cover
Contact Name
Jurnal Tarbiyah Al-Awlad
Contact Email
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Phone
+6285274713400
Journal Mail Official
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Guru Madarasah Ibtidauyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang. Jl. Prof Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Kuranji Kota Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar
ISSN : 20868065     EISSN : 2723004X     DOI : https://doi.org/10.xxx/xxxx
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember mulai tahun 2009, setiap volume ada 2 edisi. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil dibidang pendidikan khusus pendidikan dasar atau madrasah ibtidaiyah
Articles 151 Documents
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SUBTEMA MERAWAT TUMBUHAN UNTUK SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Febria Wulandari; Dorisno Dorisno
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 1 (2020): Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i1.2531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Pendekatan Saintifik yang valid, praktis dan efektif pada pembelajaran tematik subtema merawat tumbuhan untuk siswa kelas II Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4-D yang dibatasi menjadi 3-D. Penelitian ini dilakukan pada awal semester dua tahun ajaran 2019/2020. Data dikumpulkan melalui angket dan tes hasil belajar. Rancangan LKPD yang telah dirancang divalidasi oleh 2 orang dosen dan 4 orang guru SD. Analisis data validitas menunjukkan bahwa LKPD yang dihasilkan dalam kategori sangat valid dengan presentase kevalidan 91,2%. Pada analisis data praktikalitas, diperoleh bahwa LKPD yang dihasilkan dalam kategori sangat praktis dengan presentase kepraktisan 92,5% oleh guru dan 89,2% oleh siswa dengan kategori praktis. Pembelajaran menggunakan LKPD yang telah dikembangkan dinyatakan sudah efektif hal ini dilihat pada hasil belajar siswa, dimana ketuntasan klasikalnya adalah 87,4%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Pendekatan Saintifik yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif. Sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif bahan ajar untuk mengajarkan pembelajaran tematik subtema merawat tumbuhan untuk siswa kelas II.
MODEL PEMBELAJARAN INTEGRATIF DENGAN STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI Khadijah Khadijah; Zulvia Trinova; Lastri Susanti
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 1 (2020): Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i1.2526

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya nilai tematik pada pembelajaran PKN dan Bahasa Indonesia peserta didik di MIN 1 Kota Pariaman Tahun Ajaran 2019/2020 yang sebagian besar masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Pembelajaran masih didominasi  oleh pendidik sehingga peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran, peserta didik kurang berinteraksi dan kerja sama antar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar PKN dan Bahasa Indonesia peserta didik kelas II MIN 1 Kota Pariaman, yang menerapkan Strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih baik dari hasil belajar peserta didik yang tidak menerapkan Strategi CTL. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Quasy Experiment dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II MIN 1 Kota Pariaman dengan jumlah peserta didik sebanyak 52 orang yang terdiri dari 2 kelas. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan berupa penerapan Strategi CTL, sedangkan kelas kontrol dengan penerapan model pembelajaran biasa. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni sampai Agustus 2019. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar adalah tes akhir. Hasil menunjukkan bahwa perolehan rata-rata nilai kelas eksperimen 78,25 dan rata-rata nilai kelas kontrol 62,5. Berdasarkan hasil uji-t sehingga diperoleh thitung>ttabel (4,069>0,2732) dengan α= 0,05 pada taraf kepercayaan 95%. Maka keputusannya adalah Ho ditolak dan Ha diterima artinya hasil belajar PKN dan Bahasa Indonesia peserta didik yang menerapkan Strategi CTL baik daripada hasil belajar peserta didik yang tidak menerapkan Strategi CTL di kelas II MIN 1 Kota Pariaman Tahun Ajaran 2019/2020.
PEMBENTUKAN MORAL BINA LINGKUNGAN BAGI PESERTA DIDIK MADRASAH IBTIDAIYAH Shulhan Shulhan
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 2 (2020): Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i2.2577

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendiskusian pembutakan moral bina lingkungan bagi pelajar di tingkat dasar. Kegiatan berangkat dari fenemona terjadinya prilaku manusia yang tidak memperhatikan aspek lingkungan dan kenyaman bersama. Pengendara mobil elit membuang sampah ditengah jalan tanpa memperhatikan pengendara motor di belakangnya dan tidak mempedulikan aspek lingkugan. Metode penelitian yang dugunakan adalah kualitatif dengan obyek penelitian adalah MI Ar-Rasyid yang berada di pelosok di Kabuparen Sumenep. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara Hasil penelitian ini mengsilkan temuan antara lain, pembiasaan prilaku bina lingukanga dan membangun kesadaran tanggung jawab lingkungan.
PENGARUH DISIPLIN DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI MIN 1 KOTA PADANG Vini Wela Septiana; Mahmud Mahmud
Tarbiyah al-Awlad Vol 9, No 2 (2019): Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v9i2.1916

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian expost facto, penelitian ini dilakukan setelah melihat fenomena-fenomena yang telah terjadi di MIN 1 Kota Padang setelah melakukan observasi. Hasil observasi menemukan bahwa terdapat peserta didik yang belum disiplin dalam belajar dan masih kurang aktif dalam mengikuti pelajaran. Peneliti ingin mengetahui  apakah terdapat pengaruh disiplin dan aktivitas belajar ini terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh disiplin terhadap hasil belajar peserta didik di MIN 1 Kota Padang, (2) Pengaruh aktivitas belajar terhadap hasil belajar peserta didik di MIN 1 Kota Padang, (3) pengaruh disiplin dan aktivitas belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar peserta didik MIN 1 Kota Padang. Instrumen penelitian untuk meneliti kedisiplinan dan aktivitas terhadap hasil belajar adalah teknik angket yang dimana telah disediakan alternatif-alternatif jawaban yang telah disediakan. Kemudian populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V MIN 1 Kota Padang.
Usaha Pendidik dalam Pengembangan Sikap dan Perilaku Keberagamaan Peserta Didik di SD IT Adzkia Padang Rendy Nugraha Frasandy; Fauza Mashudi
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 2 (2020): Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i2.2572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; mengetahui usaha yang dilakukan pendidik SD IT Adzkia Padang dalam mengembangkan sikap dan perilaku keberagamaan peserta didik. Penelitian ini dikemas dengan desain deskriptif kualitatif, dimana sumber data adalah guru, kepala sekolah, pengurus atau komite sekolah, para karyawan, dan siswa di SD IT Adzkia Padang. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisa data penulis menggunakan metode induktif, deduktif dan komperatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; dalam mengembangkan sikap dan perilaku keberagaman peserta didik, pendidik selalu memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap tindakan yang dilakukan peserta didik seperti ketika mengambil air wudhu, berdoa ketika memulai suatu pekerjaan, seperti memulai pelajaran dan menutup pelajaran, saat makan, berkata jujur dan bersikap lemah lembut, 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), memanggil ustadz/ustadzah kepada pendidik, ana untuk saya, antum untuk kamu. Selanjutnya selalu melakukan kontrol terhadap kegiatan peserta didik, sehingga peserta didik senantiasa menjaga ibadah dan sikapnya keberagamaan melekat dan berlangsung setiap harinya.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH Media Roza; Zulfahmi HB; Tuti Agus Suriyanti
Tarbiyah al-Awlad Vol 9, No 2 (2019): Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v9i2.1911

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik di tingkat pendidikan dasar belum tertangani secara sistematis. Peserta didik belum sepenuhnya mampu menganalisis pertanyaan- pertanyaan yang diberikan, belum mampu dalam menjawab pertanyaan, dan membuat kesimpulan dari pembelajaran yang telah diajarkan.  Akibatnya peserta didik hanya mampu mengingat apa yang dipelajarinya dan tidak mengetahui bagaimana pengetahuan itu dapat diaplikasikan. Diantara solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan keterampilan berfikir kritis peseeta didik sebelum dengan sesudah penelrapan model Project Based Learning (PjBL). Metode penelitian yang digunakan  yaitu Pra-Eksperimental. Design penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest posted design. Perlakuan dalam penelitian diberikan kepada peserta didik kelas V  untuk materi tema 8  Lingkungan Sahabat Kita. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data  bahwa rata-rata hasil penilaian postest adalah 79,90 sedangkan hasil rata-rata pretest adalah 72,90. Hasil uji N-gain  menunjukkan bahwa  peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik mencapai 0,389 yaitu pada kriteria sedang.Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t dan diperoleh t hitung =  4,659  dan t tabel = 2,093, sehingga t hitung > t tabel (4,659  > 2,131). Ini berarti terdapat perbedaan  kemampuan berpikir kritis  peserta didik setelah menggunakan model Project Based Learning. Dimana  keterampilan berfikir kritis peserta didik setelah diterapkan model Project Based Learning lebih tinggi dari sebelum diterapkan model Project Based Learning.
Internalisasi Nilai Kewarganegaraan dalam Pembelajaran PKn Peserta Didik di MIN Pesisir Selatan Mahmud Mahmud; Sasminelwati Sasminelwati
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 1 (2020): Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i1.2532

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh nilai kewarganagaraan peserta didik yang belum menunjukkan secara baik dan masih jauh dari harapan. Nilai kewarganegaraan yang mestinya bagian dari karena tujuan pembelajaran PKn, dan tuntutan itu adalah terinternalisasinya sikap kewarganegaraan atau menjadikan warga negara yang baik pada aspek penanaman pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap, serta tindakan. Tujuan penelitian untuk dapat mendeskripsikan bagaimana internalisasi nilai kewarganegaraan melalui pembelaran PKn pada peserta didik MIN Pesisir Selatan, lebih khusus untuk dapat melihat potret bagaimana penanaman sikap jujur, percaya diri dan tanggung jawab. Jenis penelitianya bersifat deskriptif kualitatif, dengan sumber pendidik dan kepala sekolah. Menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian di olah dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pertama, dalam internalisasi nilai jujur pendidik, melalui pemberian contoh, memperhatikan sikap, dan berperan sebagai penasehat bagi peserta didik dalam bersikap jujur. Kedua, internalisasi nilai percaya diri pendidik member perhatian, kesempatan, dan memotivasi untuk melakukan aktivitas cerminan percaya diri kepada peserta didik. Ketiga internalisasi nilai tanggung jawab pendidik dengan pemberian contoh, memperhatikan sikap tanggung jawab dan menasehati peserta didik dalam beraktivitas / melakukan kegiatan sehari-hari.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU KELAS V MIS MUHAMMADIYAH RAMBAI KOTA PARIAMAN Zainul Arasy; Zulfahmi HB
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 1 (2020): Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i1.2527

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar dan keterampilan berbicara tematik terpadu peserta didik kelas V MIS Muhammadiyah Rambai Kota Pariaman masih banyak yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).Tujuan penelitan ini adalah untuk melihat pengaruh model role playing terhadap hasil belajar dan keterampilan berbicara pada subtema manusia dan lingkungan. Jenis penelitian adalah Pre-Experimental dengan design One Group Pretest dan Posttest Design. Populasi adalah seluruh peserta didik kelas V MIS Muhammadiyah Rambai Kota Pariaman, teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes tulis, tes kinerja, dan angket. Teknik yang digunakan menganalisis data berupa uji T dan N-Gain. Hasil penelitian pada tes tulis diperoleh thitung = 2,69 dan ttabel pada taraf signifikan 5%   db 24 adalah 2,06 karena thitung lebih besar dari ttabel (2,69 > 2,06) maka hipotesis H0 ditolak dan terima Ha.. Pada tes kinerja aspek kebahasaan diperoleh (3,45 > 2,06) maka hipotesis H0 ditolak dan terima Ha.. Pada tes kinerja aspek nonkebahasaan didapatkan (3,57 > 2,06) maka hipotesis H0 ditolak dan terima Ha. Pada pengujian N-Gain, tes tulis didapatkan persentase 33,22, tes kinerja aspek kebahasaan 44,97 dan aspek nonkebahasaan didapatkan persentase 41,49. Jadi, keseluruhan perhitungan N-gain terletak pada rentang 30 ≤ N-gain ≤ 70 dengan kriteria klasifikasi sedang. Setelah menganalisis hasil dapat disimpulkan adanya pengaruh model role playing dimana hasil belajar dan keterampilan berbicara lebih baik setelah menggunakan role playing daripada sebelum menggunakan pembelajaran role playing.
ANALISIS PENGGUNAAN MODEL RECIPROCAL TEACHING BERBASIS HOTS TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI IPA SEKOLAH DASAR Lisa Alistiana; Prima Aswirna; Yulita Ariani
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 2 (2020): Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i2.2578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model pembelajaran Reciprocal Teaching berbasis HOTS untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis, dengan metode studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu dokumentasi dimana peneliti mendapat data dari berbagai dokumen seperti buku pedoman, jurnal dan skripsi dan sebagainya. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi.
REGULASI DIRI DALAM PEMBELAJARAN Rendy Nugraha; Suyadi Suyadi
Tarbiyah al-Awlad Vol 9, No 2 (2019): Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v9i2.1917

Abstract

Penelitian ini akan membahas regulasi diri sebagai salah satu teori dalam pembelajaran. Teori merupakan serangkaian bagian atau variabel, definisi, dan dalil yang saling berhubungan yang menghadirkan sebuah pandangan sistematis mengenai fenomena dengan menentukan hubungan antar variabel, dengan menentukan hubungan antar variabel, dengan maksud menjelaskan fenomena alamiah. Sedangkan Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang meliputi guru dan siswa yang saling bertukar informasi. Salah satu teori dalam pembelajaran adalah regulasi diri.Self regulation (Regulasi diri) adalah kemampuan dalam mengontrol, mengatur, merencanakan, mengarahkan, dan memonitor perilaku untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menggunakan strategi tertentu dan melibatkan unsur fisik, kognitif, motivasi, emosional, dan sosial. Regulasi diri bisa dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi observasi diri, proses penilaian, dan reaksi diri. Sedangkan faktor eksternal meliputi standar evaluasi dan penguatan.Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif, dimana dalam pencarian data dengan mengumpulkan sumber-sumber kepustakaan. Data diperoleh dari jurnal, buku-buku, otobiografi dan dokumen-dokumen lainnya yang dijadikan sumber utama dalam penyelesaian hasil penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Regulasi diri dapat dipelajari dengan berbagai metode yang efektif dengan melibatkan pemaparan model sosial kepada siswa, mengajarkan siswa menggunakan strategi pembelajaran, memberikan latihan dan umpan balik koreksi, dan mendampingi mereka untuk mengevaluasi tujuan pembelajaran. Sehingga dari sinilah regulasi diri/self regulation juga dapat memberikan manfaat dalam aplikasi pengajaran seperti:(1)pembelajaran akademik, (2)keterampilan menulis, (3)keterampilan matematika, dan (4)keterampilan menghafal Al-Qur’an.

Page 8 of 16 | Total Record : 151