cover
Contact Name
Spektrum Sipil
Contact Email
spektrum_sipil@unram.ac.id
Phone
+62370-638436
Journal Mail Official
spektrum_sipil@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram Nusa Tenggara Barat Kode Pos: 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Spektrum Sipil
Published by Universitas Mataram
ISSN : 18584896     EISSN : 25812505     DOI : https://doi.org/10.29303/spektrum.v7i1
Core Subject : Engineering,
Spektrum Sipil merupakan Jurnal Teknik Sipil yang bertujuan menjadi wadah komunikasi ilmiah untuk menyebarluaskan informasi, hasil-hasil penelitian, hasil kajian pustaka dan teori, yang mencakup bidang Struktur, Transportasi, Hidro, Geoteknik, Manajemen Konstruksi, dan Lingkungan. Spektrum Sipil diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September), dipublikasikan secara online dan akses terbuka dengan Nomor Seri Standar Internasional elektronik e-ISSN 2581-2505.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL" : 7 Documents clear
ANALISIS RISIKO PRESERVASI JALAN SP. TOHPATI – TAMPAK SIRING – ISTANA PRESIDEN, KABUPATEN GIANYAR, PROVINSI BALI: Risk Analysis of Preservation Road Sp. Tohpati - Tampak Siring – Istana Presiden, Gianyar District, Bali Widyantari, I Gusti Ayu; Agustawijaya, Didi Supriadi; Murtiadi, Suryawan
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.124

Abstract

Proyek Preservasi Jalan Sp. Tohpati – Tampak Siring – Istana Presiden, Kabupaten Gianyar dilaksanakan untuk mengurangi kemacetan, mempersingkat waktu tempuh dan memperlancar arus lalu lintas terutama dari kota Denpasar menuju Kabupaten Gianyar khususnya yang menuju ke Istana Presiden. Berbagai risiko dapat terjadi selama masa pelaksanaan konstruksi proyek ini. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi, analisis, mitigasi dan pengalokasian risiko, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pihak yang terkait untuk mengatasi dampak negatif yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan menggunakan metode survey menggunakan kuesioner. Analisis risiko dengan metode kuantitatif dari hasil pengelompokan risiko-risiko dominan. Risiko-risiko dominan yang didapat dianalisis menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) untuk memeringkat risiko-risiko dominan berdasarkan kebutuhan penanganan sedini mungkin. Hasil penelitian menunjukkan dari 11 (sebelas) sumber risiko diperoleh tingkat penerimaan risiko (risk acceptability) untuk unacceptable, undesirable, acceptable, dan negligible dengan persentase masing-masing 11,76%, 16,18%, 47,06% dan 25,00%. Risiko yang terindentifikasi dengan hasil penilaian risiko terbesar adalah kurangnya jumlah tenaga kerja proyek yang berkualitas dan kompeten sehingga kualitas pekerjaan kurang baik, adanya pekerja yang tidak menggunakan alat keselamatan kerja pada saat bekerja, dan kelelahan akibat banyaknya pekerjaan yang dilakukan pada malam hari (pekerjaan pengaspalan). Hasil pembobotan dan rangking prioritas dengan urutan dari terbesar adalah risiko proyek, teknis, keselamatan, manusia, ekonomi dan keuangan, dan terakhir risiko politik/regulasi. Dengan demikian, risiko-risiko yang menjadi prioritas untuk dikelola secara efektif dan efisien. Pihak kontraktor adalah pihak yang paling banyak bertanggung jawab terhadap risiko-risiko yang terjadi.
TINJAUAN TERHADAP SIFAT VOLUMETRIK CAMPURAN BETON ASPAL BERDASARKAN DISTRIBUSI UKURAN AGREGAT: Review on Volumetric Properties of Asphalt Concrete Mixture Based on Aggregate Size Distribution Yuniarti, Ratna; Widianty, Desi
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.136

Abstract

Agregat yang digunakan sebagai bahan perkerasan jalan harus memenuhi persyaratan tertentu agar dapat memikul beban lalu lintas selama umur yang telah direncanakan. Salah satu karakteristik agregat yang menentukan mutu campuran perkerasan adalah gradasi atau distribusi ukuran partikel agregat tersebut. Gradasi yang digunakan dalam campuran perkerasan merujuk pada spesifikasi yang telah ditetapkan Direktorat Jenderal Bina Marga. Tulisan ini ingin mengkaji perbedaan gradasi agregat dan pengaruhnya terhadap sifat-sifat volumetrik campuran. Berdasarkan distribusi ukuran partikel agregat, dianalisa hubungan antara ketebalan selimut aspal dengan sifat-sifat volumetrik yaitu rongga dalam campuran (VIM), rongga di antara mineral agregat (VMA), rongga terselimuti aspal (VFB) dan tingkat kepadatan (density). Dari analisa yang dilakukan, disimpulkan bahwa distribusi ukuran partikel agregat sangat menentukan luas permukaan agregat yang diselimuti aspal. Gradasi agregat yang lebih kasar menghasilkan nilai VMA dan VFB yang lebih kecil dan nilai VIM yang lebih besar. Kepadatan campuran mengalami peningkatan dengan bertambahnya ketebalan selimut aspal. Pada semua parameter yang dianalisa, distribusi ukuran partikel agregat berpengaruh secara signifikan.
ANALISA PENGARUH METODE TERASERING PADA STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN GEOSLOPE/W6: Analysis of Effect Terracering Method on Slope Stability by Geostudio V.6 Software Hoesain M, Ismail; Agustawijaya, Didi Supriadi; Ashari, Isya; Sulistyowati, Tri; Prabowo, Agung
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.137

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilan suatu lereng antara lain adalah infiltrasi air hujan dan kelandaian suatu lereng. Air infiltrasi ini, selain mengurangi kohesi tanah, juga ikut menambah berat tanah sehingga longsor terjadi. Sebagian besar perbukitan di daerah Lombok Barat, lapisan tanah merupakan pasir kelanauan terutama di daerah sepanjang jalan raya Sesaot, sebagai kawasan wisata hutan dari Propinsi Nusa Tenggara Barat. Longsor di kawasan ini sering terjadi apabila musim hujan tiba.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui angka keamanan lereng terhadap durasi hujan dan penanggulangan longsor dengan membuat sudut lereng lebih datar dari lereng asli dan membuat terasering sepanjang lereng. Dalam analisisnya dibantu dengan menggunakan program Geostudio V.6. Pemodelan muka air tanah akibat hujan digunakan program SEEP/w sedangkan pemodelan lereng menggunakan program SLOPE/w.Hasil penelitian menunjukan, semakin lama durasi hujan (durasi hujan 8 jam), angka keamanan semakin menurun, sebesar 3,23% dari faktor keamanan tanpa hujan. Apabila dilakukan stabilisasi dengan mengurangi sudut lereng menjadi 65o dari kondisi asli 85o, faktor keamanan meningkat 22,8% dan bila dilakukan stabilisasi dengan tersering sebanyak 2 terasering, faktor keamanan mengalami peningkatan sebesar 17,34% dari kondisi asli lereng.
ANALISA PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI AREA PELABUHAN STUDI PADA PT. ASDP WILAYAH KERJA KAYANGAN LOMBOK TIMUR: Analysis of Labor Productivity in the Port Area Study on PT. ASDP East Lombok Kayangan Working Area Purwanto, Rendi Ari; Warka, I Gede Putu; Ashari, Isya
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.139

Abstract

Produktivitas tenaga kerja yang baik sangat diperlukan untuk keberhasilan operasional pelabuhan. Produktivitas tenaga kerja akan sangat berpengaruh juga terhadap besarnya keuntungan atau kerugian suatu operasional pelabuhan. Faktor lain yang juga berpengaruh antara lain kondisi lapangan dan sarana bantu,keahlian pekerja, faktor umur atau usia pekerja, kesesuaian upah, pengalaman dalam bekerja, kesehatan pekerja, koordinasi dan perencanaan, jenis kontrak kerja, manajerial atau manajemen lapangan. Variabel-variabel tersebut adalah hal yang tentu menjadi variabel yang berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja. Oleh karena itu dalam usaha menganalisa produktivitas tenaga kerja harus dipertimbangkan variabel-variabel yang mungkin dapat berpengaruh terhadap tingkat produktivitasnya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja pada pelabuhan khususnya pada cleaning service, kepil, usaha pelabuhan kayangan dan KMP Dingkis dan pengaruh variabel umur, pengalaman kerja, kesesuaian upah, kesehatan pekerja dan keahlian pekerja terhadap tingkat produktivitas pekerja pelabuhan tersebut serta variabel apa yang paling dominan yang berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan Software SPSS. Dalam penelitian ini dilakukan Analisis regresi linier berganda untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen apakah masing-masing variabel independen berhubungan positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio. Dari hasil analisis yang telah dilakukan besarnya tingkat produktivitas pekerja pada pekerjaan cleaning service dan kepil pada PT. ASDP Wilayah Kerja Kayangan Lombok Timur sebesar 85,53%, artinya tingkat produktivitasnya sangat baik. Secara simultan semua variabel berpengaruh signifikan karena memiliki nilai R atau korelasi yang tinggi sebesar 0,722. Variabel yang paling memiliki pengaruh paling dominan terhadap produktivitas tenaga kerja adalah kesesuaian upah.
PERILAKU STRUKTUR BALOK BETON BERONGGA BOLA: Structural Behaviour of Spherical Hollow Concrete Beam Maskimi, Maskimi; Murtiadi, Suryawan; Akmaluddin, Akmaluddin
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.121

Abstract

Beton merupakan material bangunan yang sangat populer di dunia konstruksi karena mempunyai kekuatan menahan gaya tekan yang tinggi. Namun beton mempunyai kelemahan yaitu kuat tariknya yang rendah sehingga perlu dikombinasikan dengan baja tulangan. Kelemahan yang lain adalah berat sendirinya yang cukup besar sehingga perlu diupayakan inovasi struktur dengan mengurangi berat sendirinya. Elemen struktur beton bertulang dengan rongga merupakan struktur yang cukup efektif untuk mengurangi berat sendirinya. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Teknik Sipil Universitas Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami perilaku struktur balok beton bertulang berongga bola. Sepuluh balok beton berongga diuji dengan variasi jumlah bola dan posisi bola dalam penampang balok beton bertulang. Jumlah bola terdiri atas lima variasi yaitu sejumlah 1, 3, 5, 7, dan 9 bola menghasilkan rasio volume balok masing-masing sebesar 99%, 98%, 97%, 95% dan 94% terhadap volume balok beton solid. Penampang balok berupa empat persegi panjang dengan lebar, b = 200 mm dan tinggi h = 300 mm serta bentang efektif 3000 mm. Tulangan tarik dipakai 3D13 dan tulangan tekan 2D10 dengan sengkang Ø10-20 mm. Mutu beton adalah fc’ 22 MPa sedangkan tulangan baja dipakai mutu fy = 390 MPa. Untuk pembanding, sebuah balok solid tanpa lobang dengan ukuran dan tulangan yang sama juga diuji sebagai balok standar. Pembebanan statis lentur dilaksanakan mengikuti standar pengujian SNI dengan dua titik pembebanan. Load cell ditempatkan pada tengah bentang dan didistribusikan ke dua titik melalui profil baja. Hidrolik jack kapasitas 50 ton sebagai sumber beban dihubungkan dengan load cell. Pengukuran lendutan vertikal pada bagian tengah bentang dicatat dengan LVDT. Dari pengujian ini didapatkan hubungan beban-lendutan sampai benda uji runtuh. Hasil penelitian menunjukkan pola retak yang terjadi pada seluruh benda uji merupakan ciri retak lentur dengan arah retak yang tegak lurus sumbu penampang. Momen retak yang terjadi tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara balok berlobang dengan tanpa lobang. Momen retak tertinggi terjadi pada balok tanpa lobang sebesar 10,09 MPa sedangkan yang terendah terjadi pada balok dengan lobang 7 bola sebesar 8,42 MPa atau terjadi penurunan sekitar 83%.Rata-rata besarnya momen retak eksperimen ini lebih tinggi sekitar 22% disbanding momen retak teoritis.Hal ini disebabkan karena secara teoritis momen retak hanya ditahan oleh beton saja sedangkan dalam kenyataan hadirnya baja tulangan cukup mempengaruhi kekuatan struktur terhadap momen retak. Besarnya momen ultimit struktur juga tidak terdapat perbedaan yang signifikan, untuk beton tanpa lobang Mu = 47,25 MPa sedangkan yang terlemah pada beton dengan 9 lobang Mu = 44,78 MPa atau hanya terjadi penurunan menjadi 95%. Meskipun terjadi juga penurunan daktilitas pada beton dengan lobang namun besarnya daktilitas masih bisa diterima karena masih ≥2. Dengan demikian direkomendasikan pemakaian balok beton bertulang 9 lobang dengan posisi lobang di bawah garis netral atau di bagian penampang yang menahan momen lentur positip struktur balok.
FAKTOR-FAKTOR DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DASAR DAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PEMUKIMAN KUMUH DI PERKAMPUNGAN NELAYAN KOTA MATARAM (Studi Kasus Kampung Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan): Basic Infrastructure Development Factors and Quality Improvement Strategy of Slums Settlement in Fisheries Village Mataram City (Case Study of Bugis Village, Bintaro, Ampenan District) Purwoto, Budi; Anshari, Buan; Budastra, I Ketut
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.138

Abstract

Pertambahan penduduk yang lebih pesat dibandingkan kemampuan pemerintah dalam menyediakan hunian serta layanan primer, berkembang menjadi kumuh dan tidak sesuai lagi dengan standar lingkungan permukiman yang sehat termasuk di Kampung Bugis.Tertuang dalam Keputusan Walikota Mataram Tahun 2015 tentang penetapan lokasi kawasan kumuh di Kota Mataram Periode 2015 - 2020 seluas 803,39 ha. Terhadap kondisi di Kampung Bugis ini perlu dilakukan analisis terhadap faktor fisik yang meliputi 7 (tujuh) indikator kekumuhan yaitu rumah, jalan lingkungan, air bersih, drainase, air limbah, persampahan dan proteksi kebakaran dan faktor non fisik meliputi faktor ekonomi dan sosial untuk mengetahui tingkat kekumuhan dan selanjutnya menentukan konsep strategi dan program penanganan kawasan kumuh dengan metode analisis SWOT menuju Kampung Bugis menjadi permukiman berkualitas dan berkelanjutan. Dari analisis terhadap faktor fisik dan non fisik diperoleh hasil bahwa Kampung Bugis termasuk dalam kriteria kawasan kumuh berat dengan nilai 84,7 %. Hasil analisis SWOT terkait evaluasi faktor internal dan eksternal dihasilkan pola penanganan kumuh berada pada kuadran II, Strengths-Opotunity dengan koordinat + 2,03 ; +3,82. sehingga langkah strategi Strengths–Oportunities (SO) dengan rumusan strategi berupa perencanaan kegiatan penyususnan database kawasan kumuh. Rumusan strategi Strengths–Threats (ST) dengan strategi penyusunan program menuju 100-0-100 dengan meningkatkan koordinasi daerah dan pusat. Untuk rumusan Strategi Weaknesses-Oportunities (WO) dengan langkah strategi peningkatan kualitas lingkungan melalui pembangunan infrastruktur, melalui sharing pendanaan APBD kota, APBD provinsi dan APBN. Sedangkan rumusan strategi Weaknesses-Threats (WT) dalam upaya pembangunan manusia dan sosial dilakukan dengan strategi penyuluhan/pembinaan terhadap masyarakat, untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kampung Bugis dengan harapan tercipta kesadaran untuk mengelola permukimannya secara swadaya dan berkelanjutan.
KAJIAN MANFAAT EKONOMI PEMBANGUNAN JALAN PENGHUBUNG KOTA MATARAM–PATUNG SAPI GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT: Economic Benefits Evaluation of the Road Construction Connecting Mataram City – Patung Sapi Gerung, West Lombok Harzuan, Harzuan; Munawar, Ahmad; Murtiadi, Suryawan
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.140

Abstract

Keberadaan jalan penghubung kota Mataram bagian Selatan dengan pusat kota Kabupaten Lombok Barat di Gerung sangat diperlukan. Studi kelayakan telah dilaksanakan pada tahun 2008 terhadap pembangunan jalan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kembali, khususnya ditinjau dari aspek ekonomi, rencana pembangunan jalan penghubung Mataram–Gerung Kabupaten Lombok Barat. Metode rasio manfaat biaya digunakan untuk mengevaluasi proyek selama 30 tahun setelah masa operasi jalan baru ini. Penelitian diawali dengan pengumpulan data berupa biaya pembangunan jalan baru. Selanjutnya data yang dikumpulkan berupa potongan melintang, panjang jalan dan kondisi lingkungan kedua jalan tersebut. Data arus lalu lintas jalan lama juga diperlukan guna menghitung distribusi arus pada perhitungan pemilihan rute kendaraan. Perhitungan biaya operasional kendaraan dilakukan dengan pendekatan metode Sugianto, dkk. Perhitungan kapasitas jalan baru berdasarkan MKJI dilakukan dengan software KAJI 2000 dari Departemen PU. Hasil analisis menunjukkan besarnya nilai manfaat pada tahun ke 30 sebesar Rp.20.074.650.247,- dengan biaya pengeluaran Rp.19.737.234.993,- sehingga didapat nilai Benefit Cost Ratio (BCR) = 1,017. Nilai manfaat yang terhitung ini hanyalah manfaat yang ditimbulkan akibat penghematan nilai waktu dan biaya operasional kendaraan (BOK) saja. Dalam kenyataannya manfaat yang timbul bukan hanya itu tetapi juga penurunan angka kecelakaan, pengurangan polusi udara, meningkatnya harga tanah di sepanjang jalan baru, dan sebagainya. Apabila manfaat-manfaat ini disertakan dalam perhitungan maka rasio B/C akan meningkat sehingga proyek tersebut layak untuk dilaksanakan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7