cover
Contact Name
Jamil Abdul Aziz
Contact Email
jamilabdulaziz@ptiq.ac.id
Phone
+6281317577433
Journal Mail Official
jamilabdulaziz@ptiq.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah Institut PTIQ Jakarta Jl. Batan I. No.63, RT.2/RW.2, Kel. Lebakbulus, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta 12440
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Published by Institut PTIQ Jakarta
ISSN : 23384131     EISSN : 27154793     DOI : 10.37542/iq
IQ Jurnal Pendidikan Islam is a scientific journal contains papers drawn from study of critical analysis in the field of Islamic education. This journal contains original works from lecturers, researchers, students, and other concerned parties who have not been published or are not on the publication in the form of articles on the research and conceptual ideas. This journal publishes twice in a year, July and December, which spread throughout Indonesia and South East Asia in printed and online.
Articles 234 Documents
Kecerdasan Emosional dan Kemampuan Mengajar Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Kelas di Sekolah Arizka Harisa; Ali Imran; Wildan Alwi
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i01.677

Abstract

This research aims to know and analyze about the emotional intelligence of teachers and teacher teaching ability which is associated with the quality of classroom management, allegedly the emotional intelligence of teachers and the ability to teach teachers has a relationship to the quality of classroom management in schools. For this reason, in this study using quantitative analysis to look for relationships between variables, research data was collected using questionnaires with a likert scale to teachers at the State High School (SMAN) in Ciputat South Tangerang. From research, it can be known that emotional intelligence has a relationship with improving the quality of classroom management, as well as the ability to teach teachers who have a relationship with efforts to improve the quality of classroom management in schools. In other words, efforts to improve the quality of class management at school in the implementation of the learning process can be done by the emotional intelligence in the teacher, and there is an increase in teaching ability owned by teachers, a teacher as a leader in the school class needs to have emotional intelligence and high teaching ability so that it will produce a quality learning process created by quality classroom management.
Komunikasi Pembelajaran dan Pembentukan Kepribadian Positif dalam Al-Qur'an Farizal MS
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of civilization in Indonesia is still colored by negative moral behavior, especially in communication, such as the expression of netizens responding to news. The increasing number of cases of corruption, violence and criminal cases shows very immoral behavior that affects social interaction, community communication and behavior change. So that this behavior is a characteristic of a person's personality, which in the formation of his personality can only start from the golden age (Golden Age) to adulthood. Therefore, this paper reminds us of the need for competence of teachers/educators in communicating with students in forming a positive personality reciprocally, both at home and in educational institutions. Several ways can be done by parents of students as primary educators or teachers in order to form a positive personality in students. So this can be done in several ways, including: In teaching students, educators are ethical in communicating, teaching them by concrete examples, individuals who behave positively in advising, teaching them about emotional intelligence, punishment and reward programs are implemented, storytelling methods in teaching Introducing the noble value of human relations with the Creator, supervising social relations, supervising students in the use of internet technology. It is hoped that with the application of communication ethics in the Qur'an which is a reference for parents and educators, students will someday be able to have positive personality traits.
Fenomena Insecurity di Kalangan Remaja dan Hubungannya dengan Pemahaman Aqidah Islam Jihan Insyirah Qatrunnada; Salma Firdaus; Sofika Dwi Karnila; Usup Romli
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i02.655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman Aqidah Islam pada remaja, mengetahui tingkat insecurity pada remaja, dan menguji apakah terdapat hubungan antara pemahaman Aqidah Islam (X) dengan insecurity (Y) pada remaja. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan antara pemahaman aqidah Islam dengan insecurity pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif asosiatif. Partisipan pada penelitian ini adalah 96 orang dari kalangan remaja yang berusia 12—21 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang menggunakan skala sikap model Likert, dan terdiri atas skala untuk mengukur pemahaman aqidah Islam dan insecurity. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif, juga menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasilnya diketahui bahwa tingkat pemahaman aqidah Islam remaja di sudah sangat baik, sementara tingkat insecurity remaja pada tingkat baik. Kemudian, pada uji korelasi diperoleh nilai r = 0,028 (p = 0,05), sehingga korelasi antara kedua variabel signifikan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemahaman aqidah berperan secara signifikan terhadap perasaan insecurity remaja. Pemahaman aqidah dianggap sebagai aspek penting yang mempengaruhi remaja dalam menghadapi masa-masa transisi yang sulit.
Problema Integrasi-Interkoneksi Pendidikan Agama Islam dalam Upaya Penguatan Kebijakan Inovasi Merdeka Belajar di Pesisir Selatan Roni Pasaleron Roni; Syafruddin Nurdin; Muhammad Kosim
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i02.679

Abstract

Abstrak: Masalah internal yang paling mendasar ialah tenaga pengajar (guru) BAM dan pendidikan al Qur’an dalam merancang dan menyusun bahan ajar, dalam menentukan cara penyajian, dalam menetukan arah pembelajaran, dan dalam menjabarkan tujuan pembelajaran. Dengan kreativitas itu, pembelajaran akan berdaya guna dan berhasil guna. Sedangkan masalah eksternal ialah masalah penerapan hasil belajar BAM di tengah-tengah masyarakat Minangkabau. Penelitian kualitatif dengan jenis field research dan metode deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Perlu upaya integrasi-interkoneksi pendidikan agama Islam dalam rangka penguatan kebijakan inovasi merdeka belajar di Pesisir Selatan. Upaya yang mesti dilakukan dalam rangka membuat program integrasi-interkoneksi PAI dalam rangka Penguatan Kebijakan Inovasi Merdeka Belajar yang perlu digagas Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan serta Kementerian Pendidikan Agama Pesisir Selatan dapat mencapai tujuannya. Metode pelaksanaan bisa dilakukan dengan dua tahapan diantaranya bisa melalui seminar dan workshop/mentoring pembuatan RPP, media dan materi ajar PAI terintegrasi-interkoneksi dengan Pendidikan Al-Qur’an dan Budaya Alam Minangkabau.
Model Course Review Horay Berbantu Media Kartu Berpadu Permainan Tic Tac Toe dalam Pembelajarn PAI Masa PPKM Wahyu Bagja Sulfemi Sulfemi; Arsyad Arsyad; Ela Nurlelasari
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i02.728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, minat dan hasil belajar siawa Kelas IV di SDIT Al-Hamidiyah Kota Depok pelajaran PAI tema dengan Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya. Berawal dari rendahnya pembelajaran dari KKM 70 diperoleh rata-rata kelas 57,14. Pada pembelajaran siklus ke 2 dengan menggunakan model Pembelajaran Course Review Horay Dengan Permainan Kartu diperoleh rata-rata kelas 90, peserta didik yang tuntas berdasarkan hasil belajar sebanyak 18 orang dari 21 peserta didik atau 90,48 % Hasil pengamatan guru yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar mencapai 20 anak atau 95,24%. Penggunaan model pembelajaran ini siswa memiliki motivasi, minat, dan tekun menghadapi berbagai tugas atau soal yang diberikan oleh guru dan dapat menciptakan suasana kelas menjadi lebih meriah dan menyenangkan, tetapi tetap dengan Program Kesehatan (Prokes) dalam menghindari penyebaran Covid 19. Selain itu agar tidak terjadingan learning loss akibat on line pada masa pandemi 19.
Pengelolaan Dunia Pendidikan di Indonesia: Tinjauan Kritis Terhadap Sumberdaya Manusia dan Kebijakan, Perspektif Konvensional dan Perspektif Islam Husnul Hotimah; Baeti Rohman
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i02.750

Abstract

Pendidikan memainkan peran penting dalam perkembangan sebuah Negara, tidak terkecuali Indonesia. Manajemen pendidikan yang baik akan melahirkan sumber daya manusia unggul yang lahir dari ruang pendidikan, sebaliknya manajemen pendidikan yang buruk tidak bisa menjadi daya dorong bagi kemajuan bangsa. Dalam konteks Indonesia, masih banyak pekerjaan rumah dalam dunia pendidikan yang perlu dibenahi secara serius, misalnya pada aspek kebijakan pemerintah terhadap pendidikan dan kualitas tenaga pendidik, masalah lain adalah ketidakmerataan infrastruktur pendidikan khususnya di daerah pelosok. Sangat penting untuk mengambil langkah kolektif guna menuntaskan masalah dalam dunia pendidikan. Di tingkat elit dibutuhkan niat dan kesadaran pemerintah untuk merealisasikan kebijakan yang berpihak pada dunia pendidikan khususnya terkait besaran anggaran untuk sektor pendidikan, semestinya anggaran pendidikan masih perlu ditingkatkan bila ingin mewujudkan pendidikan berkualitas. Islam menaruh perhatian khusus terhadap pendidikan, ada banyak ayat dalam Al-Qur’an yang menjelaskan pendidikan, bahkan secara spesifik Islam memandang mulia orang yang berilmu dengan mengangkat derajatnya.
Tipe Kepribadian dan Pembelajaran Bahasa Perspektif Psikolinguistik pada Santri Pesantren Modern Erna Fauziah; Fikri Maulana
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i02.789

Abstract

Salah satu ciri khas pondok modern adalah bahasa yang digunakan oleh elemen pondok pesantren modern kebanyakan menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai upaya menjawab tantangan zaman agar santri menjadi pribadi pembelajar yang juga mampu membimbing masyarakat dengan menggunakan beragam bahasa secara efektif dan tepat guna. Setiap dari santri memiliki tipe kepribadian baik introvert maupun ekstrovert yang dapat menunjang atau bahkan menghambat keberhasilan pembelajaran. Kemampuan pesantren modern dan santri dalam mengenali dan menggunakan tipe kepribadian dalam pembelajaran menjadi acuan bagi setiap unsur untuk tetap melakukan inovasi keberlanjutan terkait dengan metode dan pendekatan yang tepat sesuai tipe kepribadian santri di pesantren modern
Pengaruh Kemampuan Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Perilaku Keagamaan Siswa: Studi Kasus di SD Al-Bayan Islamic School Tangerang Selatan Ade Muqit; Abu Maskur
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i02.790

Abstract

Kemampuan mengajar guru merupakan salah satu tolok ukur dari tinggi- rendahnya kualitas proses pembelajaran, karena guru memiliki peranan yang sangat penting dalam pembentukan perilaku siswa termasuk perilaku keagamaan. Penelitian ini berusaha untuk mengungkap pengaruh antara kemampuan mengajar guru PAI terhadap perilaku keagamaan siswa di SD Al-Bayan Islamic School Tangerang Selatan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan angket (kuisioner) yang disebar kepada 100 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan kuat antara kemampuan mengajar guru PAI terhadap perilaku keagamaan siswa di SD Al-Bayan Islamic School Tangerang Selatan yang dinyatakan dengan persamaan, ? = 16.941 + 0,713 X2, artinya setiap terjadi kenaikan satu skor kemampuan mengajar guru PAI, maka akan diikuti dengan meningkatnya perilaku keagamaan siswa siswa sebesar 0,713. Besarnya kontribusi hubungan kemampuan mengajar guru PAI dengan perilaku keagamaan siswa siswa ditentukan oleh koefisien determinasi secara parsial antara kemampuan mengajar guru dengan perilaku keagamaan siswa siswa, r2 sebesar 0,598 atau 59,8%. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi kemampuan mengajar guru terhadap peningkatan perilaku keagamaan siswa siswa SD Al-Bayan Islamic School Tangerang sebesar 59,8%.
Peran Komunikasi Dakwah di Era Digital Upaya Maksimal Pembelajaran Agama Islam Naila Mafayiziya Hayat; Zaenal Abidin Riam
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i02.791

Abstract

Dakwah merupakan elemen penting dalam dunia Islam, penerimaan dan penerapan ajaran Islam di tengah masyarakat dipengaruhi oleh intensitas dakwah, semakin intens dakwah dilakukan maka ajaran Islam akan semakin membumi dalam kehidupan masyarakat. Dakwah tidak bisa dilepaskan dari komunikasi, dalam proses dakwah terkandung komunikasi, secara hakikat komunikasi memainkan peran penting dalam aktivitas dakwah khususnya di era digital, berhasil atau tidaknya proses dakwah yang dibawakan para da’i salah satunya ditentukan oleh faktor komunikasi, kemampuan komunikasi yang baik menjadi modal bagi para da’i untuk menyampaikan pesan dakwah secara efektif dan efisien. Komunikasi memiliki tiga peran penting dalam dunia dakwah di era digital. Pertama, membantu da’i dalam memahami karakter masyarakat di era digital. Kedua, memastikan sampainya pesan dakwah kepada masyarakat secara efektif. Ketiga, berperan dalam penyampaian pesan dakwah untuk semua segmen masyarakat di era digital.
Persepsi Hadis Larangan Makan dan Minum Berdiri dan Pengaruhnya terhadap Pembentukan Karakter Santri Sandi Santosa; Ahmad Yunus
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v5i02.817

Abstract

Pendidikan moral adalah bidang pribadi dan kolektif. Salah satu latihan individu adalah melatih makan dan minum sesuai dengan ajaran Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim, Ahmad, Al-Tirmidzi dan Abu Dawud, bahwa tidak ada yang makan. dan minum sambil berdiri. Hal ini dilakukan oleh Institut Al-Fattah melalui hukum disiplin dan pengajaran hadits. Namun ada siswa yang akhlaknya tidak sesuai dengan pelajaran yang diterimanya, yang direpresentasikan dengan makan dan minum. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data secara langsung adalah dengan mencatat dan membaca dokumen serta kuesioner dengan menggunakan pengukuran skala likert. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan analisis korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pemahaman hadis nabi santri terhadap pembentukan akhlak mereka saat makan dan minum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemahaman hadis larangan makan dan minum siswa dengan berdiri berpengaruh positif terhadap variabel pendidikan akhlak dengan nilai perubahan yang diterima oleh variabel pendidikan akhlak sebesar 0,433 untuk setiap satu perubahan nilai yang terjadi pada variabel pemahaman siswa terhadap hadits larangan makan dan minum berdiri. Artinya, pembentukan akhlak santri tidak hanya dipengaruhi oleh pemahaman hadis yang diajarkan, tetapi juga ditunjang dengan latihan-latihan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari di lembaga tersebut.

Page 8 of 24 | Total Record : 234


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 02 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 02 (2024): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 01 (2024): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 01 (2024): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2023): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2023): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 01 (2023): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 01 (2023): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2022): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2021): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2021): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2021): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2021): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 02 (2020): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 02 (2020): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 01 (2020): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 01 (2020): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 02 (2019): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 02 (2019): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 01 (2019): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 01 (2019): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 02 (2018): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2018): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2018): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam More Issue