cover
Contact Name
Jurnal Tarbiyah Al-Awlad
Contact Email
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Phone
+6285274713400
Journal Mail Official
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Guru Madarasah Ibtidauyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang. Jl. Prof Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Kuranji Kota Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar
ISSN : 20868065     EISSN : 2723004X     DOI : https://doi.org/10.xxx/xxxx
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember mulai tahun 2009, setiap volume ada 2 edisi. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil dibidang pendidikan khusus pendidikan dasar atau madrasah ibtidaiyah
Articles 151 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING DI KELAS V SD N 15 BATANG ANAI PADANG PARIAMAN Zulfahmi HB; Erniza Erniza
Tarbiyah al-Awlad Vol 9, No 2 (2019): Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v9i2.1919

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V SD N 15 Batang  Anai Kabupaten Padang Pariaman dengan rata-rata 54,73. Kegiatan proses belajar mengajar pendidik masih kurang bervariasi dalam pembelajaran, pembelajaran masih berpusat pada pendidik. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana peningkatan kemampuan membaca pemahaman peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan metode Role Playing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali petemuan dan ada empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik statistik.Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar peserta didik sangat rendah dengan rata-rata 54,73 karena peserta didik merasa jenuh dalam belajar, dan penggunaan metode yang monoton. Siklus I, aktivitas peserta didik memperoleh rata-rata 69,36 ini disebabkan peserta didik yang masih malu-malu dalam bermain peran. Pada siklus II meningkat menjadi 79,63 hal ini disebabkan karena peserta didik sudah memahami bermain peran dan tidak malu-malu. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar peserta didik. Pada siklus I memperoleh rata-rata 63,68 hal ini sebabkan peserta didik yang belum memahami materi teks percakapan. Pada siklus II rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat mencapai 80, hal ini disebabkan peserta didik yang sudah memahami materi teks percakapan dan penggunaan metode Role Playing. Dengan demikian penggunaan metode Role Playing  dapat meningkatkan kemampuan membaca peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD N 15 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA MATA PELAJARAN SKI DI MIN 1 KOTA BENGKULU Nidhia Firdha Kurniasih
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 2 (2020): Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i2.2575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa melalui Model Jigsaw pada mata pelajaran SKI siswa di MIN 1 Kota Bengkulu. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research), dengan data penelitian bersumber dari tiga kegiatan yaitu : 1) Data hasil observasi proses pembelajaran yang dilakukan kolaborator, 2) Data hasil perolehan belajar yang terdiri dari tes awal, tes siklus I dan II, 3) Hasil penyebaran angket pada siswa. Pada akhir Siklus I hasilnya dianalisis. Analisis ini dilakukan baik berupa keberhasilan dan kegagalan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan Siklus II. Artinya masalah dalam PBM yang muncul pada Siklus I, maka dilakukan pemecahan dan solusinya pada Siklus II. Kesimpulan diambil setelah membandingkan keberhasilan siswa secara individual dan klasikal pada Siklus I dengan Siklus II. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada siklus I telah muncul hal-hal negatif terhadap siswa- siswa yang belum mampu dan memahai Tipe Jigsaw (TimAhli) dalam melaksanakan pembelajaran dalam proses pembalajaran. Pada siklus II ini menunjukkan adanya beberapa perubahan yang sangat berarti, dari pada siklus I, yaitu semakin banyak siswa yang menyadari dan dapat belajar, menjelaskan latar belakang berdirinya Khulafaur Rasyidin serta tokoh-tokoh, dengan model Jigsaw dan timbulnya rasa keberanian untuk dapat tampil dalam tim ahli dan tim asal agar menjelaskan latar belakang berdirinya Khulafaura Rasyidin serta tokoh-tokoh dan merasakan Model pembelajara Jigsaw juga merupakan model pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dalam belajar Sejarah Kebudayaan Islam. 
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERHADAP BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI KELAS V MIN PADANG PARIAMAN Lisa Afrimayenti; Milyasari Milyasari; Marhamah Marhamah
Tarbiyah al-Awlad Vol 9, No 2 (2019): Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v9i2.1914

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya berpikir kritis peserta didik hal ini terlihat karena paserta didik tidak mau manyampaikan pendapatnya, peserta didik terbiasa melakukan kegiatan belajar berupa menghapal materi pelajaran dan rumus-rumus. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga kurang menarik pehatian peserta didik dalam memahami pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dalam pembelajaran tematik dapat meningkatkan kemampuan berpikir krtitis peserta didik di kelas V dibandingkan denga model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi- Experimental Research) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Counterbalanced Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh MIN Kabupaten Padang Pariaman dan sampel penilitan diambil secara acak atau Cluster Random Sampling yaitu kelas V MIN 2 Padang Pariaman dan MIN 3 Padang Pariaman. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa rata-rata tes yang menggunakan model konvensional sebesar 48,04 dan rata-rata skor tes yang menggunakan model Discovery Learning sebesar 65,31. Skor tersebut menunjukkan rata-rata tes menggunakan model Discovery Learning lebih unggul daripada model pembelajaran konvensional. Analisis data dilakukan dengan uji-t yang didapatkan hasil bahwa Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan model Discovery Learning dalam pembelajaran tematik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENERAPAN PROJECT BASED ONLINE LEARNING (PjBOL) PADA MATA KULIAH EKSPERIMEN SAINS SEMESTER V Dwi Nur Umi Rahmawati
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 2 (2020): Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i2.2570

Abstract

Teori konstruktivisme tentang pembelajaran menyatakan bahwa belajar bukan sekedar mengingat namun sarana menemukan suatu konsep dan mentransformasikan informasi, mengecek kebenaran informasi, memecahkan masalah dan ikut berpartisipasi aktif dalam mencari pengalaman dengan melakukan serangkaian kegiatan ilmiah. Project Based Online Learning (PjBOL) sebagai alternatif metode pembelajaran jarak jauh di tengah merebaknya Covid-19 menjadi salah satu solusi untuk menciptaan pembelajaran yang menekankan penerapan nilai-nilai konstruktivis. Apalagi Eksperimen Sains merupakan materi kuliah yang bertujuan agar mahasiswa dapat menguasai aspek keterampilan proses sains yang meliputi menemukan dan mengembangkan sendiri fakta dan konsep serta menumbuhkan dan mengembangkan sikap dan nilai sains. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengkaji persepsi mahasiswa PGMI mengenai metode pembelajaran jarak jauh melalui Project Based Online Learning (PjBOL) pada mata kuliah eksperimen sains. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 32 mahasiswa PGMI semester V yang terlibat dalam perkuliahan eksperimen sains menggunakan Project Based Online Learning (PjBOL) selama pandemi Covid-19. Hasilnya didapatkan bahwa persepsi mahasiswa mengenai Project Based Online Learning (PjBOL) pada perkuliahan Eksperimen Sains berada pada kategori “Baik” dengan persentase sebesar 77 %. Hasil ini didasarkan pada hasil ketercapaian penerapan PjBOL berdasarkan persepsi mahasiswa. Indikator keterlaksanaan PjBOL dikatakan berhasil bagi mahasiswa jika memenuhi: 1) Interaksi Mahasiswa dan Dosen; 2) Mampu memotivasi/menambah minat belajar mahasiswa; 3) Kompetensi memahami materi pembelajaran; 4) Kompetensi berpikir kritis, efektif dan efisien.;5) Kompetensi memanajemen waktu dengan baik; 6) Hasil proyek yang baik; 7) Kesesuaian penerapan model pembelajaran dengan karakteristik mata pelajaran
PENGEMBANGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU KELAS IV DI MIN BENER PURWOREJO Faizah Faizah; Akhmad Zaenudin
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 1 (2020): Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i1.2530

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui proses pengembangan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu kelas IV di MIN Bener Purworejo. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menyusun, memahami dan menganalisis proses penerapan pembelajaran tematik terpadu sekaligus bentuk pengembangan kreativitas melalui pembelajaran tematik terpadu. Hasil penelitian menunjukkan; Pembelajaran Tematik Terpadu dilaksanakan menggunakan pendekatan scientific. Tahap pelaksanaan pembelajaran dimulai dari, tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pengembangan Kreativitas Peserta didik didesain menggunakan multimetode, yakni; metode inquiri dan problem solving. Pembelajaran dilaksanakan secara aktif dan tidak monoton, peserta didik diberikan kebebasan berpendapat sekaligus praktik langsung.
PENGEMBANGAN KURIKULUM MATA PELAJARAN PAI MELALUI MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DI MIN 2 SLEMAN Ahmad Zainal Abibin; Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 1 (2020): Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i1.2525

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan kurikulum PAI Melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di MIN 2 Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field study) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi dan wacancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Forum MGMP berkontribusi besar dalam pengembangan kurikulum PAI di MIN 2 Sleman diantaranya (1) menghasil produk yang berupa Modul pelajaran PAI yang dalam penyusunanya mempertimbangkan kebutuhan di kelas, (2) menghasilkan produk berupa soal ujian rumpun PAI, hal demikian kaitanya dengan Ujian Tengah Semester (PTS) dan Ujian Kenaikan Kelas (PAT), (3) memecahkan persoalan yang dihadapi guru dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Bagi guru yang memiliki persoalan di dalam mengajar mereka menyampaikan hal tersebut di forum MGM . Forum MGMP mengkaji persoalan tersebut secara bersama. Apabila tidak ditemukan pemecahan masalahnya, forum MGMP mendatangkan konsultan pendidikan. Selain, untuk menangani permasalahan di lapangan dapat menggunakan penelitian tindakan kelas yang sekiranya relevan untuk menangani persoalan di lapangan. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dipublikasikan di lingkup forum MGMP maupun di luar. Hasil penelitian tindakan kelas yang telah diuji dapat dijadikan pertimbangan dalam merevisi kurikulum PAI di setiap lembaga pendidikan yang bersangkutan.
PENERAPAN MODEL STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SDN 10 SURAU GADANG Marli Ustaziah
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 2 (2020): Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i2.2576

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkatkan hasil belajar siswa di kelas V SDN 10 Surau Gadang. Metode peniliian ini penelitian eksperimen (Experimental Research).Hasil penelitian menunjukkan setiap pertemuan nilai yang diperoleh kelompok berbeda-beda. Peneliti memberikan reward kepada kelompok terbaik, Kelompok yang terbaik memperoleh nilai 95, maka pertemuan pertama kelompok terbaik diraih oleh kelompok III, pada pertemuan kedua kelompok terbaik diraih oleh kelompok II, pada pertemuan ketiga kelompok terbaik diraih oleh kelompok V dan pada pertemuan terakhir atau keempat kelompok terbaik di raih oleh kelompok I. Peneliti memilih kelompok tersebut menjadi kelompok terbaik karena mereka kompak, tertib, dan jawaban LDS nya lengkap. Pada saat tes akhir peneliti memberikan waktu 60 menit kepada kedua kelas sampel yaitu 26 orang siswa pada kelas eksperimen dan 21 orang siswa pada kelas kontrol Hasil perhitungan uji t didapat harga ????ℎi????????????g 2,22 dan pada taraf nyata 0,05 didapat harga ???????????????????????? 1,67. Dengan dk = 26+21-2 = 45 dengan demikian ????1 diterima karena ????ℎi????????????g > ???????????????????????? dan ????0 ditolak karena ????ℎi????????????g < ???????????????????????? . maka dapat dikatakan bahwa hipotesisnya diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara model pembelajaran student teams achievement divisions (STAD) dengan model pembelajaran konvensional.
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN IPS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DI KELAS IV SDN 33 GURUN PANJANG KECAMATAN KOTO XI TARUSAN Resva Ingriza
Tarbiyah al-Awlad Vol 9, No 2 (2019): Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v9i2.1915

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan di sekolah bahwa dalam proses pembelajaran siswa hanya duduk, diam, mendengar, malas bertanya, tidak mau menjawab. Untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dilakukan PTK dengan menggunakan model kooperatif  STAD. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat diketahui bahwa rata-rata nilai ulangan harian siklus I adalah 57,95 dengan persentase ketuntasan belajar 45,45 dan pada siklus II adalah 74,31 dengan persentase ketuntasan belajar 77,27. Dari lembar observasi aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rata aktivitas siswa dalam bertanya 18,17%, menjawab pertanyaan 49,99%, dan menjawab kuis secara individual adalah 57,57%. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase aktivitas bertanya 68,18%,  menjawab pertanyaan 77,27%, dan menjawab kuis secara individu adalah 86,35%. Ini berarti pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menggunakan model STAD berlangsung dengan baik.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS IV SD/MI Oktariayani Oktariayani; Media Roza; Remiswal Remiswal
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 2 (2020): Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i2.2571

Abstract

Permasalahan yang banyak terjadi di SD/MI adalah kurang tersedianya LKPD yang berbasis inkuiri terbimbing dalam pembelajaran tematik dan kurang menarik, hal tersebut berdampak kepada keterampilan berfikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiri terbimbing pada tema indahnya kebersamaan di kelas IV SD/MI yang valid, praktis dan efektif terhadap kemampuan berfikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Hasil penelitian diperoleh LKPD yang dikembangkan dikategorikan sangat valid untuk aspek kelengkapan LKPD (89), isi dikategorikan sangat valid (95), dan bahasa kategori valid (65). Hasil uji praktikalitas berada pada kategori sangat praktis, pendidik (95) dan peserta didik (82). Hasil uji efektifitas terhadap kemampuan berfikir kritis peserta didik sebanyak 30 orang adalah 87,7 kategori sangat efektif. Berdasarkan paparan data tersebut LKPD berbasis inkuiri terbimbing layak digunakan karena telah dikategorikan valid, praktis dan efektif untuk melatih berfikir kritis pada peserta didik di kelas IV SD/MI.
PENGARUH MODELING THE WAY TERHADAP HASIL BELAJAR SAINS PESERTA DIDIK Jauharolin Alim; Prima Aswirna; Zuliyanti Zuliyanti
Tarbiyah al-Awlad Vol 9, No 2 (2019): Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v9i2.1910

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang pahamnya peserta didik dengan penjelasan guru karena bersifat abstrak. Pembelajaran cenderung berpusat pada pendidik, selain itu pendidik kurang menggunakan model pembelajaran yang bervariasi. Salah satu cara yang tepat untuk mengatasi masalah  adalah dengan menerapkan Modeling The Way. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menerapkan  Modeling The Way di kelas. Jenis penelitian ini adalah Pre-Exsperiment. Rancangan penelitian ini adalah One Group Pretest – Posttest Desain, yaitu eksperimen yang dilakukan terhadap satu kelompok saja, tanpa kelompok pembanding. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah berupa tes objektif sebanyak 20 soal. Teknik pengolahan data hasil belajar SAINS yaitu dengan menghitung efektifitas treatment dengan uji-t. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa rata-rata skor tes hasil belajar sebelum perlakuan (pretest) adalah 71.2 dan rata-rata skor tes hasil belajar setelah perlakuan (Posttest) adalah 77.  Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t dan diperoleh  t hitung = 2.538 dan t tabel = 2,06, sehingga disimpulkan t hitung> t tabel (2.538 > 2,06). Hasil belajar peserta didik antara pretest dan posttest sangat signifikan. Hal ini membuktikan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar setelah menerapkan Modeling The Way pada pembelajaran sains.  

Page 7 of 16 | Total Record : 151