cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2019): JULI" : 15 Documents clear
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DAN ASAP ROKOK TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN IVA (INSPEKSI VISUAL ASETAT) DI KABUPATEN PEKALONGAN Nina Zuhana; Wahyu Ersila; Rini Kristiyanti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.115 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.291

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu kanker yang paling sering menyerang wanita menurut WHO menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian terbanyak setelah penyakit kardiovaskuler. Penyebab kanker ini adalah infeksi dari Human papiloma Virus (HPV).Beberapa faktor risiko yang secara tidak langsung diduga berpengaruh terhadap pertumbuhan HPV sehingga terjadi lesi prakanker leher rahim meliputi status social ekonomi, factor aktivitas seksual, multiparitas, kurang menjaga kebersihan genital, merokok, riwayat kebiasaan makan makanan yang berlemak, riwayat penyakit kelamin serta penggunaan kontrasepsi oral dalam jangka waktu lebih dari 4 tahun Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan dan Asap rokok terhadap hasil pemeriksaan IVA di Kabupaten Pekalongan. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif Korelatif dengan rancangancross sectional. Populasipenelitianini adalah seluruhwanita usia subur di wilayah Kabupaten Pekalongan. Subyek penelitian ini seluruh wanita di wilayah Kabupaten Pekalongan yang melakukan pemeriksaan IVA di STIKES Muhammadiyah Pekajanganpada tanggal 6 Maret 2018 yang berjumlah 206 orang. Pada penelitian ini menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan Uji Spearman rank. Hasil : Sebagian besar 77,7% wanita mempunyai kebiasaan makan dengan mengkonsumsi makanan berlemak dan berpengawet. Wanita yang terpapar asap rokok sebanyak 38,3% dan terdapat sebagian kecil wanita (4,9%) dengan hasil pemeriksaan IVA positif. Hasil korelasi dengan uji Spearman Rankdidapatkan0,340tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan makandengan hasil pemeriksaan IVA dan nilai signifikansi 0,150 yang berarti tidak ada hubungan antara asap rokok dengan hasil pemeriksaan IVA Simpulan: Tidak ada hubungan antara kebiasaan makan dan asap rokok dengan hasil pemeriksaan IVA dg nilai p> 0,05
KAJIAN AKTIVITAS FISIK IBU HAMIL DALAM MENJAGA KEHAMILANNYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGTENGAH KABUPATEN WONOGIRI Indarwati Indarwati; Alivia Ayu Kurniawati; Endah Sri Wahyuni; Maryatun Maryatun
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.395 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.275

Abstract

Latar Belakang; Kehamilan merupakan sesuatu yang wajar pada wanita produktif. Kesehatan kehamilan dapat dijaga salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik yang diperbolehkan untuk ibu hamil sesuai dengan kemampuan dan waktu yang sudah ditetapkan. Berdasarkan studi pendahuluan bahwa ibu hamil melakukan aktivitas fisik hanya dengan jalan sehat dan aktivitas rumah tangga. Ibu hamil kurang memahami waktu yang tepat serta jenis aktivitas fisik kehamilan. Tujuan; menganalisis karakteristik ibu, pengetahuan, sikap dan praktik aktivitas fisik ibu hamil dalam menjaga kesehatan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Karangtengah Kabupaten Wonogiri. Metode; jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional tekhnik pengambilan sample menggunakan cluster random sampling serta dengan sampel sebanyak 74 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuisioner. Analisa bivariat menggunakan uji Chi Square dengan taraf signifikansi 95%. Hasil; pengetahuan baik sebesar (35.1%), sikap positif sebanyak (64.9%), sebagian ibu hamil cukup dalam praktik aktivitas fisik ibu hamil sebesar (68.9%). Analisa bivariat pengetahuan dengan sikap memiliki nilai ρ = 0.65, pengetahuan dengan paktik aktivitas fisik memiliki nilai ρ = 0.96 dan sikap dengan praktik aktivitas fisik ibu hamil yaitu dengan nilai ρ = 0.000. Simpulan; tidak ada keterkaitan antara pengetahuan dengan sikap, tidak ada keterkaitan antara pengetahuan dengan praktik dan ada keterkaitan antara sikap dengan praktik aktivitas fisik ibu hamil.
EFEKTIFITAS PIJAT TUI NA TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA USIA 1 – 2 TAHUN Titik Wijayanti; Ardiani Sulistiani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.883 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.280

Abstract

Latar Belakang : Pada tahun 2015 prevalensi balita yang memiliki berat badan dibawah garis merah KMS (Kartu Menuju Sehat) di Boyolali sebanyak 0,9% atau sebanyak 546 balita dan di wilayah Puskesmas Musuk terdapat 14 kasus balita mengalami gizi kurang atau sekitar 0,02 % (Dinas Kesehatan Boyolali, 2015). Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian gizi kurang antara lain faktor herediter dan faktor lingkungan. Pemerintah telah melakuka berbagai upaya untuk menurunkan atau mencegah kejadian gizi kurang pada balita, diantaranya dengan stimulasi pertumbuhan. Termasuk dalam stimulasi pertumbuhan adalah stimulasi/ rangsangan yang berupa pijat bayi salah satunya adalah Pijat Tui Na yang dapat meningkatkan kelancaran peredaran darah limfa dan sistem pencernaan yang berdampak pada peningkatan penyerapan asupan nutrisi sehingga dapat meningkatkan berat badan (Sukanto, 2010). Dengan dilakukan Pijat Tui Na akan membantu anak balita dalam meningkatkan nafsu makan sehingga berat badan juga meningkat dengan demikian dapat membantu menurunkan angka kejadian balita dengan berat badan rendah atau tudak sesuai umur. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat Tui Na terhadap kenaikan berat badan balita usia 1 – 2 tahun. Metode : Penelitian ini merupkan penelitian eksperimen semu atau quasi experiment designs, dengan rancangan one group pretest-postest dengan perlakukan Pijat Tui Na, sebelum memberikan Pijat Tui Na diawali dengan pengukuran berat badan anak (pre test), setelah diberikan Pijat Tui Na sebanyak 6x berturut – turut dalam seminggu diakhiri dengan pengukuran berat badan anak kembali (post test) 1 bulan kemudian . Sampel diambil dengan tehnik purposive yang memenuhi kriteria balita dengan berat badan kurang berdasarkan umur atau nafsu makannya sulit sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 20 balita.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, dengan intrumen ceklist pijat Tui Na dan lembar observasi, sedangkan analisis data menggunakan Paired t test. Hasil : Hasil analisis data dengan Paired t testmenunjukkan bahwa nilai ρ-value (0,000) < α (0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya Pijat Tui Na efektif meningkatkan berat badan balita. Simpulan : Setelah dilakukan pijat Tui Na sebagian besar balita mengalami kenaikan berat badan artinya Pijat Tui Na efektif meningkatkan berat badan balita. Dengan demikian pijat Tui Na dapat lebih dikenalkan kepada tenaga kesehatan dan keluarga agar diterapkan pada balita dengan berat badan atau nafsu makan yang kurang
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERUBAHAN PSIKOLOGIS SELAMA KEHAMILAN Ajeng Novita Sari; Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.608 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.285

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan hasil data WHO, terdapat 352 orang dari 2,321 ibu hamil primigravida yang mengeluh rasa takut 36%, cemas 42%, tidak percaya diri 22% pada saat kehamilan. Data ini juga didukung oleh hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI), terdapat 50 orang dari 850 ibu hamil primigravida yang mengeluh stress 20%, cemas 35% dan takut 45% pada kehamilan. Sedangkan menurut Depkes Medan tahun 2009, terdapat 25 orang dari 100 ibu hamil yang mengeluh cemas 70%, takut 25%, dan stres 5%. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perubahan Psikologis Selama Kehamilan di Praktik Mandiri Bidan Dyah Sugiyanto Sukoharjo tahun 2019. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Dyah Sugiyanto Sukoharjo. Sampel penelitian menggunakan teknik accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu hamil yang berkunjung di PMB Dyah Sugiyanto sejumlah 36 ibu hamil. Pada penelitian ini menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner, jenis kuesioner dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup sedangkan untuk analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil : Pengetahuan ibu hamil mengenai perubahan psikologis selama kehamilan mayoritas dalam kategori cukup yaitu 29 responden (80,55%). mayoritas ibu hamil berumur 21-25 tahun sebanyak 11 responden (30,55%), berpendidikan SMP sebanyak 14 responden (38,88%), dan pekerjaan swasta sebanyak 13 responden (36,11%). Simpulan : Penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang perubahan psikologis selama kehamilan mayoritas berpengetahuan cukup.
DITERMINAN EKSTERNAL DAN PERILAKU SEKS PRA NIKAH REMAJA SMA Winarni Winarni; Suparmi Suparmi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.899 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.276

Abstract

Latar belakang, Lingkungan dimana seseorang tinggal dan melakukan interaksi dalam kehidupan merupakan salah satu factor yang berpengaruh terhadap perilaku seseorang. Perilaku remaja dipengaruhi antara lain media, linkungan rumah, dan lingkungan sekolah. Pada remaja terjadi perubahan fisik, mental, dan psikososial secara cepat dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Aspek tersebut antara lain pergeseran sikap yang permisif hubungan dengan lawan jenis. Sikap tersebut akan mempengaruhi perilaku seksual remaja. Hasil survei KPAI menunjukkan bahwa 93,7% siswa SMP dan SMA pernah melakukan ciuman, 21,2% remaja SMP mengaku pernah aborsi, dan 97% remaja SMP dan SMA pernah menonton film porno. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan eksternal dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMA di Kota Surakarta. Metode penelitian Jenis penelitian observasional analitik pendekatan waktu cross sectional. Populasi 1663 siswa dan siswi 3 SMA di Surakarta. Sampel diambil 113 dengan proporsional random sampling. Analisis menggunakan uji X², untuk membuktikan Hubungan variabel bebas (teman sebaya, peran orang tua, tempat tinggal, pendapatan orang tua) dengan variabel terikat (perilaku seksual pranikah) Ho ditolak bila bila p value< 0,05. Analisis multivariat menggunakan regresi logistik untuk melihat vareabel mana yang paling berpengaruh. Hasil penelitian, Nilai R2 sebesar 0,451 yang bearti variabel teman sebaya, pengawasan orangtua, tempat tinggal, dan pendapatan orang tua, memberikan pengaruh terhadap perilaku seks pra nikah remaja SMA sebesar 45,1%, sedangkan 54,9% dipengaruh variabel lain diluar model penelitian
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN KEPATUHAN IBU MELAKUKAN PEMERIKSAAN IVA TEST DI DUSUN REJOSARI KELURAHAN SRIMARTANI BANTUL Fransiska Dua Tita; Fitria Melina; Ina Kuswanti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.374 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.281

Abstract

Latar Belakang: Kanker leher rahim atau kanker serviks adalah salah satu masalah kesehatan terkemuka yang mencolok bagi perempuan diseluruh dunia dengan perkiraan 529.409 kasus baru dan sekitar 89% di negara-negara berkembang, sedangkan prevalensi kanker serviks di DIY sebesar (4,1%). Setiap wanita yang telah melakukan hubungan seksual wajib untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks, oleh karena itu deteksi dini kanker serviks perlusegera dilakukan. Salah satu faktor yang mempengaruhi deteksi dini adalah pengetahuan ibu.Ibu yang memiliki pengetahuan baik akan patuh dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Dusun Rejosari, kelurahan Srimartani merupakan satu dusun di kelurahan Srimartani Kabupaten Bantul yang memiliki 3 kasus wanita yang menderita kanker serviks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang kanker serviks dengan kepatuhan ibu melakukan pemeriksaan IVA test di Dusun Rejosari Kelurahan Srimartani Bantul. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik dan pendekatan cross sectional,yang dilakukan pada bulan Agustus 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu pasangan usia subur di Dusun Rejosari Kelurahan Srimartani Bantul, berjumlah 59 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling.Analisa data yang digunakan adalah Chi square, untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang kanker serviks dengan kepatuhan ibu melakukan pemeriksaan IVA test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang kanker serviks dengan kepatuhan ibu melakukan pemeriksaan IVA test di Dusun Rejosari Kelurahan Srimartani Bantul. Dengan nilaiChi square dengan nilai signifikan 0,000>0,05. Kesimpulan: Bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang kanker serviks dengan kepatuhan ibu melakukan pemeriksaan IVA test di Dusun Rejosari Kelurahan Srimartani Bantul
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DENGAN PERILAKU MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DI RW 12 GENENGAN MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA Etik Sulistyorini; Siti Maesaroh
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.003 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.286

Abstract

Latar Belakang : Anemia masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia yang belum tuntas ditangani. Prevalensi kejadian anemia pada remaja putri di Indonesia masih tinggi, yaitu sebesar 22,7%. Salah satu program pemerintah untuk pencegahan anemia dan peningkatan cadangan zat besi dalam tubuh adalah melalui program pemberian tablet zat besi pada remaja putri dengan frekwensi pemberian 1 (satu) tablet per minggu sepanjang tahun. Namun demikian, belum semua remaja putri telah mengkonsumsi tablet zat besi sesuai program tersebut. Banyak faktor yang menyebabkan remaja putri tidak rutin dan patuh dalam mengkonsumsi tablet zat besi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia dengan perilaku dalam mengkonsumsi tablet zat besi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang ada di RW 12 Genengan Mojosongo Jebres Surakarta yang berjumlah 146 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling didapatkan jumlah responden 58 orang. Alat Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Guttman dan Likert. Analisa data menggunakan korelasi Kendall Tau. Hasil : Pengetahuan remaja putri tentang anemia mayoritas dalam kategori cukup sebanyak 40 responden (69 %). Sikap remaja putri tentang anemia mayoritas dalam kategori cukup sebanyak 42 responden (72,4%). Perilaku remaja putri dalam mengkonsumsi tablet zat bezi mayoritas dalam kategori kurang sebanyak 30 responden (51,7%). Hasil koefisien korelasi Kendall Tau sebesar 0,022 dengan angka signifikansi sebesar 0,855 sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan perilaku mengkonsumsi tablet zat besi. Hasil koefisien korelasi Kendall Tau sebesar -0,181 dengan angka signifikansi sebesar 0,155 sehingga tidak ada hubungan antara sikap remaja putri tentang anemia dengan perilaku mengkonsumsi tablet zat besi. Simpulan : Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia dengan perilaku mengkonsumsi tablet zat besi di RW 12 Genengan Mojosongo Jebres Surakarta
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG POSYANDU BALITA DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN POSYANDU DI POSYANDU BALITA SINGOSARI KELURAHAN BANYUANYAR SURAKARTA TAHUN 2018 Christiani Bumi Pangesti; Wahyu Dwi Agussafutri
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.71 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.277

Abstract

Latar belakang : Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Dampak yang dialami balita apabila ibu tidak aktif dalam kegiatan penimbangan di Posyandu antara lain tidak mendapat penyuluhan kesehatan, tidak mendapat vitamin A, ibu balita tidak mengetahui pertumbuhan dan perkembangan berat badan balita, ibu balita tidak mendapatkan pemberian dan penyuluhan tentang makanan tambahan (PMT). Hal tersebut yang memicu munculnya permasalahan gizi pada balita yang akan berdampak sangat fatal yaitu dapat menyebabkan kematian. Fenomena yang terjadi saat ini adalah berdasarkan studi pendahuluan, tidak semua ibu patuh untuk berkunjung keposyandu setiap bulannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status pekerjaan dan pengetahuan ibu tentang posyandu dengan kepatuhan kunjungan posyandu balita. Metode : Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara aksidental sampling dengan analisis data regresi logistic ganda. Hasil : Uji Wald dijelaskan terdapat hubungan antara status pekerjaan dengan kepatuhan kunjungan ke Posyandu Balita dan secara statistik signifikan (p = 0,022). Ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang Posyandu dengan kepatuhan kunjungan ke Posyandu Balita dan secara statistik signifikan (p = 0,010). Simpulan : Ada hubungan antara status pekerjaan dan pengetahuan ibu tentang Posyandu balita dengan kepatuhan kunjungan Posyandu di Posyandu balita Singosari Kelurahan Banyuanyar Surakarta tahun 2018
EVALUASI PENCATATAN KOHORT BAYI DI WILAYAH KABUPATEN PEKALONGAN Rini Kristiyanti; Pujiati Setyaningsih; Nuniek Nizmah Fajriyah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.227 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.282

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan upaya pelayanan kesehatan pada bayi dapat diketahui melalui cakupan pelayanan kesehatan bayi, yang didalamnya menggambarkan kinerja bidan dalam memberikan pelayanan kepada bayi. Kohort bayi merupakan salah satu instrumen kesehatan ibu dan anak yang merupakan sumber data tentang bayi di suatu wilayah kerja bidan. Evaluasi pencatatan kohort perlu dilakukan agar dapat mengetahui sejauh mana instrumen tersebut bermanfaat dan untuk menentukan program ke depan berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak. Tujuan: Menggambarkan evaluasi pencatatan kohort bayi di wilayah Kabupaten Pekalongan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh bidan di wilayah kabupaten Pekalongan sejumlah 339 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling didapatkan 6 puskesmas dengan subyek penelitian sejumlah 57 orang. Pada penelitian ini menggunakan checklist yang diisi sesuai dengan hasil kohort bayi masing-masing subyek penelitian. Analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil: Item dalam kohort bayi diisi dengan lengkap sebesar 16,7% (No.urut, nama bayi, jenis kelamin, jenis kelamin, alamat, dan kondisi saat lahir), sedangkan item yang lain diisi tidak lengkap. Hasil tidak lengkap paling sering ditemui pada item NIK (93%), kematian (98,2%), masuk balita (75,4%), dan keterangan (82,5%) Simpulan: Sebagian besar (83,3%) item dalam kohort bayi belum diisi dengan lengkap oleh bidan
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI Sab’ngatun Sab’ngatun; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.762 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.287

Abstract

Latar Belakang : Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya salah satunya kanker payudara. 43% dari seluruh kasus kanker dapat dicegah, salah satu upaya pencegahan kanker payudara dengan SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kader posyandu tentang kanker payudara dengan SADARI. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh kader posyandu di Kalurahan Mojosongo Jebres Surakarta sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling, sampel dalam penelitian ini adalah kader posyandu yang datang dan ditemui pada saat pertemuan kader sebanyak 30 responden. Alat pengumpulan data berupa kuisioner, analisis data dengan chi square. Hasil : Pengetahuan kader tentang kanker payudara mayoritas pada kategori cukup 11 responden (50%). Mayoritas melakukan SADARI sebanyak 24 responden (80%). Hasil uji statistic menunjukkan hasil 0,006

Page 1 of 2 | Total Record : 15