Articles
58 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 4 (2022)"
:
58 Documents
clear
Pelatihan Penerapan Media Inovatif Dalam Pembelajaran di Pondok Pesantren Putra Dato Sulaeman
Kartini Kartini;
Naidin Syamsuddin;
Mustafa Mustafa;
Andi Arif Pamessangi;
Nurmiati Nurmiati;
Sukirman Sukirman;
Firman Firman;
Hasriadi Hasriadi;
Muhammad Chaeril
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.272
Kegiatan pengabdian ini diselenggaran untuk memberikan kemampuan kepada guru Pondok Pesantren Putra Dato Sulaeman dalam mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran inovatif dalam pembelajaran disekolah. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru dengan menggunakan pendekatan partisipatif. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari tahap pemberian materi sampai pada tahap evaluasi materi dan kegiatan. Dari hasil evaluasi diperoleh data bahwa setelah kegiatan dilaksanakan peserta telah memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran inovatif dipondok pesantren dato sulaeman. Selain itu, dari aspek pelayanan peserta menilai kegiatan ini memberikan pelayanan yang sangat memuaskan.
Pendampingan Peningkatan Produksi dan Pengemasan Produk Usaha Donut dan Pizza di Silakarang Gianyar
Luh Mei Wahyuni;
Wayan Eny Mariani;
Putu Gde Sukarata
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.276
Pandemi Covid-19 telah membawa dampak signifikan pada segala lini kehidupan tidak terkecuali industri rumah tangga maupun usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Diperlukan perhatian khusus terhadap sektor ini karena kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional yang cukup besar. Pemanfaatan teknologi khususnya sebagai sarana promosi menjadi langkah bagi UMKM untuk bertahan ditengah pandemi ini. Usaha donut dan pizza merupakan merupakan usaha milik mitra Ni Kadek Sukma Sumerti yang yang berlokasi di Silakarang, Sukawati, Gianyar. Usaha donut dan pizza sampai saat ini masih terus berjalan walaupun banyak mengalami kendala dalam proses produksi maupun operasionalnya. Kendala pada proses produksi yaitu produksi masih dilakukan secara manual bertumpu pada kekuatan fisik mitra. Kendala lain adalah pengemasan produk mitra. Pada kegiatan pengabdian ini ditawarkan solusi yang dapat memecahkan kendala mitra antara lain: pemberian bantuan alat produksi, pendampingan pembuatan nama usaha, kemudian desain label yang menarik dan informatif. Capaian yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: peningkatan kuantitas produk hingga 50%, diharapkan 100% produk berisi label kemasan. Kegiatan yang telah dilakukan pada pengabdian masyarakat ini adalah. sosialisasi, pemberian bantuan peralatan produksi, pendampingan pembuatan nama usaha, pembuatan desain labeling kemasan dan pengemasan, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi, didapatkan dengan adanya penambahan alat produksi mempercepat proses produksi sebanyak 50% dan menghemat waktu produksi 50%. Dari segi pengemasan, 100% produk telah berisi label kemasan.
PKM UMKM Singkong Keju Beku Melalui Alih Teknologi Untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk
Fitrah Al Anshori;
Wahyu Hidayat;
Eva Sohriati
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.277
Pengolahan singkong keju beku yang dilakukan mitra selama ini masih sangat sederhana dan tradisional. Untuk itu, diperlukan pengembangan usaha singkong keju. Dalam menjalankan usahanya, mitra masih menggunakan cara-cara konvensional dan tradisional mulai dari proses produksi, pengelolaan keuangan, hingga pemasaran. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam rentang waktu empat bulan, yang dimulai dari bulan Juli sampai Oktober 2022. Setelah dilakukan proses pelatihan dan pendampingan kepada mitra yaitu singkong keju beku dimulai dari bulan Juli – Oktober 2022 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat telah terjadi peningkatan pengetahuan, ketarampilan, manajemen, kualitas produk telah tercapai. Kegiatan ini masih berlanjut untuk bagian pelatihan dan pendampingan penjualan agar omset mitra semakin meningkat.
PKM Pelatihan Pembuatan Alat Ukur Pendeteksi Suhu Air Berbasis Atmega 328 Pada Kelompok Tani Rumput Laut Lampuara
Baso Ali;
Muhammad Naim
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.278
Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan pada kelompok tani rumput laut dalam hal ini “Tanete Tani” yang ada di Desa Lampuara Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Kelompok tani ini beranggotakan 9 orang dan memiliki permasalahan yakni Kualitas air tambak yang tidak stabil. Penyebabnya yakni tingginya intensitas hujan belakangan ini membuat suhu air berubah-ubah mengakibatkan turunnya produksi rumput laut. Solusi permasalahan yang ini yakni melakukan workshop pelatihan pembuatan alat ukur pendeteksi suhu air berbasis Atmega 328. Metode dalam pelaksanaan PkM ini sifatnya partisipatori, dimaksudkan agar tim pengusul bersama mitra terlibat secara proaktif dalam setiap kegiatan. Hasil yang diperoleh mitra yakni berupa alat pendeteksi suhu berbasis Atmega 328 untuk masing-masing peserta. Adapun manfaat yang diperoleh mitra yakni adanya peningkatan keterampil peserta menggunakan alat ukur pendeteksi suhu air tambak dan terampil melakukan maintenance alat. Berdasalkan hasil evaluasi kegiatan PkM, seluruh peserta sangat setuju dengan adanya kegiatan ini karena betul-betul memberikan pengetahuan juga memperoleh alat pendeteksi suhu yang bisa digunakan langsung oleh semua peserta.
PKM Petani Rumput Laut Malangke Sebagai Pilar Ekonomi Keluarga Daerah Pesisir
Muhammad Rusli Baharuddin;
I Nyoman Arnama;
Jumarniati Jumarniati
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.279
Mitra dalam PKM ini adalah kelompok petani rumput laut Malangke Kabupaten Luwu Utara. Secara umum, permasalahan yang dihadapi petani rumput laut Malangke dari segi produksi, manajemen, dan pemasaran seperti ketersediaan bibit yang berkualitas, gangguan hama penyakit, usia panen yang masih muda, pengolahan pasca panen, proses pengeringan secara tradisional. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra maka tim pengusul menawarkan solusi yaitu penerapan teknologi pengolahan rumput laut, sosialisasi budidaya rumput laut, dan penangkaran bibit rumput laut. Hasil pelaksanaan PKM yaitu (1) mutu rumput laut kering yang berkualitas standar dengan kadar air 30% dan kadar garam 5%, (2) penurupan biaya bibit rumput laut berkualitas mencapai 20% hasil dari pengakaran bibit secara swadaya, dan (3) potensi peningkatan omset petani mencapai 20% melalui pengolahan pasca panen.
Alternatif Pengelolaan Pembelajaran Dalam Jaringan: Google Sites
Afrianto Afrianto;
Parjito Parjito;
Elisabeth Ngestirosa Endang Woro Kasih;
Reksha Ramdanni Azahra;
Sahat P. Prantinus Kaban
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.280
Guru sebagai garda terdepan dalam pendidikan dituntut untuk bisa mengelola pembelajaran yang efektif dan efisien dan tuntutan ini berlanjut ke arah pembelajaran dalam jaringan (daring) ketika masa pandemi melanda. Di lain pihak, tidak semua sekolah memiliki infrastruktur jaringan komputer dan internet yang memadai sehingga ini menjadi kendala untuk penyelenggaraan pembelajaran daring. Terkait dengan hal tersebut, tim dosen Universitas Teknokrat Indonesia berupaya memberikan solusi, yaitu dengan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pengelolaan dan pengaturan Google sites. Hal ini dikarenakan aplikasi Google sites bersifat fleksible dan dapat digunakan dengan mudah serta tidak membutuhkan infrastruktur jaringan komputer dan internet yang mahal. Adapun pelaksanaan pelatihan ini menyasar pada guru SMAN 1 Kotagajah. Penentuan ini didasarkan pada need analysis survey. Kemudian pelaksanaan pelatihan terdiri dari tiga tahap, yaitu pengenalan, demonstrasi, dan praktik. Ketiga tahap tersebut berjalan dengan lancar dan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan guru dalam pengelolaan dan pengaturan kegiatan belajar mengajar daring melalui aplikasi Google sites meningkat dan mampu memadukannya dengan aplikasi Google yang lain. Kepala sekolah dan guru merespon positif kegiatan pelatihan ini dan diharapkan dapat berlanjut pada kegiatan-kegiatan teaching refreshment lain. Lebih jauh, pengaplikasian teknologi pada pembelajaran sangat membantu apalagi jika pembelajaran dilaksanakan secara daring.
Penyuluhan Pemberian Makanan Tambahan-Pemulihan Pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronis di Puskesmas Sako Kota Palembang
Rosyati Pastuty;
Wilma Wilma;
Wita Asmalinda
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.281
Kondisi kurang energi kronis pada ibu hamil mempunyai dampak kesehatan terhadap ibu dan janin, yaitu meningkatkan risiko bayi dengan berat lahir rendah, abortus, kelahiran premature dan kematian pada ibu dan bayi baru lahir. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah kurang energi kronis pada ibu hamil dengan pemberian makanan tambahan-pemulihan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil mengenai makanan tambahan-pemulihan bagi ibu hamil kurang energi kronis. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu penyuluhan dan pemutaran video. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada ibu hamil kurang energi kronis di Puskesmas Sako Kota Palembang berjumlah 10 orang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan kegiatan, 3) tahap evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan serta motivasi ibu untuk memanfaatkan makanan lokal sebagai makanan tambahan pemulihan.
Pengucapan Akhiran -ed pada Verba Bahasa Inggris
Maemuna Muhayyang;
G Hasriani;
Mardiyanah Nasta
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.282
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan teoritis dan pemahaman mengenai pengucapan verba lampau bahasa Inggris yang berakhiran –ed bagi mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Jurusan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar. Pelatihan ini memiliki beberapa kegiatan, yaitu penyusunan materi tentang pengucapan akhiran –ed pada verba lampau bahasa Inggris, presentasi materi dalam bentuk power point, pembuatan latihan-latihan pengucapan akhiran –ed pada verba lampau bahasa Inggris baik dalam teks maupun video, dan penyiapan alat dan bahan-bahan pendukung pelatihan. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi/tanya jawab, konsultasi individu/kelompok, dan presentasi. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta (1) memiliki pengetahuan dan pemahaman yang kemungkinan besar tidak berada pada level yang sama mengenai teori-teori dasar pengucapan akhiran -ed verba lampau bahasa Inggris yang meliputi fungsi akhiran –ed pada verba lampau dan aturan pengucapannnya, dan (3) sekitar 95 % mampu membaca teks rikaun dengan tepat dalam bentuk materi audiovisual dan sekitar 5% masih memiliki kesalahan karena pengaruh bahasa daerah mereka. Tim pelaksana menyimpulkan bahwa pelatihan ini bisa membantu mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris memperbaiki kesalahan pengucapan akhiran –ed pada verba lampau bahasa Inggris.
Pemberdayaan Usaha Urutan di Badung Melalui Penerapan Iptek
Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi;
I Gusti Agung Mas Krisna Komala Sari;
Putu Indah Ciptayani
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.283
Usaha kuliner online menjadi solusi usaha di masa pandemi Covid-19, salah satunya adalah usaha daging babi milik mitra pengabdian. Usaha ini dimulai dari penjualan daging babi mentah kemudian merambah pada produk olahan daging babi yaitu tum kulit babi, gorengan babi, dan urutan babi. Lokasi produksi usaha ini adalah Br. Latusari, Abiansemal, Badung. Proses produksi usaha ini masih dilakukan secara manual dan melibatkan pihak lain untuk proses yang memerlukan alat atau mesin. Selain itu, tidak memiliki alat vakum untuk pengemasan produk serta keterbatasan pemasaran. Solusi untuk permasalahan mitra yaitu penyediaan teknologi tepat guna berupa alat produksi dan pengemasan dan pelatihan teknologi tepat guna berupa pelatihan pengemasan dan sosial media. Indikator capaian yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan jumlah produksi 50%, penambahan 1 jenis produk yaitu urutan babi frozen. Kegiatan yang telah terlaksana yaitu persiapan kegiatan, sosialisasi, penyediaan teknologi tepat guna, pelatihan serta pendampingan teknologi tepat guna dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi, produksi meningkat karena adanya permintaan terdapat penghematan waktu produksi sebesar 50% dari 8 jam menjadi 4 jam serta penambahan jenis produk yaitu urutan frozen serta tercapainya pemasaran menggunakan teknologi tepat guna berupa Facebook dan Instagram.
Pemberdayaan Bumdes Wisnu Prabawa Desa Guwang Sukawati Menuju Desa Wisata
I Gde Agus Jaya Sadguna;
I Made Anom Adiaksa;
Ni Ketut Pradani Gayatri Sarja
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.284
Maraknya pengembangan desa menjadi desa wisata memunculkan niatan desa-desa menjadi desa wisata. Desa Guwang merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar dengan memiliki luas wilayah 278,5 Ha. Desa ini dibagi menjadi beberapa wilayah yaitu bagian utara, timur, dan barat. Pada tahun 2015 penduduk Desa Guwang berjumlah 6.029 jiwa. Desa guwang tidak memiliki areal hutan namun demikian Desa Guwang memiliki sentral Pengerajin Industri kecil seperti Pengerajin patung, tukang ukir dan jasa, seni budaya di Desa Guwang sangat berkembang. Desa Guwang merupakan salah satu desa di Bali yang menjadikan potensi objek wisata Hidden Canyon sebagai unit Badan Usaha Milik Desa. Walaupun dikelola oleh BUMdes saat ini status Desa Guwang belum menjadi Desa Wisata. Beberapa permasalahan yang dihadapi adalah belum optimalnya pengelolaan desa wisata melalui BUMdes dengan legitimasi Desa Wisata Guwang, kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat desa dalam memetakan potensi wisatanya serta belum optimalnya peran Pokdarwis dan pemandu wisata dalam memberikan pelayanan serta fasilitas pendukung di objek wisata Hidden Canyon. Solusi yang diberikan untuk permasalahan tersebut adalah memberikan pelatihan mengenai pemetaan potensi desa untuk menuju desa wisata, melakukan pendampingan dan pelatihan kepada Pokdarwis dan pemandu wisata untuk meningkatkan pelayanan di objek wisata Hidden Canyon, memberikan bantuan infrastruktur pendukung di desa wisata dan objek wisata seperti Plang Desa Wisata, plang petunjuk arah, serta denah objek wisata serta melakukan pendampingan dan pelatihan pengelolaan desa wisata melalui Bumdes dengan legitimasi Desa Guwang. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarat desa tentang pemetaan potensi desa, meningkatkan pelayanan Pokdarwis dan pemandu wisata, penambahan infratruktur penunjang untuk objek wisata Hidden Canyon serta meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan desa wisata melalui Bumdes dengan legitimasi Desa Guwang.