cover
Contact Name
Muhammad Aminuddin
Contact Email
jurnaljkpbk@gmail.com
Phone
+628125883874
Journal Mail Official
jurnaljkpbk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Anggur No 88 Samarinda 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan
Published by Universitas Mulawarman
Core Subject : Health, Science,
The aim of JKPBK is to promote excellence in health siences and practice through the dissemination of the latest, evidence-based, peer-reviewed clinical information and original research. This journal covers a wide range and consider articles of health sciences on all aspects on nursing area, public health science and clinical medicine. Nursing area such as: • Fundamental of Nursing: professional care provided to meet the basic needs of sick and healthy individuals • Pediatric Nursing: nursing care needs of sick and healthy infants, children, and adolescents, addressing their biopsychosocial needs • Maternity Nursing: nursing care on all maternal periods, women’s reproductive health and women’s violence • Psychiatric Nursing: professional nursing care for people to meet the mental health needs of sick and healthy individuals • Family and Community Health Nursing: professional nursing care for prevention and promotion to improve quality of life and well-being in the community. • Critical and Intensive Care Nursing: professional nursing care of critically ill patients • Medical Surgical Nursing: professional nursing care for adult patients who are acutely ill with a wide variety of medical problems and diseases or are recovering from surgery. Public health sciences and clinical medicine that impact to nursing science
Articles 162 Documents
Hubungan Persepsi Penderita Katarak Dengan Motivasi Mengikuti Operasi Katarak Massal Di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya Wilda Nur Mahmudah; Nina Pamela Sari; Bayu Brahmantia
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 1, No 2 (2018): JKPBK 1 Desember 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.543 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v1i2.3631

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan mata di Indonesia telah menjadi masalah sosial akibat angka kebutaan yang cukup tinggi, dengan penyebab utamanya katarak 71%. Katarak adalah opasitas lensa atau kekeruhan lensa. Kondisi ini akan mengakibatkan penglihatan mata terganggu dan dapat mempengaruhi jarak pandang mata. Salah satu cara penanganan  katarak ialah dengan operasi. Upaya pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut yaitu dengan mengadakan program operasi katarak massal.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi dan motivasi penderita katarak terhadap operasi katarak massalMetode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian korelasional. Populasi responden berjumlah 47 orang, dengan menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan chisquare.Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian diperoleh data yaitu persepsi baik sebanyak 59,6% dan motivasi baik 53,2%. Berdasarkan analisis statistik terdapat hubungan antara persepsi penderita katarak dengan motivasi mengikuti operasi katarak massal dengan pvalue 0,006. Dengan demikian persepsi yang baik akan menghasilkan motivasi yang baik, begitupun sebaliknya. Untuk meningkatkan persepsi dan motivasi yang baik perlu peningkatan pelayanan dalam penyelenggaraan operasi.Kata Kunci: motivasi, persepsi, operasi katarak massal
Efektifitas Metode Ceramah Dan Metode Leaflet/Brosur Terhadap Tingkat Pemahaman Ibu-Ibu Post Partum Tentang Asi Ekslusif Muhammad Aminuddin
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 1, No 2 (2018): JKPBK 1 Desember 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.009 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v1i2.3584

Abstract

Tingkat pemahaman ibu-ibu post partum tentang ASI ekslusif mempengaruhi pemberian ASI secara ekslusif oleh ibu-ibu post partum. Tingkat pemahaman tentang ASI ekslusif dapat diperolah melalui informasi yang diterima oleh ibu melalui media cetak, elektronik berupa iklan, penyuluhan atau lainnya. Informasi yang diberikan untuk meningkatkan pemahaman ibu post partum di RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda melalui penyuluhan atau ceramah dan pemberian brosur/leaflet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan metode ceramah dibandingkan dengan metode brosur/leaflet terhadap tingkat pemahaman ibu post partum tentang ASI ekslusif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 9 – 12 Juli 2014 di ruang Mawar RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda dengan 30 responden dengan metode pengambilan sampel convinience sampling. Responden dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 responden yang telah mendapat ceramah dan 15 responden yang telah mendapatkan brosur/leaflet. Desain penelitian yang digunakan deskriptif perbandingan, menggunakan uji t-test. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa ibu-ibu post partum yang telah mendapatkan brosur/leaflet tingkat pemahamannya tentang ASI ekslusif terbanyak berada pada kategori baik (49,6) sedangkan ibu-ibu post partum yang mendapatkan ceramah tingkat pemahamannya terbanyak berada pada kategori sedang (44,26). Dengan uji t-test didapatkan nilai t hitung (2,251) > nilai t tabel (2,048) pada df = 28 dan á = 0,05 yang berarti menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara metode ceramah dan metode brosus/leaflet dengan tingkat pemahaman ibu post partum tentang ASI ekslusif. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman ibu post partum tentang ASI ekslusif dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain; usia, tingkat pendidikan, jenis / metoda pengajaran dan lain-lain. Kata Kunci : Asi Ekslusif, Post Partum, Leaflet, Ceramah
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Austisme Dengan Partisipasi Ibu Dalam Penanganan Anak Autis Di Rumah Di Kota Balikpapan Ruminem Ruminem
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 2, No 1 (2019): JKPBK 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.546 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v2i1.3472

Abstract

Latar Belakang : Di Indonesia diperkirakan akan lahir 6.900 anak penyandang autisme per tahun dan Prevalensinya cenderung terjadi peningkatan. Demikian pula di kota Balikpapan, prevalensi autisme mengalami peningkatan. Program terapi anak autis selain terapi dengan obat-obatan dan diet, yang terutama adalah pendidikan dan latihan remedial dini yang intensif dan diarahkan pada kelainan-kelainan komunikasi dan perilaku yaitu dengan terapi perilaku, terapi wicara dan terapiokupasi yang bersifat individual. Pelaksanaan program terapi tidak hanya pada saat anak di tempat terapi, tetapi juga ketika anak di rumah. Keberhasilan dari penanganan anak autis di rumah sebagai kelanjutan terapi tergantung dari partisipasi ibu dalam menangani anak autis di rumah. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orang tua terhadap anak autis dengan partisipasinya dalam penanganan anak autis di rumah di Kota Balikpapan. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu dari anak autis di kota Balikpapan. Sampel penelitaian adalah ibu dari  anak autis yang  sedang menjalani terapi di pusat terapi anak autis  di kota Balikpapan  yang berjumlah   31responden, dengan tehnik purposive sampling.  Analisis data kuantitatif secara univariat dan bivariate menggunakakan uji korelasi product momen.Hasil Penelitian : menunjukkan bahwa  pengetahuan ibu tentang autisme  kategori tinggi sebanyak 17 responden (54,8 %) dan rendah 14 responden (45,2 %), Sikap ibu  yang tidak mendukung sebanyak 16 responden (51,6 %) dan mendukung 15 responden (48,4 %), Partisipasi ibu dalam penanganan anak autis di rumah kategori tinggi 13 responden (41,9 %) dan rendah sebanyak 18 responden (58,1 % ).  Hasil Bivariat  Hubungan antara pengetahuan ibu tentang autisme dengan sikap ibu terhadap anak autis tidak bermakna (p: 0.79 >0,05) dan Hubungan antara sikap ibu dengan partisipasi ibu dalam penanganan anak autis di rumah menunjukkan hubungan tidak bermakna (p : 0,64 > 0,05). Kesimpulan : Partisipasi ibu dalam penanganan anak autis di rumah tidak berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang autisme dan sikap ibu terhadap anak autis. Disarankan agar pengelola tempat terapi anak autis dapat memberikan informasi  kepada orang tua terkait pengetahuan, sikap dan penanganan anak autis di rumah.Kata Kunci : Partisipasi Ibu, Pengetauan, Sikap,  AutismeHubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Austisme Dengan Partisipasi Ibu Dalam Penanganan Anak Autis Di Rumah  Di Kota Balikpapan
Description of Family Support for the Elderly in Participating Activities in Posyandu at Mawar Merah Region Health Center Juanda Samarinda Siti Rahmadhani; Ade Rani Madya Swastika; Muhammad Aminuddin
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 3, No 1 (2020): JKPBK Juni 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.474 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v3i1.3803

Abstract

Background : The Elderly is the most crucial stage where in humans naturally there is a decrease or change in physical, psychological and social conditions that interact with each other. Family support, family role, and family motivation are very important for the elderly to check their health to one of the health services, namely the elderly posyandu. Aim Of The Research : Knowing the family support of the elderly in participating activities in posyandu at Mawar Merah Region Health Center Juanda Samarinda. Research Method : This research uses a quantitative descriptive design with a survey approach that is using a questionnaire. The Sample used amounted to 30 respondents using purposive sampling technique. Result : Family support given to the elderly at Posyandu Mawar Merah is in the hihgh category of 20 respondents (66,67%), award support is categorized as low as 29 respondents (96,67%), instrumental support is categorized as moderate as many as 22 respondents (77,33%), emotional support was categorized as very high as many as 17 respondents (56,67%), informational support was categorized as hu=igh as 15 respondents (50%). Conclusion and Suggestion: It can be concluded that families provide support to the elderly, and families can further increase support for the elderly to check their health regularly.Keywords:  Family Support, Elderly, Elderly Posyandu
Pengaruh Penggunaan Erless (Edema Reduction Leg Elevator Stainless Steel) 30° Dan 45° Terhadap Sirkulasi Perifer Mayusef Sukmana
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 1, No 1 (2018): JKPBK 1 Juni 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.758 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v1i1.3619

Abstract

Latar Belakang: ERLESS (Edema Reduction Leg Elevator Stainless Steel) didesain sebagai elevator untuk menurunkan edema pada pasien Ulkus Kaki Diabetik(UKD). Penelitian sebelumnya menunjukan elevasi sangat efektif untuk menurunkan edema dan meningkatkan penyembuhan luka tetapi belum menilai dampak elevasi terhadap sirkulasi perifer. Penilaian sirkulasi perifer yang efektif dengan metode noninvasive dilakukan  melalui pengukuran Ankle Brachial Index (ABI).  Tujuan penelitian:  menganalisis pengaruh elevasi ekstremitas bawah pada sudut 30° dan  45° dengan menggunakan ERLESS (Edema Reduction Leg Elevator Stainless Steel) terhadap sirkulasi perifer. Metode:  Quasy eksperiment, pendekatan pre post test control group design, Sampel 30 responden. Teknik sampel menggunakan consecutive sampling. Responden  dipasang ERLESS pada kelompok perlakuan elevasi  30° dan 45° kelompok kontrol dengan posisi kaki datar (tanpa ERLESS). Elevasi selama 15 menit. Sebelum dan sesudah elevasi semua kelompok diukur ABI. Uji statistik paired t-test,  One Way Anov. Hasil: Nilai sirkulasi perifer melalui pengukuran ABI pada kelompok 30° nilai p=0.026, kelompok 45° nilai p=0.035,  dan kelompok kontrol  nilai p=0.136. Selisih sirkulasi perifer melalui pengukuran  ABI pada  kelompok 30° dibandingkan kelompok kontrol nilai p=0.012, kelompok 30° dibandingkan kelompok 45° nilai p=0.729 dan kelompok 45° dibandingkan dengan kontrol masing-masing nilai p=0.005. Kesimpulan: Elevasi 30° dan 45° efektif meningkatkan sirkulasi perifer. Melakukan penelitian sirkulasi perifer menggunakan ERLESS dengan sudut berbeda dan pada penyakit gangguan sirkulasi perifer.Kata Kunci: Elevasi, Ankle Brachial Index, Sirkulasi Perifer
Pola Tidur pada Anak Usia 9-12 Tahun yang Bermain Game Online Rita Puspa Sari; Feby Rizky Ramadan
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 2, No 2 (2019): JKPBK 1 Desember 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.175 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v2i2.3508

Abstract

Latar Belakang: Pola tidur adalah model, bentuk atau corak tidur dalam jangka waktu yang relatif menetap dan meliputi jadwal jatuh (masuk) tidur dan bangun, irama tidur, frekuensi tidur dalam sehari, serta kepuasan tidur. Bermain merupakan suatu aktivitas dimana anak dapat melakukan atau mempraktekkan keterampilan, memberikan ekspresi terhadap pemikiran, menjadi kreatif, mempersiapkan diri untuk berperan, dan berperilaku dewasa. Tujuan bermain bagi anak sekolah yaitu untuk melanjutkan pertumbuhan dan perkembangan yang normal serta mengekspresikan perasaan, keinginan, dan fantasi, serta ide-idenya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola tidur anak pada usia 9-12 tahun yang bermain game online. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah desain deskriftif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 anak. Alat yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah dengan metode kuesioner. Hasil: Penelitian ini menggambarkan pola tidur anak sebagai responden yang berjumlah 20 anak yang dimana terdapat 12 orang anak mengalami pola tidurnya berubah (30%) dan terdapat 28 anak mengalami pola tidurnya tidak berubah (70%). Diharapkan siswa-siswi sekolah dasar dapat mengetahui tentang pola tidur dan dampak dari permainan game online yang dapat mempengaruhi pola tidur anak.Kata kunci : Polatidur, Bermain, Game Online
Personal Characters Management : Caring Spiritualitas Increased Nursing Practice Implementation in Aji Muhammad Parikesit Hospital Tenggarong Kutai Kartanegara Anik Puji Rahayu; Ika Fikriah; Sholichin Sholichin; Ediyar Miharja; Iwan Samsugito
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 3, No 1 (2020): JKPBK Juni 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.094 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v3i1.3462

Abstract

Background It is important for nurses to recognize and integrate the dimensions of body, mind, and spirit in their daily clinical practice (Dossey, 2005). If the client's needs are not met in one of the dimensions that can cause health and welfare problems. 94% of patients visiting hospitals in the US believe that spiritual health is as important as physical health. The need to get the attention that understanding caring alone is not enough to make a nurse can provide good service. Based on Maslow's theory that a person will do his work in accordance with the level of his needs. Understanding of a nurse who is at the level 5 stage of self-actualization, actually only wants to provide satisfaction for the achievement of personal self-actualization. If only the understanding of the concept of nurses was already at level 6. The importance of changing the mindset of nurses with the concept of caring spirituality so that nurses are fully aware of the deepest heart to get true blessing and happiness when nurses care for patients and afterward. Result The survey results from the 6-month in-house training process were able to increase the caring spirituality of nurses, which in turn was able to increase the application of services in nursing in hospitals. AM Parikesit Tenggarong. Furthermore, it is expected that nurses must increase their knowledge and understand the true concept of caring spirituality and be able to apply it in providing nursing care services to patients.Keywords: caring, spiritualis, nursing practice,
Hubungan Antara Kualitas Tidur Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Akademi Keperawatan Pemprov Kaltim Samarinda Muhammad Aminuddin
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 1, No 1 (2018): JKPBK 1 Juni 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.005 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v1i1.3618

Abstract

Latar Belakang: Prestasi belajar adalah  kemampuan seseorang pada bidang tertentu dalam mencapai tingkat kedewasaan yang langsung dapat diukur dengan tes (Tu’u, 2004). Salah satu faktor fisiologis yang mempengaruhi prestasi belajar yaitu siswa perlu memperhatikan serta memelihara kesehatan badan atau fisik. Dalam upaya menjaga kesehatan badan, mahasiswa perlu memperhatikan pola makan dan juga pola tidur yang bertujuan untuk melancarkan metabolisme tubuh, memelihara kesehatan fisik bahkan untuk meningkatkan ketangkasan (Puspita, 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kualitas Tidur dengan Prestasi  Belajar Mahasiswa Akademi Keperawatan Pemprov Kaltim Samarinda. Metode: Dua puluh empat responden yang merupakan mahasiswa berstatus aktif, bertempat tinggal di asrama Akper Pemprov Kaltim diukur kualitas tidur dan prestasi belajarnya menggunakan Pittsburgh  Sleep  Quality  Index (PSQI) dan indeks prestasi semester, menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan metode cross sectional. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara kualitas tidur dengan prestasi belajar pada mahasiswa yang diuji menggunakan fisher's exact, yang didapatkan nilai p=0,208. Hal ini memiliki arti  p value > α 0,05, maka Ho diterima sehingga dapat diartikan bahwa tidak ada hubungan antara kualitas tidur dengan prestasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat faktor  lain yang  menyebabkan  remaja  memiliki  prestasi belajar  selain  kualitas  tidur,  misalnya  disebabkan  oleh  faktor  individu (kognitif  dan  fisik)  dan  lingkungan  (Kampus,  Rumah,  dan  lingkungan tempat tinggal) dan lain-lain. Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kualitas tidur dengan prestasi belajar mahasiswa Akademi Keperawatan Pemprov Kaltim Samarinda. Walaupun demikian, kualitas tidur pada remaja tetaplah harus ditingkatnya karena sangat mempengaruhi ketahanan fisik, ketangkasan yang secara tidak langsung mempengaruhi intelegensia.Kata Kunci : Kualitas Tidur, PSQI, Prestasi Belajar
Family Knowledge in Post-Stroke Pressure Wound Prevention in the Working Area of the Balowerti Health Center, Kediri Didik Susetiyanto Atmojo
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 3, No 2 (2020): JKPBK Desember 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v3i2.4933

Abstract

The ability of families to provide care for family members after stroke as a rehabilitation effort based on family knowledge in caring for family members with post-stroke, especially in preventing pressure sores. One of the duties of the family is to provide care to family members who are sick. This means that the family has an important role in providing post-stroke family members and care associated with community nurses. With families who do not have the knowledge and ability to care for family members after stroke on new problems, one of which is suffering related to many problems for post-stroke patients. This study aims to determine the level of family knowledge on the prevention of post-stroke pressure sores. This research is a quantitative research with descriptive methods. The research was conducted in the working area of the Balowerti Health Center, Kediri . The study was conducted on 15 post-stroke patients. Data collection using total sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Data were analyzed univariately in the form of a frequency distribution. The results of the study showed majority of the respondent were male and majority age were 60, the level of family knowledge about the prevention of post-stroke pressure sores is very low, this will increase the risk of pressure sore while the patient is treated at homeKeywords:  Family Knowledge, pressure Sore, Post Stroke
Personal Hygiene and Knowledge as a Typhoid Fever Risk Factor in Muna City Hospital Fitriani Fitriani; Mayusef Sukmana
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 3, No 2 (2020): JKPBK Desember 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v3i2.4763

Abstract

 Data from WHO, the incidence thypoid fever in the world at 16- 33 millions with 500-600 thousand mortalities every year. Data from the Hospital District Muna year in 2013 amounted to 98 cases, while in 2014, the incidence of typhoid fever from january-april of 39 cases with 78 patients with fever. This study aims to determine the effect of knowledge and personal on the incidence of typhoid fever in hospitals Kab.Muna. This type of research is an analytic study with case-control design.. Number of samples in this study were as many as 78 people with the criteria of the sample is 39 cases and 39 controls were drawn from 78 population. The data were processed using univariate, bivariate, and odds ratio test. From the results of the study showed no significant effect between the knowledge of the value of OR = 2.671, the lower limit and upper limit = 0.830 = 8.603. With the value of personal hygiene OR = 2.170, the lower limit and upper limit = 0.786 = 5.993. Increased knowledge and awareness through counseling patients and healthy hygienic behavior is needed for prevention and control of typhoid fever occurrence in Muna District Hospital. Keywords: Knowledge , Personal Hygiene and typhoid fever.

Page 3 of 17 | Total Record : 162