cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Prof. Moh. Yamin (Kompleks SMAN III Tegal)
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Dinamika Pendidikan
ISSN : 08542172     EISSN : 27747786     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 375 Documents
METODE DAN STRATEGI SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN “RPP” -, Sunarto
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru menyusun RPP melalui kegiatan supervisi akademik. Desain penelitian tindakan sekolah (PTS) ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan tes, mengadakan pengamatan, dan wawancara. Sedangkan analisis data meliputi analisis diskriptif kwalitatif dan diskriptif komparatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (a) terjadi peningkatan kompetensi pedagogik Guru SD dalam menyusun RPP melalui supervisi akademik. Pada siklus I yang mencapai nilai 76, berada pada kategori baik, dan hasil penilaian dalam siklus II yang mencapai nilai 103, berada pada kategori sangat baik, dan (b) aktivitas guru dalam mengikuti penyusunan RPP pada siklus kedua lebih baik daripada pada saat siklus kesatu yang mencapai nilai 30 atau tergolong baik, dan pada siklus kedua mencapai nilai 36, yang berarti tergolong sangat baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENYAMPAIKAN PESAN MELALUI TELEPON DENGAN MENERAPKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW -, Sutarmiyati
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Menyampaikan Pesan Melalui Telepon dengan Model cooperative learning tipe Jigsaw di kelas IV SD Negeri 01 Kepatihan Kabupaten Pekalongan. Rumusan masalah pada penelitian ini, apakah penerapan Model cooperative learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Menyampaikan Pesan Melalui Telepon kelas IV di SD Negeri 01 Kepatihan, UPT Pendidikan Wiradesa?. Manfaat dari penelitian ini adalah 1) memperoleh teori baru tentang peningkatan hasil belajar siswa melalui penelitian ,memperoleh gambaran secara teori dan dapat menemukan langsung tentang permasalahan yang harus dilakukan. 2) membantu guru memperbaiki kinerjanya, berkembang secara profesional dan dapat meningkatkan rasa percaya diri. 3) bagi siswa dapat meningkatkan proses/hasil belajar dan mampu menumbuhkan sikap kritis terhadap hasil belajarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model cooperative learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Menyampaikan Pesan Melalui Telepon kelas IV di SD Negeri 01 Kepatihan. Terbukti dari peningkatan proses pembelajaran dengan rata-rata nilai ulangan pada setiap siklus, yakni pada siklus I 71,1 menjadi 90,1 pada siklus II. Diikuti juga peningkatan ketuntasan belajar siswa dengan persentase nilai pada setiap siklusnya, yaitu siklus I 44% dan siklus II 95 %. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa penerapan Model cooperative learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Menyampaikan Pesan Melalui Telepon kelas IV di SD Negeri 01 Kepatihan, UPT Pendidikan Wiradesa. Saran : 1) bagi guru agar dapat meggunakan Model cooperative learning tipe Jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Menyampaikan Pesan Melalui Telepon kelas IV, 2) pihak sekolah hendaknya menyediakan buku paket yang cukup bagi siswa untuk dapat belajar di sekolah maupun di rumah, dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di sekolah..
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TENTANG TOKOH PERJUANGAN DI MALUKU Sukamto, Eddy
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa terhadap tokoh perjuangan di Maluku pada masa penjajahan Belanda. Melalui metode demonstrasi berbantuan gambar, pemahaman siswa yang meningkat terekam dari hasil tes formatif pada akhir pembelajaran. Subjek uji coba adalah 27 siswa. Teknik pengambilan data adalah tes formatif pada akhir pembelajaran, sedangkan teknik analisis data dengan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang tersusun atas 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah terjadi peningkatan pada siklus I menjadi 74,07% dengan metode demonstrasi yang sebelumnya hanya sebesar 51,85% terhadap jumlah ketuntasan siswa. Kemudian, setelah dilakukan perbaikan pada siklus II terjadi peningkatan kembali menjadi 92,23%. Tidak ada siklus III karena hasil belajar telah melampaui batas indikator sebesar 85%. Hal ini menunjukan bahwa metode demonstrasi dapat memberi pemahaman siswa tentang tokoh perjuangan berbantuan gambar yang mengakibatkan hasil belajar siswa meningkat sebelum adanya perlakuan penerapan metode.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI GETARAN DAN GELOMBANG MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN -, Sriwati
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran konsep getaran, gelombang, dan bunyi melalui penerapan metode eksperimen, (2) Mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran konsep getaran, gelombang, dan bunyi melalui penerapan metode eksperimen. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terselesaikan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Metode pengambilan data menggunakan metode tes dan non tes. Metode non tes yang digunakan yaitu observasi, dan dokumentasi. Alat pengambilan data yang digunakan berupa soal-soal tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep getaran dan gelombang yang ditunjukkan dari hasil nilai tes evaluasi pada siklus II. Penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPA.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATERI AJAR VOLUME BANGUN RUANG SISI LENGKUNG Khaer, Abu
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh penerapan pendekatan Kontekstual dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada materi volum bangun ruang sisi lengkung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta analisis dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 siswa yang terdiri dari 19 putra dan 16 putri kelas IX H. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh aktivitas siswa siklus I pertemuan ke 1 dan ke 2 memperoleh kriteria aktif dan pada siklus II pertemuan ke 1 memperoleh kriteria aktif dan pertemuan ke 2 diperoleh kriteria sangat aktif. Hasil yang diperoleh pada siklus I adalah 77,1% siswa memperoleh nilai 72 atau lebih dan pada siklus II 88,6% siswa memperoleh nilai 72 atau lebih.
Pengantar Editor Supraptono, Eko
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pendidikan tidak lain merupakan usaha sadar yang ditujukkan kepada peserta didik agar mencapai tujuan yakni menanamkan rasa tanggung jawab terhadap diri dan lingkungannya. Tentu prosesnya memerlukan keberpihakan seluruh komponen masyarakat atau bangsa sehingga pada galibnya, pembangunan dunia pendidikan menjadi tanggung jawab  bersama, seluruh lapisan masyarakat. Secara teknis, proses pendidikan di kelas acapkali terlalu sempit  dipahami hanya sekedar transformasi ilmu pengetauan belaka. Padahal semestinya peserta didik perlu dibantu menjadi manusia dewasa yang memahami makna dirinya dalam kontkes ilmu pengetahuan yang dipelajarinya sembari membangun sikap, mental dan karakter sesuai kepribadian bangsa, serta tumbuhnya pribadi religius. Karena itulah kemampuan guru menguasai materi ajar di satu sisi, dan di sisi lain menjadi sumber pengembangan manusia terdidik merupakan tuntutan yang semakin nyata. Pembelajaran yang berbasis penelitian dengan sasaran tiga ranah, kognitif (capaian pengetahuan), afektif/konatif (pengembangan sikap mintal, karakter) dan psikomotor telah disajikan secara komprehensif oleh sejumlah penelitian dalam jurnal PTK Dinamika vol 06 no 1 Januari 2016. Penelitian- penelitian tindakan yang telah dilakukan menjadi inspirasi bagi guru dalam melayani peserta didik sesuai kebutuhan secara optimal. Penelitian yang menghasilkan dan membuktikan bahwa penerapan model inovatif   secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan siswa dan membangun sikap belajar yang produktif dilakukan antara lain oleh Lisfiyani dkk, Sri Widati, Jumadi, Riharno,  Setiyanto.    Keempat penelitian tersebut memberikan pemahaman bahwa siswa  menjadi pusat yang sangat penting (student centered). Ini artinya, keberadaan guru dalam pembelajaran perlu memposisikan diri sebaik-baiknya agar tidak terjebak mendominasi secara akut. Di lain pihak, inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh Slamet, Sudarsono, Sunarto, Sutarmiyati mengangkat temuan yang cukup penting yaitu bahwa interaksi guru dan siswa yang dibangun dengan prinsip-prinsip pendidikan yang humanistik cukup berdampak positif dalam membangun proses pembelajaran. Sementara itu penelitian yang dilakukan dengan sasaran kinerja guru sebagaimana diteliti oleh Eddy Sukamto, Abu Khaer, Sriwati mengangkat isyu pentingnya pembinaan, supervisi dan fasilitasi bagi guru dalam menjalankan tugas-tugas keprofesionalannya agar dapat mencapai kinerja yang optimal dan terukur. Karena itu, peran kepala sekolah, pengawas dan stake holder lainnya sangat sentral. Semoga dengan sajian dalam jurnal ini bisa menambah khasanah teori-teori pembelajaran yang berakar pada budaya Indonesia. Kita yakini bahwa kultur, adat istiadat dan cara pandang bangsa yang diinternalisasikan dalam proses pembelajaran bisa menjadi alternatif solusi mengententaskan persoalan terkikisnya jati diri bangsa. Akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Pemurah kita memohon, semoga upaya meningkatkan kualitas pendidikan mendapatkan ridhaNya, sehingga pendidikan bisa menjadi sarana yang efektif mengantarkan sumber daya manusia Indonesia yang tangguh menghadapi pusaran arus global.
PEMBELAJARAN TENTANG KEUTUHAN NKRI MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD -, Parwanto
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 2 (2016): Edisi April 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian tindakan kelas ini adalah a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD. b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar. c) Memberikan gambaran tentang metode pembelajaran yang tepat dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa dan menjadikan siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. d) Ingin mengetahui  kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar dengan penerapan pembelajaran  model. Pelaksanaan metode pembelajaran  melalui tahapan sebagai berikut : (1) Pelaksanaan pembelajaran, (2) Diskusi kelompok, (3) Tes, (4) Penghargaan kelompok, (5) Menentukan nilai individual dan kelompok. Dalam hal ini peneliti bertindak sebagai pengajarPengamatan (observasi) dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan dengan pelaksanaan belajar mengajar. Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran  memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru.
KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI BENDA SEKITAR DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI METODE GIVE THE REAL (GTR) -, Mundasah
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 2 (2016): Edisi April 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode Give The Real (GTR) dengan cara bermain kartu dalam mengidentifikasi benda di lingkungan sekitar. Subjek uji coba adalah 39 siswa, dengan desain penelitian terdiri tahap planning, acting, observing dan reflecting. Masing-masing tahap terkait satu sama lain yang membentuk sebuah siklus. Prestasi belajar siswa meningkat dengan permainan kartu untuk mengidentifikasi kegunaan benda di lingkungan sekitar. Mereka terlihat antusias untuk mencocokan pasangan kartu dan aktif menjawab yang diajukan guru mengenai jawaban dari kegunaan benda yang ditunjuk. Pra siklus menunjukan bahwa 11 siswa (28%) belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar ≥ 75 sebagai indikator pencapaian. Kemudian, terjadi peningkatan pada siklus I menjadi 49% dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 92% setelah dilakukan perbaikan terhadap siklus I. Hal ini menunjukan bahwa siswa lebih senang belajar sambil bermain dengan kartu yang merupakan metode GTR.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE MAKE A MATCH PADA MATERI AJAR NAMA MALAIKAT DAN TUGAS-TUGASNYA Narti, Sri
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 2 (2016): Edisi April 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui penggunaan model pembelajaran Cooperative Make a Match dalam pembelajaran terhadap kemampuan menghafal, aktivitas dan motivasi siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam materi menghafal nama dan tugas-tugas Malaikat Allah. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Untuk mendapatkan data tentang kualitas dalam proses pembelajaran, digunakan teknik pengumpulan data tes formatif, observasi dan dokumentasi, adapun hasil penelitian tes formatif menunjukkan pada siklus I prosentasi ketuntasan 65% sedangkan pada siklus II 95 %. Berdasarkan hasil yang telah dicapai antara siklus I dan II dapat diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran cooperative make amatch  meningkatkan kemampuan menghafal materi nama dan tugas Malaikat. Sesuai dari hasil penelitian ini maka penggunaan model pembelajaran make a match sebaiknya digunakan guru PAI pada materi menghafal nama dan tugas Malaikat Allah.
PEMAHAMAN SISTEM PEMERINTAHAN PUSAT MELALUI METODE DISKUSI DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL -, Sumarni
Dinamika Pendidikan Vol 6, No 2 (2016): Edisi April 2016
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil belajar siswa pada kompetensi dasar mengenal sistem pemerintahan pusat yang masih belum tuntas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada tiap akhir siklus dilakukan tes. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Indikator keberhasilan siswa dalam mencapai ketuntasan belajar pada akhir siklus sebesar 100%. Hasil penelitian menunjukkan, rata-rata hasil belajar pra siklus 61,5, siklus I sebesar 67,3 dan siklus II sebesar 77,6. Ketuntasan belajar tercapai pada akhir siklus II. Simpulan dari penelitian ini adalah metode diskusi dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar mengenal sistem pemerintahan pusat.