cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+6285725630249
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127 | email : info@stikesmus.ac.id | web : www.stikesmus.ac.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Avicenna : Journal of Health Research
ISSN : 26156458     EISSN : 26156466     DOI : https://doi.org/10.36419
Core Subject : Health,
Avicenna : Journal of Health Research published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Published twice a year in March and Oktober. Contains the writings of research results with the theme health. ISSN print: 2615-6458, ISSN Online: 2615-6466. Avicenna : Journal of Health focuses on the main problems like Midwifery, Nursing, Radiology, Physiotherapy, Health Analyst, Nutrition, Health Management, Health Psychology, Anastesiologi and other related thopics. Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Avicenna : Journal of Health Research.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020): MARET" : 15 Documents clear
PROBIOTIK UNTUK KEHAMILAN : A REVIEW Rina Tri Handayani; Ferry Mustofa; Citra Puspita; Rejo Rejo; Joko Tri Atmojo
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.893 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.346

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan sistem pencernaan selama kehamilan mengambil peranan penting dalam proses metabolisme, pemrograman imunologis janin dan menyuplai nutrisi bagi ibu dan janin. Atas dasar ini, mikrobiota usus ibu dianggap berkontribusi terhadap terhadap kesehatan ibu dan janin. Penggunaan probiotik adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memelihara kesehatan usus, mengaktivitasi mikrobiota agar dapat bermanfaat untuk imunitas, mencegah gangguan atopik, bakterial vaginosis, diabetes mellitus gestasional (GDM) dan hipertensi pada kehamilan. Tujuan: Mengulas manfaat probiotik untuk kehamilan dan kesehatan wanita. Metode: Review ini dilakukan penulis dengan menelusuri database diantaranya PubMed, Google scholar, dan open access science direct untuk mengetahui potensi studi yang memenuhi syarat. Kata kunci yang digunakan antara lain: ‘Probiotic for pregnancy 'ATAU' ‘Probiotic AND hypertension AND Prenancy’ ATAU Probiotic AND Diabetus mellitus” ATAU ‘ Probiotic AND Pregnancy AND Review’. Penelusuran ini dilakukan mulai dari Februari hingga Maret 2020 Hasil: Bakteri jenis Lactobacillus dan Bifidobacterium dapat mengobati dan mencegah bakterial vainosis dengan memproduksi zat antibakteri antara lain reutericyclin, asam organik, bakteriosin, reuterin dan hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida (H2O2). Bakteri jenis Streptococcus, Escherichia, Lactobacillus, dan Bifidobacterium dapat mensintesis neurotransmiter dalam sistem saraf otonom, mengubah tonus pembuluh darah, mengubah fungsi endotel, dan memproduksi asam lemak / Short Chain Fatty Acid (SCFA) untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu Lactobacillus rhamnosus GG dan Bifidobacterium lactis BB12 dilaporkan dapat menurunkan kdar insulin dan risiko GDM Simpulan: Probiotik merupakan mikroba normal yang ada di dalam tubuh, sehingga penambahan dan penggunaannya dalam terapi dapat dipertimbangkan. Belum dilaporkan adanya efek samping berarti dari penggunaan probiotik dalam jangka panjang ataupun pendek, sehingga alternatif terapi probiotik sangat diperhitungkan untuk diberikan pada ibu hamil.
PREVALENSI SOIL TRANSMITTED HELMINTHIASIS PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA SEMARANG Anggraeni Sih Prabandari; Valentina Dili Ariwarti; Raka Pradistya; Maria Margareta Sekar Sari
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.302 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.337

Abstract

Latar Belakang : Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok umur yang paling banyak menderita kecacingan karena kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan diri sendiri. Infeksi cacing pada anak-anak dapat menyebabkan anemia, malnutrisi, gangguan pencernaan dan penurunan kemampuan kognitif. Ascaris lumbricoides, Ancylostoma duodenale, Necator americanus, dan Strongyloides stercoralis merupakan kelompok Nematoda Soil Transmitted Helminths (STH) yang banyak menginfeksi siswa SD di Indonesia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kecacingan pada siswa SD di Kota Semarang sekaligus mengetahui spesies Nematoda STH yang paling banyak menginfeksi siswa SD. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sasaran adalah siswa sekolah dasar di kota Semarang. Objek penelitian adalah sampel feses sewaktu yang dikumpulkan dalam tabung yang telah diberi pengawet larutan formalin 10%. Sebanyak 149 feses yang didapatkan kemudian diperiksa dengan teknik sedimentasi untuk melihat adanya telur dan atau larva cacing. Hasil : Subjek penelitian berjumlah 149 siswa (74 laki-laki dan 75 perempuan). Prevalensi Soil Transmitted Helminthiasis pada siswa Sekolah Dasar di Kota Semarang sebesar 48,32 % (72/149). Kecacingan lebih banyak terjadi pada laki-laki (52,78 %) dan menyerang kelompok anak usia 8-10 tahun dengan angka kejadian sebesar 44,45%. Jenis cacing yang menginfeksi adalah Ascaris lumbricoides, Hookworm dan Oxyuris vermicularis. Infeksi tunggal Hookworm lebih banyak ditemukan (49,46 %) daripada infeksi tunggal cacing lain maupun infeksi campuran. Simpulan : Prevalensi Soil Transmitted Helminthiasis sebesar 48,32%. Hookworm dan Ascaris lumbricoides merupakan spesies terbanyak yang menginfeksi siswa. Hal ini mungkin berkaitan dengan iklim dan tingkat sanitasi yang rendah. Perlu pemberian obat cacing dan edukasi personal hygine dan sanitasi lingkungan untuk mengurangi angka kejadian kecacingan.
STATUS GIZI SISWA SISWI DI SMA N 8 SURAKARTA Catur Setyorini; Anita Dewi Lieskusumastuti
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.888 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.351

Abstract

Latar Belakang : Gizi pada remaja merupakan suatu hal yang harus diperhatikan, banyak dampak yang akan dialami oleh remaja ketika mengalami malnutrisi. Dengan mengkonsumsi makanan yang cukup dan teratur remaja akan tumbuh sehat sehingga akan mencapai prestasi yang gemilang, kebugaran dan sumber daya manusia yang berkualitas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui status gizi siswa siswi di SMAN 8 Surakarta. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa siswi kelas X di SMAN 8 Surakarta Tahun 2019 sejumlah 369 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas X SMAN 8 Surakarta yang hadir pada saat pelaksanaan skrining kesehatan pada tanggal 4-7 bulan November 2019 sejumlah 340 responden. Alat pengumpulan data menggunakan master tabel. Metode pengumpulan data adalah data primer dan sekunder. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil : Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 207 responden (60,9%), mayoritas responden status gizi normal sebanyak 166 responden (48,4%), status gizi normal mayoritas pada responden dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 119 responden (57,5%), dan status gizi kurus mayoritas responden dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 51 responden (38,4%). Simpulan : Status gizi siwa siswi di SMAN 8 Surakarta mayoritas normal sebanyak 166 responden (48,4%)
HEART SCORE SEBAGAI ASSESMENT PADA PASIEN DENGAN CHEST PAIN DI INSTALASI GAWAT DARURAT Mus’ab Ridho Syafii; Beti Kristinawati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.496 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.342

Abstract

Latar Belakang : Pasien yang mengalami nyeri dada sebagai indikasi syndrome koroner akut umumnya memiliki ciri khas, tetapi terkadang terdapat keluhan nyeri dada unspecific. Heart score merupakan alat pengkajian untuk mengidentifikasi pasien berdasarkan klasifikasi resiko rendah, resiko menengah, dan resiko tinggi. Tujuan : Evidence Based Nursing bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan heart score pada pasien dengan chest pain di Instalasi Gawat Darurat. Metode : Pencarian literature digunakan untuk menyusun matrix jurnal yang akan diterapkan sesuai topik Heart score sebagai tools pengkajian pada pasien dengan chest pain. Intervensi assessment dilakukan pada pasien yang datang ke IGD RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, kemudian hasil diinterpretasikan klasifikasi skor. Hasil : Hasil menunjukkan 2 pasien (25%) diklasifikasikan skor 0-3 dengan resiko rendah. Terdapat 5 pasien (62.5.%) diklasifikasikan skor 4-6 dengan resiko sedang. Sedangkan pada 1 pasien (12.5%) dengan resiko tinggi, pasien langsung mendapatkan perawatan intensive dan dikonsultasikan ke bagian kardiologi. Simpulan: Penggunaan Heart score memberikan manfaat dalam membantu mengklasifikasikan pasien berdasarkan resiko sehingga dapat membantu keputusan klinis yang tepat sesuai indikasi.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU DALAM PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA JELOK CEPOGO BOYOLALI Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Sri Iswahyuni
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.089 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.347

Abstract

Latar belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang biasa disebut Dengue Haemorrahagic Fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti dan aedes Albopictus. Jumlah penderita DBD pada tahun 2014 sebanyak 100.347 orang, tahun 2015 meningkat sebanyak 129.650. Pada tahun 2016 sebanyak 204.171, pada tahun 2017 jumlah penderita menurun menjadi 68.407. Tahun 2018 sebanyak 53.075 kemudian ditahun 2019 ini sebanyak 13.683 (Kemenkes RI, 2019).Berdasarkan data dari Subdin Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) DKK Boyolali, dari bulan Januari sampai dengan Desember 2018 terdapat 7 penderita DBD. Sehingga diperlukan langkah-langkah pencegahan serta kewaspadaan terhadap peningkatan kasus DBD. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku masyarakat dalam pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue di desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan rancangan Cross Sectional. Populasi sebanyak 51 orang dan sampel diambil dengan purposive sampling sebanyak 33 responden. Data pengetahuan, sikap dan perilaku diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dengan menggunakan analisis Rank-Spearman. Hasil: (1) Tingkat pengetahuan responden kurang baik: 21,20%, pengetahuan cukup baik: 42,40% dan pengetahuan baik: 36,40%; (2) Sikap responden tergolong kurang baik: 9,10%, cukup baik: 66,70% dan sikap baik: 24,20%; (3) Perilaku responden tergolong kurang baik: 27,30%, cukup baik: 39,40% dan perilaku baik: 33,33%; (4) Berdasarkan analisis rank spearman diketahui terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan dan sikap dengan perilaku masyarakat dalam pengendalian vektor demam berdarah dengue di Desa Jelok, Cepogo, Boyolali, dengan nilai probabilitas (rx1y = 0,346; p 1 = 0,048 dan rx2y = 0,393 ; p2 = 0,024). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan dan sikap dengan perilaku masyarakat dalam pengendalian vektor demam berdarah dengue di Jelok, Cepogo, Boyolali.
GAMBARAN KADAR KOLESTEROL PADA WANITA LANSIA YANG MENGKONSUMSI TEH HITAM DI PANTI JOMPO AISYIYAH KELURAHAN SUMBER Prisilia Kurnia Wati; Hari Saktiningsih
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.893 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.338

Abstract

Latar Belakang : Teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh manusia, dan sudah menjadi kebiasaan. Teh hitam adalah jenis teh yang sering muncul dan diminum karena memiliki warna, rasa, dan aroma yang unik. Teh hitam mengandung senyawa bioaktif (polifenol) bernama flavonoid dalam bentuk theaflavin, thearubigin, dan katekin yang dapat mengurangi kolesterol darah dengan menghambat penyerapan kolesterol di usus. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kolesterol pada wanita lanjut usia yang mengkonsumsi teh hitam di Panti Jompo Aisyiyah. Kelurahan Sumber. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dengan 15 subjek di Panti Jompo Aisyiyah Kelurahan Sumber dengan teknik total sampling. Penelitian dilakukan dengan memberikan informed consent dan kuesioner, dan kadar kolesterol diperiksa dengan metode CHOD-PAP dengan fotometer Clima MC 15. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel deskriptif dan tabulasi silang, kemudian dihitung frekuensi, rerata, persentase dan standar deviasi. Hasil : Penelitian terhadap 15 responden menunjukkan bahwa semua responden memiliki kadar kolesterol dalam batas normal. Simpulan: Tingkat kolesterol pada wanita lanjut usia yang mengonsumsi teh hitam memiliki kadar kolesterol dalam batas normal.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL OLEH BIDAN Annisa Andriyani; Indarwati Indarwati; Tri Yuniarti
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.131 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.343

Abstract

Latar Belakang : Kualitas pelayanan ibu di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2012 ditunjukkan dengan data K1 sebesar 101,4 %, K4 sebesar 95,9 %, FE1 sebesar 100,59 % dan cakupan TT2 di Kabupaten Sukoharjo sangat bagus 208,07 % serta bumil resti yang ditangani sebesar 85,56 %. Namun demikian AK1 dikabupaten ini sebesar 9 selama tahun 2012. Tujuan : Mendiskripsikan karakteristik bidan diwilayah kerja Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukoharjo menganalisa kompetensi teknik bidan di wilayah Puskesmas Kartasura kabupaten Sukoharjo dan menganalisa sarana dan prasarana dalam pelayanan ANC di wilayah kerja Puskesmas Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian : Diskriptif dengan pendekatan kualitatif dan observasi langsung tentang teknis pelayanan ANC dengan system acak kepada bidan di wilayah Kartasura tanpa diketahui oleh subyek penelitian. Hasil penelitian : Keberadaan SOP sebenarnya sudah ada. 2) Bidan sudah tahu tujuan dan manfaat SOP pelayanan antenatal care. 3) bidan belum melakukan langkah-langkah pelayanan antenatal dengan benar sesuai standart yang telah ada. 4) Kendala dalam pelayanan antenatal seperti sarana prasarana, pengetahuan, managemen waktu. 5) Belum patuh terhadap standar yang ditetapkan. Hasil observasi teknik pelayanan antenatal care 100% yang tidak dilaksanakan yaitu pemeriksaan panggul, genetalia, kepala,rambut, leher, dada, LILA, Leopod I 42,9%, Leopod 3 dan 4 33,3%. Temu wicara komprhensif 9,5%. Udema kaki 23,8 %, reflekpattela 33,3% Tinggi badan 23,8 % dan pemberian Fe oleh bidan secara benar 38%. Simpulan : Pelayanan antenatal belum memenuhi standart.
OPTIMASI FORMULA KRIM DAUN JENGKOL (Pithecollobium lobatum Benth) SEBAGAI ANTIBAKTERI MENGGUNAKAN DESAIN FAKTORIAL Kiki Puspitasary; Ilham Kuncahyo; Mamik Ponco Rahayu
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.747 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.348

Abstract

Latar belakang : Daun jengkol (Pithecollobium lobatum Benth) merupakan bahan obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat sebagai obat eksim, kudis, luka dan bisul, kulit buahnya untuk borok. Daun jengkol mengandung saponin, flavonoid dan tanin. Menurut Salni (2011) fraksi etil asetat daun jengkol pada konsentrasi 160 ppm mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. Tujuan Penelitian : Penelitian ini untuk mendapatkan formula optimum krim ekstrak daun jengkol dan mengetahui aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. Metode : Ekstraksi diawali dari pelarut n-heksan kemudian etil asetat. Ekstrak etil asetat dipekatkan dengan evaporator kemudian digunakan sebagai zat aktif dalam pembuatan krim. Krim ekstrak daun jengkol dibuat empat formula berdasarkan metode desain faktorial. Krim yang dihasilkan diuji sifat fisiknya meliputi organoleptis, viskositas, daya sebar, daya lekat. Formula optimum berdasarkan parameter sifat fisik krim yaitu: viskositas, daya sebar, daya lekat diperoleh menggunakan software Design Ease® versi 7.1.6. Formula optimum yang diperoleh dibuat dan diuji sifat fisiknya selama 4 minggu serta aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi. Hasil : Formula optimum krim ekstrak daun jengkol diperoleh pada proporsi polisorbat 60 sebesar 0,41 g dan sorbitan 60 sebesar 1,19 g. Respon sifat fisik formula optimum dari hasil prediksi dan percobaan menunjukkan tidak ada beda signifikan. Aktivitas antibakteri krim optimum sebesar 15,3 mm. Simpulan : Ekstrak daun jengkol dapat dibuat krim dengan formula optimum dengan sifat fisik yang baik melalui pengujian beberapa formula menggunakan desain faktorial.
PENGARUH MOBILISASI PROGRESIF TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN KRITIS DI INTENSIVE CARE UNIT Wahyu Rima Agustin; Gatot Suparmanto; Wahyuningsih Safitri
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.029 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.339

Abstract

Latar Belakang : Salah satu intervensi yang dilakukan oleh perawat di pelayanan intensif adalah pemberian mobilisasi progresif. Namun pentingnya pemantauan hemodinamika pada pasien kritis maka perlu diperhatikan dalam memberikan mobilisasi progresif. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pada pasien kritis di ICU RSUD Karanganyar. Metode : Desain penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan pre- post without control design. Pengukuran dengan lembar observasi untuk menilai Heart Rate (HR), Respiratory Rate (RR), saturasi oksigen (Sa ), Tekanan Darah dan Mean Arterial Pressure (MAP) sebelum dan sesudah diberikan mobilisasi progresif. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, sejumlah 19 responden. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan pada bulan oktober 2018. Hasil : Hasil analisis bivariat didapatkan ada perbedaan bermakna antara Heart Rate (HR), Respiratory Rate (RR), saturasi oksigen (Sa ), Tekanan Darah (BP) dan Mean Arterial Pressure (MAP) sebelum dan sesudah mobilisasi progresif dengan dengan p value 0,000 dan 0,037 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menyarankan mobilisasi progresif tetap diberikan pada pasien kritis untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memperhatikan status hemodinamika pasien. Terjadi peningkatan status hemodinamik setelah dilakukan mobilisasi progresif dalam batas normal. Simpulan : Mobilisasi progresif berpengaruh meningkatkan status hemodinamik pada pasien kritis.
ANALISIS NILAI PRAKTIKUM EDUKATOR PELAYANAN DARAH TERHADAP NILAI UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI (KIE) DAN PROMOSI KESEHATAN Danik Riawati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.814 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.344

Abstract

Latar Belakang : Lulusan mahasiswa Diploma III Teknologi Bank Darah diharapkan mampu bertindak sebagai teknisi pelayanan darah, pelaksana pengujian mutu produk darah dan edukator layanan darah. Salah satu contoh yaitu mampu bertindak sebagai edukator layanan darah, artinya mahasiswa harus mampu menjadi teknisi dalam memberikan komunikasi, informasi, edukasi di pelayanan darah. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara nilai praktikum sebagai edukator layanan darah terhadap nilai Ujian Akhir Semester (UAS) Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) dan Promosi Kesehatan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa tingkat II Akademi Teknologi Bank Darah Surakarta. Subyek penelitian ini semua mahasiswa tingkat II Akademi Teknologi Bank Darah Surakarta sebanyak 64 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Alat pengumpulan data berupa formulir penilaian. Analisa data menggunakan uji koefisien korelasi Spearman’s rho. Hasil : Nilai output didapatkan koefisien korelasi Spearman’s rho sebesar 0,693, sehingga hubungan antara nilai praktikum edukator pelayanan darah dengan nilai UAS KIE dan Promosi Kesehatan adalah kuat. Nilai koefisien bertanda positif arti terjadi hubungan posistif, yaitu jika nilai praktikum edukator pelayanan darah tinggi maka nilai UAS KIE dan Promosi Kesehatan juga tinggi atau sebaliknya. Simpulan : Nilai signifikansi sebesar 0,000

Page 1 of 2 | Total Record : 15