cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 367 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENDAMPINGAN SUAMI PADA KUNJUNGAN ANC DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPM WAYAN WITRI MAGUWOHARJO, SLEMAN Henik Istikhomah; Emy Suryani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.135 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.90

Abstract

Latar Belakang : Suami adalah orang pertama dan utama dalam memberi dorongan kepada istri sebelum pihak lain turut memberi dorongan, dukungan dan perhatian seorang suami terhadap istri yang sedang hamil yang akan membawa dampak bagi sikap bayi. Periode kehamilan sering membawa situasi emosional pada keluarga, dukungan moral seorang suami pada istrinya adalah hal yang memang dibutuhkan. Respon suami terhadap kehamilan istri yang dapat menyebabkan adanya ketenangan batin dan perasaan senang dalam diri istri, dan istri akhirnya menjadi lebih mudah menyesuaikan diri dalam situasi kehamilan itu. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pendampingan suami pada kunjungan ANC, untuk mengetahui tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III, untuk hubungan antara pendampingan suami pada kunjungan anc dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di BPM Wayan Witri Maguwoharjo, Sleman Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan bentuk design cross sectional. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah accidental sampling diperoleh jumlah sampel 63 responden ibu hamil trimester III. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistik parametrik kolmogorov-smirnov dengan taraf signifikan 0,05. Hasil Penelitian : 42 orang (66.7%) ibu hamil trimester III didampingi suami dalam kunjungan ANC lebih dari 4 kali atau sesuai dengan standar ANC, 43 responden (68.3%) ibu hamil tidak mengalami kecemasan, Hubungan antara pendampingan suami pada kunjungan ANC dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III didapatkan nilai ρ 0,034 > 0,05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pendampingan suami pada kunjungan ANC dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Kata Kunci : Pendampingan suami, tingkat kecemasan pada ibu hamil
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG CARA MEMERAH ASI DAN PENYIMPANAN ASI DI POSYANDU MANDIRI DESA TAWANGSARI MOJOSONGO SURAKARTA TAHUN 2015 Andri Ratnasari; Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2015): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.941 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i2.122

Abstract

Latar Belakang : Menurut Departemen Kesehatan Direktorat Bina Gizi Masyarakat tahun 2013, jumlah ibu menyusui yang melakukan penyimpanan ASI di Indonesia tahun 2010 sebesar 18,7%, salah satu contoh di kota Surakarta. Hal ini dikarenakan pengetahuan ibu menyusui tentang pentingnya pemberian ASI dengan pemahaman menyusui yang benar, cara memerah ASI dan penyimpanannya masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu menyusui tentang cara memerah ASI dan Penyimpanan ASI di Posyandu Mandiri desa Tawangsari Mojosongo Surakarta Tahun 2015. Metode Penelitian : Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang cara memerah ASI dan penyimpanan ASI. Populasi penelitian ini semua ibu menyusui di Posyandu Mandiri Desa Tawangsari Mojosongo Surakarta pada minggu kedua bulan Maret 2015 sebanyak 33 orang. Penelitian ini tidak menggunakan teknik sampling tetapi menggunakan subyek penelitian. Alat pengumpulan menggunakan data primer yaitu kuesioner, dan pengumpulan data sekunder dengan melihat buku register posyandu. Analisa data penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Hasil Penelitian : Pengetahuan ibu menyusui di Posyandu Mandiri desa Tawangsari Mojosongo, sebanyak 28 responden (85 %) memiliki pengetahuan cukup, sedangkan pengetahuan ibu menyusui berdasarkan karakteristik umur sebanyak 14 responden (42 %) berpengetahuan cukup dengan umur 26-35, berdasarkan pendidikan sebanyak 13 responden (39 %) berpengetahuan cukup dengan pendidikan terakhir SMP, dan berdasarkan karakteristik pekerjaan sebanyak 18 responden (49 %) tidak bekerja mempunyai pengetahuan cukup. Simpulan : Gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang cara memerah ASI dan penyimpanan ASI di Posyandu Mandiri desa Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta Tahun 2015 tergolong cukup. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Menyusui, Cara Memerah ASI dan Penyimpanan ASI
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN MINAT TERHADAP JENIS KONTRASEPSI PASCA SALIN PADA IBU NIFAS DI RB SUKOASIH SUKOHARJO TAHUN 2016 Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2016): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.761 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i2.25

Abstract

Kontrasepsi merupakan upaya mencegah terjadinya kehamilan. Pada umumnya, pasien pasca salin ingin menunda kehamilan berikutnya paling sedikit 2 tahun lagi. KB pasca persalinan merupakan suatu program yang dimaksutkan untuk mengatur kelahiran,menjaga jarak kehamilan,dan menghindari kehamilan yang tidak diinginkan. Pemahaman yang kurang tepat mengenai kontrasepsi pasca salin dapat berdampak pada tidak tercapainya program keluarga berencana. Pemilihan jenis kontrasepsi yang tidak tepat oleh ibu nifas juga dapat berdampak pada kegagalan KB dan juga ketidaknyamanan ibu yang diakibatkan oleh efeksamping dari kontrasepsi yang digunakan. Dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai kontrasepsi pasca salin, maka diharapkan juga dapat meningkatkan minat ibu nifas untuk menggunakan salah satu jenis kontrasepsi pasca salin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan minat terhadap jenis kontrasepsi pasca salin pada ibu nifas di RB Sukoasih Sukoharjo tahun 2016. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas yang ada di RB Sukoasih Sukoharjo pada periode bulan juni 2016 berjumlah 42 orang. Teknik sampel mengunakan Accidental Sampling dengan 38 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic Korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian pengetahuan ibu nifas tentang kontrasepsi pasca salin mayoritas dalam kategori cukup 19 responden (50%) kemudian dalam kategori baik sejumlah 11 responden (29%), dan kategori kurang 9 responden (21%). Minat ibu nifas terhadap kontrasepsi pasca salin mayoritas dalam kategori minat tinggi 23 responden (61%), kategori minat sedang 11 responden (29%) dan kategori minat rendah ada 4 responden (10%). Hasil analisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan minat pada table Z ditemukan nilai Z = 1,96 dengan angka signifikasi 0,000. Karena Z hitung(5,81) > Ztabel (1,96) maka H0 ditolak dan Ha diterima jadi ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan minat ibu nifas terhadap kontrasepsi pasca salin. Simpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan minat terhadap kontrasepsi pasca salin pada ibu nifas di RB Sukoasih Sukoharjo. Kata kunci : Pengetahuan, Minat, Kontrasepsi pasca salin.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI PELATIHAN KADER DALAM MEMPERKUAT PROGRAM PENDAMPINGAN IBU HAMIL DI DESA KAJORAN, KLATEN SELATAN, KLATEN Gita Kostania
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.386 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.207

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) kabupaten Klaten selama tiga tahun terakhir masih relatif tinggi, AKI tahun 2013 sebesar 113/100.000 kelahiran hidup, tahun 2014 sebesar 108/100.000 kelahiran hidup dan tahun 2015 sebesar 81/100.000 kelahiran hidup. Meskipun data tersebut menunjukkan adanya penurunan kematian ibu, namun kematian ibu masih menjadi permasalahan yang perlu ditatalaksana dengan baik.1Untuk mengatasi permasalahan ini, maka perlu adanya suatu upaya agar ibu hamil dapat mengenali faktor resiko terjadinya kematian ibu secara dini, sehingga dapat mencegah terjadinya kematian ibu. Dalam melaksanakan tugasnya, bidan perlu melibatkan keluarga dan masyarakat sebagai pendamping kehamilan. Keterlibatan masyarakat dapat melalui peran kader kesehatan.Untuk meningkatkan peran kader sebagai pendamping ibu hamil dalam menekan angka kematian ibu, maka perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam deteksi dini dan upaya promotif pada kasus-kasus kehamilan normal maupun resiko tinggi. Berdasarkan uraian tersebut, perlu adanya suatu upaya pemberdayaan pada masyarakat terutama kader kesehatan, melalui pelatihan kader dalam memperkuat program pendampingan ibu hamil di desa Kajoran, Klaten Selatan, Klaten. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Partisipatoris. Subjek penelitian ini adalah kader kesehatan yang mengikuti pelatihan kader guna menjadi pendamping dalam program pendampingan ibu hamil. Selama penelitian berlangsung, kader yang terlibat sebanyak 25 orang. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas: satuan acara pembelajaran dan modul. Alat ukur berupa instrumen tes (kuesioner) untuk mengukur pengetahuan partisipan, dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan partisipan. Langkah-langkah penelitian ini diadopsi dari Hanurawan (2012)4, yang terdiri atas empat langkah. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hasil pengamatan selamadua siklus, terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan peserta antara Siklus I dan Siklus II (sebesar 30 poin). Begitu juga dengan keterampilan peserta dalam melakukan pendampingan mengalami peningkatan rata-rata antara Siklus I dan Siklus II pelatihan (sebesar 20 poin). Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan kader tentang pendampingan ibu hamil di desa Kajoran berdasarkan indikator pengetahuan dan keterampilan, berhasil dilakukan. Kata Kunci: pemberdayaan, kader, pelatihan, pendampingan ibu hamil
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BALITA USIA 2-5 TAHUN TENTANG KELUARGA SADAR GIZI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU MANDIRI TAWANGSARI RW 34 MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA TAHUN 2015 Mega Andini; Anita Dewi Lieskusumastuti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.562 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.49

Abstract

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BALITA USIA 2-5 TAHUN TENTANG KELUARGA SADAR GIZI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU MANDIRI TAWANGSARI RW 34 MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA TAHUN 2015. Prevelansi balita yang mengalami masalah gizi berdasarkan Berat Badab per Umur (BB/U) di Indonesia pada tahun 2010 meliputi kasus gizi kurang 13,0% dan gizi buruk 4,9%. Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) diharapkan mampu mengatasi masalah gizi yang ada dimasyarakat karena secara umum ibu sangat berperan penting dalam memilih dan mempersiapkan pangan untuk keluarga, sehingga pengetahuan ibu balita mempengaruhi jenis pangan dan mutu gizi makanan yang di konsumsi anggota keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara Pengetahuan Ibu Balita Tentang Keluarga Sadar Gizi dengan Status Gizi Balita di Posyandu Mandiri Tawangsari RW 34 Mojosongo Jebres Surakarta tahun 2015. Desain penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh ibu balita dan balita usia 2-5 tahun di Posyandu Mandiri Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta Tahun 2015 masing-masing sebanyak 62 responden. Tehnik sampling menggunakan accidental sampling, sampel penelitian ini adalah sebanyak 33 ibu balita dan balita. Alat ukurnya adalah kuesioner untuk pengetahuan dan tabel BB per TB untuk status gizi. Analisis univariat penelitian ini adalah table distribusi frekuensi dan analisis bivariate menggunakan spearman rho. Hasil penelitian menunjukan nilai Zhitung = 2,84 > 1,96 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu balita tentang keluarga sadar gizi dengan status gizi balita.. Tingkat pengetahuan ibu tentang keluarga sadar gizi mayoritas dalam kategori baik sebanyak 22 responden(66,7%). Status gizi balita mayoritas dalam kategori normal sebanyak 24 responden (72,7%). Simpulan ada hubungan antara pengetahuan ibu balita tentang keluarga sadar gizi dengan status gizi balita di Posyandu Mandiri RW 34 Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta Tahun 2015. Kata kunci: Pengetahuan, Keluarga Sadar Gizi, Status Gizi Balita, Ibu Balita Usia 2-5 tahun.
DITERMINAN EKSTERNAL DAN PERILAKU SEKS PRA NIKAH REMAJA SMA Winarni Winarni; Suparmi Suparmi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.899 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.276

Abstract

Latar belakang, Lingkungan dimana seseorang tinggal dan melakukan interaksi dalam kehidupan merupakan salah satu factor yang berpengaruh terhadap perilaku seseorang. Perilaku remaja dipengaruhi antara lain media, linkungan rumah, dan lingkungan sekolah. Pada remaja terjadi perubahan fisik, mental, dan psikososial secara cepat dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Aspek tersebut antara lain pergeseran sikap yang permisif hubungan dengan lawan jenis. Sikap tersebut akan mempengaruhi perilaku seksual remaja. Hasil survei KPAI menunjukkan bahwa 93,7% siswa SMP dan SMA pernah melakukan ciuman, 21,2% remaja SMP mengaku pernah aborsi, dan 97% remaja SMP dan SMA pernah menonton film porno. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan eksternal dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMA di Kota Surakarta. Metode penelitian Jenis penelitian observasional analitik pendekatan waktu cross sectional. Populasi 1663 siswa dan siswi 3 SMA di Surakarta. Sampel diambil 113 dengan proporsional random sampling. Analisis menggunakan uji X², untuk membuktikan Hubungan variabel bebas (teman sebaya, peran orang tua, tempat tinggal, pendapatan orang tua) dengan variabel terikat (perilaku seksual pranikah) Ho ditolak bila bila p value< 0,05. Analisis multivariat menggunakan regresi logistik untuk melihat vareabel mana yang paling berpengaruh. Hasil penelitian, Nilai R2 sebesar 0,451 yang bearti variabel teman sebaya, pengawasan orangtua, tempat tinggal, dan pendapatan orang tua, memberikan pengaruh terhadap perilaku seks pra nikah remaja SMA sebesar 45,1%, sedangkan 54,9% dipengaruh variabel lain diluar model penelitian
HUBUNGAN PREEKLAMPSIA DENGAN ANGKA KEJADIAN PARTUS PREMATURUS DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA PERIODE BULAN JANUARI – MARET TAHUN 2011 Desy Widyastutik; Adin Suciati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.191 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.81

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyebab angka kesakitan dan kematian ibu dan janin. Janin yang dikandung pada ibu yang preeklampsia akan terhambat sehingga akan terjadi bayi berat badan lahir rendah dan prematuritas. Angka kejadian prematuritas di Indonesia sekitar 19 % dan merupakan penyebab utama kematian perinatal. Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan antara preeklampsia dengan angka kejadian partus prematurus di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode bulan Januari –Maret tahun 2011. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif. Subyek penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang mengalami preeklampsia dan melahirkan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta bulan Januari – Maret tahun 2011 dan semua populasi yang diteliti dijadikan sampel yaitu sebanyak 69 ibu bersalin dengan preeklampsia. Teknik pengumpulan data dengan mengambil data sekunder dari bagian rekam medik di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian : Sebagian besar ibu bersalin dengan preeklampsia berat yaitu sebanyak 41 (59,4%) dan tidak mengalami partus prematurus sebanyak 28 (40,6%), dan sebagian kecil ibu dengan preeklampsia ringan sebanyak 28 (40,6%) dan mengalami partus prematurus sebanyak 1 (1,4%). Dan berdasarkan uji Chi Square di dapatkan ( X2 hit > X2 tab ) atau ( 8,144 > 3,481 ) maka hubungan signifikan yaitu preeklampsia memberikan hubungan yang signifikan (p ≤ 0,05) dengan angka kejadian partus prematurus di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode bulan Januari-Maret tahun 2011. Kesimpulan : Ada hubungan antara preeklampsia dengan angka kejadian partus prematurus di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode bulan Januari –Maret tahun 2011. Kata Kunci : Preeklampsia, Partus Prematurus, Hubungan, Angka Kejadian
PENGARUH MENGKONSUMSI JAMBU BIJI MERAH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DI KELURAHAN BANDUNG KECAMATAN NGRAMPAL KABUPATEN SRAGEN Yeri Esty Ningtyastuti; Emy Suryani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2015): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.055 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i2.113

Abstract

Abstrak : anemia pada ibu hamil merupakan masalah nasional. Di Jawa Tengah ibu hamil pada tahun 2007 menunjukkan bahwa prevalensi anemia adalah 57,7%, hal ini masih lebih tinggi dari angka nasional yakni 50,9%. Anemia dalam kehamilan merupakan kondisi ibu dengan kadar haemoglobin (Hb) < 11 gr/dl pada trimester I dan III atau kadar < 10,5 gr/dl pada trimester II. Upaya penanggulangan anemia gizi besi pada ibu hamil secara nasional dilakukan melalui peningkatan cakupan suplementasi tablet besi. Peningkatan kadar Hb pada ibu hamil dengan cara herbal salah satunya adalah dengan buah jambu biji. Kandungan mineral yang ada dalam buah jambu biji dapat mengatasi penderita anemia karena mineral dalam buah jambu biji merah dapat memperlancar proses pembentukan hemoglobin sel darah merah. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh mengkonsumsi jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Kelurahan Bandung Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperiment dengan pendekatan One Group Pre-test Post-test dengan jumlah populasi sebanyak 15 orang dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi, kemudian data dianalisa menggunakan uji statistik wilcoxon dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil : Dari hasil uji statistik diperoleh hasil ada pengaruh mengkonsumsi jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Kelurahan Bandung Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen dengan uji wilxocon diperoleh nilai p-value sebesar 0,002 (α=0,05). Kesimpulan : Ada pengaruh mengkonsumsi jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Kelurahan Bandung Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen. Kata Kunci : Jambu Biji Merah, Ibu Hamil, Peningkatan Kadar Hemoglobin
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH DI RT 03 RW 06 SANGGRAHAN JOHO SUKOHARJO TAHUN 2016 Etik Sulistyorini; Ajeng Novita Sari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.695 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.16

Abstract

Latar Belakang : Remaja membutuhkan informasi yang benar tentang kesehatan reproduksi  terutama masalah seksual agar dapat mengantisipasi adanya kejadian seks pranikah yang dapat menimbulkan sikap negatif seperti kehamilan yang tidak di inginkan.Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang seks pranikah di RT 03 RW 06 Sanggrahan Joho Sukoharjo.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua remaja yang ada di RT 03 RW 06 Sanggrahan Joho Sukoharjo pada bulan Februari sebanyak  82 orang. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling, sampel yang diambil 79 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data univariat menggunakan standart deviation untuk variabel pengetahuan dan rentang skala untuk variabel sikap sedangkan analisa data bivariat menggunakan Kendall’s Tau.Hasil : Hasil analisa univariat pengetahuan remaja mayoritas cukup sebesar 57 orang (72,2%), sikap remaja mayoritas baik sebesar 62 orang (77,5%). Hasil analisa bivariat menunjukkan nilai zhitung (9,94) > ztabel (1,96).Simpulan : dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang seks pranikah di RT 03 RW 06 Sanggrahan Joho Sukoharjo tahun 2016.Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Remaja, Seks Pranikah
KEPATUHAN BIDAN PADA ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI RSUD WONOSARI, GUNUNGKIDUL Henik Istikhomah; Prima Rahmawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.436 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.168

Abstract

Empat dari delapan kematian ibu di Gunung Kidul disebabkan oleh perdaraahan. Asuhan persalinan normal merupakan asuhan yang bersih dan aman selama pesalinan dan setelah bayi lahir. Selain itu asuhan persalinan normal dapat mencegah terjadinya komplikasi saat persalinan dan setelah persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bidan di RSUD Wonosari, mengetahui kepatuhan bidan pada setiap indikator yang ada di asuhan persalinan normal, dan mengetahui kepatuhan bidan berdasarkan karakteristik. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik sample purposive sample. Populasi adalah bidan di RSUD Wonosari sebanyak 25 bidan. Sample adalah bidan di ruang bersalin RSUD Wonosari sebanyaak 13 bidan. Hasil penelitian yaitu berdasarkan analisis data yang dilakukan menunjukkan bidan mematuhi delapan indikator dalam asuhan persalinan normal. Kepatuhan bidaan pada inikatpr pertama (100%), indikator kedua (95,38), indikator keempat (88,46), indikator keenam (100%),indikaor kedelapan (100%),dan indikator kedelapan (100%) . dan empat dari sepuluh indikator tidak dipatuhi oleh bidan. Disarankan pada seluruh bidan untuk melakukan asuhan persalinan normal sehingga dapat menciptakan persalinan yang aman dan bersih sehingga dapat terhindar kematian ibu. Kata kunci: Kepatuhan, Asuhan Persalinan normal, Bidan di RSUD Wonosari.

Page 7 of 37 | Total Record : 367