cover
Contact Name
M. Ridhwan
Contact Email
ridhwan@stai-tbh.ac.id
Phone
+6285278003737
Journal Mail Official
mitrapgmi@stai-tbh.ac.id
Editorial Address
Kampus STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Jl. Gerilya No. 12 Tembilahan Barat, Riau, 29213, Gedung Abdurrahman Siddiq
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
ISSN : 24430021     EISSN : 27164136     DOI : https://doi.org/10.46963/mpgmi
Core Subject : Education,
Mitra PGMI adalah jurnal tentang Pendidikan MI, yang memuat gagasan konseptual, review buku, hasil penelitian, dan studi naskah kependidikan. Adapun yang menjadi Focus dan Scope kajian Jurnal Mitra PGMI adalah: 1. Pembelajaran MI/SD 2. Penelitian Tidakan Kelas MI/SD 3. Media Pembelajaran berbasis Teknologi Digital MI/SD 4. Psikologi anak MI/SD 5. Pemeblajaran daring MI/SD 6. Peningkatan kualitas dan Kompetensi Guru MI/SD 7. Manajemen Pendidikan MI/SD 8. Pendidikan Anak dalam Islam 9. Desain kurikulum MI/SD 10. Pengembangan dan Desain Pembelajaran MI/SD 11. Strategi Pembelajaran MI/SD 12. Pendidikan Inklusif MI/SD
Articles 150 Documents
METODE PERMAINAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Mardiah Mardiah
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 1 No. 1 (2015): Januari - Juni 2015 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v1i1.33

Abstract

Pembelajaran merupakan kegiatan bertujuan yang melibatkan aktivitas siswa dan guru. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, diperlukan pemilihan dan penggunaan metode yang tepat karena metode pembelajaran berfungsi sentral sebagai alat atau cara untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berkaitan dengan hal ini, tujuan pembelajaran sudah seharusnya dikembangkan berdasarkan tiga ranah, yaitu tujuan kognitif, afektif dan psikomotor. Selain itu, pemilihan metode pembelajaran seharusnya juga mempertimbangkan pengembangan kemampuan siswa dan didasarkan pada hasil kajian antara perilaku yang diharapkan dengan cara yang akan ditempuh dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pengalaman belajar yang diperoleh siswa diupayakan sesuai dengan minat dan kemampuan siswa. Guru yang kreatif senantiasa mencari pendekatan baru dalam memecahkan masalah, tidak terpaku pada cara tertentu yang monoton, melainkan memilih variasi lain yang sesuai. Model bermain dalam pembelajaran merupakan salah satu alternative yang dapat ditempuh. Hasil penelitian dan percobaan yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa model bermain dalam pembelajaran merupakan salah satu model yang dapat digunakan secara efektif dalam pembelajaran. Dalam hal ini, metode bermain diarahkan pada pemecahan masalah yang menyangkut hubungan antar manusia, terutama yang menyangkut kehidupan peserta didik. Kata Kunci: Permainan, Model Bermain, Ibtidaiyah
AKAL DAN PENGETAHUAN DALAM AL-QUR’AN Erma Yulita
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 1 No. 1 (2015): Januari - Juni 2015 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v1i1.34

Abstract

Allah Swt menetapkan manusia sebagai Khalifatullah, karena selain memiliki bentuk fisik yang sempurna, manusia juga dianugerahi potensi yang membedakannya dengan mahluk ciptaan Allah lainnya yaitu akal. Akal berarti daya pikir yang terdapat dalam jiwa manusia, daya yang digambarkan Al-Qur’an untuk memperoleh pengetahuan dengan memperhatikan alam sekitar, bahkan dalam Al-Qur’an kata ‘aql di ulang sebanyak 46 kali. Oleh karena itu, akal menjadi kunci untuk mendapatkan sejumlah pengetahuan dari alam semesta beserta isinya melalui isyarat-isyarat ilmiah yang terdapat dalam ayat-ayat kuaniyah. Untuk memperoleh ilmu pengetahuan melalui isyarat-isyarat ilmiah tersebut, manusia dituntut untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya, salah satu potensi yang paling urgen adalah akal, karena melalui proses akal manusia mampu berpikir logis dan kritis sehingga dapat menghasilkan banyak pengetahuan, dengan catatan pengetahuan yang diperoleh itu memberikan manfaat kepada orang lain sebagai bentuk hasil olah akal pikiran yang rahmatan lil a’lamin. Hal ini telah dilakukan para pemikir-pemikir Islam terdahulu, melalui kajian Al-Qur’an berdasarkan isyarat-isyarat ilmiah dengan ketekunan dan kesungguhan mereka telah membuktikannya. Salah seorang di antaranya adalah Ibnu Sina yang terkenal dengan ilmu kedokterannya, memberikan sumbangsih yang luar biasa dalam perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam perkembangan dunia medis. Oleh karena itu, Allah Swt melalui kalam-Nya dalam Al-Qur’an mencela orang-orang yang tidak menggunakan akalnya untuk mencari pengetahuan yang sangat luas di jagat raya ini, karena sama saja dengan memubazirkan potensi akal yang sangat berharga tersebut. Jadi Al-Qur’an sebagai Kalamullah tidak hanya membahas tentang masalah ibadah atau sebatas Hablumminallah, tetapi juga sarat akan perintah pengembangan akal dan pengetahuan yang memberikan sumbangsih yang luar biasa dalam proses kehidupan manusia dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kata kunci: Akal, Pengetahuan, Al-Qur’an
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH Wati, Fahrina Yustiasari Liri
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 1 No. 1 (2015): Januari - Juni 2015 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v1i1.35

Abstract

Pengembangan pendidikan karakter di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Materi pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai pada setiap mata pelajaran perlu dikembangkan, dieksplisitkan, dikaitkan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Dengan demikian pembelajaran nilai-nilai karakter tidak hanya pada tataran kognitif, tetapi menyentuh pada internalisasi dan pengamalan nyata dalam kehidupan peserta didik sehari-hari di masyarakat. Pengembangan Pendidikan karakter di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang, sesuai standar kompetensi lulusan. Melalui pengembangan pendidikan karakter di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah diharapkan peserta didik mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari sejak dini. Melalui pengembangan ini diharapkan setiap lulusan memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkarakter mulia, kompetensi akademik yang utuh dan terpadu, sekaligus memiliki kepribadian yang baik sesuai norma-norma dan budaya Indonesia. Pada tataran yang lebih luas, pendidikan karakter nantinya diharapkan menjadi budaya sekolah. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Madrasah, Ibtidaiyah
KORELASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MEMBANGUN KARAKTER BANGSA Yudhyarta, Deddy Yusuf
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 1 No. 1 (2015): Januari - Juni 2015 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v1i1.36

Abstract

Nilai-nilai luhur yang berakar dari kebudayaan nenek moyang kita, saat ini luntur tergantikan oleh produk-produk perkembangan zaman yang memungkinkan masuknya pengaruh-pengaruh budaya asing yang secara tidak sadar sesungguhnya mulai menggeser eksistensi budaya bangsa Indonesia sebagai karakter di kalangan masyarakatnya sendiri. Kita harus menyadari bahwa karakter menjadi sangat penting bagi suatu bangsa karena ia adalah kombinasi dari kualitas-kualitas khusus masyarakatnya yang akan membuat bangsa tersebut berbeda dari bangsa-bangsa yang ada di dunia ini, apa jadinya suatu bangsa yang tidak memiliki karakter? Hal-hal yang mungkin terjadi, antara lain: hilangnya identitas nasional, mudah terombang-ambing dalam polemik yang bermuara pada konflik, memungkinkan retaknya semangat kesatuan bangsa, hilangnya semangat kecintaan serta kebanggaan terhadap bangsa, dan mudah dimasuki oleh tujuan-tujuan negatif dari negara-negara adikuasa. Permasalahan karakter bangsa saat ini telah menjadi isu nasional, karena hal tersebutlah yang menjadi penyebab keterpurukan bangsa Indonesia di berbagai bidang kehidupan, sehingga memaksa pemerintah untuk melahirkan adanya kebijakan nasional pembangunan karakter bangsa yang diwujudkan dengan dibentuknya sejumlah lembaga nasional seperti Badan Koordinasi Pembangunan Karakter Bangsa serta Satuan Kerja Pembangunan Karakter Bangsa dari tingkat pusat sampai daerah serta banyak dilaksanakan seminar-seminar yang mengangkat isu karakter bangsa sebagai tajuk utamanya. Efektifkah kegiatan-kegiatan tersebut? Kata Kunci: Pendidikan kewarganegaraan, karakter Bangsa
PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DI INDONESIA (TELAAH ASPEK BUDAYA) Masriani Masriani
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 1 No. 1 (2015): Januari - Juni 2015 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v1i1.37

Abstract

Pendidik dan budaya merupakan dua hal penting yang saling terkait satu sama lain dalam peningkatan kualitas hidup manusia. Di satu sisi, pengembangan dan pelestarian kebudayaan berlangsung dalam suatu proses pendidikan dan memerlukan perekayasaan pendidikan karena budaya adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia. Dalam era Globalisasi, pendidikan menemui tantangannya, dimana harus selalu berbenah dan memegang prinsip-prinsip pendidikan sebagai wahana penyadaran diri dan proses humanisasi tanpa mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan, pendidikan harus menghindarkan dampak negatif yang ditimbulkan laju arus globalisasi. Yakni dengan menawarkan reparadigmatisasi pendidikan sebagai upaya preventif, dan harus menjadi tanggung jawab semua komponen anak bangsa di negeri ini. Abstrak: Budaya, Pendidikan, Globalisasi
PANDANGAN AL-QABISI TERHADAP PENDIDIKAN ANAK Nasrullah Nasrullah
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 1 No. 1 (2015): Januari - Juni 2015 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v1i1.38

Abstract

Al-Qabisi adalah salah seorang tokoh Muslim yang memiliki concern dalam pendidikan dan pembelajaran. Kuartal pertama abad ke empat hijrah, adalah masa kemajuan fiqh, maka merambah teori pendidikan sebagai sebuah konsentrasi merupakan sebuah loncatan pemikiran yang luar biasa, yang menjadikan al-Qabisi dianggap pionir dalam pemikiran pendidikan Islam. Secara khusus al-Qabisi membicarakan tentang pendidikan dan pembelajaran terhadap anak-anak, dengan orientasi lembaga. Artinya, ia telah membicarakan manajemen operasional pendidikan untuk segmen tertentu secara khusus yaitu anak-anak. Sebagai konsekuensinya ia harus membicarakan tentang objek kajian tersebut (anak-anak) secara khusus agar ia bisa meletakkan tujuan pokok dan sekunder bagi pendidikan anak-anak, dan pada gilirannya membawnya melakukan kajian mendalam tentang bagaimana melaksanakan pendidikan untuk anak-anak. Dalam hal ini setidaknya ia berjibaku mengajukan penawaran tentang kurikulum, orang-orang yang melaksanakan, dan hal-hal lain yang terkait dengan operasional pendidikan dan pembelajaran terhadap anak-anak. Kata Kunci: pandangan al-Qabisi, pendidikan anak
Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas III.B Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tembilahan Kecamatan Tembilahan Yulita, Erma
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 6 No. 1 (2020): Januari - Juni 2020 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v6i1.91

Abstract

Untuk membuat pelajaran Matematika mudah dipahami, guru harus berupaya dalam mengajarkan pada siswa dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga siswa mampu meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika. Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan menerapkan pendekatan Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran matematika. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan yang dilakukan dengan 4 tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah guru mata pelajaran Matematika dan 20 orang siswa kelas III.B di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tembilahan Kecamatan Tembilahan Hulu. Dari hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan realistic mathematics education dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas III.B Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tembilahan Kecamatan Tembilahan Hulu, yaitu aktivitas guru pada siklus I adalah 26 (47,27%), pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 42 (76,36%). Aktivitas siswa pada siklus I adalah 132,33 (60,81%), pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 192,67 (87,57%). Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata 79,5 dan 12 orang siswa (60%) telah tuntas. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 1679 dengan rata-rata 83,95 dan 20 orang siswa (100%) tuntas.
Berpikir Kritis Melalui Pendekatan Saintifik Liana, Dina
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 6 No. 1 (2020): Januari - Juni 2020 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v6i1.92

Abstract

Pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar siswa secara aktif mengkonstruksi konsep, hukum atau prinsip melalaui tahapan-tahapan mengamati (mengidentifikasi/menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Data yang diolah menggunakan teknik kualitatif didapat dari hasil wawancara, rekaman video dan catatan lapangan, analisis kualitatif terdiri dari 3 alur kegiatan yang terjadi bersamaan yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Dapat disimpulkan bahawa tahapan-tahapan pendekatan saintifik dapat melatih dan mengembangkan berbagai skill se­perti keterampilan berpikir kritis (critical thinking skill), keterampilan berkomunikasi (communica­tion skill), keterampilan melakukan kerja sama dan penyelidikan (research and collaboration skill) dan perilaku berkarakter, sehingga pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat melatih siswa dalam mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap, sehingga pendekatan saintifik dapat menunjang ketercapaian tujuan kurikulum yaitu membentuk generasi yang berpendidikan karakter.
Hubungan Pelaksanaan Pengelolaan Kelas Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kecamatan Tembilahan Pratiwi, Nia; Mardiah, Mardiah
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 6 No. 1 (2020): Januari - Juni 2020 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v6i1.93

Abstract

Masalah pokok yang dihadapi guru, baik yang pemula maupun yang sudah berpengalaman adalah masalah pengelolaan kelas, yang merupakan aspek yang sering didiskusikan oleh para pengajar. Pengelolaan kelas merupakan masalah tingkah laku yang kompleks, dan guru menggunakannya untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi kelas sedemikian rupa, sehingga anak didik dapat mencapai tujuan pengajaran secara efisien dan memungkinkan mereka dapat belajar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan pengelolaan kelas terhadap kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kecamatan Tembilahan Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kecamatan Tembilahan. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan setelah surat riset dikeluarkan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Kewarganegaraan. Objek dalam penelitian ini adalah hubungan pelaksanaan pengelolaan kelas terhadap kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kecamatan Tembilahan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari observasi yang penulis lakukan, maka penulis menemukan ada hubungan pelaksanaan pengelolaan kelas terhadap kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kecamatan Tembilahan ada hubungannya ini terlihat dari hasil akhir yang penulis temukan bahwa thitung lebih besar dari ttabel atau 3,41 > 1,812 maka Ho ditolak, artinya ada hubungan.
Pelaksanaan Metode Pembelajaran Picture And Picture Oleh Guru Fikih Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Rasyid Simpang Tiga Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Nurlianti, Nurlianti; Napratilora, Martina
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 6 No. 1 (2020): Januari - Juni 2020 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v6i1.94

Abstract

Penggunaan metode dalam pembelajaran Fikih sangat diperlukan agar siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran, oleh sebab itu, guru perlu menggunakan metode yang bervariasi sehingga peserta didik tidak cepat bosan, dan tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat dicapai. Salah satu metode yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran adalah metode pembelajaran Picture and Picture. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan metode pembelajaran Picture and Picture oleh guru Fikih di Madrasah Ibtidaiyah Al-Rasyid Simpang TIga Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka dan faktor yang mendukung dan menghambatnya..Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan metode pembelajaran Picture and Picture oleh guru Fikih di Madrasah Ibtidaiyah Al-Rasyid Simpang TIga Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka diperoleh persentase sebesar 67% yang dikategorikan “Baik” karena berada pada interval 61%-80% dengan faktor yang mendukungnya sikap mental guru yang menginginkan kemudahan bagi siswa menerima materi ajar sehingga menggunakan alat bantu berupa gambar contoh, ketersediaan alat peraga atau media pembelajaran yang memadai di madrasah, ketersediaan buku referensi di perpustakaan sehingga memudahkan guru dan siswa mencari materi pelajaran dan faktor penghambatnya adalah guru kadang-kadang kesulitan dalam menghadapi perbedaan dari siswa, guru kadang-kadang kesulitan dalam menentukan gambar yang cocok/sesuai dengan materi ajar, guru kadang-kadang kesulitan mengatur waktu dalam proses pembelajaran.

Page 7 of 15 | Total Record : 150