Articles
58 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 4 (2022)"
:
58 Documents
clear
Budidaya Empon-Empon dan Praktik Pembuatan Jamu pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
Indah Sulistiyawati;
Wahyu Maulana Endris;
Chamid Sutikno
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.295
Kegiatan budidaya empon-empon di Kabupaten Banyumas sudah menjadi tradisi budaya dalam bentuk kearifan lokal, yang didefinisikan sebagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas hidup. Seiring perkembangan jaman tradisi budidya empon-empon dan pembuatan jamu tradisional mulai tidak dikenali generasi muda, olehkarenya diperlukan upaya pelestarian. Tujuan program ini mengenalkan dan melatih ketrampilan hardskill siswa SMP Maarif NU 1 Purwokerto dalam budidaya empon-empon dan membuat jamu tradisional. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi; koordinasi program, sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan serta evaluasi dan monitoring pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini telah diikuti sejumlah 32 siswa kelas IX SMP Maarif NU 1 Purwokerto, yang diawali dengan kegiatan pre test untuk mengukur pemahaman materi dan dilanjutkan penyuluhan dan praktik budidaya dan membuat jamu tradisional, serta diakhiri dengan post test. Peningkatan hasil pre test dan post test menjadi tolok ukur kelancaran dan keberhasilan program dengan peningkatan 25%. Selama kegiatan berlangsung mitra sangat antusias mengikuti dan telah memiliki perubahan dengan kemampuan mempraktekkan ketrampilan buddidaya empon-empon dan membuat jamu tardisional sebagai bentuk pelestarian lingkungan.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Untuk Efektivitas Pengolahan Buah Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil Pada Kelompok Usaha Balini
Jeni Susanti;
I Ketut Suwintana;
I Made Budiada;
Ketut Nurhayanti
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.296
Melihat potensi hasil pertanian buah kelapa di Bali yang selama ini dijadikan sebagai sarana ritual keagamaan dan juga dijadikan sebagai minyak kelapa, Kelompok Usaha Balini berinovasi untuk mengolah buah kelapa menjadi Minyak kelapa murni yang biasa disebut Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai salah satu usaha meningkatkan nilai ekonomis buah kelapa, selama ini Kelompok Usaha Balini memproduksi VCO menggunakan metode tradisional yang mana metode tradisonal memiliki kelemahan yaitu memerlukan proses produksi 24 jam dan berpotensi gagal produksi jika suhu ruangan tidak stabil. Kegitan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Virgin Coconut Oil dengan menerapkan teknologi tepat guna yaitu alat sentrifugal dalam proses produksi. Hasil kegiatan adalah penerapan teknologi tepat guna yaitu alat sentrifgual dalam pengolahan buah kelapa menjadi Virgin Coconut Oil sehingga, dapat meningkatkan produktivitas mulai dari kuantitas produksi dan juga efesiensi waktu, hal ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas produksi VCO pada Kelompok Usaha Balini.
Pelatihan Communication Skill Bagi Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) di Kabupaten Pelalawan
Tantri Puspita Yazid;
Welly Wirman;
Ringgo Eldapi Yozani;
Tutut Ismi Wahidar;
Ikhma Zurani;
Sesdia Angela;
Salsabila Salsabila
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.298
Kemampuan komunikasi dibidang pariwisata sangat dibutuhkan untuk memunculkan kesan yang baik bagi parawisatawan yang datang berkunjung ke objek wisata di Kabupaten Pelalawan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada kelompok sadar wisata (POKDARWIS) di Kebupaten Pelalawan berlangsung di Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Pelalawan. Pelatihan communication skill di bidang pariwisata menekankan pada pentingnya mengutamakan kesan atau pengalaman bagi para wisatawan agar berkunjung dan datang kembali. Dalam meningkatkan kesan ini diperlukan kemampuan komunikator POKDARWIS yang cakap menguasai objek wisata, selain itu perlu adanya media atau chanel seperti brosur dan spanduk. Dalam pelatihan ini diajarkan bagaimana membuat pesan yang baik dan pesan yang efektif, sehingga sampai kepada para wisatawan dengan baik. Pada pengabdian ini diajarkan juga tentang konsep sadar wisata dan Sapta Pesona yang mencakup rasa aman, tertib, bersih, sejuk, indah ramah dan kenangan. Dalam communication skill untuk bidang pariwisata, diberikan juga materi tentang pentingnya hospitality dan tourism yang mencakup penyelesaian masalah, kemampuan komunikasi interpersonal, kemampuan berbahasa, kemampuan manajemen dan kemampuan multi tasking. Hal ini bertujuan agar para wisatawan mendapatkan pengalaman yang menarik dan ingin datang kembali berkunjung. Selain itu, juga diajarkan kemampuan komunikasi nonverbal bagi POKDARWIS dalam memberikan service kepada wisatawan baik wisatawan mancanegara dan domestik.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Maksuk Maksuk;
Intan Kumalasari;
Aidil Dwi Rangga;
M. Iqbal Pratama;
Mardanila Mardanila;
Nibras Qaulan Tsaqila
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.300
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang paling banyak pada kelompok lanjut usia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan pendampingan kelompok peduli hipertensi dengan metode peer group support sebagai upaya deteksi dini penyakit hipertensi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat sadar hipertensi. Metode Pengabdian yang digunakan adalah edukasi dan pendampingan pada kelompok peduli hipertensi dengan metode peer group support. Penyampaian materi dengan ceramah, diskusi, tanya jawab menggunakan media leafleat, poster, video dan mengajarkan cara deteksi dini gejala hipertensi. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan yaitu meliputi perizinan, analisis situasi, dan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat; tahap kedua adalah pelaksanaan yaitu pembentukan kelompok peduli hipertensi dan edukasi mengenai cara pencegahan hipertensi; tahap ketiga adalah monitoring dan evaluasi hasil kegiatan dengan mendamping kelompok peduli hipertensi kepada masyarakat disekitar lokasi kegiatan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan observasi pada kegiatan yang telah dilakukan. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan kelompok peduli hipertensi melalui peer group support, karena itu keberlanjutan dari kegiatan ini perlu difasilitasi oleh kader kesehatan dan petugas puskesmas. Hasil temuan dari kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu kelompok peduli hipertensi mengikuti kegiatan dengan semangat dan mampu mengenali tanda, gejala dan bagaimana pencegahan hipertensi. Jumlah peserta yang menjadi kelompok peduli hipertensi sebanyak 20 orang yang diketua oleh ketua RT setempat. Hasil evaluasi saat proses kegiatan pada peserta kegiatan yaitu setiap mampu menjelaskan bagaimana cara pencegahan hipertensi dan berkomitmen untuk menciptakan Gerakan Masyarakat Sadar Hipertensi. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kelompok peduli hipertensi dalam mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Sadar Hipertensi (GERMASASI). Oleh karena itu, untuk keberlanjutan dari kegiatan ini perlu dilakukan monitoring dan evaluasi kegiatan oleh kader dan petugas puskesmas.
Penguatan Manajerial Pengurus BUMDes Asung Daya Dalam Penentuan Penyusutan Aset Tetap
Indah Anisykurlillah;
Lyna Latifah;
Amir Mahmud;
Nurdian Susilowati;
Arumawan Mei Saputra
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.301
Tahun 2022 memberikan tantangan tersendiri bagi BUMDes Asung Daya karena sudah legal menjadi badan usaha berbentuk CV sehingga diperlukan kesiapan dalam pengelolaan keuangan dan pelaporan yang baik sesuai standar akuntansi khususnya pada penyajian penyusutan aset tetap. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pertama direktur dan pengurus BUMDes Asung daya dapat memahami cara memperoleh dan mengakui aset baik aset lancar maupun aset tetap dan kedua dapat melakukan identifikasi aset yang disajikan dalam laporan keuangan. Ketiga, dapat menyajikan laporan keuangan dalam bentuk excel sederhana. Metode yang digunakan adalah pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa direktur dan pengurus BUMDes Asung Daya dapat melakukan pengakuan aset tetap, mengidentifikasi jenis aset tetap yang dimiliki, dan dapat menyajikanya dalam laporan keuangan. Ada tiga jenis aset tetap yang diidentifikasi berdasarkan sumber perolehannya, yaitu aset pinjaman berupa truk sampah, aset hibah berupa mesin laundry dan frozen food, aset sewa berupa bangunan mini market, dan aset yang dibeli dari hasil usaha BUMDes berupa etalase, lemari pendingin, komputer, laptop, dan lainnya.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pertanian Perkotaan Melalui Pelatihan Pemeliharaan Tanaman Hias
Nurlita Pertiwi;
Erma Suryani Sahabuddin;
Irma Aswani Ahmad
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.302
Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Tim Penggerak PKK kelurahan Maradekaya Kecamatan Makassar. Metode PRA dilakukan untuk mendorong mitra untuk menganalisis masalah dan potensi wilayah yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kapasitas ekonominya. Fokus materi yang diberikan pada mitra adalah pemeliharaan tanaman hias sebagai upaya perluasan pertanian perkotaan. Sebanyak 30 orang terlibat dalam program ini mengikuti kegiatan selama tiga hari. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemeliharaan tanaman hias.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair bagi Kelompok Ibu PKK di Kota Makassar
Mohammad Ahsan S. Mandra;
Ahmad Rifqi Asrib;
Nur Anny Suryaningsih Taufieq
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.303
Artikel ini mengkaji implementasi pelatihan bagi ibu-ibu di Kota Makassar tentang pengelolaan sampah organik menjadi pupuk organik cair. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini melibatkan 30 peserta yang tergabung dalam organisasi PKK di Desa Maradekaya Utara, Kecamatan Makassar, Kota Makassar. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahapan yang meliputi: (1) sosialisasi kegiatan, (2) pemberian pretest, (3) pemberian materi tentang pemilahan sampah organik dan anorganik, (4) pemberian materi tentang pembuatan pupuk organik cair, (5) pemberian materi tentang pemanenan pupuk organik cair; dan (6) pemberian materi tentang penggunaan pupuk organik cair. Hasil tes pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan ini menunjukkan peningkatan yaitu rata-rata hasil pretest berada pada kategori rendah dan hasil posttest menunjukkan kategori tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa materi pelatihan dipahami dengan baik oleh peserta.
Alih Teknologi dan Pemanfaatan Limbah Jahe sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Barugae Maros
Hilmi Hambali;
Amanda Pattapari;
Zalkha Soraya
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.306
Desa Barugae merupakan salah satu desa penghasil jahe terbanyak di Kecamatan Mallawa kabupaten Maros, karenanya juga dijuluki Desa Jahe. Produk unggulan desa adalah minuman jahe instan kemasan. Dari produksi jahe instan inilah diperoleh limbah ampas jahe yang cukup banyak, ternyata ampas jahe masih bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan pupuk organic cair yang bisa para petani di desa gunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman jahe. Dengan memproduksi sendiri maka lebih bisa menghemat pengeluaran unuk membeli pupuk. Pembuatan pupuk organic cair sangat sederhana, dengan menggunakan metode fermentasi menggunakan EM4. Semua bahan yang digunakan akan dimasukkan ke dalam suatu wadah besar tertutup rapat atau yang disebut komposter selama 3 minggu. Setelah itu pupuk cair sudah bisa digunakan untuk tanaman. kegiatan pembuatan pupuk organic cair ini diberikan kepada mitra yaitu Kelompok Tani Wanita Semangat Baruga yang terdiri dari 10 orang anggota dan 1 orang ketua. Kegiatan pengabdian ini berlangsung dalam dua kali kegiatan, yang pertama yaitu pelatihan pembuatan pupuk organik cair dan yang kedua adalah pelatihan pengemasan produk dan digital marketing. Mitra sangat antusias dan berterima kasih atas kegiatan tersebut dan berharap bisa terus bekerjasama demi kesejahteraan masyarakat khususnya petani jahe di desa Barugae.
Pelatihan Dasar Robot Line Tracer Analog bagi Siswa MAN 1 Jombang
Meta Yantidewi;
Dzulkiflih Dzulkiflih;
Frida Ulfah Ermawati;
Abu Zainuddin
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.308
Teknologi robotika berkembang semakin pesat di era Revolusi Industri 4.0. Berbagai macam robot semakin mewarnai kehidupan sehari-hari. Keadaan yang demikian menjadikan pelajar tertarik mempelajarinya, sehingga MAN 1 Jombang sebagai salah satu lembaga pendidikan menjadikan robotika sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikulernya. Sayangnya, ekstrakurikuler robotika di MAN 1 Jombang semakin sedikit pesertanya. Untuk mengantisipasi semakin menurunya anggota ekstrakurikuler ini, MAN 1 Jombang dan tim PKM Jurusan Fisika Universitas Negeri Surabaya mengadakan pelatihan dasar robot line tracer analog yang ditujukan bagi para siswa MAN 1 Jombang. Sebanyak 17 siswa MAN 1 Jombang yang terbagi dalam enam kelompok mengikuti pelatihan ini. Dari keenam kelompok tersebut telah berhasil dirakit enam buah robot line tracer analog. Para siswa peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan ini bahkan merasa termotivasi untuk mempelajari lebih lanjut bidang robotika meskipun beberapa merasa bahwa bidang ini tidaklah mudah dipelajari.
Penerapan Smart Monitoring Tarpaulin Fish bagi Pembudidaya Ikan Aliran Sungai Jembatan Kembar di Kelurahan Loktabat Utara Banjarbaru berbasis MQTT
Dodon Turianto Nugrahadi;
Irwan Budiman;
Muliadi Muliadi;
M. Reza Faisal
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.310
Smart Monitoring Tarpaulin Fish merupakan pengelolaan kualitas air tentang upaya memantau kualitas air sehingga dapat tercapai kualitas air kondisi yang diinginkan sesuai dengan kondisi alamiahnya. Pada kegiatan budidaya perikanan, untuk keseimbangan ekosistem perairan dalam suatu wadah yang terbatas bahwa pH akan rendah dan kandungan oksigen terlarut akan berkurang, sebagai akibatnya konsumsi oksigen akan menurun, aktivitas pernafasan ikan naik dan selera makan ikan akan berkurang. Menurut Rochyani (2018) bahwa faktor penentu kualitas air untuk kolam budidaya ikan antara lain keasaman atau kebasaan air, kekeruhan air, suhu air, kandungan oksigen, dan kandungan garam. Warga di pesisir sungai jembatan kembar Loktabat Utara Kota Banjarbaru saat ini telah berbudidaya perikanan. Pengelolaan budidaya perikanan memerlukan pemantauan secara berkala dikarenakan perlunya pengamatan kualitas air budidaya perairan. Pembudidaya ikan sungai jembatan kembar Loktabat Utara rata-rata bekerja juga sebagai buruh harian, sehingga ada kalanya tidak dapat memantau kondisi kolam. Maka dibutuhkan teknologi yang dapat memudahkan dalam memantau pengelolaan kondisi kolam budidaya perikanan. Penggunaan smart monitoring tarpaulin fish ini menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu kolam terpal berbasis IoT (Internet of Things). Kondisi ini memantau kondisi suhu, dan kondisi tds air dengan menggunakan koneksi internet broadband berbasis MQTT (Message Queuing Telemetry Transport) serta bertenaga surya. Hasil implementasi ini terpenuhinya pemantauan secara real time kondisi kolam budidaya ikan hingga 80%. Penurunan kematian ikan hingga 30% karena percepatan penanganan kualitas air.