cover
Contact Name
Dina Elisabeth Latumahina
Contact Email
dina.latumahina@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dina.latumahina@gmail.com
Editorial Address
Jl. Indragiri No. 5, Kota Wisata Batu, Jawa Timur, Indonesia, 65301
Location
Kota batu,
Jawa timur
INDONESIA
Missio Ecclesiae
ISSN : 20865368     EISSN : 27218198     DOI : -
Missio Ecclesiae adalah jurnal open access yang menerbitkan artikel tentang praktek, teori, dan penelitian dalam bidang teologi, misiologi, konseling pastoral, kepemimpinan Kristen, pendidikan Kristen, dan filsafat agama melalui metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Kriteria publikasi jurnal ini didasarkan pada standar etika yang tinggi dan kekakuan metodologi dan kesimpulan yang dilaporkan.
Articles 153 Documents
Konseling Virtual dan Kehadiran Allah yang Tidak Terbatas: Refleksi dari Kitab Mazmur 139 Theresya Maritza Leiwakabessy
Missio Ecclesiae Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v15i1.522

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi praktik konseling, beralih dari interaksi fisik ke ruang virtual, terutama sejak pandemi Covid-19. Meskipun menawarkan aksesibilitas dan privasi bagi jemaat maupun rohaniawan, konseling virtual menghadapi tantangan etis, keamanan data, serta keterbatasan keintiman emosional akibat hilangnya syarat nonverbal. Artikel ini bertujuan untuk menyintesis praktik konseling virtual dengan refleksi teologis berdasarkan Mazmur 139 guna memahami bagaimana kehadiran Allah yang maha hadir (omnipresen) memperkaya dan mengkritisi pelayanan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksegesis terhadap Mazmur 139 untuk menggali makna teologis dari kata-kata kunci Bahasa Ibrani terkait kemahatahuan dan kehadiran Allah. Hasil eksegesis kemudian dianalisis secara tematik untuk dikaitkan dengan konteks konseling virtual. Studi ini menunjukkan bahwa Mazmur 139 memberikan landasan teologis yang kokoh bagi konseling virtual; ruang digital bukanlah area yang terpisah dari kedaulatan Allah. Sifat Allah yang omniscien dan omnipresen menjamin bahwa keintiman dan transformasi spiritual tetap dapat terjadi melampaui batasan geografis. Kejujuran emosional yang difasilitasi oleh ruang virtual selaras dengan ruang kejujuran dalam Mazmur dimana Allah hadir sebagai pendengar yang intim. Kesimpulannya, kehadiran Allah adalah jaminan utama keberhasilan konseling virtual, mendorong pertumbuhan spiritual melalui introspeksi meskipun terdapat keterbatasan jarak fisik.   
Teologi Kehadiran Kristus di Dunia Digital Selumiel Takaliuang
Missio Ecclesiae Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v15i1.523

Abstract

Transformasi besar-besaran praktik keagamaan dari format analog ke digital telah memunculkan diskursus teologis yang signifikan mengenai pengalaman iman kontemporer. Perkembangan ini menantang pemahaman tradisional terkait kehadiran Kristus yang selama ini diasosiasikan dengan interaksi komunal fisik. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kepustakaan (library research) melalui pengumpulan data dan analisis sistematis terhadap literatur yang relevan dalam lensa Pneumatologi dan Eklesiologi serta penerapan teori Kesadaran Sosial. Temuan utama mengindikasikan bahwa ruang digital mampu memberikan aspek afektif dan kohesif bagi jemaat; serta pentingnya ruang digital berfungsi sebagai pendukung, bukan pengalih, dalam merealisasikan kehadiran Kristus. Kehadiran Kristus juga dapat dialami melalui layanan konseling dan pelayanan pelepasan berbasis digital dalam konteks gereja sebagai tubuh Kristus.
Pertumbuhan Tubuh Kristus dalam Efesus 4:11-16: Suatu Kajian Eksegetis dan Implikasinya bagi Pelayanan Gereja Josina Mariana Riruma
Missio Ecclesiae Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v15i1.527

Abstract

Pertumbuhan tubuh Kristus sering diukur dari bertambahnya jumlah anggota jemaat serta pelayanan yang berkembang yang mengikuti perkembangan zaman. Dalam Efesus 4:11-16 menjelaskan bahwa pertumbuhan tubuh Kristus tidak hanya mencakup bertambahnya jumlah anggota atau secara kuantitatif tetapi berkaitan dengan kualitas dari jemaat yaitu kedewasaan jemaat. Penelitian ini dilakukan untuk membahas pertumbuhan tubuh Kristus yang didasarkan pada Efesus 4:11-16 serta implikasinya bagi pelayanan gereja masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi eksegetis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yesus Kristus memberikan karunia-karunia pelayanan yang bertujuan untuk memperlengkapi orang-orang kudus agar terlibat dalam pelayanan dan pembangunan tubuh Kristus. Pertumbuhan tubuh Kristus harus sampai pada tahap kedewasaan Rohani yang terlihat dari kesatuan iman, pengenalan akan Kristus Yesus, anggota tubuh Kristus yang tidak diombang-ambingkan dengan berbagai pengajaran yang menyesatkan, tubuh Kristus harus bertumbuh kearah Kristus yang adalah kepala gereja. Implikasi dari penelitian ini adalah bagi pelayanan gereja yang meliputi beberapa faktor yaitu: gereja sebagai komunitas pertumbuhan, pentingnya perlengkapan jemaat dan pertumbuhan tubuh Kristus yang bersifat holistic.