Ners Muda
Ners Muda is intended to be the university journal for publishing articles reporting the results of research and case study in nursing. Ners Muda invites manuscripts in the areas of medical-surgical nursing, emergency and disaster nursing, critical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, mental health nursing, gerontological nursing, community health nursing, management and leadership nursing.
Articles
193 Documents
Penurunan Intensitas Nyeri Sendi Pasien Lansia Dengan Gout Artritis Menggunakan Kompres Jahe
Azizah, Febriani Azmatun;
Nurhidayati, Tri
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.8170
Meningkatnya kadar asam urat pada penderita gout akan dapat menimbulkan gejala seperti; nyeri, pembengkakan, kemerahan, dan terasa hangat pada area persendian. Bilamana gejala yang muncul tidak ditangani dengan baik maka akan dapat mengganggu aktivitas dan sampai bisa menyebabkan kerusakan sendi pada penderita. Kompres jahe merupakan salah satu teknik nonfarmakologi yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan intensitas nyeri setelah pemberian kompres jahe. Desain studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subjek studi kasus ini adalah lansia yang menderita gout artritis. Subjek studi kasus berjumlah 2 orang. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengukur skala nyeri dengan menggunakan instrumen numeric ratting scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian kompres jahe. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri dengan nilai rata-rata penurunan sebesar 60% setelah diberikan terapi kompres jahe selama 3 hari. Kompres jahe menurunkan intensitas nyeri pada lansia dengan gout artritis dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Terapi kompres jahe dapat menjadi intervensi alternatif untuk mengurangi nyeri pada pasien dengan gout artritis yang mengalami nyeri.
Penerapan Discharge Planning Pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap
Astride Wulandari Rusmana;
Tri Hartiti
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.10522
Discharge planning merupakan rangkaian atau proses interaksi pemberi pelayanan kesehatan secara multidisiplin dengan melakukan kolaborasi untuk dapat meningkatkan keberlanjutan perawatan pada pasien. Discharge planning diberikan untuk pasien maupun keluarga pasien dalam bentuk edukasi maupun pendidikan kesehatan. Discharge planning bermanfaat dalam membantu pasien dan keluarga memahami permasalahan, pencegahan, dengan meningkatkan pengetahuan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Desain studi pada penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan pendeketan asuhan keperawatan. Studi kasus melibatkan 2 klien yang sesuai dengan kriteria inklusi seperti pasien dengan DM tipe 2 yang dirawat inap selama 3 hari. Penentuan subjek studi kasus diambil secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Pengukuran pengetahuan menggunakan lembar kuesioner dan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi dalam rentang waktu 10 – 25 menit sebanyak 1 x sehari selama 3 hari berturut-turut. Terdapat peningkatan pemahaman atau pengetahuan pasien terhadap pelaksanaan discrage planning, dan berdasarkan wawancara pasien sudah memahami informasi yang diberikan dan merasa puas dengan penerapan discharge planning yang telah diberikan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan discharge planning efektif dalam peningkatan pemahaman atau pengetahun pasien tentang kondisi penyakitnya. Diharapkan perawat menerapkan pemberian discharge planning kepada pasien, mulai dari pasien masuk sampai akan direncanakan pulang dari rumah sakit.
Pengaruh Aromaterapi Jahe Terhadap Mual Pada Pasien Kanker Pasca Kemoterapi
Pawestri, Pawestri;
Wahyurini, Dwi Esti
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.8129
Kanker merupakan penyakit akibat mutasi sekumpulan gen pada sel tubuh yang mengatur proses penting, penatalaksanaan kanker salah satunya dengan kemoterapi. Rasa mual yang muncul pada pasien pasca kemotrapi merupakan salah satu efek samping dari pemberian obat-obatan kemoterapi. Tindakan non farmakologi yang diberikan untuk memberikan perasaan nyaman dan dapat mengatasi mual adalah penggunaan aroma terapi jahe. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aroma terapi jahe terhadap mual pada pasien kanker pasca kemoterapi di RSUP dr. Kariadi Semarang. Metode studi kasus ini adalah deskriptif yaitu menggambarkan tentang proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi dengan mengaplikasikan aromaterapi jahe mengunakan alat diffuser humidifier dengan cara 10 tetes aromaterapi dicampurkan dalam 100 ml air dan dimasukkan dalam humidifier di berikan selama 20 menit sehari tiga kali yang dilakukan pada pasien pasca kemoterapi di ruang kemoterapi RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sampel yang diambil tiga pasien dewasa dengan diagnosa kanker pro kemoterapi. Pengukuran mual pre-post dengan instrument Numerik Rating Scale (NRS). Terdapat penurunan skala mual pada ketiga pasien dan diikuti perbaikan nilai tanda-tanda vital. Intervensi aromaterapi jahe sangat efektif dalam menurunkan sekala mual pasien kanker pasca kemoterapi. Intervensi aromaterapi jahe bisa di jadikan standar oprasional prosedur (SOP) untuk menurunkan rasa mual pada pasien kanker pasca kemoterapi di ruang Kemoterapi RSUP dr. Kariadi Semarang.
Penerapan Terapi Murottal Pada Lansia Dengan Hipertensi
Pandiangan, Sefti Yollanda Uli;
Mariyam, Mariyam
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.8131
Penyakit kadiovaskuler ialah penyebab angka satu kematian pada dunia dengan 17,9 juta orang meninggal mewakili 31% seluruh kematian didunia dan 85% disebabkan serangan jantung dan stroke. Salah satu distraksi yang mereka gunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi adalah Murottal (mendengarkan bacaan Al-Qur'an). Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui rerata penurunan tekanan darah dengan pemberian terapi Murottal Al-quran pada responden lansia dengan hipertensi. Metode studi kasus ini menggunakan Deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subjek studi kasus adalah lansia dengan hipertensi. Subjek studi kasus berjumlah 2 orang, yang didapatkan secara purposive sampling. Subjek studi kasus telah menandatangani informed consent sebelum dilakukan pengambilan data. Data hasil studi disajikan dalam bentuk tabel intervensi rerata penurunan tekana darah pre dan post terapi Murottal selama 3 hari. Rata- rata tekanan darah kedua responden menagalami penurunan, tekanan darah sistolik turun sebesar 8 mmHg dan diastolik turun sebesar 7,7 mmHg. Reaksi positif surah Murottal Al-Kahfi mempengaruhi sekresi endorfin di hipotalamus, melemaskan dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi Murottal juga merupakan terapi tanpa efek samping, bagi penderita hipertensi merupakan terapi mandiri yang aman dan mudah dilakukan secara rutin di rumah.
Terapi Relaksasi Autogenik Dapat Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Aprilani, Susi;
Warsono, Warsono
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.10552
Peningkatan kadar gula darah yang melebihi batas ambang normal dapat menimbulkan berbagai masalah seperti hipoglikemia, hiperglikemia, diabetes ketoasidosis dan hyporosmolar nonketoti serta gangguan perfusi perifer pada ekstremitas. Ketika gula darah tinggi, dapat melemahkan dinding pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi ke sel-sel saraf. Akibat terjadi kerusakan dan gangguan pada fungsi saraf seperti gangguan penglihatan. Terapi komplementer dengan teknik relaksasi autogenik merupakan salah satu terapi yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah. Kadar gula darah yang tidak stabil pada penderita diabetes berisiko mengalami komplikasi, sehingga tubuh perlu rileks secara alami. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengidentifikasi teknik relaksasi autogenik terhadap variabilitas glikemik pada pasien diabetes tipe 2. Metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pasien dengan diabetes melitus di desa rw.04 desa Mranggen. Subyek studi kasus ini adalah 2 pasien lansia dengan hiperglikemi yang kemudian diberikan intervensi relaksasi autogenik. Studi kasus ini dilakukan pada tanggal 19 Agustus 2022 sampai 21 Agustus 2022. Sebanyak 3 kali pertemuan setiap sesi dilakukan selama 15 menit Pemeriksaan kadar gula darah menggunakan glukometer sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi autogenik. Dari hasil studi kasus selama 3 hari didapatkan kadar gula darah berkurang setelah dilakukan terapi relaksasi autogenik. Subyek studi kasus 1 dari gula darah 503 mg/dl menjadi 368 mg/dl dan pada subyek studi kasus 2 dari gula darah 437 mg/dl menjadi 285 mg/dl. Diharapkan subyek dapat memperaktekkan secara mandiri.
Analisis Praktik Klinik Keperawatan Pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) Terhadap Diaper Rash Pada Bayi Di Ruang Neonatal Intensive Care Unit RSUD Taman Husada Bontang Tahun 2022
Alawiyah, Nur Herlindra;
Zulaikha, Fatma
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.10173
Bayi mempunyai kulit yang sensitif terhadap keadaan yang ada dilingkungannya. Kondisi kulit bayi yang tipis mengakibatkan bayi lebih rentan terhadap iritasi, infeksi, dan alergi. Masalah yang sering terjadi pada bayi dan anak adalah diaper rash (ruam popok). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan analisa terhadap kasus kelolaan dengan menggunakan virgin coconut oil (VCO) terhadap diaper rash pada bayi. Hasil Pada 3 hari berturut-turut diberikan intervensi virgin coconut oil (VCO) pada daerah yang terdapat diaper rash dapat dilihat bahwa terjadi perubahan derajat diaper rash yang dialami By.Ny.F. Pada hari pertama derajat diaper rash yang dialami By.Ny.F dalam derajat 1 yaitu derajat ringan. Kemudian pada hari kedua derajat diaper rash yang dialami By.Ny.F masih dalam derajat 1 tetapi ada perubahan warna kulit yang awalnya kemerahan yaitu memudar. Pada hari ketiga derajat diaper rash yang dialami By.Ny.F dalam derajat 0 yaitu terdapat penurunan yang artinya kulit By.Ny.F yang awalnya terdapat kemerahan menjadi tidak terdapat kemerahan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu analisis menunjukkan adanya perubahan yang signifikan atau perubahan yang baik pada hasil observasi dengan penggunaan virgin coconut oil (VCO) terhadap diaper rash pada bayi.
Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Penerapan Terapi Relaksasi Hipnosis Lima Jari
Rodianah, Siti;
Aisah, Siti
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.8217
DM (diabetes melitus) mempunyai komplikasi psikologis yaitu pasien mengalami kecemasan ketika pasien cemas maka dapat memicu pengeluaran adrenocorticotropic hormone (ACTH) yang dapat mengaktifkan sekresi kortikosteroid, kortisol dan meningkatkan hormon glukokortikoid dan katekolamin sehingga mengakibatkan peningkatan gula darah. Salah satu terapi non farmakologi yang dilakukan mengurangi kecemasan yaitu pemberian terapi relaksasi hipnosis lima jari. Studi ini betujuan untuk melihat penurunan kecemasan sebelum dan setelah diterapkan hipnosis lima jari pada pasien DM. Desain studi yang digunakan adalah dengan proses pendekatan asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus. Subjek studi ini diambil sebanyak 2 pasien. Teknik sampling studi kasus ini menggunakan purposive sampling dengan menggunakan kriteria inklusi. Penerapan terapi relaksasi hipnosis lima jari dilakukan selama 3 hari, 1 kali sehari dilakukan selama 15 menit. Hasil studi kasus menunjukan adanya penurunan rata-rata kecemasan pada kedua subjek studi setelah diberikan intervensi terapi relaksasi hipnosis lima jari. Subjek studi kasus 1 mengalami penurunan rata-rata kecemasan dengan skor sebesar 20,3 dan subjek studi kasus 2 mengalai penurunan rata-rata kecemasan dengan skor sebesar 19,3. Terapi relaksasi hipnosis lima jari mampu menurunkan kecemasan. Rekomendasi dari studi kasus ini diharapkan terapi relaksasi hipnosis lima jari ini dapat digunakan di rumah sakit dan dilakukan mandiri.
Murrotal Al-Qur’an Menurunkan Kecemasan Pasien Kanker Serviks dengan Kemoterapi
Syukuriyah, Endah;
Alfiyanti, Dera
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.8137
Klien penderita kanker serviks yang dilakukan kemoterapi berisiko untuk mengalami masalah psikologis. Dilaporkan bahwa 15-40% wanita mengalami kecemasan setelah di diagnosa kanker serviks. Kecemasan muncul dikarenakan efek yang ditimbulkan oleh kemoterapi seperti rontoknya rambut, kulit keriput dan mual muntah. Terapi murrotal Al-Qur’an adalah salah satu cara mengurangi kecemasan karena dapat menenangkan. Selain itu terapi murrotal dapat mengatasi masalah seperti nyeri. Tujuan studi kasus ini mengetahui penurunan terhadap kecemasan pada pasien kanker serviks yang dilakukan terapi murrotal Al-quran. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah deskriptif observasi dengan melakukan asuhan keperawatan. Subyek pada kasus dilakukan terhadap 2 orang klien kanker serviks yang mengalami kecemasan. Klien diberikan terapi murrotal Al-Qur’an selama 30 menit dengan frekuensi 1 kali perhari selama 3 hari. Pengukuran kecemasan dilakukan dengan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Ada penurunan kecemasan secara signifikan dari kedua kasus dengan penurunan rerata 10,5. Kasus I dari skor 29 yaitu kecemasan berat berkurang menjadi skor 15 yaitu kecemasan ringan, sementara kasus II dari skor 23 yaitu kecemasan sedang berkurang menjadi skor 14 yaitu kecemasan ringan. Murrotal Al-Qur’an sangat efektif terhadap penurunan kecemasan pasien kanker serviks.
Pemberian Minyak Zaitun untuk Menurunkan Skala Pruritus pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis: Studi Kasus
Rosyada, Alfin Ni'mah;
Mustofa, Akhmad
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.10558
Pruritus merupakan salah satu masalah pada dermatosis yang menimbulkan perasaan tidak nyaman karena stimulasi gatal yang muncul. Pruritus uremic merupakan masalah umum yang terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis, insidensi dari pruritus uremic yaitu 15%-49% pre-dialisis dan 50%-90% terjadi ketika intradialisis. Pruritus disebabkan karena sel mast melepaskan histamin dalam jumlah yang cukup banyak. Pada karya ilmiah akhir ners ini penulis melakukan penerapan minyak zaitun pada pasien dengan pruritus uremic yang menjalani hemodialisis. Minyak zaitun merupakan golongan emolien atau pelembab yang dapat melembabkan dan memperkaya struktur kulit. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Instrumen yang digunakan pada studi kasus ini adalah numerical rating scale (NRS) pruritus. Penulis melakukan pemberian minyak zaitun pada pasien pruritus yang menjalani hemodialisis di Klinik Ginjal dan Hipertensi Lestari Semarang dengan 2 responden. Kriteria inklusi responden yaitu pasien PGK dengan pruritus yang menjalani terapi hemodialisis secara terjadwal dan pasien yang bersedia mengikuti kegiatan penelitian sesuai aturan dan waktu yang telah ditentukan. Prosedur pelaksanaan pemberian minyak zaitun dilaksanakan dua kali sehari dalam 2 minggu. Hasil dari studi kasus ini yaitu terdapat penurunan skor pruritus pada kedua responden dari skala 4 menjadi 1 dan skala 6 menjadi 3, sehingga dapat disimpulkan bahwa minyak zaitun dapat menurunkan skor pruritus pasien karena mengurangi sensasi gatal dan memberikan kelembaban pada kulit pasien. Intervensi pemberian minyak zaitun pada pasien pruritus dapat dimasukkan dalam sistem asuhan keperawatan di rumah sakit untuk menurunkan rasa gatal yang dialami oleh pasien-pasien dengan pruritus uremic.
Penerapan Pijat Effleurage Menggunakan Virgin Coconut Oil Dalam Menurunkan Risiko Pressure Ulcer Pada Pasien Dengan Stroke Non Hemoragic
Fernanda, Muhammad;
Yanto, Arief
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.10296
Pressure ulcer merupakan cedera pada kulit atau jaringan yang ada dibawahnya (biasanya diatas penonjolan tulang) sebagai akibat dari tekanan dan gesekan. Luka tekan dapat menimbulkan infeksi, rasa nyeri dan dampak psiokologis pada pasien. Pijat effleurage menggunakan virgin coconut oil mampu menurunkan pressure ulcer. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan pressure ulcer menggunakan pijat effleurage menggunakan virgin coconut oil. Desain studi kasus ini menggunakan deskriptif. Subjek studi kasus ini adalah pasien dengan diagnosa medis stroke non hemoragic dengan risiko tinggi pressure ulcer yang melakukan Rawat Inap. Subjek studi kasus ini terdiri dari 2 pasien yang didapatkan secara random. Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini menggunakan Braden Scale dan indikator gangguan integritas kulit dengan pengambilan data sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan Pijat effleurage menggunakan virgin coconut oil dua kali sehari dalam waktu 20 menit selama 4 hari. Berdasarkan hasil studi kasus didapatkan terjadi penurunan pressure ulcer antara sebelum dan setelah diberikan intervensi Pijat effleurage menggunakan virgin coconut oil pada kedua subjek studi kasus dengan rata-rata skore braden scale 10,5 (risiko tinggi) menjadi 16,5 (risiko rendah), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada penerapan pijat effleurage menggunakan virgin coconut oil dapat menurunkan risiko pressure ulcer pada pasien dengan stroke non hemoragic.