BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
2,259 Documents
GERAKAN MASYARAKAT SADAR MASKER DI ERA NEW NORMAL MELALUI SOSIALISASI PROTOKOL PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA MAMBALAN
Zaenal Arifin;
Melati Inayati Albayani;
Baiq Ruli Fatmawati;
Marthilda Suprayitna;
Kurniati Prihatin;
Zuliardi Musleh;
Dewi Nur Sukma Purqoti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.087 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.608
Coronovirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit yang perkembangannya sangat cepat dan mewabah di beberapa negara sehingga ditetapkan sebagai kejadian pandemik global oleh World Health Organization (WHO). Pandemi Covid-19 memasuki babak baru kondisi new normal, setelah semenjak sejak 3 bulan terakhir ini marak terdengar di Indonesia. Meskipun sudah memasuki kondisi new normal, wabah ini tetap harus diwaspadai. Tatanan kehidupan baru atau kenormalan baru yang harus dijalani akan berakibat makin buruk, jika kita tidak taat pada protokol kesehatan yang diisyaratkan pemerintah. Pemakaian masker merupakan salah satu upaya yang direkomendasikan pemerintah untuk pencegahan penyebaran COVID-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan gerakan masyarakat sadar masker di era new normal sebagai bentuk pecegahan penyebaran Covid-19. Pembagian masker dilakukan dengan cara door to door dan di tempat layanan publik disertai demonstrasi penggunaan masker yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa dan pemerintah setempat, dan juga penempatan banner tata cara pencegahan COVID-19 di sudut ruang layanan publik dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2020 dengan jumlah masker yang dibagi 50 masker. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, menunjukkan bahwa masyarakat sadar dan patuh menggunakan masker terutama di layanan publik dan rumah ibadah serta menjaga jarak pada saat sholat berjamaah dilakukan.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGELOLAAN ASET DESA PADA KECAMATAN BIKOMI SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA
Muhammad Nur;
Marisa S.B Seran;
Fransiskus Atok
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (340.61 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.614
Aset desa merupakan kekayaan desa yang semestinya dikelola untuk digunakan dan dimanfaatkan secara maksimal. Aset desa yang tidak dikelola dengan baik akan merugikan pemerintah desa dimana aset desa dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Peran perangkat desa dalam memahami pengelolaan aset desa sangatlah diperlukan. Adapun Pengelolaan Aset Desa telah tertuang dalam Permendagri No. 1 Tahun 2016 sebagai pedoman dalam pengelolaan aset desa oleh Pemerintah Desa dalam memahami pengelolaan aset desa. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan terlebih dahulu mengadakan sosialisasi peraturan Permendagri No. 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa sampai pada pendampingan adanya buku kodefikasi aset desa Kecamatan Bikomi Selatan. Hasil dari kegiatan ini yakni: 1). Adanya pemahaman oleh Pemerintah Desa Kecamatan Bikomi Selatan terkait Pengelolaan Aset Desa. 2). Percepatan pengelolaan pemanfaatan aset desa untuk masyarakat desa. 3). Adanya buku Kodefikasi Aset Desa Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara.
STRATEGI TERCAPAINYA KETAHANAN PANGAN MELALUI PENGEMBANGAN “KOPI ASYIK” GALUNGGUNG SERTA KEGIATAN EDUKASI PEMAHAMAN COVID-19 BERBENTUK BOOKLET
Dedi Nurjamil;
Gumilar Mulya;
Asep Saepulloh;
Resty Agustryani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (715.094 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.621
Covid19 ditetapkan sebagai pandemi karena menjangkit hampir sebagian besar negara di seluruh dunia. Indonesia menjadi negara yang kasus Covid19 tinggi di kawasan Asia Tenggara. Perlu adanya peran serta dari seluruh lapisan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19. Pendidik baik guru dan dosen menjadi ujung tombak untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian yang digagas ini yaitu melalui edukasi booklet diharapkan masyarakat dapat memahami dengan baik mengenai Covid19 ini sehingga tingkat penyebarannya menjadi rendah bahkan tidak ada. Booklet yang dirancang akan disusun dengan mudah dan sistematis sehingga pembaca dapat memahami dengan baik isi informasi dam booklet tersebut. Selain itu melalui kegiatan ini ketahanan pangan melalui kegiatan pengembangan usaha terus berjalan sehingga masyarakat masih bisa melakukan usaha penjualan kopi dengan kemasan yang lebih menarik. Hasil dari pengabdian ini menunjukan kegiatan yang dilaksanakan sampai dengan selesai sudah dilaksanakan dengan baik, dan pPeserta pelatihan antusias serta memahami dalam pengolahan kopi, kemudian pemahaman Covid-19 meningkat setelah diberikan booklet yang dilaksanakan oleh tim pengabdian
AKTIVITAS EDUKASI PENANAMAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN SERTA DEWAN KEMAKMURAN MESJID AL-MUNIR SELAMA PANDEMI COVID 19
Cucu Hidayat;
Aang Rohyana;
Ucu Muhammad Afif;
Agus Arief Rahmat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.695 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.623
PHBS merupakan kependekan dari Pola Hidup Bersih dan Sehat. Sedangkan pengertian PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Pola hidup bersih dan sehat bertujuan menjadikan sebanyak mungkin anggota masyarakat sebagai agen perubahan agar mampu meningkatkan kualitas perilaku sehari hari dengan tujuan hidup bersih dan sehat. Manfaat PHBS yang paling utama adalah terciptanya masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan dalam hal ini adalah masyarakat pesantren di yayasan Pondok Peseantren Al-Munir dan Ikatan Muda-mudi Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) di lingkungan sosial Gunungtnajung. Secara ideal untuk menunjang derajat kesehatan tersebut diperlukannya program dari setiap yayasan pondok pesantren untuk melakukan kegiatan rutin dalam memelihara budaya hidup sehat diantaranya dalam meningkatkan kualitas derajat kesehatannya terutama pada masa pandemi covid 19, namun demikian permasalahan yang terjadi pada lingkungan yayasan khususnya di lingkungan yayasan pondok pesantren Al-Munir para penghuni yayasan kurang akan kesadaran diri dalam menanamkan prilaku hidup bersih dan sehat terutama kaitannya dengan pola gerak atau kurangnya kegiatan berolahraga, hal tersebut di ungkapkan karena tidak terdapat program khusus yayasan dalam kegiatan berolahraga, mereka hanya cukup mendapatkan kegiatan berolahraga dalam KBM saja. Dalam kegiatan ini Tim PPM memberikan edukasi prilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan pemahaman kegiatan berolahraga dimasa pandemi covid 19.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PEKERJA TEMPE BENGUK TENTANG POSISI ERGONOMIS TULANG BELAKANG DALAM MENURUNKAN RESIKO CIDERA
Venny Diana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.874 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.624
Cidera tulang belakang bisa terjadi secara langsung ataupun tidak langsung. Adanya penekanan pada area ligament herniasi diskus invertebralis akan menyebabkan trauma pada panggul. Cidera tulang belakang ini ditandai adanya nyeri punggung, yang kebanyakaan nyeri ini diakibatkan oleh akttivitas yang berat. Pekerja pabrik tempe benguk ini sudah bekerja selama 25 tahun dengan lama pekerjaan setiap hari lebih dari 10 jam. Setiap harinya pekerja harus mengangkat panci berisi air dan bahan seberat ± 10 Kg dan duduk dilantai tanpa alas ± 3 jam. Para pekerja belum mengetahui mengenai posisi ergonomis dan cidera tulang belakang. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2018. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Kelompok Kerja Tempe Benguk tentang Posisi Ergonomis sehingga menurunkan risiko cidera tulang belakang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa penyuluhan dengan video, demonstrasi posisi ergonomis dan aplikasi posisi ergonomis pada pekerja. Pekerja pabrik tempe benguk terdiri dari 5 orang perempuan dan 2 orang laki – laki dengan distribusi usia lansia awal (46 – 55 tahun). Seluruh pekerja mengeluhkan nyeri pada bagian punggung dan merasa pegal – pegal di malam hari. Setelah seminggu mengaplikasikan posisi ergonomis, menggunakan bantal duduk dan korset lumbal para pekerja mengatakan nyeri punggung berkurang (5 orang karyawan).Berdasarkan evaluasi yang dilakukan belum semua pekerja melakukan apa yang diajarkan.
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN STRATEGI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI ERA NEW NORMAL: IDENTIFIKASI DAN SOLUSI PERMASALAHAN PSIKOLOGIS ANAK SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) KEPADA GURU-GURU SD NEGERI JOHO 2 SUKOHARJO
Eny Kusumawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.868 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.630
Penerapan pembelajaran jarak jauh ataupun tatap muka di era normal baru pendidikan memiliki implikasi psikologis kepada siswa. Diperlukan dukungan orangtua, guru, dan sesama teman pergaulan agar siswa tidak stres. Namun, secara psikologis, hal yang membuat peserta survei merasakan hal yang negatif adalah adanya pengurangan penguasaan materi selama PJJ. Siswa, khususnya, paling terdampak selama PJJ. Mereka harus penyesuaian akademis, interaksi sosial terbatas, dan kemungkinan perasaan negatif. Aspek-aspek psikologis yang timbul seperti itu tidak bisa dibiarkan. Ketidakteraturan dan ketiadaan alat ukur PJJ, seperti belum terbitnya kurikulum dan penyederhanaan kompetensi dasar, semakin membawa dampak negatif kepada siswa. Misalnya, kemampuan akademik mereka turun. Penanganan stres kepada siswa diperlukan. Siswa perlu dibekali kemampuan untuk mengenali emosi diri guna menjamin kesejahteraan psikologisnya selama menjalani PJJ. Guru dituntut untuk dapat membantu siswa menangani stress karena pelajaran jarak jauh (pjj). Pendampingan kepada guru dalam identifikasi dan solusi permasalahan psikologis anak selama pembelajaran jarak jauh (pjj) memberikan penjelasan dan pandangan mengenai pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang baik sehingga tidak menimbulkan masalah psikologis bagi siswa serta guru diberi gambaran sehingga mampu mengidentifikasikan masalah apa saja yang dialami siswa pada masa pembelajaran jarakjauh (PJJ).
IMPLEMENTASI SITUS MOBILE SMK NURUL HAROMAIN PUJON
Soetam Rizky Wicaksono;
Paulus Lucky Tirma Irawan;
Purnomo Purnomo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (451.483 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.642
SMK Nurul terletak di Pujon, Kabupaten Malang yang berbatasan langsung dengan kotamadya Batu, juga memiliki lokasi yang cukup nyaman dengan dikelilingi oleh area persawahan serta pemandangan pegunungan, namun tetap dekat dengan akses jalan raya. Meski telah berdiri lama, pihak SMK masih merasa belum memiliki media informasi yang cukup untuk berkomunikasi dengan pihak stakeholders. Walaupun sesungguhnya mereka telah memiliki situs daring, namun masih dirasa kurang efektif. Hal ini disebabkan diseminasi informasi di Indonesia lebih efektif dengan menggunakan internet mobile. Selain itu, dengan mengkoneksikan antara situs yang telah ada dengan aplikasi mobile akan menjadikan integrasi data menjadi lebih mudah karena melalui satu pintu dan administrator. Sebaran informasi melalui internet merupakan upaya efektif dalam kasus ini. Hasil dari aktifitas pengabdian masyarakat ini telah selesai dilakukan dan produk yang diterapkan telah berhasil diunggah di Google Play Store untuk kemudian didiseminasikan sesuai dengan tujuan awal. Serta telah terjadi pendampingan singkat kepada pihak sekolah agar dapat melakukan pemeliharaan website secara mandiri. Namun demikian masih terbuka saran untuk aktifitas berikutnya seperti misalnya pembuatan PPDB bagi pihak sekolah.
PENGUATAN RELIGIUSITAS MASYARAKAT PURWOASRI, PACITAN, JAWA TIMUR DI MASA PANDEMI
Ahmadi Ahmadi;
Muh Mustakim
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.912 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.644
Covid-19 merupakan pandemic Global hampir disepanjang tahun 2020, bentuk usaha menekan melonjaknya virus yang dapat menyebabkan kematian ini pemerintah melakukan berbagai tindakan preventif baik melalui edaran resmi, media elektronik, media social, mensinergikan berbagai unsur bangsa, masyarakat, agama, suku dan semua pihak untuk menjaga protocol kesehatan secara masif dan patuh. Diantara yang memiliki peran penting di grassroot adalah takmir masjid, pengurus desa serta para tokoh agama di pedesaan. Pengabdian masyarakat di desa Purwoasri ini dilakukan sebagai upaya penguatan spiritual masyarakat dan meningkatkan kesadaran untuk siap sedia dalam mengantisipasi penyebaran covid-19. Pengabdian masyarakat menggunakan metode pendekatan partisipatif, psikologi positif dan modal social. Hasil pendampingan yang dilakukan menunjukkan meningkatnya religiusitas warga dalam menghadapi wabah covid-19, kesadaran para tokoh agama hingga para pemuda semakin baik terhadap kesadaran berusaha menanggulangi ataupun mengantisipasi pandemic global tersebut. Sehingga, pengabdian masyarakat ini merekomendasikan bahwa keberhasilan suatu proses penguatan religious dan antisipasi menghadapi pandemic harus dilakukan sinergi berbagai pihak baik jamaah masjid, tokoh agama dan para pemuda.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BAGI SISWA MAN 2 RAJAGALUH DALAM PEMBUATAN ALAT PENCATATAN KESEHATAN BERBASIS INTERNET OF THINGS
Harun Sujadi;
Tri Ferga Prasetyo;
Diana Surya;
Cecep Roni;
Firmansyah Firmansyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (576.876 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.646
Indonesia juga sedang menghadapi permasalah kesehatan seperti gizi buruk dan obesitas. Menurut Indeks Ketahanan Kesehatan Global Asia Tenggara (2019). Penelitian indeks ketahanan kesehatan global mencakup 195 negara. Skor rata-rata indeks ketahanan kesehatan global sebesar 40,2 poin dan Indonesia berada di posisi keempat Asia Tenggara atau peringkat 30 dunia. Penilaiannya berdasarkan enam kategori, yakni pencegahan, deteksi, pelaporan, kecepatan merespons, sistem kesehatan, pemenuhan terhadap standar internasional, dan risiko lingkungan. Pada permasalahan ini membuat suatu rancang bangun alat sistem pencatatan kesehatan berbasis IoT dengan menggunakan wemos D1 R2 yang terkoneksi melalui internet dengan tampilan antarmuka aplikasi. Antarmuka ini menampilkan semua parameter sensor yang digunakan sesuai dengan kondisinya secara realtime. Sensor yang digunakan adalah sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan, sensor load cell HX711 untuk mengukur berat badan, sensor XD-58C Pulse Heart untuk mengukur detak jantung serta sensor MLX90614ESF untuk mengukur suhu badan.
SOSIALIALISASI DAN PENDAMPINGAN QANUN NO.01/20/1/7/2020 TENTANG PELEPASAN HEWAN TERNAK DI GAMPONG PAYA GABOH
Ikhyanuddin Ikhyanuddin;
Hendra Raza
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.562 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.647
Secara geografis Gampong Paya Gaboh memiliki potensi sebagai area peternakan Kambing dan Sapi. Gampong Paya Gaboh terdiri dari rawa-rawa dan tanah perbukitan yang ditumbuhi rumput-rumput hijau, sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai peternak dan petani. Namun demikian pemberlakuan Qanun NO.01/20/1/7/2020 memberi efek pada kebiasaan masyarakat dalam melepaskan hewan ternak. Kegiatan sosialisasi Qonun No. 01/20/1/7/2020 tentang pelepasan hewan ternak di Gampong Paya Gaboh bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pemberlakuan Qonun terbaru serta mencari solusi atas permasalahan yang dialami peternak sebagai efek dari pemberlakuan Qonun tersebut. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini sangat penting dilakukan serta mendapat sambutan baik dari peserta dan perangkat desa.