cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,259 Documents
PELATIHAN PENGELOLAAN ORGANISASI SEKOLAH BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) Sofyan Sofyan; Firman Firman; Bradley Setiyadi; Robin Pratama; Mohammad Sofwan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.999 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.565

Abstract

Pengelolaan organisasi sekolah merupakan pengelompokkan terhadap bidang-bidang urusan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan memudahkan penetapan penanggung jawab dari masing masing bidang urusan yang akan berwewenang untuk mengawasi kinerja sumber daya manusia pelaksanaannya. Stategi yang dapat dipilih sebagai jawaban dalam pengelolaan organisasi sekolah untuk secara cepat mengakses informasi dan pelayanan yaitu melalui penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pelatihan ini dipandang penting bagi peningkatan kinerja sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan karena berupaya untuk memberikan pelatihan peningkatan pengelolaan organisasi sekolah berbasis TIK terhadap peningkatan kinerja sekolah dan hasil akhir dari pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan kinerja sekolah. Pelatihan Pengelolaan Organisasi Sekolah dilakukan dengan mengunakan berbagai metode yang terdiri dari ceramah, diskusi kelompok besar dan kecil serta presentasi individu dan kelompok. Metode ceramah digunakan untuk memberikan pengarahan kepada peserta hal-hal yang berhubungan dengan teori tentang Pengelolaan Organisasi Sekolah. Sedangkan metode kerja individu dan kelompok digunakan untuk praktik Pengelolaan Organisasi kepada para peserta pelatihan. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan terdiri dari: 1) Tata Kerja Organisasi Sekolah yang berupa a) Pelatihan Penyusunan SOP dan b) Pelatihan Evaluasi Program; serta 2) Pelatihan Penerapan TIK yang berupa a) Pelatihan Manajemen Sekolah Berbasis TIK, 2) Pengelolaan Kelas Online dan Pembuatan Video Pembelajaran, dan c) Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas, Artikel Ilmiah dan Manajemen Referensi Berbasis TIK.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS SE-KABUPATEN BANTUL T Heru Nurgiansah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.961 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.566

Abstract

Guru merupakan tenaga pendidik yang profesional dengan tugas utamanya mengajar, membimbing, melatih dan mengevaluasi. Guru juga berperan sebagai mediator, fasilitator, dan motivator. Dalam menjalankan tugasnya di kelas, sering terjadi permasalahan belajar seperti rendahnya motivasi belajar siswa, siswa tidak aktif dan berpartisipatif, dan prestasi belajar yang kurang memuaskan. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, maka guru harus bisa melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas baik secara mandiri maupun secara kolaboratif. Namun tidak semua guru mampu melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih dan membekali guru agar bisa melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. Metode yang digunakan adalah praktik langsung dengan memberikan teori terlebih dahulu dengan metode ceramah dan tanya jawab. Setelah mengikuti pelatihan ini, guru-guru Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas Se-Kabupaten Bantul mampu melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. Dengan demikian penabdian berupa pelatihan ini sangat berguna dan memberikan manfaat bagi guru dalam mengembangkan kompetensinya sehingga mampu menyelesaikan permasalahan belajar.
PEMANFAATAN APLIKASI BANK ASI SEBAGAI MEDIA INFORMASI KETERSEDIAAN ASI DI POSYANDU LESTARI 10 KELURAHAN BANTARSOKA Tyas Pratama Puja Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.825 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.570

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi dan antibodi untuk pertumbuhan dan kesehatan bayi yang signifikan bermanfaat pada saat anak memasuki usia balita. Di posyandu lestari 10 Kelurahan Bantarsoka, hanya 20 bayi dari 50 bayi yang memperoleh ASI eksklusif. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di posyandu Lestari 10 adalah: (1) Memberikan sosialisasi tentang pentingnya ASI bagi bayi dan ASI bisa didonorkan, dengan solusi ini diharapkan ibu-ibu bisa lebih paham dan bisa saling berbagi ASI sesuai ketentuan agama bagi ibu yang memiliki ASI berlebih, (2) Memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Bank ASI bagi para ibu, ini diharapkan agar pendonor dan resipien ASI lebih mudah berinteraksi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian Amikom Mitra Masyarakat ini adalah dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan. Adapun tahapan pelaksanaannya adalah dengan melakukan persiapan terlebih dahulu. Pada tahapan ini kegiatan yang dilaksanakan adalah survei tempat dan sosialisasi pelaksanaan program. Dalam tahap persiapan dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan ketua posyandu Lestari 10 untuk meminta ijin sosialisasi dan tempat pelatihan penggunaan aplikasi Bank ASI. Survei tempat dilakukaan dengan mendatangi Posyandu Lestari 10 untuk meninjau keadaan dan mengadakan wawancara dengan Ketua Posyandu guna diperoleh data-data yang diperlukan dalam pelaksanaan program. Pelaksanaan program merupakan realisasi perencanaan program, yaitu dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi dilaksanakan untuk memberi informasi pentingnya ASI bagi bayi, kemudian dilaksnakan pelatihan tata cara penggunaan aplikasi Bank ASI kepada kader posyandu dan ibu-ibu warga RW 10 kelurahan Bantarsoka.
PEMBERDAYAAN EKONOMI DI PANTI ASUHAN PUTRI AISYIYAH MALANG MELALUI PELATIHAN MASAKAN JEPANG Santi Andayani; Ni Made Savitri Paramita; Emma Rahmawati Fatimah; Retno Dewi Ambarastuti; Melisa Kurnia P.R; Yayang Itrok D.S.
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.464 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.575

Abstract

Banyaknya usaha kuliner khas Jepang, dari yang berskala restoran hingga kedai kaki lima, membuat masyarakat dapat memilih variasi makanan. Variasi kuliner Jepang ini berpotensi bagi pengembangan usaha kuliner pada masyarakat yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu usaha pemberdayaan ekonomi dilakukan pada kegiatan pengenalan dan pelatihan masakan Jepang kepada Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang. Panti Asuhan Aisyiyah ini mempunyai bidang usaha kuliner, berupa katering kue dan masakan khas nusantara. Pengenalan dan pelatihan masakan Jepang ditujukan untuk memberikan wawasan dan keterampilan baru, dan dapat memperkaya menu catering yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ekonomi, sehingga dapat menambah dukungan finansial bagi operasional panti asuhan. Masakan yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah oyakodon dan katsudon. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 1 hari, dengan peserta sebanyak 6 (enam) orang, yang terdiri dari 3 (tiga) orang karyawan catering, dan 3 (tiga) orang anak panti asuhan. Kegiatan ini dilakukan secara daring (dengan melihat video yang dibuat oleh tim, dengan native Jepang sebagai kokinya), dan luring (praktik memasak oyakodon dan katsudon). Hasil dari kegiatan ini adalah antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan, dan peserta dapat mengikuti dan memasak sesuai dengan arahan native Jepang. Setelah pelatihan dilaksanakan, masukan bagi tim adalah permintaan peserta agar tim dapat mengenalkan masakan Jepang yang lainnya seperti sushi, dan juga mengajarkan table manner prasmanan.
TES POWER OTOT LENGAN, KETEPATAN SERVIS DAN PENERAPAN LATIHAN SERVIS TOP SPIN BOLAVOLI Bagus Kuncoro; Kodrad Budiyono; Risa Agus TW
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.546 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.580

Abstract

Pembinaan prestasi atlet bolavoli dapat dimulai sejak anak usia dini. Banyak ahli dan praktisi diwilayah kabupaten Sragen mendirikan klub bolavoli usia dini, salah satunya klub popsi Sragen yang melatih atlet mulai umur 10-12 tahun. Dalam pengabdian masyarakat ini, berlangsung pada 6 oktober 2020 sampai 7 september 2020 dihadiri 30 peserta, 2 pelatih dan 1 asisten pelatih popsi Sragen. Kegitan berupa penyampaian materi dan praktek langsung implementasi model latihan servis top spin, pengukuran power otot lengan dan tes evaluasi servis top spin. Dalam menghasilkan kemampuan kondisi fisik dan teknik yang maksimal melalui servis top spin, peserta dibagi dalam beberapa tahapan yang mengarah pada pelatih dan atlet servis top spin. Hasil praktek setiap sesi pertemuan dilakukan pendampingan evaluasi metode latihan serta tes evaluasi secara terstruktur. Dari hasil evaluasi diperoleh hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini diantaranya: (1) pelatih dan asisten pelatih mampu memahami teknik servis top spin bolavoli, dan pembuatan teknik, strategi, kondisi fisik serta program latihan yang sesuai, (2) Atlet Klub popsi Sragen usia dini umur 10-12 tahun dapat diketahui power otot lengan dan kemampuan ketepatan servis top spin.
DETEKSI DINI DAN PENGELOLAAN SUMBER MAKANAN GIZI SEIMBANG UNTUK MENGURANGI RESIKO TERJADINYA STUNTING DI DESA SLARANG Titin Kartiyani; Tri Fitri Yana Utami; Tri Budiarti Budiarti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.943 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.583

Abstract

Kasus stunting di kabupaten Cilacap menurut Dinas kesehatan Tahun 2019 sekitar 6.647 balita. Jumlah kasus ini mencapai sekitar 5,19% dari jumlah balita di Cilacap yang mencapai 128.013 balita. Sebaran kasusnya hamper disemua wilayah kecamatan. Angka gizi buruk di Indonesia terhitung tinggi dengan hasil pemantauan status gizi yang dilakukan kementerian kesehatan pada tahun 2016, status gizi buruk sebesar 3,4% dan gizi kurangsebesar 14,4%.Berdasarkan hal tersebut penulis bertujuan untuk melakukan pengabdian tentang deteksi dini tumbuh kembang dan sadar gizi untuk mengurangi resiko terjadinya stunting dan Gangguan tumbuh kembang di Desa Slarang. Kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi : 1). Survey lokasi dan Pengurusan perijinan serta koordinasi dengan pihak kader ,2) melakukan pemeriksaan deteksi dini dengan pengukuran antropometri ,3) pemberian materi tentang stunting, 4) pengenalan makanan dan pengolahan gizi makanan seimbang . setelah dilakukan pengukuran antopomtri di wilayah rt 02/15 tidak didapatkan hasil adanya anak yang terindikasi stunting. Pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner yang harus dijawab oleh peserta. Setelah penyuluhan dilakukan pengukuran akhir. Pengukuran akhir menggunakan pengisian kuesioner dengan daftar pertanyaan yang sama seperti pengukuran awal. Dengan hasil adanya peningkatan yang baik pada pengetahuan pada peserta. Setelah penyuluhan dilakukan pengukuran akhir. Dari hasil kuisioner didapatkan peningkatan hasil kearah nilai baik yaitu 91,07%.hasil pengukuran antopometri tidak didapatkan anak yang mengalami stunting didesa slarang 92,86%
EDUKASI DAN PEMBUATAN MASKER FILTER KARBON AKTIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI KEC. KAWALU, KOTA TASIKMALAYA Aripin; Sutisna Sutisna; Linda Faridah; Anto Purwanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.041 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.597

Abstract

Kec. Kawalu, Kota Tasikmalaya adalah daerah dengan paparan Covid-19 cukup tinggi sebanyak 15 kasus positif dan 1 kasus meninggal dunia. Kec. Kawalu mempunyai pergerakan sosial masyarakat cukup tinggi dibandingkan kecamatan yang lain karena pusat home industri bordir dengan 1080 unit usaha. Masalah yang terjadi di Kec. Kawalu adalah sebagai berikut: frekuensi aktivitas pelaku usaha home industri bordir untuk melakukan perjalanan ke zona merah (Tanah Abang, Jakarta) masih sangat tinggi dan kesadaran masyarakat terutama karyawan home industri bordir untuk pencegahan covid-19 masih sangat rendah. Untuk menghadapi kejadian ini dibutuhkan upaya yang sigap baik dari pemerintah maupun masyarakat agar penularan virus ini tidak menyebar luas ke masyarakat. Salah satu langkah untuk memutus rantai penularan covid-19 adalah himbauan wajib untuk menggunakan masker terutama saat keluar beraktivitas, tetapi ketersediaan masker sangat langka di musim pandemi ini. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan karyawan home industri bordir di Kec. Kawalu dalam pembuatan filter karbon aktif dan kemudian memberikan masker tersebut kepada para karyawan home industri bordir. Jumlah peserta adalah 30 orang anggota Karang Taruna Gunung Gede dan Tanjung. Pelaksanaan pelatihan adalah tanggal 25 dan 31 Oktober 2020. Metode pelatihan adalah memberikan edukasi kesadaran para pelaku usaha dan karyawan home industri bordir untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Metode praktek dilakukan dengan mempraktekan langsung pembuatan filter karbon aktif dan memberikan bantuan masker kepada peserta sebagai karyawan industri bordir. Hasil angket menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk kesesuaian tema kegiatan dengan situasi dan kondisi dari Covid-19. Hasil juga menunjukkan bahwa di atas 80% peserta terampil dalam semua aspek kegiatan pembuatan masker filter karbon aktif, yang mengindikasikan bahwa peserta dapat membuat masker filter karbon aktif secara mandiri tanpa bantuan pendampingan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMK BANGUN PERSADA TENTANG PERNIKAHAN DINI Fransiska Novita Eleanora; Edy Supriyanto; Sarton Sinambela; Rona Apriana Fajarwati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.959 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.603

Abstract

Early marriage or marriage at a young age is very prevalent among adolescents, where the occurrence of marriage is due to various factors of low access to education for children, quality of health services from reproduction, especially for girls who are lacking, there is no opportunity in the economic field , the existence of free association and also because of poverty, besides that marriage at this young age has a negative impact which can cause divorce, domestic violence, severe depression, the emergence of child labor, economic hardship and hampered education. Early marriage is a violation of children's rights, especially the right to live and grow and develop. This service activity provides an understanding of the impact of early marriage. Meanwhile, the aim is that students and students can understand the efforts to prevent early marriage in the aspects of marriage and child protection Keywords: early marriage; enhancement; prevention; adolescents;
PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN CONTEMPT OF COURT DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK PALEMBANG Neisa Angrum Adisti; Nashriana Nashriana; Iza Rumesten
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.224 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.606

Abstract

Kasus penghinaan terhadap marwah pengadilan di Indonesia sudah sangat sering terjadi baik dilakukan oleh oknum penegak hukum sendiri maupun tindakan tindakan anarkis yang dilakukan oleh Pencari keadilan. Dalam rangka upaya pencegahan terhadap Penghinaan terhadap Pengadilanempt of Court), pengusul mengajukan usulan Pengabdian Kepada Masyarakat di wilayah Palembang dengan mentargetkan Anak binaan pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak Palembang sebagai sasaran penyuluhan hukum. Adapun penyuluhan hukum dan kampanye bertema : “Penyuluhan tentang pencegahan Contempt of Court di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Palembang“.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepada Andikpas LPKA Palembang tentang pencegahan Contempt Of Court agar terciptaya peradilan yang aman dan terjaga marwahnya . Pada penelitian tersebut didapat data bahwa pengetahuan dan kesadaran masyarakat pada umumnya dan Warga binaan pada khususnya tentang Contempt of Court masih kurang sehingga dirancang suatu pengabdian masyarakat yaitu berupa penyuluhan pencegahan Contempt of Court yang dilakukan di Lembaga pemasyarakatanBerdasarkan fakta di lapangan bahwa sosialisasi dan penyuluhan hukum yang di laksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Palembang pada hari Selasa, 3 November 2020 dengan tema “Penyuluhan tentang pencegahan Contempt of Court di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Palembang”, dapat dipahami bahwa Andikpas LPKA Palembang sangat membutuhkan tentang informasi akibat hukum jika melakukan Penghinaan terhadap pengadilan (Contempt of Court) . Penyuluhan dilaksanakan dengan 3 cara yaitu : Penyuluhan langsung kepada Andikpas LPKA, Penyuluhan virtual melaui video Pembelajaran dan Penyuluhan dengan membagikan alat kampanye pencegahan Contempt of Court seperti buku ajar, Sticker dan standing banner.
SOSIALISASI PRINSIP AKUNTABILITAS PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA MENURUT UU NOMOR 6 TAHUN 2014 DI DESA SERIKEMBANG KECAMATAN PAYARAMAN KABUPATEN OGAN ILIR Suci Flambonita; Vera Novianti; Lusi Apriyani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.847 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.607

Abstract

Desa merupakan suatu wilayah yang didiami oleh sejumlah penduduk yang saling mengenal satu sama lain atas dasar hubungan kekerabatan dan/ atau kepentingan politik, sosial, ekonomi, dan keamanan. Dimana pertumbuhannya menjadi suatu kesatuan masyarakat hukum berdasarkan adat sehingga tercipta ikatan lahir dan batin antara masing-masing warganya yang pada umumnya warga tersebut hidup dari hasil pertanian, mempunyai hak mengatur rumah tangganya sendiri, dan secara administratif berada di bawah pemerintahan kabupaten/kota. Dengan adanya perubahan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 Jo Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Pengelolaaan keuangan desa yang dilaksanakan oleh Kepala Desa yang termaktub juga dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. dikatakan bahwa minimal pendidikan kepala desa adalah smp sederajat, yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana pengaplikasiannya jika pendidikan hanya smp dan sederajat mengelola keuangan Negara dengan program pemerintah 1 desa 1 Milyar. Bentuk transparansi laporan pertanggungjawaban kepala desa dalam pengelolaan keuangan yang harus dilaporkan kepada Bupati secara langsung.

Page 11 of 226 | Total Record : 2259