cover
Contact Name
Jamil Abdul Aziz
Contact Email
jamilabdulaziz@ptiq.ac.id
Phone
+6281317577433
Journal Mail Official
jamilabdulaziz@ptiq.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah Institut PTIQ Jakarta Jl. Batan I. No.63, RT.2/RW.2, Kel. Lebakbulus, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta 12440
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Published by Institut PTIQ Jakarta
ISSN : 23384131     EISSN : 27154793     DOI : 10.37542/iq
IQ Jurnal Pendidikan Islam is a scientific journal contains papers drawn from study of critical analysis in the field of Islamic education. This journal contains original works from lecturers, researchers, students, and other concerned parties who have not been published or are not on the publication in the form of articles on the research and conceptual ideas. This journal publishes twice in a year, July and December, which spread throughout Indonesia and South East Asia in printed and online.
Articles 244 Documents
Pendidikan Komunikasi Keluarga Qur’ani di Era Digital: Studi Fenomenologi TPQ Ar-Rahman M. Mualif; Abdul Muhit; Sapiudin
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/vg32y325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep komunikasi keluarga dalam perspektif Al-Qur'an melalui analisis kisah-kisah para nabi dan untuk menggali relevansinya dengan tantangan kehidupan modern. Subjek penelitian ini meliputi ayat-ayat Al-Qur'an yang terkait dengan komunikasi keluarga, dengan fokus pada kisah Nabi Ibrahim, Nabi Ya'qub, Nabi Nuh, dan Luqman. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis interpretatif terhadap ayat-ayat yang relevan. Dalam penelitian ini, penekanan diberikan pada prinsip-prinsip komunikasi yang terdapat dalam Al-Qur'an, yang dapat diterapkan dalam konteks keluarga masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam Al-Qur'an berlandaskan pada nilai-nilai dialog, kasih sayang, dan keteladanan. Konsep-konsep ini mengajarkan pentingnya keterbukaan dan pemahaman dalam hubungan orang tua dan anak. Selain itu, nilai keteladanan yang ditunjukkan oleh para nabi memberikan arah bagi orang tua dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak mereka. Hasil ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana interaksi keluarga semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan gaya hidup digital. Oleh karena itu, penerapan pola komunikasi profetik dalam keluarga Muslim menjadi krusial untuk membentuk keluarga yang sehat secara emosional dan moral, sekaligus menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
Konsep Pendidik Ideal Perspektif Buya Hamka dalam Membangun Generasi Muslim Kontemporer Desi Novitasari; Silvi Andini
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/pa9v7s71

Abstract

Pendidikan Islam di masa kini menghadapi tantangan yang semakin rumit, seperti laju perkembangan globalisasi yang cepat, masuknya teknologi digital, hingga munculnya krisis moral di kalangan generasi muda. Dalam situasi ini, peran pendidik sangat penting dalam membentuk generasi Muslim yang memiliki kepribadian, visi, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan kemajuan zaman. Artikel ini bertujuan untuk membahas konsep pendidik yang ideal menurut Buya Hamka, seorang tokoh cendekiawan, intelektual, dan penulis Muslim Indonesia dari abad ke-20, yang gagasan dan pemikirannya memberikan sumbangan besar terhadap perkembangan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yaitu melalui analisis terhadap karya-karya utama Buya Hamka, seperti Tafsir al-Azhar, Tasawuf Modern, dan Lembaga Budi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten dan hermeneutika. Penelitian menunjukkan bahwa menurut Buya Hamka, seorang pendidik yang ideal adalah sosok yang mampu menggabungkan aspek spiritual, moral, intelektual, dan sosial. Seorang pendidik tidak hanya berfungsi sebagai guru, tetapi juga sebagai teladan, pembimbing, dan penggerak peradaban yang didasari oleh prinsip monoteisme dan karakter yang baik. Gagasan ini tetap relevan hingga saat ini, terutama di tengah generasi modern yang sangat akrab dengan teknologi namun rentan terhadap kebingungan terhadap nilai-nilai kehidupan. Keberlanjutan ide Hamka terletak pada penekanannya terhadap pentingnya kejujuran, moral, serta penguasaan ilmu yang bisa diintegrasikan dengan kebutuhan pendidikan di masa kini. Artikel ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pembahasan tentang pendidikan Islam dengan menegaskan bahwa pemikiran klasik masih bisa menjadi dasar dalam membentuk generasi Muslim yang memiliki akhlak yang baik di tengah perubahan zaman.
Pengaruh Penguasaan Bahasa Arab dalam Pembelajaran Hadis di Pondok Pesantren Darul Husna Chalimatus Sa’dijah; Sandi Santosa
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/t1228q56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penguasaan bahasa Arab terhadap kemampuan memahami hadis di Darul Husna. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 29 responden. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan bahasa Arab dan pemahaman hadis, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Arab berpengaruh signifikan terhadap pemahaman hadis (β₁ = 0,478; p < 0,001; R² = 0,405). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kurikulum bahasa Arab untuk meningkatkan kualitas pemahaman hadis.
Urgensi Dukungan terhadap Ibu Menyusui dalam Perspektif Pendidikan Keluarga: Kajian Ayat-Ayat Al-Qur’an Nur Rofiah; Nurbaiti; Fitria Bilkis Hidayat; Wildan Alwi
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/6y24tj93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dukungan terhadap ibu menyusui dalam perspektif Al-Qur'an, dengan fokus pada anjuran pemberian ASI selama dua tahun sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad Saw. Lingkup kajian mencakup tinjauan fikih dan tafsir, faktor-faktor keberhasilan pemberian ASI, serta relevansinya dengan teori kesehatan dan perilaku. Penelitian menggunakan metode tafsir maudhû’i dan historis-kritis-kontekstual dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI selama dua tahun dipandang sebagai bentuk perhatian Islam terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan spiritual bayi, sekaligus sebagai rezeki dari Allah. Perbedaan pendapat ulama terjadi pada status hukumnya, antara sunnah dan wajib. Faktor internal dan eksternal berperan signifikan dalam keberhasilan menyusui. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa dukungan menyeluruh bagi ibu menyusui selaras dengan ajaran Islam dan kesehatan modern.
Sistem Pembinaan Perilaku Bullying Santri Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan Berbasis Pencatatan Digital Adit Asrori; Abdul Wahid
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2026): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/g2pxb345

Abstract

Bullying is a form of violence that has serious impacts on the psychological, social, and academic development of students, including in pesantren environments that are characterized by intensive interaction patterns and hierarchical social structures. This study aims to analyze the forms of bullying behavior among santri and to examine the implementation of a digital record–based bullying behavior guidance system at Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan through the CBU (Character Building and Ubudiyah) system. The study employs an embedded mixed-methods approach with qualitative dominance and a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, documentation, and analysis of digital records of santri behavior. The findings indicate that bullying behavior in the pesantren manifests in verbal and physical forms. The implementation of the CBU digital recording system plays an important role in systematically mapping the forms and frequency of bullying behavior, while also serving as a foundation for more focused character development programs. Character development is carried out through humanistic and educational approaches, including dormitory visits, character education studies, and the internalization of Islamic values such as rahmatan lil-‘alamin, honesty, guarding one’s speech, and refraining from harming others. This study concludes that digital record–based guidance systems should be integrated with value-based education and exemplary practices to strengthen social control and character formation of santri within the pesantren environment. Keywords: santri bullying, pesantren, digital recording, character building, CBU.
Budaya Religius Sekolah Dalam Membentuk Akhlak Siswa di SMP Al-Mubarok Boarding School Zaenal Arifin; Abdul Manaf; Tanuri; Aminah Syafa&#039;ah
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2026): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/f2e3gb17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya religius, implementasi akhlakul karimah siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SMP Al-Mubarok Boarding School Jatiasih Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi budaya religius melalui pembiasaan ibadah harian dan perilaku 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun) telah berjalan efektif berkat sinergi kolektif antara guru, wali kelas, dan staf. Faktor pendukung utama meliputi kerjasama lintas sektoral, sarana prasarana yang memadai, serta keteladanan (uswah) dari tenaga pendidik. Namun, efektivitas program masih terkendala oleh rendahnya intensitas pengawasan, fluktuasi komitmen bersama dalam penerapan aturan, serta mekanisme evaluasi program yang belum tersistematisasi secara berkala. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem monitoring digital dan formalisasi evaluasi bulanan untuk menjamin keberlanjutan mutu karakter siswa di lingkungan asrama.
The Effectiveness of Using the Question-and-Answer Method to Increase Student Activeness in Indonesian Language Learning at Elementary School of Nurul Hidayah, Pamulang, South Tangerang Sarah Hanan Sahara; Afifuddin Ahmad Robbani; M. Agus Nurahman
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2026): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/en5hrk03

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of the question-and-answer method in improving students’ activeness and learning outcomes in Indonesian language subjects. The research method used was Classroom Action Research (CAR), which was conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 22 second-grade students. Data collection techniques included observation, interviews, tests, and documentation. The results showed that the implementation of the question-and-answer method was able to improve students’ activenessand learning outcomes. In the pre-cycle stage, the percentage of students achieving learning mastery was only 40.9%, which increased to 68.2% in Cycle I and further increased to 95.5% in Cycle II. In addition, students became more active in asking and answering questions, participating in discussions, and expressing opinions during the learning process. Therefore, it can be concluded that the question-and-answer method is effective in improving students’ activeness and learning outcomes in Indonesian language learning at the elementary school level.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Islami Terhadap Self Eficacy Siswa Kelas VII (Studi Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Bani Sulton) Millata Hanifa; Siti Anisa Musyana; Miftahul Ulfa; Royhan Imamul Muttaqin
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2026): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/4ywwz178

Abstract

This study aims to determine the influence of Islamic Family Environment on Self- Efficacy and to determine the Self-Efficacy induced by Islamic Family Environment in seventh-grade students of Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Bani Sulton. This study uses a quantitative correlational approach. The population in this study were seventh-grade students of Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Bani Sulton, with a sample of 17 students. Data collection used a questionnaire, and data analysis techniques used research instrument testing, prerequisite analysis testing, and hypothesis testing using SPSS 15 software. The results showed that the Islamic Family Environment had a 95.6% influence on the Self-Efficacy of seventh-grade students at Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Bani Sulton, as seen from the coefficient of determination test. The remaining 4.4% was influenced by other factors not examined in this study.
The Integration Of Aesthetic And Ethic In Islamic Education: Building Harmony Among Knowledge, Values, And Beauty Aas Sholichah; Muhamad Wijaksono; B. Syafuri B. Syafuri; Soesari Soesari
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2026): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/m3q4d771

Abstract

This study aims to examine the integration of aesthetics and ethics in Islamic education as an effort to build harmony between knowledge, values, and beauty. The background of this study is based on the phenomenon of modern education which tends to emphasize cognitive and pragmatic aspects, thus ignoring the moral and aesthetic dimensions in the learning process. In fact, from an Islamic perspective, aesthetics (al-jamāl) and ethics (al-akhlāq) are two important aspects that are interrelated in forming a complete and civilized human being. This study uses a qualitative method with a descriptive-analytical approach, as well as a philosophical and pedagogical approach. Data collection techniques are carried out through literature studies by reviewing various relevant primary and secondary sources, such as books, scientific journals, and the works of Western and Islamic educational figures. The data analysis techniques use content analysis and descriptive-critical analysis to identify, interpret, and construct the concept of the integration of aesthetics and ethics in Islamic education comprehensively. The results of the study indicate that aesthetics in Islamic education plays a role in creating a harmonious, inspiring learning atmosphere and touching the emotional aspects of students, while ethics serves as a moral foundation in shaping character and behavior in accordance with Islamic values. Integrating the two is crucial for creating holistic learning, oriented not only toward mastery of knowledge but also toward the development of morals and a sensitivity to beauty. This principle of integration can be implemented through the curriculum, learning methods, and the role models of educators.
Innovation in Facilities and Infrastructure Management to Improve Educational Quality at SDIT Nur Hidayah Surakarta Muhammad Zainudin; Mudofir; Imam Makruf
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2026): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/zb4afc19

Abstract

The management of educational facilities and infrastructure plays a strategic role in supporting the effectiveness of the learning process and improving the quality of education, particularly in Islamic educational institutions. Technological developments and the demands of 21st-century learning encourage educational institutions to innovate in managing educational facilities to make them more adaptive, efficient, and relevant to students’ needs. This study aims to describe the concept of educational facilities and infrastructure management, its functions, the principles of innovation from the perspective of Islamic education, and its implementation at SD IT Nur Hidayah Surakarta. The method used in this study was field research with a qualitative approach. Data were collected through observations, interviews, and documentation related to the management and innovation of school facilities and infrastructure. The findings show that facilities and infrastructure management includes the functions of planning, procurement, inventory, maintenance, and asset disposal, all of which must be carried out systematically, effectively, and accountably. Innovations in the management of Islamic educational facilities and infrastructure should be based on the principles of Islamic value integration, effectiveness and efficiency, accountability, and sustainability. The implementation of innovation at SD IT Nur Hidayah Surakarta is reflected through the use of digital learning media, the development of conducive classrooms, the optimization of laboratories, digital libraries, technology-based administrative systems, and the provision of educational playgrounds. These innovations have proven to improve learning quality, learning comfort, student engagement, and the effectiveness of educational services.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 01 (2026): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 02 (2024): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 01 (2024): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 01 (2024): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2023): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2023): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 01 (2023): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 01 (2023): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2022): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2022): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2021): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2021): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2021): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2021): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 02 (2020): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 02 (2020): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 01 (2020): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 01 (2020): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 02 (2019): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 02 (2019): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 01 (2019): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 01 (2019): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 02 (2018): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2018): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2018): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam More Issue