cover
Contact Name
Moh Khoirul Anam
Contact Email
jurnal@adpiks.or.id
Phone
+628158795596
Journal Mail Official
jurnal@adpiks.or.id
Editorial Address
Jl KH Admad Dahlan Cirendeu Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Emanasi Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial
ISSN : -     EISSN : 27455904     DOI : -
Core Subject : Religion,
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial, merupakan jurnal yang dikelola oleh Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial (ADPIKS) , terbit dua kali dalam setahun, Oktober dan April. Jurnal Emanasi merupakan media diskusi ilmiah dalam ilmu keislaman dan ilmu sosial.
Articles 109 Documents
Peran Guru Dalam Meningkatkan Hafalan Alqur’an Pada Murid Kelas Juz 1-28 Dengan Menggunakan Metode Takrir Di Darul Qur’an Indonesia Suwarni, Indah -
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Emanasi Volume 2 Edisi 2 Tahun 2019
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.856 KB)

Abstract

Metode takrir salah satu metode menghafal dengan cara mengulang-ngulang bacaan atau ayat al-Qur’an sampai benar-benar melekat dan hafal. Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya murid-murid Darul Qur’an Indonesia yang kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an. Salah satu alasannya adalah mereka kurang fokus dalam menghafal al-Quran. Untuk mengatasinya, maka metode takrir ini diterapkan di Darul Quran. Metode takrir adalah salah satu metode menghafal dengan cara mengulang-ngulang bacaan ayat al-Quran. Metode takrir juga disebut metode wahdah yaitu menghafal satu persatu terhadap ayat-ayat yang hendak dihafalnya. Metode takrir bisa dilakukan dengan cara guru membaca keras hafalan muridnya, sedangkan murid mengikuti apa yang dibacakan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan hafalan al-Quran kelas juz 1-28, serta untuk mengetahui kemampuan murid-murid kelas juz 1-28 setelah mendapatkan metode takrir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Peneliti melakukan observasi lapangan dengan melihat suasana dan kondisi Darul Qur’an Indonesia serta memusatkan perhatian terhadap peran guru terhadap murid di lembaga tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa metode takrir yang diterapkan di Darul Quran Indonesia ini cukup efektif, karena murid-murid yang berada di kelas juz 1-28 mampu memenuhi target, yaitu di antara sembilan murid di kelas juz 1-28, yang berhasil mencapai target adalah enam murid. Bahkan, ada beberapa dari mereka yang melebihi target.
Urgensi Kecerdasan Sosial (Social Intelligent) Bagi Anak Usia Dini Shofiyah, Siti; Siregar, Nurhidayah; Sutini, Ai
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Emanasi Volume 3 Edisi 1 Tahun 2020
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.194 KB)

Abstract

Kecerdasan harus diajarkan kepada anak sedini mungkin, salah satunya mengajarkan kecerdasan sosial. Pentingnya mengajarkan kecerdasan sosial kepada anak-anak untuk memberikan kesempatan yang lebih baik kepada mereka dalam rangka memanfaatkan potensi yang mereka miliki. Tidak sedikit anak yang cerdas secara akademis gagal dalam kehidupan sosial dan lainnya. Artinya, terdapat faktor lain di luar kecerdasan intelektual yang menunjang keberhasilan anak dalam kehidupannya. Kecerdasan intelektual dan kecerdasan non-intelektual berperan sama penting dalam menunjang kesuksesan individu, kemampuan non-intelektual sangat penting untuk memprediksi kemampuan individu dalam mencapai kesuksesan hidup. Kemampuan intelektual dan non-intelektual sama penting dan saling menunjang, meski keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Tentu yang diharapkan adalah bukan kemampuan salah satunya tetapi keseimbangan antara keduanya. Salah satu kemampuan non-intelektual yang harus dilatih sejak dini adalah kecerdasan sosial (social intelligent).
Perencanaan Pembelajaran Anak Usia Dini (Studi Pengintegrasian Kurikulum 2013 Paud Dengan AIK Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 4 Tebet Timur, Jakarta Selatan) ., Hasnida; ., Masyitoh
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Emanasi Volume 2 Edisi 1 Tahun 2019
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.087 KB)

Abstract

Prinsip pembelajaran anak belajar melalui bermain, sehingga pelaksanaan pembelajarannya pun dilakukan melalui bermain. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab, mengetahui, dan menganalisis bagaimana pelaksanaan pembelajaran sentra di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 4 Tebet Timur Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Keunggulan pembelajaran sentra dapat mengembangkan seluruh potensi anak usia dini yang meliputi aspek kognitif, sosial emosional, bahasa, dan moral spiritual. Model pembelajaran sentra menyenangkan dan penuh makna (joyfull learning), anak tidak bosan dengan pembelajarannya karena anak secara bergantian belajar disentra yang berbeda setiap harinya sehingga anak dapat mengkonstruksikan sendiri pengetahuan dan pengalamannya
Pengintegrasian AIK Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Sentra Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 4 Tebet Timur Jakarta Selatan ., Hasnida; ., Masyitoh .
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Emanasi Volume 3 Edisi 1 Tahun 2020
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.876 KB)

Abstract

Prinsip pembelajaran anak belajar melalui bermain, sehingga pelaksanaan pembelajarannya pun dilakukan melalui bermain. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab, mengetahui, dan menganalisis bagaimana pengintegrasian Al Islam ke-Aisyiyahan/ke-Muhammadiyah (AIK) dalam pelaksanaan pembelajaran sentra di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 4 Tebet Timur Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Keunggulan pengintegrasian AIK dalam pembelajaran sentra dapat mengembangkan seluruh potensi anak usia dini yang meliputi aspek kognitif, sosial emosional, bahasa, dan moral spiritual. Pengintegrasi AIK dengan model pembelajaran sentra menyenangkan dan penuh makna (joyfull learning), anak tidak bosan dengan pembelajarannya karena anak secara bergantian belajar disentra yang berbeda setiap harinya sehingga anak dapat mengkonstruksikan sendiri pengetahuan, pengalamannya dan menjadika anak relegius.
Mendidik Dengan Hati Dan Ketauladanan Merupakan Wujud Pembentukan Karakter idris, Meity H.
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Emanasi Volume 2 Edisi 1 Tahun 2019
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.335 KB)

Abstract

Di era digital dan globalisasi ini banyak sekali para guru kewalahan menghadapi perilaku buruk peserta didiknya. Kondisi ini terkadang berdampak pada terjadinya pembiaran-pembiaran terhadap perilaku peserta didiknya. Akan tetapi bagi guru yang memiliki jiwa pendidik, berhati nurani dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap keberhasilan peserta didiknya, mereka tidak akan menyerah. Berbagai rintangan, hambatan dan tantangan yang dihadapi justru dijadikan peluang untuk menuju keberhasilan dan kemerdekaan bagi peserta didiknya. Jalan yang mereka tempuh adalah mendidik dengan hati. Hal ini dilakukan adalah dalam rangka mewujudkan generasi yang baik, bermoral dan berkarakter. Memang banyak tips dan cara untuk mendidik anak, ada yang dengan metode A ada juga yang menyarankan dengan metode B. Namun, dari setiap metode-metode yang ada, keteladanan adalah metode yang jitu dalam pendidikan anak-anak di keluarga dan di sekolah. Tulisan ini akan membahas fakta tentang, pentingnya keteladanan dalam pendidikan di rumah maupun di sekolah, dan bagaimana orang tua dan para guru agar mampu menjadi tauladan yang baik untuk anak-anak.
Literasi Keagamaan Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Kumala Sari, Eva Dwi; Nur, Mahmudah; Rosadi, Muhamad; Bahri, Saeful
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Emanasi Volume 3 Edisi 1 Tahun 2020
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.728 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui literasi keagamaan mahasiswa Tarbiyah jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencari sumber-sumber keagamaan untuk menambah wawasan keagamaan dan persiapan sebagai guru profesional di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI). Literasi keagamaan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pemahaman keagamaan, sumber- sumber keagamaan dan jejeraing sumber keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode mix method dengan model sequential explanatory, dalam pendekatan ini pengumpulan data dan analisis data mendahulukan penelitian kuantitatif pada tahap pertama, dan setelah pengumpulan, dilanjutkan analisis data kualitatif pada tahap ke dua, untuk memperkuat hasil penelitian kuantitatif pada tahap awal. (Cresswell, 2009: 299). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang berasal dari mahasiswa PAI smt 6, dengan tujuan untuk mengetahui Literasi Keagamaan mereka setelah menerima berbagai pengetahuan dalam mata kuliah yang diperoleh. Penelitian ini pada tahap awal akan mengumpulkan data dengan menggunakan angket, kemudian dianalisa untuk diklasifikasikan terlebih dahulu, yang selanjutnya akan di lakukan tahap kualitatif dengan cara wawancara secara mendalam dan analisis dokumen. Validitas yang digunakan dalam penelitian kuantitatif adalah Confirmatory Faktor Analysis (CFA). Sedangkan keabsahan data dalam penelitian kualitatif menggunakan uji kredibilitas, transferability, dependability dan confirmability ( Ghony, 2012: 330-333). Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif-eksploratif. Data dokumen ataupun angket dianalisis kandungannya, untuk mengambil kesimpulan secara reflektif. Penelitian ini menunjukkan pemahaman, sumber- sumber informasi dan jejaring literasi keagamaan yang dijadikan sumber- sumber pengetahuan keagamaan mahasiswa prodi PAI di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan 1) Pemahaman mahasiswa dalam wawasan keagamaan sangat tinggi. 2)mencari sumber keagamaan dari buku dalam mencari sumber informasi keagamaan tidak terlalu digandrungi oleh para mahasiswa, mahasiswa cenderung mencari informasi keagamaan yang menjadi pilihan mereka melalui media internet dan media sosial yang mereka miliki, diantaranya dengan instagram, youtube, facebook dan line. 3) literasi keagamaan yang dipilih oleh mahasiswa dalam mencari wawasan keagamaan melalui para ustadz yang aktif dalam dunia online, karena mereka menganggap dengan mendengar ceramah melalui online itu praktis, mudah didapat, dan mudah pula dalam memahami isi dari ceramah tersebut.
Konsep Iman dalam Filsafat Iluminasi (Isyraq) Islam warno, Nano
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Emanasi Volume 3 Edisi 1 Tahun 2020
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.125 KB)

Abstract

Filsafat Iluminasi Islam (Isyraq) diklaim memiliki metode yang unik dan perspektif yang lebih sempurna dari metode teologi dan ahlihadis . Makalah ini ingin melakukan menganalisa kritik Mulla Sadra Filsafat Iluminasi dan ahli hadis/ skripturalis tentang konsep iman. Dengan mempertimbangkan metode konsep iman dalam perspektif Filsafat Ilumininasi (isyraq) Islam, iman lebih selamat dari keraguan dan dapat mentransformasi manusia menjadi insan yang menyatukan ilmu dan amal Metode yang digunakan yaitu analisa konten dengan menggunakan hermenetika secara umum atas kitab-kitab utama aliran filsafat ini dan terutama Sadr ad-Din Muhammad Shirazi yang terkenal dengan nama Mulla Sadra sebagai representasi yang paling lengkap dan argumentatif dan dapat menguraikan konsep iman secara komprehensif. Kata-kata kunci : iman, iluminasi, filsafat, metode, teologi, ahlihadis
Islam Sempurna Dalam Konsep Syariat, Tarekat dan Hakikat Rahayu, Endang Sri
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Emanasi Volume 3 Edisi 1 Tahun 2020
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.303 KB)

Abstract

Demi meraih kesempurnaan dalam menjalankan syariat Islam, seorang mukmin perlu mengenal tahapan-tahapan nya yaitu syariat, tarekat dan hakikat. Sempurnanya syariat karena tarekat, dan sempurnanya tarekat bila telah mencapai hakikat. Maka,kesempurnaan syariat kita bila telah sampai pada hakikat. Ketiga tahapan itu sangatlah berkaitan. Syariat menyempurnakan aspek lahiriah dari sebuah amal ibadah, sementara tarekat upaya menyempunakan aspek batiniahnya agar mencapai tingkat hakikat ibadah tersebut; karena puncak kesempurnaan dan kenikmatan dalam beribadah ketika meraih maqam hakikat. Seseorang tidak akan pernah mencapai pemahaman yang komprehensif mengenai Islam itu sendiri apabila belum menyingkap realitas dan sampai pada tahap hakikat. Amal ibadah yang telah dilakukan dalam tiga tahapan inilah yang akan mampu menjadikan seseorang menuju kepada kesempurnaan diri. Pemahaman akan keterkaitan antara ketiga tahapan dalam beribadah ini untuk menepis asumsi bahwa ketika sudah mencapai maqam hakikat, maka tidak diperlukan lagi syariat. Bagaimana mungkin akan mencapai tingkat hakikat tanpa tarekat, begitu juga bagaimana mungkin mencapai tingkat tarekat tanpa syariat. Seseorang bisa saja beribadah hanya sampai pada tingkat syariat tanpa sampai tingkat tarekat; atau sampai tingkat tarekat saja tanpa sampai tingkat hakikat. Jadi, tarekat tidak mungkin ada tanpa syariat, dan hakikat tidak mungkin ada tanpa tarekat.
Iklim Organisasi Sekolah dan Kepuasan Kerja Guru Bahasa Inggris (English Foreign Language -EFL) Di Indonesia Istikomah, Istikomah
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Emanasi Volume 3 Edisi 1 Tahun 2020
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.512 KB)

Abstract

Studi ini mengeksplorasi peran dari iklim organisasi sekolah di Indonesia untuk kepuasan kerja guru bahasa Inggris (EFL) dalam pendekatan metode campuran dalam lingkup yang luas di Indonesia. Setiap organisasi pendidikan memiliki iklim unik yang mempengaruhi perilaku dan perasaan gurunya. Dalam artikel ini, kontribusi iklim organisasi sekolah di Indonesia memiliki peran penting untuk kepuasan kerja guru bahasa Inggris (EFL). Artikel ini mengungkapkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara iklim organisasi sekolah dan kepuasan kerja guru bahasa Inggris (EFL). Lebih lanjut, dibahas bahwa kepuasan kerja guru sebagian besar dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain beban mengajar, kepemimpinan kepala sekolah, kemandirian dan pengambilan keputusan, serta faktor keintiman dan kehangatan. Pada analisis kualitatif menjelaskan bahwa iklim sekolah yang tidak kondusif akan berdampak negatif terhadap kepuasan kerja peserta didik. Pada akhirnya studi ini memiliki implikasi yang signifikan secara pedagogis dan manajerial bagi pemerintah di Indonesia, khususnya para pengambil kebijakan dibidang pendidikan untuk menciptakan iklim organisasi sekolah yang kondusif dan menyenangkan.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Metode Mubahatsah Pada Mahasiswa Di Hawzah Ilmiah Khatamun Nabiyyin Jakarta Suwarni, Indah -
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Emanasi Volume 3 Edisi 1 Tahun 2020
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.945 KB)

Abstract

Dalam dunia pendidikan kita banyak mengenal metode pengajaran. Di Indonesia, metode yang paling sering digunakan adalah metode ceramah. Metode ini diterapkan dari SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi. Metode ini tidaklah buruk, hanya saja butuh pengajar yang baik untuk menerapkannya. Namun, bila pengajar belum bisa menguasai metode ini dengan baik, maka, dampak negatifnya adalah kurangnya penguasaan materi pelajaran peserta didik yang diberikan dari pengajarnya. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan hasil belajar peserta didik, perlu kiranya alternatif metode belajar yang efektif dan efisien. Hawzah Ilmiah Khatamun Nabiyyin Jakarta, memiliki metode belajar yang bagus berasal dari peradaban agung yang melahirkan para filosof dan ilmuan hebat. Metode tersebut adalah metode mubahatsah. Penulis tertarik untuk mengkaji lebih jauh tentang metode yang diadopsi dari Iran dan Irak tersebut. Bagaimanakah hasilnya bila diterapkan di Indonesia. Oleh karena itu, penulis menulis judul “Implementasi Metode Mubahatsah dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Hawzah Ilmiah Khatamun Nabiyyin Jakarta”. Dalam penulisan ini, masalah yang dikaji adalah bagaimana penerapan metode mubahatsah di Hawzah Ilmiah Khatamun Nabiyyin, mencakup waktu, aturan, sistem, hukuman, evaluasi dan semua manajemen yang terkait dengan implementasi mubahatsah serta sejauh mana pengaruh yang muncul terhadap hasil belajar mahasiswanya. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengelaborasi implementasi metode mubahatsah dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa Hawzah Ilmiah Khatamun Nabiyyin Jakarta serta efektivitas atau pengaruh yang muncul selama metode itu diterapkan kepada mahasiswa tersebut. Manfaat dari penlitian ini adalah memberikan kontribusi berupa metode belajar yang sangat baik untuk diterapkan bagi pihak sekolah atau perguruan tinggi demi meningkatkan hasil belajar semua peserta didik atau mahasiswanya. Penulisan ini merupakan penulisan kualitatif yang mengambil latar tempat di Hawzah Ilmiah Khatamun Nabiyyin Jakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dokumentasi, serta angket.Berdasarkan hasil penulisan dan analisis data, implementasi metode mubahatsah di Hawzah Ilmiah Khatamun Nabiyyin Jakarta sangat baik. Manajemennya begitu rapih. Dari mulai waktu, pembagian kelompok, sistem, pengawasan, hukuman, serta evaluasi dilakukan dengan seksama. Meskipun masih ada kendala-kendala yang masih bisa diatasi secara wajar. Adapun pengaruhnya bukan hanya pada pemahaman belajar, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, menulis, daya kritis, karakter yang baik, rasa percaya diri, serta berpikir ilmiah.

Page 2 of 11 | Total Record : 109