleh aparat desa dan mitra serta mereka sangat antusias untuk mengikuti kegiatan pengabdian ini. Kegiatan sosialisasi dilakukan tim pengabdi bersama mahasiswa KKN dari ULM dan berjalan dengan baik. Pelatihan yang diberikan kepada mitra meliputi budidaya lebah madu kelulut yaitu manajemen budidaya lebah madu kelulut. Kegiatan pendampingan meliputi mendampingi mitra dari budidaya hingga pemanenan dan pemasaran dibantu oleh mahasiswa KKN. Dari hasil kegiatan pengabdian terdapat masalah yaitu koloni madu yang tidak berkembang. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdi melakukan sosialisasi dan pelatihan mengenai pemecahan koloni lebah kelulut serta manajemen perawatan agar koloni berkembang dengan baik. Selain itu, tim juga memberikan motivasi agar semangat dalam membudidayakan lebah madu kelulut. Kata Kunci: lebah; Trigona sp; budidaya; penambahan stup; Grand Matching Fund
Pendampingan Optimalisasi Pengamatan Kasus Kemiskinan sebagai salah satu Masalah Variabel Makro Ekonomi nelva nelva; M. Ilham Tanjung; Asuat Mariana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4063

Abstract

Abstract Poverty is one of the problems of macroeconomic variables and is very difficult to resolve. As we know, the problem of poverty is not only the responsibility of the government, but also of all of us. Every little care and attention from us as elements of society to the poor will be able to bring happiness to the poor and of course, they will feel their presence in the social environment. Apart from getting additional insight, this Poverty Observation activity will also open up more social souls from students who are members of the implementation of these activities. Keywords: Poverty, Macro Variables Abstrak Kemiskinan merupakan salah satu masalah dari variabel makroekonomi dan sangat sulit untuk di tuntaskan. Seperti yang kita ketahui masalah kemiskinan ini bukan saja tanggung jawab pemerintah semata namun juga menjadi tanggung jawab kita bersama. Setiap kepedulian dan perhatian kecil dari kita sebagai elemen lapisan masyarakat kepada warga miskin akan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi si warga miskin dan tentunya mereka merasakan kehadiran mereka di lingkungan sosial. Selain mendapatkan tambahan wawasan, kegiatan Pengamatan Kemiskinan ini juga akan membuka lebih banyak jiwa sosial dari mahasiswa/i yang tergabung dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kata Kunci: Kemiskinan, Variabel Makro