cover
Contact Name
Spektrum Sipil
Contact Email
spektrum_sipil@unram.ac.id
Phone
+62370-638436
Journal Mail Official
spektrum_sipil@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram Nusa Tenggara Barat Kode Pos: 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Spektrum Sipil
Published by Universitas Mataram
ISSN : 18584896     EISSN : 25812505     DOI : https://doi.org/10.29303/spektrum.v7i1
Core Subject : Engineering,
Spektrum Sipil merupakan Jurnal Teknik Sipil yang bertujuan menjadi wadah komunikasi ilmiah untuk menyebarluaskan informasi, hasil-hasil penelitian, hasil kajian pustaka dan teori, yang mencakup bidang Struktur, Transportasi, Hidro, Geoteknik, Manajemen Konstruksi, dan Lingkungan. Spektrum Sipil diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September), dipublikasikan secara online dan akses terbuka dengan Nomor Seri Standar Internasional elektronik e-ISSN 2581-2505.
Articles 204 Documents
ANALISIS KAPASITAS DAN KINERJA BAGIAN JALINAN BUNDARAN METRO KOTA MATARAM MENGUNAKAN PKJI 2023: Analysis of the Capacity and Performance of the Mataram City Metro Roundabout using PKJI 2023 Fikri, M. Ali; Efendy, Anwar; Adiman Fariyadin; Wahyuningsih, Titik
Spektrum Sipil Vol 12 No 2 (2025): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v12i2.405

Abstract

Bundaran Metro Kota Mataram merupakan titik penting karena terletak di jalur utama yang menghubungkan Kota Mataram dengan Kabupaten Lombok Barat. Kondisi lalu lintas di Bundaran Mtero Kota Mataran dapat berubah tergantung pada waktu dan hari tertentu, tetapi karena merupakan titik penting dalam sistem transportasi bundaran ini sering kali padat dengan banyaknya kendaraan yang melintas, terutama pada jam sibuk seperti pulang pergi kerja dan akhir pekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kapasitas bagian jalinan dan kinerja pada Bundaran Metro Kota Mataram, Serta memberikan alternatif untuk meningkatkan kinerja bundaran dengan perhitungan PKJI 2023. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan langsung di lokasi penelitian selama 3 hari yaitu pada hari sabtu, senin dan kamis lalu perharinya dibagi menjadi 3 sesi pagi (06.00-10.00), sesi siang (11.00-14.00) dan sesi sore (15.00-18.00). selanjutnya data-data tersebut di analisa menggunakan PKJI 2023 untuk mencari alternatif kapasitas bagian jalinan dan kinerja terbaik Bundaran Metro Kota Mataram. Dari hasil analisa menggunakan PKJI 2023 menunjukan arus terbesar terjadi pada hari senin 16 juni 2023 jam 07.00-08.00 dengan nilai kapasitas (C) jalinan AB = 5986 SMP/jam, jalinan BC = 3805 SMP/jam, jalinan CD = 5507 SMP/jam, jalinan DE = 4815 SMP/jam, jalinan EA = 5103 SMP/jam. Dan didapatkan nilai derajat kejenuhan (DJ) jalinan AB = 0,751, jalinan BC = 0,970, jalinan CD = 0,593, jalinan DE = 0,791, jalinan EA = 0,748, tundaan lalu lintas bundaran (TLL) sebesar 11,68 detik/SMP dan tundaan bundaran rata-rata sebesar 15,68 detik/SMP dan peluang antrean bundaran (Pa) tertinggi antara 35,11-72,60 %. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan penerapan sistem prioritas untuk mengatur pergerakan lalu lintas yang masuk dan keluar bundaran agar lebih aman dan efisien.
DURABILITAS CAMPURAN LASTON AC-WC MENGGUNAKAN FILLER SERBUK SERAT DAUN NANAS: Durability of Asphalt Concrete Wearing Course Mixture using Pineapple Leaf Fiber Powder Filler Widianty, Desi; Karyawan, I Dewa Made Alit; Firmansyah, Wahyu Tegar
Spektrum Sipil Vol 12 No 2 (2025): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v12i2.414

Abstract

Filler berbahan serat selulosa memiliki kemampuan untuk memperbaiki stabilitas campuran laston. Serat daun nanas yang kaya akan selulosa, dapat menjadi alternatif bahan filler pada lapis aus campuran beraspal. Pengujian dalam penelitian ini meliputi uji sifat volumetrik dan mekanis campuran aspal menggunakan metode Marshall standar serta uji rendaman (immersion). Benda uji campuran laston AC-WC menggunakan lima variasi proporsi filler abu batu dan serbuk serat daun nanas yaitu persentase (100 : 0), (97 : 3), (94 : 6), (91 : 9), dan (88 : 12) dengan kadar aspal optimum sebesar 5,92%. Hasil penelitian memberikan data berupa nilai VMA, VIM, VFB, stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), serta Indeks Kekuatan Sisa (IKS). Dari analisis yang dilakukan, diketahui penggunaan serbuk serat daun nanas sebagai filler berpengaruh terhadap peningkatan persentase VFB, sementara persentase VMA dan VIM cenderung menurun. Semua variasi campuran filler antara abu batu dan serbuk serat daun nanas menunjukkan hasil stabilitas, flow, dan MQ yang masih berada dalam batas spesifikasi yang ditetapkan. Nilai IKS tertinggi, yaitu 92,555%, diperoleh pada campuran dengan penambahan 3% serbuk serat daun nanas, yang menandakan bahwa pada komposisi tersebut campuran aspal menunjukkan performa durabilitas yang paling optimal.
EVALUASI DEBIT PUNCAK BANJIR RANCANGAN DENGAN METODE WEDUWEN, HASPERS, MELCHIOR, HSS NAKAYASU DAN HSS GAMA-1 PADA DAS CABANG: Evaluation of Design Flood Peak Discharge using the Weduwen, Haspers, Melchior, Nakayasu and Gama-1 Methods in Cabang Watershed Akbari, Gilang Zulfa; Yasa, I Wayan; Saidah, Humairo
Spektrum Sipil Vol 12 No 2 (2025): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v12i2.391

Abstract

Analisis debit puncak banjir sangat diperlukan dalam perencanan bangunan air. Penentuan debit puncak banjir yang tepat akan menghasilkan dimensi bangunan air yang lebih efektif dan ekonomis. Studi ini menguji keakuratan metode Weduwen, Haspers, Melchior, Nakayasu, dan Gama 1 dalam menghasilkan debit banjir rancangan yang sesuai untuk DAS Cabang. Data karakteristik DAS dibutuhkan untuk memperkirakan besarnya debit puncak banjir rancangan yang kemudian akan dibandingkan terhadap debit banjir observasi data debit. Berdasarkan hasil analisis didapatkan besar debit banjir rancangan yang beragam dengan metode Weduwen, Melchior, Haspers, Nakayasu dan Gama 1 menghasilkan debit puncak banjir periode ulang 100 tahun yakni : Weduwen = 451,073 m³/dtk, Haspers = 160,964 m³/dtk, Melchior = 990,711 m³/dtk, Nakayassu = 512,631 m³/dtk, dan Gama 1 = 633,333 m3/dtk. sedangkan debit banjir observasi adalah 156,921 m³/dtk. Berdasarkan evaluasi kelima metode, Haspers menghasilkan debit banjir rancangan yang paling mendekati debit banjir observasi segabai nilai yang menjadi acuan. Dengan nilai statistik terkecil yakni : VE = 31,581 %, RE = 6,161 %, dan RMS = 12,260. Adapun metode Melchior dan metode Hidrograf Gama 1 kurang andal jika digunakan pada DAS Cabang.
VALIDASI EKSPERIMENTAL LABORATORIUM PERILAKU LENTUR STRUKTUR BALOK BETON SANDWICH TERHADAP PENGARUH TEMPERATUR TINGGI: Experimental Laboratory Validation Flexural Behavior of Sandwich Concrete Beams Under High Temperature Exposure Affiano, Vembri; Murtiadi, Suryawan; Taufik, Syahril; Akmaluddin, Akmaluddin
Spektrum Sipil Vol 12 No 2 (2025): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v12i2.412

Abstract

Concrete is a primary material widely used in structural elements due to its high compressive strength. However, concrete experiences a significant reduction in compressive strength when exposed to elevated temperatures. This study investigates the flexural behavior of normal and sandwich concrete beams subjected to high temperatures. Numerical modeling using ANSYS software was performed to validate laboratory experimental results. The analysis includes load-bearing capacity, stress distribution based on von Mises criteria, and beam deflection. The models consist of normal concrete and sandwich concrete beams with dimensions of 200×300×4000 mm. The compressive strength of normal concrete is 25 MPa, while the lightweight core concrete in the sandwich beam is 15 MPa, with a concrete cover of 20 mm. Reinforcement consists of 3Ø12 mm tensile bars and 2Ø12 mm compressive bars with a yield strength of 300 MPa. Two-point loads were applied symmetrically at one-third of the span from the supports. The results show that the load capacity of normal concrete beams at 20°C, 200°C, 400°C, 600°C, and 800°C are 18.982 kN, 10.899 kN, 8.361 kN, 5.059 kN, and 2.348 kN, respectively, whereas sandwich beams achieve 25.327 kN, 12.101 kN, 7.349 kN, 5.436 kN, and 3.354 kN. It can be concluded that sandwich concrete beams exhibit superior load-bearing stability at elevated temperatures compared to normal concrete beams. Keywords: Concrete beam, Sandwich, Temperature, Stress, Load Capacity