cover
Contact Name
Ridwan Abdurrahman
Contact Email
ridwanabdurrahman@umri.ac.id
Phone
+6281268596642
Journal Mail Official
suryateknika.umri@gmail.com
Editorial Address
Simpang Komersil Arengka (SKA, Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28290
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Surya Teknika
ISSN : 23546751     EISSN : 27237222     DOI : 10.37859
Core Subject : Engineering,
a media of communication and reply forum for scientific works especially concerning the fields of industrial technology, machinery, and automotive.
Articles 384 Documents
Asessment Ergonomi Metode ROSA pada Tenaga Kesehatan di Puskesmas Klafdalim Distrik Moisegen Kabupaten Sorong Rohayati, Rohayati; Saftarina , Fitria
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10796

Abstract

Penilaian risiko ergonomi pada tenaga kesehatan penting dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi pada tenaga kesehatan di Poli Umum dan bagian Farmasi Puskesmas Klafdalim Distrik Moisegen Kabupaten Sorong menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Metode ROSA digunakan untuk mengevaluasi faktor risiko ergonomi yang meliputi kursi, monitor, meja kerja, mouse, keyboard, serta durasi kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas kerja, dokumentasi foto, serta penilaian postur kerja pada saat pencatatan rekam medis dan peracikan obat. Hasil penilaian menunjukkan bahwa skor akhir ROSA pada kedua aktivitas kerja adalah 7, yang termasuk dalam kategori risiko tinggi. Risiko utama yang ditemukan meliputi posisi duduk membungkuk, ketinggian meja yang tidak sesuai, tidak tersedianya sandaran tangan, serta area kerja yang sempit. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan keluhan muskuloskeletal pada leher, bahu, punggung bawah, dan pergelangan tangan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi ergonomi segera berupa perbaikan fasilitas kerja, penataan area kerja, serta penerapan pelatihan postur kerja dan microbreaks untuk menurunkan risiko gangguan kesehatan akibat kerja.
Tinjauan Kelayakan Operasional PLTMH Pada Sungai Batang Senamat Ulu Rahmawati, Devit; Yati Putri, Suci Rahmadini; Kurnia Putri, Ade; Nasution, Ari Endra; Arnita, Arnita
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10896

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kelayakan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Sungai Batang Senamat Ulu, Desa Senamat Ulu, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui potensi air berupa debit dan Head, menilai kinerja operasional, serta menganalisis aspek ekonomi melalui perhitungan PaybackPeriod (PP) dan Net Present Value (NPV). Data diperoleh dari hasil pengukuran langsung di lapangan serta data sekunder dari pengelola PLTMH. Hasil penelitian menunjukkan debit air sebesar 2,08 m³/s dan head efektif 1,47 m. PLTMH berkapasitas 30 kW menyalurkan daya 27 kW kepada 104 rumah dengan iuran Rp50.000 per bulan. Berdasarkan analisis ekonomi, diperoleh PP selama 30 tahun dan NPV sebesar –Rp 811.650.000. Secara finansial proyek ini sangat kurang menguntungkan, namun dari sisi manfaat sosial dan lingkungan, PLTMH dinilai layak untuk dilanjutkan karena mampu meningkatkan kemandirian energi dan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Beban Kerja Fisik pada Karyawan PT.XYZ Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) Anggraini, Denny Astrie; Maulidi, Irham; Miftah Rezkia, Salsabila
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.8783

Abstract

PT Xyz Indonesia merupakan perusahaan penyedia jasa logistik yang memberikan pelayanan jasa pergudangan. Pada warehose PT. Xyz diarea outbound saat ini memiliki karyawan sebanyak 3 orang dengan waktu kerja setiap hari senin – jumat bekerja dari pukul 07.20-16.30 WIB, dengan istirahat 1 jam pada pukul 11.30-12.30. Dari ketiga karyawan memiliki jenis pekerjaan yang sama diantaranya penempelan stiker outbound, scan verifikasi, penalian barang, dan pengangkutan barang menuju kontainer. Hasil dari wawancara pada karyawan tersebut, terdapat ada karyawan yang bekerja melebihi standar kerja overtime yang tidak mendapatkan uang/gaji lemburnya, dan karyawan menawarkan kepada perusahaan untuk menambahkan beberapa karyawan agar waktu kerja overtime karyawan lebih berkurang. Maka dari itu dilakukan tindakan identifikasi terhadap 3 orang karyawan dalam 4 minggu kerja efektif dimulai dari tanggal 04 Maret – 29 Maret 2024, menggunakan metode FTE (Full Time Equivalent). Pengambilan data waktu tersebut menggunakan Stopwatch, untuk mendapatkan data yang lebih akurat. Berdasarkan hasil pengolahan data 3 karyawan tersebut mengalami overload. Dari hasil perhitungan indeks FTE didapatkan karyawan Fajar dengan nilai FTE 1,80, karyawan Arif dengan nilai FTE 1,75, dan Karyawan Hardika dengan nilai FTE 2,24, didapatkan dari rata rata waktu (jam) masing-masing karyawan. Dengan analisis diatas diberikan beberapa usulan yaitu penambahan 2 karyawan di PT. DSV Solutions Indonesia. Sehingga perlu untuk merekrut 2 orang karyawan agar tidak terjadi overload yang mengakibatkan hasil yang tidak optimal.
Minimasi Cacat Produk Lightning Arrester di PT.XYZ dengan Pendekatan PDCA Surani, Surani; Hima, Siti Muhimatul Khoiroh
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.9479

Abstract

PT.XYZ is a manufacturing company specializing in high-voltage electrical insulators, including Lightning Arresters. The company faces a major quality issue, with a product defect rate of 4.6%, exceeding its maximum tolerance limit of 2%. This study aims to reduce the defect rate through a structured and continuous improvement approach using the PDCA (Plan-Do-Check-Act) cycle. Data were collected through field observations, interviews with relevant personnel, and analysis of historical production records. Findings reveal that the most prevalent defect originates from the injection process, specifically related to undercured material. The implementation of PDCA, supported by fishbone diagram and 5W+1H analysis, successfully formulated effective corrective actions. Post-implementation results indicate a significant decrease in defect rates. Consequently, this approach contributes to enhanced product quality, improved operational efficiency, and greater customer satisfaction.
Studi Efek Penuaan Termal Terakselerasi pada Degradasi Dielektrik Breakdown Minyak Mineral dan Minyak Nabati sebagai Alternatif Eliana, Bella; Jakariya, Jakariya; Saodah, Siti; Deni, Ahmad; Widyastuti, Christine; Irawan, Irawan
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10367

Abstract

This study investigates the degradation of breakdown voltage and dielectric strength of mineral oil type Nynas and pure soybean oil used as transformer insulation under accelerated thermal aging at 150°C for 800 hours. Sampling was conducted every 200 hours, and parameters were measured using standard electrode methods following IEC guidelines. Results show that mineral oil experiences significant exponential decay in electrical properties, indicating rapid chemical degradation. In contrast, soybean oil exhibits greater stability during initial and mid-aging phases, although a marked decline accompanied by gel formation occurs at later stages (600–800 hours). The exponential decay model fits the mineral oil degradation data, while the second-order polynomial model better represents the nonlinear degradation pattern of soybean oil. This study highlights the potential of soybean oil as an environmentally friendly insulation alternative, with attention needed on its physical stability during long-term use. Abstrak: Penelitian ini membahas degradasi tegangan breakdown dan kekuatan dielektrik minyak mineral tipe Nynas dan minyak kedelai murni sebagai isolasi transformator di bawah penuaan termal terakselerasi pada suhu 150°C selama 800 jam. Pengujian dilakukan dengan interval 200 jam menggunakan metode elektroda jamur sesuai standar IEC. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa minyak Nynas mengalami penurunan eksponensial pada seluruh parameter kelistrikan, menandakan degradasi kimiawi yang cepat. Sebaliknya, minyak kedelai murni menunjukkan ketahanan lebih baik pada fase awal hingga menengah aging, meskipun terjadi penurunan yang signifikan dan pembentukan gel pada tahap lanjut (600–800 jam). Model eksponensial sesuai untuk minyak mineral, sedangkan model polinomial orde dua lebih tepat untuk menggambarkan pola degradasi minyak nabati. Studi ini memperkuat potensi minyak kedelai murni sebagai alternatif ramah lingkungan, namun perlu perhatian khusus terhadap stabilitas fisik pada penggunaan jangka panjang.  
Evaluasi Efektivitas Penggunaan Resin pada Sistem Demineralizer Air Tangki PT TRIGA 2000 Sumitra, Indriyani; Apridalianti Melkias, Alvera; Inastrian, Adyuta; Habibi, Fairuz Syahka
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10410

Abstract

Evaluasi Penggunaan Resin Pada Sistem Demineralizer Air Tangki PT TRIGA 2000. Sistem demineralizer merupakan sistem yang berfungsi untuk merawat air tangki reaksir agar nilai konduktivitas tetap dibawah 3,5 µmhos untuk mencegah korosi pada komponen reaksi yang terpapar air, terutama elemen bahan bakar. Demineralizer melakukan fungsi ini dengan menghilangkan kotoran larut dari air menggunakan resin mixed bed. Resin yang digunakan merupakan resin khusus yang di desain untuk nuklir yaitu Amberlite IRN 150 H/OH Ion Exchange Resin. Menurut Laporan Analisis Keselamatan (LAK), resin harus diganti setelah 6 bulan pemakaian. Telah dilakukan penelitian pada saat penggantian resin setiap 6 bulan sekali dengan penggunaan kontinu 12 hari selama satu bulan. Rata – rata nilai konduktivitas air tangki reaksi berada pada 0,9 – 1,1 µmhos dengan catatan tidak ada penambahan air tangki reaksi di tengah siklus penggunaan resin selama 6 bulan. Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai pH, konduktivitas, dan kadar mineral pada setiap siklus resin dari tahun 1 tahun tertentu ( mohon tidak disebutkan Tahunnya) .Hasil analisis menunjukkan resin mampu bekerja dengan baik dan efektivitas resin mencapai 77% - 92%. Waktu penggunaan resin dalam satu siklus bervariasi tergantung pada aktivitas zat kotoran yang larut pada air tangki reaksi.
Analisis Kinerja Optical Coherence Tomography (OCT) di Klinik Utama Mata Saruni Putri, Aulivia Widya; Permata, Endi
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan kelayakan alat Optical Coherence Tomography (OCT) merek Topcon 3D Maestro 2 yang digunakan di Klinik Utama Mata Saruni, Pandeglang Banten. Observasi dilakukan selama satu bulan dengan meninjau kondisi fisik, kinerja operasional, serta sistem pemeliharaan alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik alat masih sangat baik, seluruh komponen berfungsi normal, dan citra rentina yang dihasilkan tajam serta konsisten. Meskipun pemeliharaan rutin telah dilakukan, sistem pencatatan pemeliharaan masih bersifat manual dan belum terdokumentasi secara terstruktur. Secara keseluruhan OCT Topcon 3D Maestro dinilai masih layak digunakan untuk pemeriksaan diagnostik rentina. Pengembangan sistem pencatatan digital dan pelatihan teknisi berkelanjutan diarahkan untuk menjaga kinerja alat dalam jangka panjang.
Perancangan dan Pemasangan Sistem DCS Pada Vaccum Pan dalam Otomatisasi Proses Produksi Gula Aditya, Muhammad Subhan; Aribowo, Didik; Sasongko , Probo
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10431

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan pemasangan sistem Distributed Control System (DCS) pada unit vacuum pan sebagai bagian dari upaya otomatisasi proses produksi gula. Vacuum pan merupakan salah satu tahap kritis dalam kristalisasi gula yang membutuhkan pengendalian parameter proses secara presisi, seperti suhu, tekanan, dan tingkat vakum. Dengan penerapan DCS, pengendalian parameter tersebut dapat dilakukan secara otomatis, real-time, dan terintegrasi, sehingga kualitas kristalisasi gula lebih konsisten dan efisiensi energi dapat ditingkatkan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta wawancara dengan pihak terkait untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan sistem dan implementasinya. Proses perancangan mencakup pemetaan instrumen lapangan, penarikan kabel, terminasi panel, hingga integrasi dengan modul I/O dan antarmuka operator di Central Control Room (CCR). Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem DCS mampu meningkatkan keandalan operasi, mengurangi ketergantungan pada pengendalian manual, serta mendukung keberlanjutan operasional pabrik gula.
Analisis Sistem Penjadwalan Perawatan Mesin Penggiling Kedelai pada UMKM Tahu Wijaya Arista, Anggia; Sumbara, Syah Fery Zaki; Azharman, Zefri
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10438

Abstract

Tahu Wijaya, a micro, small, and medium enterprise (MSME), relies on soybean grinding machines as the main equipment in its production process. However, the high frequency of machine failures results in recurring downtime, thereby disrupting production continuity. This study aims to determine an optimal maintenance schedule for the soybean grinding machines to minimize downtime and improve production efficiency. The method used in this study is Reliability Centered Maintenance (RCM), beginning with the collection of primary data through observation, interviews, and questionnaires, along with secondary data from machine downtime records. Risk analysis of machine failures was conducted using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method to obtain the Risk Priority Number (RPN) for each machine component. The results showed that the grinding stone was the component with the highest RPN of 256, followed by the motor with 168 and the adjustment bolt with 150. Additionally, the calculations of Mean Time to Failure (MTTF) and Mean Time to Repair (MTTR) yielded values of 22.55 hours and 1.5 hours, respectively. Based on these analyses, the ideal preventive maintenance interval was established before the machine reached 244 operating hours. This study concludes that the application of the RCM method is effective in producing a data-driven machine maintenance schedule that reduces potential downtime, thereby supporting smooth and continuous production at Tahu Wijaya MSME
Analisis Keandalan Trafo 2000 kVA dan Panel kubikel 20 kV melalui Preventive Maintenance PT Surya Toto Indonesia Tbk Triyatne, Yuninda; Aribowo, Didik
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10441

Abstract

Electrical distribution systems constitute vital infrastructure in manufacturing operations requiring high reliability levels to ensure production continuity. This study evaluates the performance of a 2000 kVA transformer and 20 kV cubicle panel at PT Surya Toto Indonesia, Tbk through reliability parameter analysis based on preventive maintenance strategies. A quantitative descriptive method was applied by collecting operational data during July-August 2025 covering 1,464 operating hours. Measured parameters included oil temperature, oil level, input/output voltage, load current, along with failure documentation and repair duration. Reliability analysis employed Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), and Availability calculations following IEEE Std 493-2017 standards. Research findings demonstrate the transformer achieved MTBF of 360 hours, MTTR of 4.5 hours, and availability of 98.8%, while the cubicle panel obtained MTBF of 292.8 hours, MTTR of 5 hours, and availability of 98.3%. Both availability values exceed Indonesian manufacturing industry standards (>95%) and approach world-class manufacturing category (>98%). Scheduled preventive maintenance programs encompassing daily inspections, weekly, monthly, and annual maintenance proved effective in reducing failure frequency. The study recommends implementing IoT-based condition monitoring and SCADA system integration to enhance reliability toward a 99% target.